Jump to ratings and reviews
Rate this book

The Spark Between Us

Rate this book
Di puncak karier musiknya yang gemilang, Hanna Schulz tersandung skandal dengan seorang menteri muda yang telah beristri—Adrian Wiratama. Demi melindungi Adrian dan menjauh dari sorotan publik, Hanna melarikan diri ke rumah ayahnya di Jerman, berharap bisa menghilang dari dunia yang menghakiminya. Namun, di tengah pelariannya, takdir justru mempertemukannya dengan Julien Renier, seorang profesor muda, yang tanpa alasan jelas memilih untuk menolongnya. Bersama Julien, Hanna menemukan bentuk cinta yang tak pernah ia kenal sebelumnya: cinta yang lembut, memulihkan, dan mengajarkannya cara mencintai diri sendiri. Sayangnya, masa lalu Hanna masih membayangi. Ketika Hanna dan Adrian kembali dipertemukan, cinta yang baru tumbuh itu pun diuji. Saat Hanna akhirnya siap menapaki kisah baru, Julien menuntut jawaban untuk keraguannya—apakah Hanna telah benar-benar memilih, atau sekadar menjadikannya suaka untuk pulih?

376 pages, Paperback

Published September 11, 2025

3 people are currently reading
11 people want to read

About the author

Vira Safitri

7 books29 followers
Meski tidak semua pembaca menyukai ceritaku, tapi kupastikan: aku menyukai semua pembacaku.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
3 (25%)
4 stars
7 (58%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
2 (16%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 9 of 9 reviews
Profile Image for Hirai.
197 reviews7 followers
December 18, 2025
“Apa definisi cinta menurutmu? Apakah sesuatu yang membuatmu harus sembunyi dan gelisah, atau justru sesuatu yang membuatmu merasa nyaman di sisinya tanpa batas?”

The Spark Between Us membawa vibes menyenangkan untuk dibaca mengingat banyaknya unsur detail yang dimasukkan di dalamnya seperti penggalan lirik, rekomendasi lagu dan juga perubahan suasana berbeda ketika tokoh sedang berada di suatu tempat tertentu. Buku ini memang memasukkan sisi perselingkuhan, meskipun bagaimanapun alasannya selingkuh adalah tindakan buruk namun penulis mencoba memberikan gambaran sudut pandang dari pelaku perselingkuhan itu sendiri. Terkadang orang selingkuh bukan karena sudah tak ada lagi cinta dengan pasangan melainkan butuh jeda dan pelarian sejenak. Sayangnya mereka memilih selingkuh dengan orang baru, padahal waktu jeda antara pasangan bisa dipakai untuk merenung atau menyibukkan diri dengan kegiatan lain yang lebih bermanfaat. Dalam sebuah hubungan adanya jenuh, penat dan lelah sangatlah wajar namun bukan menjadi alasan untuk selingkuh. Apa yang nikmat dari hubungan yang harus dilakukan sembunyi-sembunyi penuh kegelisahan? Aku rasa Adrian merasakan kejenuhan hubungan dengan istrinya kemudian setelah bertemu Hanna dia merasakan suasana berbeda. Sayangnya Hanna sangat rapuh, rasa cinta dengan dirinya sendiri juga tipis membuatnya senang dengan kebahagiaan sesaat meski harus masuk ke dalam ikatan cinta pasangan lain. Kisah mereka semakin rumit setelah publik mengetahuinya, bagaimanapun keduanya sama-sama memiliki penggemar sehingga berita tersebut langsung menyebar tanpa ampun. Dua insan yang tak tahu arah itu menjalin hubungan penuh resiko yang merugikan karir dan nama baik mereka sendiri.

Lalu, apakah perselingkuhan menjadi kunci utama dari alur cerita? Untungnya tidak, perselingkuhan hanya menjadi pengantar sang tokoh utama memulai kehidupan barunya. Setelah kabur dari Indonesia, Hanna berniat pergi ke rumah Ayahnya di Jerman namun suatu hal membuatnya justru harus tinggal bersama Julien Renier di Belgia. Kehidupannya bersama Julien membawanya ke dalam refleksi diri mengenai jalan apa yang sudah dipilihnya selama ini. Sosok Julien yang dewasa, memiliki pemahaman luas, mampu menemani perjalanan pemulihan luka dan menghargai kehadirannya membuat hati kecil Hanna sadar arti cinta sesungguhnya. Hanna tak tahu apa makna gejolak dalam dirinya begitupun dengan Julien sehingga keduanya menolak untuk mengakuinya. Aku suka bagaimana penulis memilih diksi, latar tempat dan juga penggalan dialog antar tokoh sehingga mampu menghidupkan suasana dari setiap konflik yang dibawa. Detail lirik lagu yang dibuat Hanna juga sangat mendalam sesuai dengan alur kisah yang dipilihnya dalam buku. Aku juga suka interaksi yang dibangun penulis antara tokoh Hanna dan Julien ketika keduanya mulai merasa cemburu, curiga dan bimbang namun masih saling mencari. Tak banyak yang tahu tapi bahasa cinta yang dipilih seperti memberikan rekomendasi daftar lagu kesukaan apalagi membuat lagu khusus untuk seseorang juga cara pengungkapan cinta yang spesial. Sebagai pecinta musik dan lagu aku bisa merasakan ketulusan di dalamnya.
The Spark Between Us menghadirkan pencarian cinta sesungguhnya dari seseorang yang tak mengerti makna cinta. Kedekatan dengan seseorang tanpa status yang jelas atau justru merusak ikatan yang sudah ada tentu bukanlah pilihan terbaik. Kita bukannya tidak menemukan cinta atau mendapatkan seseorang yang mencintai kita melainkan belum waktunya. Aku harap banyak pembaca yang menangkap maksud lain dari sisi perselingkuhan dalam buku ini. Tak pernah ada kebahagiaan nyata yang bisa didapatkan dari sebuah hubungan terlarang selain sakit hati, kehancuran dan ketakutan sepanjang waktu karena ada hati lain yang ikut hancur terseret di dalamnya. Cinta memang tak bisa buru-buru seperti perasaan yang masih belum matang antara Julien dan Hanna kalaupun dipaksakan justru hanya menjadi sebuah peralihan atau persinggahan semata. Justru setelah berpisah sejenak akhirnya cinta itu menemukan jalannya untuk kembali. Jika dia memang untukmu akan selalu ada jalan menemukanmu kembali pulang.

Pergolakan Perasaan, Perselingkuhan, Definisi Cinta dan Pencarian Makna Mencintai
The Spark Between Us menghadirkan sisi pergolakan perasaan dari semua tokoh baik Julien, Hanna, Adrian dan juga Rania. Pelakunya memang Adrian dan Hanna namun korban yang disakiti tentu saja ada Rania (istri Adrian) dan Julien (mungkin) karena menganggap dirinya hanya sebagai pelarian. Hanna tak tahu apa definisi cinta dan makna mencintai, yang dia tahu hanya bersama Julien dia merasa nyaman tanpa kegelisahan. Sedangkan jika bersama Adrian dia harus kabur, tak tahu arah dan penuh ketakutan sepanjang waktu.

Pemulihan Luka dengan Karya dan Peningkatan Value Diri
Hanna terluka, Rania lebih terluka keduanya memiliki cara pemulihan luka yang berbeda. Hanna fokus melihat tempat baru dan menulis lagu sementara Rania banyak berdialog dengan diri sendiri dan suaminya. Hanna dan Rania sama-sama meningkatkan value diri menjadi sosok yang berhak dan pantas dicintai oleh orang yang tepat. Setelah Rania paham bahwa dirinya pantas untuk mendapatkan cinta setara akhirnya Adrian mengerti kesalahpahaman komunikasi antar keduanya. Begitu juga dengan Hanna yang mengisi tangki cinta dalam dirinya dulu sebelum menarik Julien masuk ke dalamnya.

Cinta Diwaktu yang Salah dan Berdamai dengan Keadaan
Bisa dibilang sisi waktu dan orang yang salah dalam buku ini menjadi kunci menarik. Adrian dan Hanna adalah korban keduanya. Kemudian setelah mereka berpisah hanya jeda sekejap Julien masuk, wajar saja dia menganggap dirinya hanya sebagai pelarian Hanna. Akhirnya Hanna dan Julien sama-sama mengambil jarak tenang untuk menyimpulkan perasaan mereka. Hingga pada waktunya tiba setelah berdamai dengan keadaan mereka dipertemukan kembali melalui media musik yang berisi ungkapan cinta dari Hanna yang indah.

Point Menarik dan Unggul dari Buku:
• Konsep yang dibawa berbeda yakni menghadirkan sisi perselingkuhan dari sudut pandang berbeda dengan tokoh orang terkenal. Apa tujuan mereka berselingkuh dan apa yang didapatkan oleh orang-orang yang memilih selingkuh.
• Ada penjabaran mengenai kehilangan semangat diri, tidak mencintai diri sendiri dan bergantung pada cinta yang salah. Aku suka bagaimana penulis menggambarkan karakter Hanna yang awalnya lemah menjadi sosok penuh harapan bahkan dirinya berniat melanjutkan jenjang perkuliahan tidak hanya fokus pada karir.
• The Spark Between Us menghadirkan sentuhan romance menggemaskan antara Julien yang cuek dan tak paham cinta dengan Hanna sosok supel dan apa adanya. Keduanya tak tahu apakah perasaan yang tumbuh benar-benar cinta atau sekedar pelarian semata mengingat keduanya juga sama-sama kosong waktu itu.
• Bisa dibilang kondisinya serba salah, Hanna baru kabur dari hubungan gelap dan Julien juga bimbang karena waktunya terlalu cepat untuk menyimpulkan itu cinta. Ditambah beberapa sisi ekspresi perasaan dengan media musik membuat cerita dalam buku ini menjadi hidup dan memorable.

Tokoh, Alur dan Pengembangan Karakter
Menurutku buku ini membawa 4 tokoh penting yang harus banyak diperhatikan seperti Julien, Hanna, Adrian dan Rania. Aku suka bagaiman perkembangan karakter Hanna menjadi sosok lebih baik yang mau belajar dari kesalahan yang sudah dilakukannya begitu juga dengan Julien yang mau mengamati perubahan perasaan dalam dirinya. Kurangnya di sini adalah sikap Rania yang kurang mengulik dari sisi Hanna padahal mereka punya kesempatan untuk diskusi begitu juga dengan Adrian yang tak banyak berubah. Adrian dan Rania hanya disajikan fokus memperbaiki hubungan mereka seolah sudah melupakan Hanna yang masuk ke dalam ikatan cinta mereka sepenuhnya.

Penekanan Konflik dan Eksekusi Konsep Cerita
The Spark Between US membawa konflik perselingkuhan, pergolakan batin dua orang yang baru bertemu, penemuan diri yang hilang dan juga bentuk ekspresi diri melalui media musik. Aku suka konsep berani yang dibawa penulis dengan memasukkan perselingkuhan dari sudut pandang lain sehingga menarik untuk dibahas. Penulis berhasil mengeksekusi konsep cerita secara mendalam tidak hanya fokus pada titik tertentu saja semuanya tersentuh dengan baik. Mulai dari awal sampai ending cerita tetap mengalir dan tidak keluar dari konsep utama.

Penyelesaian Cerita dan Ekspektasi Pembaca
Buku ini merangkai dua masalah utama ke dalam cerita namun dibuat berkeseinambungan dan mengalir dalam satu alur. Mulai dari konflik perselingkuhan sampai pergolakan batin semuanya sudah mendapatkan titik terang. Sebenarnya ada beberapa hal yang jauh dari ekspektasiku namun berhasil diselamatkan dengan ending yang sangat manis antara Julien dan Hanna. Aku suka bagaimana penulis menekankan sisi lagu dan masuk sebagai media ekspresi cinta antara keduanya.

Seberapa Jauh Buku Ini Mencapai Tujuannya?
Buku The Spark Between Us mampu mencapai tujuannya sebesar 90% dari 100% keseluruhan ceritanya mengalir dan konfliknya juga terselesaikan dengan baik. Sisi emosional dan naik turun perasaannya cukup seimbang namun ada satu hal yang buat aku penasaran apakah lagu Spark Between Us ini beneran ada? WKWKWKW gimana kalau ada section khusus berupa barcode untuk mendengarkan lagunya jika ada beneran visualisasinya (ngelunjak astaga).

Apa yang Kurang dari Buku?
Bagaimanapun juga meskipun sisi perselingkuhan banyak ditekankan di bagian awal namun tetap berpengaruh sampai akhir cerita. Sayangnya dari sisi pertemuan antara istri Adrian dan Hanna terasa kurang greget. Kenapa Rania seolah hanya marah dengan suaminya? Sejauh mana dia mengenal sosok Hanna? Aku tak berharap ada sesi melabrak sih wkwkwk aku justru menantikan adanya sesi pertemuan elegan Rania dan Hanna di tempat proper seperti kafe atau taman untuk bicara empat mata. Pertemuan dan diskusi antara dua perempuan mungkin bisa membuka sisi dari korban perselingkuhan dan pelakunya. Dengan begitu semuanya bisa lebih jelas dan Rania bisa lebih tenang kembali ke sisi suaminya. Sebenarnya sisi pertemuan Hanna dan Julien juga sangat cepat dan terlalu cepat kenal dengan orang asing. Andaikan ada sesi tarik ulur seperti Hanna yang menginap di jalanan atau stasiun, kemudian mereka mulai banyak bicara tentang diri masing-masing di sana sepertinya lebih masuk dibandingkan langsung mengajaknya ke rumah. Dari semua kekurangan itu tidak membuat keseruan dalam bukunya berkurang kok.

Pelajaran yang Diberikan dan Sasaran Pembaca
Apapun alasannya jangan pernah memilih berselingkuh baik pihak pria maupun wanita keduanya sama-sama salah tak ada sebab tanpa akibat maupun sebaliknya. Dibandingkan memilih hubungan terlarang bagaimana jika lebih meningkatkan value dan mencintai diri sendiri dulu. Ketika kadar cinta dalam diri sudah penuh maka tidak akan mudah terpancing dengan perhatian murahan yang diberikan oleh orang lain. Apa yang bisa diharapkan dari hubungan perselingkuhan? Ketakutan dan gelisah setiap saat tanpa diakui dengan jelas? Jangan buru-buru memutuskan sesuatu bahkan ketika cinta yang sesungguhnya datang juga membutuhkan waktu untuk dicerna. Dengan begitu kamu bisa membedakan mana cinta sesungguhnya atau sekedar kagum dan menyukai.
The Spark Between Us cocok dibaca untukmu yang tak masalah dengan sentuhan perselingkuhan di dalamnya. Ada banyak nasihat terbaik untuk kita agar tidak terjerumus dalam hubungan gelap ditambah bumbu-bumbu menggemaskan antara Julien dan Hanna. Kamu yang sedang mencari cinta setara mungkin juga cocok dengan sentuhan romance di dalamnya.
Profile Image for aynsrtn.
487 reviews14 followers
November 13, 2025
"Kau tahu kenapa cinta terkadang begitu rumit? Karena cinta tidak memiliki batasan. Tidak ada konsep waktu, tidak memandang status atau perbedaan usia, tidak peduli jarak atau norma. Tapi yang paling berbahaya, cinta tidak pernah memberitahu kita apakah kita memberikan perasaan itu kepada orang yang tepat." (p.82)

Membaca buku ini membuatku mendapatkan perspektif lain dari “perselingkuhan”. Bukan menormalisasi atau malah meromantisasi, tapi melihat bahwa ada cara pandang lain dalam menyikapi mengapa seseorang bisa selingkuh, bisa diselingkuhi, bisa mencintai padahal kepada orang yang salah.

Trope ini sebenarnya bukan cangkirku. Yes, aku tidak menyukai trope cheating/implied cheating. Tapi, ini beda. Cheating hanya layer pertama dari berbagai layer yang diangkat di buku ini, salah satunya tentang Love Yourself.

Sinopsis. Hanna Schulz adalah seorang penyanyi terkenal di Indonesia. Dia blasteran. Dan karena suatu skandal dirinya “have a thing” dengan seorang menteri muda, Adrian Yosef Wiratama, yang sudah memiliki keluarga, Hanna pun mengasingkan diri ke luar negeri. Di tengah perjalanan pengasingan dirinya, dia tertinggal kereta, mabuk, pingsan, dan ditolong oleh seorang profesor muda bernama Julien Renier. Ya, from strangers to be lovers, tapi apakah semudah itu?

[+] disclaimer: ulasan ini berisi luapan perasaan, yapping session, dan bersifat subjektif.

Hanna. Sebagai pemeran utama wanita di buku ini, Hanna sukses membuatku geram dan gemas di waktu bersamaan. Alasan geram adalah jelas dia tahu Bapak Adrian sudah beristri, tapi tetap saja melaju dengan justifikasi cinta tidak tahu kapan datangnya.

“ … cinta terlarang itu seperti candu. Dalam momen-momen tertentu, dia memberikan sensasi yang begitu manis, tapi percayalah, tidak ada kebaikan di dalamnya.” (p.122)

#nowplaying Cinta Begini - Tangga

Dan setelah bertemu dengan Julien Reiner. Julien, BRO. Usia 34 tahun sudah menjadi profesor, muda, tampan, mapan, dan yang pasti single, Nona Hanna masih aja kepikiran suami orang. GWS. GWS untuk pembaca.

"Kau tinggal dengan pria setampan itu dan masih menangisi Adrian? Kau bodoh atau bagaimana?"
"Aku datang ke sini karena patah hati, membuat drama baru tidak akan menyembuhkanku,"

(p.156)

Makasih lho, Tara, sudah menyuarakan hatiku sebagai pembaca. Lalu, ada satu momen juga Tara ini udah ngasih tahu ke Hanna buat ngasih tahu Julien perihal Adrian, tapi Hanna lagi dan lagi keras kepala dan paling sok tahu Julien, hingga akhirnya boom! seru deh meledak :”” Kata Tara, KANNN kata gue juga apa. And the last but not least, kegemasanku kepada Hanna kian menjadi adalah Hanna sama sekali tidak menyesal atas apa yang dia lakukan.

"Aku tidak pernah menyesali apa pun dalam hidupku. Seburuk apa pun keadaannya, atau sebesar apa pun kesalahanku. Tanpa semua itu, aku tidak akan pernah belajar, tidak akan menjadi diriku yang sekarang. Terutama bagaimana bangkit kembali setelah terjatuh dan terjebak dalam kegelapan sendirian." (p.311)

Ini adalah kutipan yang bagus kalau tidak tahu konteksnya. Minimal, minimal banget gitu lho ada minta maafnya ke istri sah. Tapi ini :”))

Julien. Inilah alasan terkuat aku menyelesaikan buku ini. Julien is THE standard! Bertambah pula pria-pria bendera hijau fiksi dalam daftarku. Sebagai profesor muda berusia 34 tahun (jelas Julien pandai memilih negara, sebab jika tinggal di negara berbunga, hampir dipastikan usia segitu masih jadi umbi-umbian, kecuali bapak kamu presiden *eh).

Pemikiran bapak profesor ini lugas dan dia tahu kapan waktu untuk berpikir kritis, kapan pula dia mendengar suara hati. Bapak ini memang terlihat straight to the point, tapi sekalinya cinta, ugal-ugalan sampai menembus kancah Eropah.

"Kau tahu, ini seperti dalam cerita-cerita fiksi. Dua orang asing yang tiba-tiba bertemu, biasanya-"
"Kita tidak seperti itu. Jangan meromantisasi segalanya."

(p.89)

Aku tidak suka film sad ending. Bukan karena aku menghindari kesedihan, tapi hidup ini sudah penuh dengan ketidakpastian, luka, dan kenyataan pahit yang sering kali sulit dihindari. Seni, termasuk film, seharusnya menjadi ruang untuk menemukan harapan." (p.102)

Rania Ayu Kartika Hadiningrat. Harus lengkap. Beliau bukan pemeran utama, tetapi she is THE scene stealer. Aku suka banget karakter dia di buku ini. Tough woman. Jangan macam-macam sama istri sah. Sekali berbicara, keluar semua bara api.

"Kau membohongiku. Kau mengkhianatiku, Adrian. Dan tidak ada pengkhianatan yang lebih menyakitkan daripada pengkhianatan dari orang yang paling kaucintai. Kau tidak akan pernah bisa mengerti rasanya. Aku berusaha berdamai dengan neraka yang kau buat untukku. Kau melakukannya karena kau tahu aku akan memaafkanmu. Itu yang membuatku terluka. Apakah menurutmu itu adil? Hanya karena aku mencintaimu, bukan berarti kau bisa seenaknya mempermainkan perasaanku." (p.184)

GO GIRL!!!! FIRE!! BURN!!! Aku berusaha berdamai dengan neraka yang kau buat untukku is the “best” line ever that i’ve read in 2025. Dan Adrian cuma bisa bilang, "ungkapkan saja semuanya, kalau itu memang akan mengurangi bebanmu." GWS, Pak.

Sejujurnya aku lebih menantikan scene Rania dan Adrian (apakah ini ada spin off-nya?) karena their energy are so burning down the hell. The tension!!

"Sampai kapan kau akan seperti ini, Rania?"
"Sampai aku berhenti merasa sakit saat menyakitimu. Kupikir aku bisa memaafkanmu dengan mudah. Tapi semakin aku ingat apa yang kaulakukan di belakangku, menyeret wanita lain ke dalam hidup kita... semua ini ternyata terasa jauh lebih berat."
"Kita tahu jalan yang kita lalui ini tidak mudah. Terutama setelah semua yang kulakukan padamu."
"Aku tidak memaksamu memaafkanku dengan cepat. Kalau kau ingin mengungkit Hanna seumur hidup, itu hakmu. Tapi jangan salah paham, yang paling menyakitkan bukan karena kau membicarakannya-tapi karena kau berpikir aku memilih kembali bersamamu hanya karena kau mencintaiku. Aku kembali karena aku juga mencintaimu, Rania."

(p.185)

Omong kosong soal cinta (maaf ini emosional banget saya 😭). Tapi yang paling GONG sih kalimat ini:

"Besok ada agenda Oslo Forum dengan ASEAN, kemudian lusa bersama Menteri Luar Negeri. Kami akan membahas prioritas kerja sama di bidang kehutanan dan energi hijau."
"Aku heran. Terkesan, sebenarnya. Dengan semua agenda itu, kau masih sempat berselingkuh,"

(p.209)

Dengan semua agenda itu, kau masih sempat berselingkuh. Dyemn, Rania, mahkota ini QUEEN!! Ini mahkotamu!!!

Insight(s). Yang aku dapat di buku ini adalah bagaimana kita belajar mencintai diri sendiri. Hanna yang selalu berada dalam sepi di tengah hingar bingar gemerlap sebagai seorang penyanyi, menemukan muara yang salah yaitu Adrian, sebelum bertemu permata yang bersinar—tentu saja Julien—perlahan mulai bangkit dari keterpurukan. Karena sebelum mencintai orang lain, kita belajar mencintai diri sendiri dulu.

Belgia. Cantik sekali ini negara. Belum pernah sih aku ke sana, tapi ini bisa jadi bucket list buat napak tilas semua tempat yang Hanna-Julien kunjungi. Aku pun membaca writing journey penulis di instagram-nya dan semakin ingin ke Belgia (manifesting).

Fav Quote(s).

“ … melupakan tidak selalu berarti menghilangkan. Kadang kau hanya perlu menerima." (p 81)

'Kau boleh menangis, boleh merasa hancur. Itu tanda kau manusia. Tapi jangan pernah lupa, luka ini bukan akhir segalanya. Belajarlah mencintai dirimu sendiri. Ketika kau menghargai dirimu, semesta akan mempertemukanmu dengan orang yang tahu bagaimana cara menghargaimu." (p.101)

Rekomendasi.
1. Buku ini cocok bagi kamu yang menyukai romance dengan trope strangers to lovers.
2. Sedang dalam pencarian untuk mencintai diri sendiri.
3. Menyukai kisah dengan latar tanah Eropa. Siapa tahu ketinggalan kereta lalu menemukan Hanna-mu atau Julien-mu :””

⚘️ 4 bintang untuk playlist lagu yang dibuat Hanna untuk Julien.
Profile Image for Hayyu.
7 reviews
December 31, 2025
The Spark Between Us by Vira Safitri // GPU, 2025 // Romance // 376 hal.
Rate : 4/5 ⭐

"Mungkin kau harus mulai dengan mencintai dirimu sendiri sebelum mencari cinta dari orang lain."—hal. 86

Ringkasan :
Hanna Schulz, seorang penyanyi papan atas Indonesia, melarikan diri dari Indonesia. Media Indonesia heboh karena mengendus hubungannya dengan Adrian—seorang Menteri muda yang sudah berkeluarga. Demi kebaikan bersama, Hanna 'lari' ke tempat ayahnya di Jerman. Di perjalanan, ada insiden yang membuat Hanna terpaksa turun di kota Antwerp, Belgia. Di sana, ia bertemu dengan Julien Renier—seorang profesor—yang menolongnya dan memberinya tumpangan.

Seiring berjalannya waktu, kehadiran serta perlakuan yang Hanna terima dari Julien menimbulkan percikan dalam hati keduanya. Namun, melihat latar belakang Hanna, Julien meragu. Pun dengan Hanna, ia meragu. Keduanya takut jika rasa yang timbul hanya sebuah pelarian.

Di tengah keraguan itu, Adrian muncul kembali di depan hidung Hanna dan Julien.

PS : Cover novel ini adalah dokumentasi jalan-jalan Hanna dan Julien di Brugge ❤❤❤


Ulasan :

Sebenarnya, Hanna di cerita ini adalah musuh semua wanita. Siap yang tidak geram terhadap 'pelakor'? Namun, dalam perjalanannya, Hanna menguliti sendiri sifat dan sikapnya. Ia jadi ragu, bahwa perasaannya terhadap Adrian adalah sebenarnya rasa cinta.

Alur dalam cerita ini sebenarnya cepat. Namun karena ini travel romance, penulis juga mengajak kita menjelajah berbagai tempat dengan deskripsi tempat dan suasana yang detail melalui kacamata seorang Hanna. Kita juga diajak untuk memahami Hanna yang seorang pelaku perselingkuhan. Bukan untuk memakluminya, melainkan untuk memahami bahwa ia berproses untuk lebih baik. Dari Hanna, kita akan belajar bahwa pendewasaan diri terkadang juga bisa melalui sebuah kesalahan fatal yang kita lakukan.

Konflik dalam TSBU berpusat pada perjalanan Hanna. Hanna yang melakukan kesalahan, berusaha untuk memperbaiki diri. Mungkin caranya memang kurang bijak, tapi setidaknya ia tidak berbuat hal yang memperkeruh keadaan. Pasca terendusnya hubungan terlarang antara Hanna dan Adrian, Hanna kabur ke Jerman. Namun ia malah terdampar di Belgia dan bertemu dengan Julien. Karena masih dalam mode patah hati, Hanna yang merasakan perasaan tertentu kepada Julien, jadi lebih hati-hati dan semakin belajar memaknai sebuah rasa. Namun, ketika keyakinan datang, Adrian datang kembali. Hingga Julien semakin ragu atas Hanna.

Di sisi lain, ada Adrian dan Rania—istri Adrian yang berusaha merekonsiliasi pernikahan mereka. Adrian serius ingin mempertahankan rumah tangganya. Istrinya pun juga berharap sama. Berdua, mereka mencoba membangun kembali apa yang pernah Adrian coba runtuhkan.

Karakter Hanna Schulz disini sangat naif, ceroboh, cenderung polos, dan impulsif. Ia tahu bahwa Adrian sudah berkeluarga. Namun, atas nama perasaan , ia mengabaikan fakta itu dan malah berpeluang menghancurkan hidup dan karirnya. Kecerobohan dan impulsifnya juga terlihat jelas dari awal cerita. Kalau dia tidak ceroboh dan impulsif, ia tidak akan menjadi selingkuhan dan terdampar di Belgia tanpa harta benda. Belum lagi pengalaman cintanya yang bobrok parah. Untungnya Hanna bertemu dengan Julien.

Tapi Hanna juga punya sisi baik. Dia mau berkaca. Ia merenungi keputusan-keputusan terdahulunya, dan mengambil pelajaran darinya. Maka dari itu, cerita ini hadir untuk kesempatan kedua bagi Hanna yang belajar dari kesalahannya.

Julien Renier, 34 tahun, seorang profesor dengan pembawaan yang tenang, dewasa, rasional, dan penuh perhitungan. Kehidupannya terkesan nolep, hanya kerja-pulang-kerja-tidur. Namun, sejak bertemu dengan Hanna, ia menjadi sedikit impulsif. Ia menampung Hanna yang sedang terdampar dan hilang arah. Lalu, berkat Hanna pula, ia jadi sedikit melenceng dari kebiasaannya. Pernah suatu ketika, ia yang seharunya mengajar, malah membatalkannya dan mengikuti Hanna secara diam-diam. Sudah seperti remaja labil saja, kau, Julien!

Lalu ada Adrian, si suami brengshake yang tega menyelingkuhi istrinya. Adrian ini masih 37 tahun, tapi sudah jadi menteri. Dia bertanggung jawab dalam pekerjaan. Tapi dalam rumah tangganya, ia patut dihujat. Untungnya dia segera bertaubat, meski ketika baca sudut pandang Adrian, kita tetap akan dibuat emosi.

Rania, sebagai istri Adrian, benar-benar definisi wanita dengan kelapangan hati seluas samudra. Ia mau memaafkan suaminya dan mencoba mempertahankan pernikahannya. Selain itu, Rania tipe wanita independent dengan segala kelebihannya, tapi ia mau mengorbankan karir demi keluarga. Rania juga berpegang teguh pada nilai dan prinsipnya. Ia sangat bertanggung jawab pada setiap keputusan yang diambil, termasuk keputusannya dulu saat menikah dengan Adrian. Itulah yang membuat Rania yakin bahwa ia harus mempertahankan keluarganya. Ada satu scene percakapan Rania dan ibunya di masa lalu. Hal itu bikin aku kagum sama sosok Rania ini.

Dan jangan lupa, ada Tara, sahabat Hanna. Tara ini sosok yang rasional yang bisa membimbing Hanna. Meski cara bicaranya ceplas-ceplos pada Hanna, dia tetap menemani Hanna. Tara tipe sahabat yang selalu ada, dalam keadaan buruk sekalipun. Dia mendukung Hanna, tapi tetap mau menghujat dan menyadarkan Hanna ketika Hanna sedang keblinger. Tipe sahabat yang harus dimiliki setiap manusia. Salut 🫡🫡🫡

Sudut pandang dalam novel ini menggunakan POV 3. Sehingga, kita bisa mengetahui isi hati dari masing-masing tokoh secara langsung. Namun, penulis juga memberi pembatas pada setiap scene. Jadi, kita bisa dengan mudah membedakan setiap sudut pandang tokoh yang sedang 'aktif'.

Selama baca buku ini, aku merasa gemas—sebal kepada Hanna. Hanna dengan segala kelebihannya, justru menjatuhkan hati pada Adrian. It's like, "Hanna, lo sekeren ini malah pilih jadi pelakor? Go wash your brain and get sober!“ Tapi aku juga respect saat Hanna memilih untuk mundur dari hubungannya dengan Adrian. Meski harus ketahuan dulu, tapi setidaknya Hanna mau dengan jelas mengakui kesalahan dan introspeksi diri.

Selain itu, karena kisah ini travel romance, aku suka ketika kita diajak jalan-jalan oleh para tokohnya. Dari narasi dan dialog mereka, kita akan merasa seperti menikmati suasan di tempat yang sama. Salut sama penulisnya yang enggak info dumping, yet she built the feeling perfectly. Sungkem dulu sama Mbak Vira 🫶🫶🫶

Penulis juga memberi detail jelas tentang pekerjaan para tokohnya. Sehingga profesi mereka tidak hanya sekadar tempelan semata. Pekerjaan Hanna sebagai penyanyi, Julien sebagai profesor-pengajar, Adrian sebagai pejabat, dan lain-lain. Semuanya punya porsi yang pas dalam menjelaskan karakter mereka dalam novel ini.

Aku suka momen receh yang terbangun antara Hanna dan Julien. Momen saat Hanna jatuh di dalam bus, momen saat Hanna memakai sheetmask di jendela, momen saat Hanna facetime dengan Julien di kelasnya, dan sebagainya. Aku juga suka ketika Hanna menyusup di kelas Julien dan menjawab pertanyaan Julien terkait sebuah lagu. Heartwarming banget kalau menurutku.

Anyway, The Spark Between Us cocok banget buat kita yang suka membaca cerita tentang self love, healing romance, dan travel romance. I highly recommend this!!! Iya, karakter Hanna emang sebel-able, tapi disini Hanna berproses menjadi orang yang lebih baik dan dewasa. Bukankah kita harus memberinya kesempatan? 😉

Dan... Jangan lupa untuk mendengarkan lagu-lagu dalam playlist yang dibuat Hanna untuk Julien. Lagunya bagus-bagus dan meaningful. ❤❤❤
Profile Image for afa.
65 reviews2 followers
December 31, 2025
Bercerita tentang Hanna Schulz, seorang penyanyi yang tersandung skandal dengan seorang menteri muda. Untuk menenangkan dirinya dari keriuhan publik, ia berencana pergi ke Jerman untuk cuti sekaligus mengunjungi ayahnya. Tetapi, takdir berkata lain, ia malah terdampar di Belgia dan bertemu dengan Julien Reiner. Lalu, bagaimanakah kisah selanjutnya? Yuk sok dibaca aja ya hehe.

Aku suka banget tujuan dari ceritanya. Mungkin temanya sudha biasa yaitu stranger to lover, dimana ada dua orang asing yang bertemu lalu jatuh cinta. Tetapi, ada satu poin yang aku suka yaitu penyembuhan diri sendiri melalui self-love. Hanna adalah seorang penyanyi yang hidupnya selalu dikelilingi oleh ekspektasi orang lain. Hidupnya tak pernah ramah walau ia bisa meraih impiannya. Melalui satu kesalahan yang ia lakukan, ia pun merasa tertampar dan memilih mundur dan mencari tujuan hidupnya kembali.

Dan yang aku sukai lagi adalah konflik perselingkuhan yang jadi titik balik bagi semua tokohnya. Dari mulai Hanna, Adrian, dan Rania. Sebelumnya pernah membaca novel yang bertema sama, tetapi kesannya seperti meromantisasi perselingkuhan, yang membuat aftertaste bacanya 'meh'. Tetapi di buku ini berbeda, perselingkuhan di sini menjadi pengingat bahwa selalu ada konsekuensi jika kita bermain api.

Gaya bahasa yang digunakan sangat mudah dipahami. Alurnya juga runut dan tidak membingungkan. Penggambaran latar tempat dan suasana juga sangat apik di mana mengambil latar tempat di Eropa, seperti Belgia, Amsterdam, dan Jerman. Penggambarannya sangat rinci, kadang menggelitik jariku untuk membuka google maps dan mengintip suasana yang dibangun novelnya. Bahkan aku juga penasaran seperti apa itu ice cream yang bentuknya seperti bunga hehe.

Bicara tentang tokoh, penggambaran karakter tokoh di buku ini sangat bagus. Hanna, seorang penyanyi yang masih muda, yang naif, polos, dan gampang linglung. Lalu ada Julien yang sederhana, simpel, dan tidak banyak omong. Ada Adrian yang digambarkan sebagai orang yang tenang, kalem, dan bijaksana. Tetapi sesempurna apapun itu, seorang Adrian tetaplah bisa melakukan kesalahan. Rania, si istri Adrian. Sejujurnya aku amaze dengan karakter Rania, wanita yang tenang dan tahu kapan untuk membela dirinya sendiri. Beneran deh, Adrian ini cocoknya sama Rania yang punya karakter kuat tetapi tidak menenggelamkan dirinya. Lalu ada Tara, si sahabat Hanna yang super duper berguna untuk menoyor Hanna dan bicara jujur blak-blakan apabila Hanna belok ke jalan yang salah.

Yang aku rasakan selama baca bukunya ada rasa kasihan, jengkel, salting, dan healing. Kasihan karena melihat kehidupan Hanna yang selalu disorot di berbagai sisi dan dinilai sedemikian rupa. Karena kebetulan aku juga mengidolakan seorang idola, jadi sedikit banyak tahu berbagai macam keadaan yang dihadapi Hanna. Jengkel, karena kelakuan Hanna dan Adrian. Tetapi kalau tidak ada konflik itu ya tidak jadi sebuah buku ya haha. Lalu salting, momen Hanna dan Julien membuat rasa semriwing, deg-degan, gigit jari karena salting. Lalu healing, buku ini membuatku mengikuti perjalanan Hanna menyembuhkan dirinya melalui matanya yang melihat keindahan alam dan kota Belgia, dari telinganya yang mendengarkan nasihat Julien dan ayahnya serta dari lagu-lagu playlist-nya, dan dari hatinya yang berbunga dan berdebar karena bertemu dengan Julien. Yep, buku ini tidak hanya menyembuhkan Hanna, tetapi jadi reminder juga bagi kita untuk selalu mencintai diri sendiri dahulu sebelum mencintai orang lain.

Sangat aku rekomendasikan bagi yang suka baca cerita romance. Ceritanya bukan hanya romantis-romantisan tetapi bertema romantic-healing yang menyembuhakn kita melalui kehidupan seorang Hanna. Personal rate dariku 4.5☆.
6 reviews
December 18, 2025
Jujur kurang suka sama ceritanya apalagi dari POV seorang pelakor. Hanna, seorang penyanyi yang katanya terkenal, malah selingkuh dengan menteri yang katanya masih muda, Adrian. Karena skandalnya, dia langsung kabur ke luar negeri ke tempat papanya. Jadi di sini, bisa disimpulkan Hanna itu blasteran.

Pertemuan dengan Julien menurutku tidak masuk akal. Buat apa Julien repot keluar kereta api demi menolong cewek asing yang mabok dan muntah di tong sampah peron stasiun kereta? Sebaik-baiknya orang Jerman, sepertinya tidak akan melakukan itu. Paling dia akan menghubungi petugas atau lapor ke petugas. Untuk apa membawa seorang asing ke tempat tinggalnya dan membiarkannya menginap?

Terus kisah Hanna yang patah hati dan melarikan diri ke luar negeri itu bagiku juga tidak relate. Di jaman sekarang, patah hati terus ke luar negeri apalagi ke Eropa, meski blasteran pun, juga cuma buat orang tertentu yang punya duit dan waktu.

Udah gitu, pas Hanna kabur udah kayak langsung ketemu sama cowok baru, Julien. Impossible banget. Apalagi penggambaran Julien seperti sempurna banget. Secepat itu kah bertemu cowok baru yang lebih oke?

Kelakuan keluarga Julien tidak seperti orang Jerman tapi lebih seperti orang Indonesia yang kepo sama urusan orang, terutama emak dan adiknya Julien.

Dari segi karakter juga nyebelin semuanya. Julien dan Hanna ngapain ciuman kalau masih anggep temen doang? FWB?

Karakter Julien yang nggak kayak cowok Jerman juga rasanya mengganggu banget, kayak tipe cowok yang ga mau mengungkapkan secara langsung, gitu loh. Terus kok mau gitu ditarik ulur sama Hanna? Bukannya biasanya cowok luar negeri lebih sat set, kalo ketemu cewek modelan Hanna kayaknya langsung ditinggal.

Terus menurutku kayak nggak penting gitu loh Hanna dan Adrian ketemu lagi. Gunanya apa deh melarikan diri ke Jerman kalo ketemu lagi. Kalo mau rekonsiliasi mah harusnya mereka balikan. Tapi kan enggak balikan.

Karakter Rania, istri sah Adrian juga aneh. Kok masih mau berhubungan badan dengan Adrian padahal udah bekas selingkuh? Kok nggak jijik sih. Bagian ini agak aneh terutama habis marahan kok langsung berhubungan badan. Kalau permasalahan bukan karena selingkuh mungkin aku bisa menerima tapi kalo karena selingkuh, kok aneh ya.

Pokoknya banyak keanehan dalam novel ini.
18 reviews1 follower
November 30, 2025
Hmmmmm, rasanya ada banyak sekali hal yang ingin sama komentari dari buku ini.
Mungkin juga, ulasan ini akan ada unsur spoiler.

1. Bermalam di stasiun dengan orang tidak dikenal itu menyerankan. Apalagi membawa seseorang itu masuk ke dalam rumah. Aneh.
2. Apakah semudah itu seorang manajer artis bertemu dengan seorang menteri di ruang kerja sang menteri? Ditambah sedang ada skandal soal perselingkuhan. Nggak masuk akal rasanya.
3. Membaca buku ini rasanya persis seperti membaca buku bahasa asing yang diterjemahkan ke bahasa indonesia. Penulis juga menggunakan gaya lama untuk menyambungkan kata “kau”. Contoh: “ kaubutuhkan” (hal 47) instead of “kau butuhkan”; “kauwujudkan” (hal 231) instead of “kau wujudkan”, dan masih banyak lagi. Untuk saya pribadi, model ini kurang nyaman dibaca.
4. Kalau calon pembaca menganggap bahwa buku ini akan berisikan “adult romance” yang dewasa dalam hal komunikasi —juga sat set—, tidak. Buku ini tidak menyajikan itu. Ceritanya bertele-tele untuk satu masalah itu. Mungkin memang penulisnya menyukai gaya kepenulisan yang panjang dan berliku, tapi menurut saya, 368 halaman terlalu panjang untuk cerita ini. It’s way too long for 368 pages. It should’ve been fine at around 270.
5. Halaman 58. Adrian ini fragile masculinity ya? Haha.
6. Sejujurnya, saya jauh lebih menyukai cerita Rania-Adrian dibandingkan Hana-Julian. Hana dan Adrian sangat-sangat menyebalkan.
7. Saya terhitung cukup lama menyelesaikan buku ini. Dari awal memang temponya lamban, tapi saya bisa cukup menikmati di bagian pertengahan. Namun, menjelang halaman 300 hingga akhir, saya rasanya tidak sanggup lagi membacanya dengan seksama. Jadilah saya menggunakan metode skimming. Ya, pada intinya, not my cup of tea.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Bana_Ez.
235 reviews1 follower
November 10, 2025
4.5/5 Star

Baca ini cuma sehari, karena suka dan nyaman sama penulisan ceritanya. Dibilang berat juga nggak, tapi ringan juga nggak, 50/50 deh.
Awalnya gedeg banget sama Female Leadnya, soalnya dia menormalisasikan "cheating" sama psangan orang lain. Sifatnya juga di awal di gambarin menye-menye lembek gitu.
Tapi ternyata sepanjang cerita perkembangan karakternya di build dengan bagus sekali, bukan yang muter-muter gajelas atau stuck di satu titik kehidupan. Tapi FLnya dibuat mau belajar dan berubah menjadi versi lebih baik.

Paling suka sama Tara sahabat di FL, sifatnya logis, dan no menye-menye dan tegas, kebalikan banget sama FL.
Profile Image for Leea Hapsari.
80 reviews1 follower
October 15, 2025
Reading this novel is like riding a roller coaster.
Dimulai dengan skandal dan air mata, diakhiri dengan air mata bahagia juga.
Sebuah perjalanan yang diniatkan sebagai pelarian bagi seorang Hanna, justru menjadi sebuah perjalanan menemukan diri dan cinta sejati.
.
Novel ini membawa pembaca melakukan perjalanan virtual menikmati indahnya Belgia dan Jerman.
Perjalanan yang membawa Hana menemukan Julien, cinta sejati dalam hidupnya.
Perjalanan ini juga yang membuat Hana menemukan dan menerima dirinya secara utuh tanpa syarat.
Profile Image for Caren Gultom.
84 reviews1 follower
December 30, 2025
Vibes romance di novel ini gak kaleng-kaleng, gengs.
International vibes 🔥 Especially Belgia & keindahannya 😍 Belum lagi mengangkat isu skandal artis dan politisi kaya yg lagi hype tuh 😁 Gimana sih manusia kok bisa terjebak dalam hubungan semacam itu? Dan gmn kemudian para tokoh utama coping dengan problema-nya masing2? Gas baca gengs 🙏🏻
Displaying 1 - 9 of 9 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.