Jump to ratings and reviews
Rate this book

Kemarin, Hari ini dan Selamanya: Sebuah Album dari Proses Sore Istri dari Masa Depan

Rate this book
Ingin mengutarakan seluruh perasaan untuk kru dan pemain yang menaruh segenap hatinya pada Sore. Isi dari buku ini adalah wajah-wajah yang akan kekal abadi. Selamanya, setiap kali mengunjungi halaman demi halaman buku ini, mereka lah yang menjadikan Sore ini ada. Buku ini adalah tribute untuk kru dan pemain yang kami sayangi.

Kemarin, Hari Ini, dan Selamanya merupakan sebuah buku yang lahir dari apresiasi mendalam penulis terhadap kru dan pemain yang menjadi bagian dari proyek mereka, khususnya aturannya adalah menyampaikan apresiasi kepada sosok-sosok yang turut membentuk kisah “Sore”. Setiap halaman dibangun sebagai sebuah penghormatan akan wajah dan momen yang dipersepsikan abadi bagi sang protagonis. Buku ini dimaksudkan sebagai penghargaan kehadiran visual maupun emosional yang tak lekang oleh waktu, menghadirkan jejak-jejak yang membuat “Sore” ada sampai hari ini dan tentunya selamanya.

167 pages, Paperback

Published September 3, 2025

8 people want to read

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
20 (62%)
4 stars
10 (31%)
3 stars
2 (6%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 6 of 6 reviews
Profile Image for aynsrtn.
497 reviews14 followers
November 24, 2025
Bahwa pengampunan tidak membutuhkan maaf, apalagi perubahan orang yang bersalah kepada kita. Sedikit kemarahan yang sehat akan membantu kita melihat bentuk luka yang ditinggalkan. Ia (Jonathan) marah tidak dipilih ayahnya, sampai sadar ia juga tidak memilih dirinya sendiri.

Buku fotografi ini tidak hanya berisi foto-foto selama proses syuting film Sore, tapi juga diksi-diksi yang cantik. Seperti buku kumpulan puisi dengan fotografi atau fotografi yang dirangkai dengan puisi.

Lewat buku ini juga, aku memahami lebih dalam tentang adegan-adegan di film, misalnya:
1.Apa arti surat yang ditinggalkan Jonathan di rumah ayahnya, ternyata itu pengampunan yang tidak membutuhkan maaf,
2. Sheila yang merasa cemas tidak cukup jujur menceritakan Sore. Setelah membaca ini, saya semakin yakin kalau Sheila deserved menang Piala Citra tahun ini. Adegan dia yang pingsan, bangun, pingsan, itu di-retake berkali-kali dengan sequence awal yang masih segar, mulai terlihat lelah, sangat lelah, frustrasi, kesal, sampai marah, tetapi tetap ada tatapan rasa sayang di sana.
Butuh beberapa hari untuk meyakinkan Sheila bahwa ia men-deliver scene ini dengan baik. Sheila melakukan scene ini berkali-kali, termasuk retake di beberapa hari berikutnya.
Irisan antara marah, kecewa, sedih, sayang, dan masih ingin berjuang terjadi dalam satu waktu. Dan semua hanya bisa diceritakan Sore lewat matanya saja.
Itu kenapa Sheila adalah aktor yang baik.
Ia menghargai dan menghormati karakternya.
Percaya, menerima, dan tidak menghakimi karakternya.
(p.30)

Dan aku menemukan fun fact(s) lainnya, yaitu kru Kroasia yang kaget melihat kru Indonesia makan mulu selama syuting, haha. Kan memang budayanya begitu, sing mangan sing ngumpul, hehe. Lalu, ternyata foto-foto Jonathan di Ladakh itu Dion Wiyoko sendiri yang motret, WOW. Ini Dion mesti buat pameran foto sendiri nih (bukan untuk kebutuhan film atau pakai nama Jonathan, hehe).

Akhir kata, aku suka foto-fotonya. Menangkap perjalanan syuting dan ekspresi-ekspresi lebih dalam dari pemain dan juga keseruan kru-kru saat syuting.

⚘️ 4 bintang untuk masa lalu, luka, dan kematian tidak bisa diubah. tapi orang bisa berubah, kan? yang ada di halaman 103.
Profile Image for Nadine.
87 reviews
August 30, 2025
Baca photobook ini rasanya seperti membaca surat cinta.
Foto-foto indah yang membekukan waktu, dihidupkan kembali melalui kata-kata menyentuh.
Melengkapi POV Jonathan, Sore, Waktu: People. Ya semua orang yang terlibat di belakang layar. Betapa banyak atensi dan afeksi yang dituangkan ke dalam Sore.
Detail-detail yang tidak dijabarkan dalam film menegaskan Sore bukan hanya sekedar karya, tapi telah memberi makna baru tentang cinta yang telah mengakar di hati penggemarnya.
Terima kasih, buku ini hadir sebagai time loop yang bisa kita kunjungi kapanpun untuk mengabadikan rasa ketika menonton Sore.
43 reviews
September 21, 2025
“Masa lalu, luka, dan kematian tidak bisa diubah. Tapi, orang bisa berubah, kan?” ❤️‍🩹❤️‍🩹

kok bisa ya cintanya sebesar itu?
Profile Image for Syifa.
38 reviews
November 28, 2025
"Jika aku harus hidup sepuluh ribu kali, kuharap aku akan selalu memilihmu."

senang sekali rasanya bisa membaca dan melihat foto beserta pesan-pesan di balik layar dari film favorit terbaruku, sore. terima kasih mas yandy dan mbak suryana. terima kasih jozz felix untuk foto-fotonya. terima kasih sheila dan dion untuk karakter sore dan jonathan kalian yang luar biasa. dan terima kasih untuk semua kru, karena tanpa kalian, sore tidak akan terlahir kembali untuk memberi kami sebuah pemahaman berharga tentang cinta, pernikahan, dan waktu yang krusial nilainya.
Profile Image for amrifaizalm.
22 reviews
October 4, 2025
Foto-foto yang menakjubkan dengan mengenal kembali Sore dan Jonathan dari sudut pandang sutradara dan kisah di balik layar yang unik dari produsernya.
Profile Image for Gibran Muhammad.
9 reviews1 follower
October 4, 2025
I thank you Yandy Laurens and Suryana Paramita for delivering such a beautiful masterpiece.
Displaying 1 - 6 of 6 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.