Setiap peran menyisakan jejak. Yang terang maupun yang tersembunyi.
Setelah 25 tahun bergulat di balik gemerlap panggung hiburan, kini Sulung Landung menulis tentang cahaya lain yang muncul dari dalam diri.
Buku ini bukan kisah sukses, tapi sebuah perjalanan pulang, kepada luka yang diam-diam tumbuh, harapan yang pernah patah, dan keberanian untuk memulai lagi.
Disertai latihan reflektif, buku ini mengajak pembacanya menyimak diri tanpa terburu- buru, tanpa perlu menjadi siapa-siapa. Cukup menjadi seseorang yang memilih tumbuh. Dengan sadar. Dengan sungguh.
bukunya compact dan hal yang aku suka adalah ini disertain dengan pertanyaan-pertanyaan spesifik (di tiap bab/pembahasan) supaya kita lebih tahu tentang apa yang diinginkan di umur muda.