Jump to ratings and reviews
Rate this book

Kendat

Rate this book
Atas terjadinya tiga kasus bunuh diri yang aneh dan berbarengan di Kota P, sontak media massa kompak menjuluki kota itu sebagai Kota Kendat. Kota Gantung Diri.

Arya Fakhruddin, seorang wartawan media lokal, ditugaskan untuk menelusuri kebenaran di balik kasus ini sampai tuntas. Bosnya, Parait Siregar, mencurigai bahwa ketiga peristiwa itu diorkestrasi oleh seseorang.

Tanpa dinyana, pihak kepolisian mencurigai bos media lokal itulah yang terlibat, akibat terkait langsung dengan percobaan bunuh diri seorang artis besar ibukota.

Dalam usahanya, Arya pun harus berkejaran dengan waktu dan polisi untuk mengungkap kebenaran kasus ini, atau citra kota tercintanya sebagai Kota Kendat akan abadi di benak masyarakat.

320 pages, Paperback

Published August 13, 2025

Loading...
Loading...

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (7%)
4 stars
2 (14%)
3 stars
11 (78%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 4 of 4 reviews
1 review
September 28, 2025
Sebagai pembaca misteri/triller, saya merasa buku ini nggak cocok buat saya. Ini mungkin hanya masalah selera. Idenya sangat menarik, tapi lemah dieksekusi. Narasinya, oke, enak mengalir, tapi dialognya itu.... ya, Tuhan. Baru awal bab aja saya sudah dibuat mengerutkan kening membaca interaksi antara Arya dan isterinya. Mereka itu kan suami istri, tapi kok dialognya kayak anak SMP baru kenal, kaku banget.

Yah, terlalu kejam buat saya menghakimi. Terlepas bagaimanapun, setelah saya cari tahu, novel ini mungkin adalah novel pertama penulis. Jadi, yah, setiap orang hebat awalnya adalah pemula. Tetap semangat buat penulis untuk karya berikutnya.
Profile Image for Day Nella.
309 reviews6 followers
April 22, 2026
"Pulung Gantung, sebuah kepercayaan laten di seluruh daerah Rowosari. Jika ada seseorang yang gantung diri ke arah mana dia menghadap saat ditemukan, maka di sana akan ada korban selanjutnya." Hal 163
-
Kendat
Angga Wiwaha
Penerbit Bhuana Sastra, 2025
Edisi Digital, 2025
Tebal 320 Halaman
Baca di PYC Library
-
Masyarakat geger adanya tiga kasus bundir terjadi di salah satu kota P. Yang tak jarang dikaitkan dengan nama kota dan silsilah yang terjadi. Di mana ihwal Pulung gantung dulu sekali pernah pula terjadi.
Salah satu wartawan—Arya merasa kecolongan karena dirinya pada saat itu tengah berwisata dengan keluarga di kota tersebut. Pada akhirnya kasus Pulung gantung dialihkan pada rekannya. Membuat Arya geram.

Di sisi lain. Sang atasan merupakan saksi lainnya di minggu berikutnya ketika melihat secara langsung sosok perempuan yang hendak melakukan bundir di depan matanya.

Pihak kepolisian langsung mengamankan TKP dan menyelamatkan korban. Namun, situasinya terasa sedikit janggal. Korban malah takut karena tidak segera bertemu dengan Tuhan.

Konflik dan ide ceritanya cukup menarik. Karena banyak juga yang mengangkat isu terkait permasalahan hidup dan berakhir dengan jalan sesat. Sayangnya semua kurang ter-highlight dengan baik.

Tidak ada chemistry antar tokoh, emosi para korban yang memilih jalur cepat bertemu Tuhan. Lebih dominan cerita kehidupan para korban sebelum menjemput ajal.

Buatku yang suka genre misteri, thriller, action, apalagi ada gore-nya. Aku bukan pembaca yang tepat untuk buku ini. Namun, aku mengapresiasi penulis yang cukup apik mengangkat tema Pulung Gantung.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Lelita P..
640 reviews60 followers
September 6, 2025
Idenya sebetulnya menarik, kenyataan di balik misterinya juga... tapi eksekusi penulisan dan delivery segalanya kurang cocok di saya. Tapi kalau novel ini terbit dan saya baca pada awal tahun 2000-an sih mungkin akan menjadi classic yang tak terlupakan.
Displaying 1 - 4 of 4 reviews