Yodomi sudah pernah merasakan tidak enaknya di dalam sangkar, bukannya tobat, tapi malah lanjut part 2 *shake my head*. Memang jika sudah dipenuhi iri dan dengki, isinya hanya amarah dan dendam saja.
Di volume 8, mainan dan cemilan di Toko Zenitendo menjadi aneh. Kertas instruksi ada kata-kata yang hilang, sehingga sulit dipahami instruksinya. Efeknya pun jadi berkebalikan. Pokoknya semua menjadi aneh. Setelah diselidiki, ternyata dalangnya siapa lagi kalau bukan dari pemilik Tatarimedo, huft. Beniko pun harus segera melakukan mitigasi bencana agar keanehan lainnya tidak menyerang pelanggan yang lain dan juga kontrol damage untuk mereka yang sudah terkena. Beniko jadi sibuk deh. Sampai maskot kucing Zenitendo, Sumimaru pun diutus jadi penjaga toko dulu.
Ada 7 cerita didalamnya:
1. Ubi Kepengen
2. Topeng Emak
3. Pai Pantan Cengeng
4. Pabrik di Malam Hari
5. Roti Melon Topeng
6. Si Dwibahasa
7. Apel Tilep
Salah satu ceritanya—Apel Tilep—ternyata nyambung dengan Zenitendo volume-volume sebelumnya. Polanya sama, ya. Jajan di Zenitendo > terbuai dengan efek yang diberikan > segala berlebihan itu tidak baik > jadi berbalik “menyerang” mereka > efek pun “ditiadakan” > kembali seperti semula. Demikian begitu. Jadi sebenarnya ada atau pun tidak ada hasrat jahat dari Tatarimedo, manusia memang memiliki tendensi demikian.
🌹 4 bintang untuk top 5 jajanan Tatarimedo versi pria bertopi penyihir.