Jump to ratings and reviews
Rate this book

Senorita in Trouble

Rate this book
Perempuan itu terlarang bagi Bramasta, tetapi ia tidak peduli.

Bahkan tak hanya sekedar menyentuh, Bramasta juga melakukannya lebih jauh. la berupaya menjadikan dirinya sebagai pria pertama pada segala hal yang Jemia butuhkan, inginkan, dambakan.

Apalagi begitu mendengar kabar perjodohan antara perempuan itu - Jemia Anapati Widjaja - dengan pria lain, keinginannya untuk memiliki sang perempuan kian tak terkendali. Seketika ia lupa diri akan posisinya sebagai putra angkat yang dipersiapkan untuk menjadi penerus perusahaan keamanan keluarga Widjaja. Seolah ia juga melupakan apa tujuannya dijadikan putra yang terkuat.

Tidak ada yang menyangka, pria yang telah menjaga Jemia sedari kecil dan dipercaya mampu menjadi kakak yang baik untuk Jemia memiliki perasaan terpendam dan obsesi tersembunyi yang berujung pada sebuah pengkhianatan besar.

680 pages, Hardcover

Published July 1, 2025

2 people are currently reading
14 people want to read

About the author

Jane Sa Therin

1 book1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (14%)
4 stars
3 (21%)
3 stars
6 (42%)
2 stars
1 (7%)
1 star
2 (14%)
Displaying 1 - 7 of 7 reviews
Profile Image for Miftahul.
59 reviews
November 25, 2025
Butuh waktu tiga bulan buat aku menamatkan novel yang super boring ini. Kenapa aku masih lanjut terus baca? Jawabannya simpel: sayang, karena bukunya sudah aku beli pakai uangku sendiri. Aku beli karena lihat di Shopee desain fisiknya cantik banget—mulai dari jacket book, naked cover, sampai ilustrasinya. Secara estetika, bukunya memang memanjakan mata. Tapi sayangnya, membaca buku itu kan bukan cuma soal tampilan; isi cerita jauh lebih penting.

Secara garis besar, aku paham alur cerita novel ini, tapi rasanya tidak perlu sampai 680 halaman hanya untuk menghasilkan ending yang mudah ditebak dari awal. Menurutku, lebih dari 300 halaman bisa dipangkas karena banyak bagian yang tidak penting dan justru merusak alur. Karena ini awalnya dari Wattpad, aku bisa maklum kalau penulisnya jadi tidak punya visi cerita yang konsisten—terlihat sekali ia mengikuti keinginan pembaca, sehingga bukunya jadi setebal itu.

Banyak typo dan ada beberapa kalimat yang bikin aku bingung sampai harus dibaca berulang-ulang. Untuk ukuran penulis Wattpad, gaya penulisannya sebenarnya lumayan—tidak bagus, tapi tidak jelek juga.

Hal yang aku suka adalah karakter-karakternya cukup punya ciri khas, sehingga sebagai pembaca, aku bisa langsung tahu siapa yang sedang bicara atau dibicarakan. Tapi sayang, banyak karakter cuma muncul sebentar dan tidak dieksplorasi lebih dalam.

Kesimpulannya, novel ini sebenarnya bukan untuk pembaca seperti aku yang lebih suka romance yang to the point dan tidak berbelit-belit. Mungkin kalau aku masih SMA atau remaja, aku bakal menikmati gaya cerita seperti ini. Tapi sekarang, di usia pertengahan 20-an, rasanya cerita ini terlalu childish dan cringe. Meski ada beberapa jokes yang berhasil bikin aku ketawa, itu tetap tidak cukup menyelamatkan pengalamanku membaca novel ini.
4 reviews
November 14, 2025
suka sangat dengan cerita ni,one of my favourite adult novel ever(this book contain 21+ and not suitable for underage)

Bramasta is 🔛🔝,kalau dia ada dijual di kat mana ii aku nak beli,sumpah tak tipu,hidup ni akan sempurna kalau lelaki macam Bramasta ni wujud(if i became Jemia first i guess🙂💔)

and one of my favourite ayat daripada ML dalam novel ni ialah

"saya temani kamu seumur hidup,ya?" like omaigadd mak nak Bram satu😭💝

Jemia is soo lucky to had him,and so do Bramasta,sebab Jemia sanggup..(tu baca sendiri lah dalam novel dia)

kalau boleh nak rate unlimited/100😘
Profile Image for Adhelianp.
3 reviews
February 12, 2026
𝑺𝒆𝒏𝒐𝒓𝒊𝒕𝒂 𝑰𝒏 𝑻𝒓𝒐𝒖𝒃𝒍𝒆 (18+)

🖊 : Janesatherin
📖 : 680 pages
📕 : 𝑺𝒆𝒍𝒇 𝑷𝒖𝒃𝒍𝒊𝒔𝒉𝒊𝒏𝒈
⭐️ : 4,9/5

Perempuan itu terlarang bagi Bramasta, tetapi ia tidak peduli.

Bahkan tak hanya sekedar menyentuh, Bramasta juga melakukannya lebih jauh. Ia menjadikan dirinya sebagai pria pertama yang mengantarkan perempuan itu pada kenikmatan tak berujung, pada gairah yang meronta untuk dipenuhi keinginannya.

Apalagi begitu mendengar kabar perjodohan antara perempuan itu—Jemia Anapati Widjaja—dengan pria lain, keinginannya untuk memiliki sang perempuan kian tak terkendali. Seketika ia lupa diri akan posisinya sebagai putra angkat yang dipersiapkan untuk menjadi penerus perusahaan keamanan keluarga Widjaja. Seolah ia juga melupakan apa tujuannya dijadikan putra yang terkuat.

Tidak ada yang menyangka, pria yang telah menjaga Jemia sedari kecil dan dipercaya mampu menjadi kakak yang baik untuk Jemia memiliki perasaan terpendam dan obsesi tersembunyi yang berujung pada sebuah pengkhianatan besar.

𓏲⋆ ִֶָ 𓂃 ⋆
Bercerita tentang Jemia Darapuspita Anapati Widjaja dan Bramasta Gardapati. Di awal kita akan melihat ricuhnya Jemia yang menghancurkan semua cctv yang ada di rumahnya. Bramasta yang dipercaya untuk menangani Jemia dibuat kelimpungan. Pasalnya, cctv yang tahan dari benturan keras itu, bisa hancur karena ulah Jemia. Lalu, muncul lah si Abah alias Wisnutama yang akan dijodohkan dengan Jemia. Bayangin aja tuh, seorang Wisnutama ditolak oleh Jemia? Etsss, tapi tenang. Di buku ini, aku akan mengajak kalian untuk fokus pada Bram dan Jemia. Soal Wisnu, kita bahas di PIS nanti, hahaha🫠

Ketika Jemia mengetahui rencana perjodohannya, dia menginginkan agar perjodohan itu tidak terjadi. Jemia melakukan banyak cara, tapi sayangnya itu tidak berhasil. Rencana terakhir membawa Jemia kabur tepat pada hari sebelum pernikahannya dimulai.

𓏲⋆ ִֶָ 𓂃 ⋆
Aku suka banget sama narasi yang ada di buku ini. Cara penyampaiannya juga enak banget dibaca😍 aku suka sama gaya penulisannya ringan, ngalir, tegas, terus mudah di pahami. Suasana ceritanya juga nyaman buat aku. Aku ikut merasakan sama yang Bram dan Jemia rasakan. Kayak ada ciri khas tersendiri dari segi penulisannya. Dialog antara Bram dan Jemia ini beragam. Kadang ada kalem²nya, tiba² perang adu mulut😭 jadi pas baca buku ini ikut tegang juga. Tempo dalam ceritanya juga pas, penulis berhasil membuat cerita, kapan harus dipercepat dan kapan harus diperlambat aksi dalam ceritanya.

𓏲⋆ ִֶָ 𓂃 ⋆
Menggunakan alur maju, jalan ceritanya sedikit lambat. Ada beberapa kilas balik juga di buku ini. Cerita mereka menuju romansanya itu terasa lama, tapi di akhir bikin puas sih. Di awal diperlihatkan bagaimana seorang Bramasta yang sangat kaku dan patuh terhadap keluarga Widjaja. Bramasta yang akan selalu mengatasi ulah Jemia yang nggak ada habisnya itu. Pengkhianatan yang dilakukan di sini, sangat smoot sekali. Nggak keliatan kalau pengkhianatan itu sudah berjalan dari awal.

𓍼.
Untuk konflik sendiri, menurutku nggak terlalu banyak. Karena buku ini membahas tentang kejiwaan, jadi nggak jauh² dari beberapa orang yang dari waras menjadi gila. Plot twistnya pun, buat aku tercengang. Karena nggak nyangka kalau itu hanya sekedar bayangan. Di pertengahan cerita sudah diberi clue tentang 'rambut yang belum dipotong selama setahun'. Jadi cerita yang disajikan di sini, asal-muasal kejiwaan mereka sebelum menjadi gila.

𓏲⋆ ִֶָ 𓂃 ⋆
Karakter di sini pada gila sih menurutku😆 sebelum plot twist itu ada, aku udah kesel banget sama Indraswari, ditambah kelakuan Bromo yang lagi jatuh cinta. Belum lagi yang disukai perempuan yang sudah bertunangan. Apa nggak kalang kabut itu si tunangannya😭
Kinasih ini di bilang kalem, lemah lembut sih iya. Tapi kalau urusan cinta beda lagi wkwkwk. Dan ada benarnya juga sih.

𓏲⋆ ִֶָ 𓂃 ⋆
Segitu aja dari aku untuk review buku ini. Kalian bisa coba baca sendiri, biar tau tentang Bromo, Indraswari, dan juga tokoh² lainnya.
Profile Image for Syiizan..
11 reviews
February 18, 2026
aku jujur suka buku ini karna gaya penulisannya yang masuk di aku, pemilihan katanya juga bagus menurut aku. Dan aku apresiasi buat kak jane dalam membuat karakter yang beneran WOW banget! aku juga suka gimana sifat malika yg selalu memandang dua sisi, tanpa memberatkan salah satunya. Dan buat jemia, energi dia luar biasa banget ya😭😭😭. mungkin ada beberapa yg tidak masuk ke mereka perihal tingkah jemia, awalnya aku juga kurang suka dengan jemia. Tapi setelah dipertengahan, jemia itu hanya orang yang kesepian. Dia butuh bramasta buat hidup dia. Dan saat pernikahan antara wisnu dan jemia, yaaa aku cukup kesal…😭 tapiii yasudahh yaa…..
kalo lagi akur, sebenarnya widjaja family itu lucu lho..☺️☺️ terutama paman senapati.
Profile Image for Esme Rosewood.
3 reviews
February 23, 2026
Tropenya sgt menjanjikan, begitu juga penulisan author yg rapi. Tapi untuk karakter kedua tokoh utama; not my cup of tea. Karakter Jemia yg kurang ajar, manja dan ngga beradap itu bikin capek dan sampai akhir pun ngga ada developmentnya dari dia. Begitu juga karakter Bram, pdhl karakter yg green flag selalu bikin aku jatuh cinta tapi tidak dgn Bram ini. Karakter Bram ini.. Lebih ke kayak bucin tolol.

Tapi aku suka dgn Flashback yg disajikan juga karakter Malika dan Wisnutama dan sepertinya cerita mereka berdua cukup menjanjikan.
Profile Image for Dwi Kato.
54 reviews
February 22, 2026
Jemia’s character felt emotionally draining from start to finish. I really liked the trope and the premise, but unfortunately, the execution didn’t fully live up to my expectations. And yes, I definitely have second lead syndrome and Wisnu is such a hot man.
Profile Image for Clara Geneva.
3 reviews10 followers
February 1, 2026
This novel is the kind of story that quietly takes control of your time.
Once you begin, stopping feels unnecessary… almost impossible.

From the early chapters, the emotions arrive in layers.. soft affection, restrained frustration, and a persistent curiosity that keeps pulling you forward. The dynamics between the characters feel alive, not forced, not exaggerated simply honest.

Sepanjang membaca, aku sering merasa gereget dengan Jemia. Yet at the same time, I understood her position. She is not written to be perfect, but to be human and that is where her strength lies.

Bram, on the other hand, is silence embodied.
A man who loves patiently, speaks carefully and carries his feelings without demanding to be seen. The kind of presence that aches, not because it hurts, but because it is sincere.

What I appreciate most are the small moments the quiet gestures, the seemingly insignificant choices because those are the moments that give the story its depth.

Konflik dalam novel ini tidak hanya berbicara tentang cinta, tetapi juga tentang pilihan hidup, keluarga, dan keberanian untuk melawan arah yang tidak kita inginkan. The drama is well-measured, never excessive, and the narrative flows with ease.

The ending arrives gently.
Relieving. Satisfying.
A calm reward after an emotional journey.

Overall experience:
This book made me smile in solitude, feel irritated, ache quietly, and finally feel at peace. A fitting read for those who enjoy romance layered with family drama and a true green-flag male character quiet, steady, and deeply rooted.
Displaying 1 - 7 of 7 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.