Aku baru saja menyelesaikan buku Selaras karya Reza Gunawan dan Dee Lestari. Menariknya, buku ini hadir bukan hanya sebagai bacaan, tetapi seperti satu paket pengalaman. Di dalamnya terdapat pembatas buku dengan kalimat yang menenangkan: “Mulailah dengan keheningan untuk tiba di kebeningan.” Selain itu, ada panduan membuat origami sebagai salah satu praktik terapi untuk menenangkan diri, best practice pernapasan relaks 4-7-8, serta beberapa kertas origami bermotif unik yang terasa sangat personal.
Buku Selaras sendiri terbagi ke dalam beberapa bagian. Ada cerita dan sharing dari orang-orang terdekat Reza, tentang siapa Reza di mata pasiennya, sahabat-sahabatnya, pasangannya, anak-anaknya, dan lingkar terdekat yang hidup bersamanya. Dari berbagai sudut pandang ini, sosok Reza hadir sebagai manusia yang utuh, hangat, dan benar-benar hadir bagi orang lain.
Selain kisah-kisah tersebut, buku ini juga memuat ajaran-ajaran teknikal dari Reza, mulai dari perspektif parenting, finansial, hingga karier, yang disampaikan dengan cara yang membumi dan mudah dipahami. Buku ini terasa cukup compact dan ringan dibaca karena disusun dari beragam sudut pandang. Dee Lestari, sebagai istri sekaligus pengemas cerita, menuliskannya dengan bahasa yang sederhana namun estetik, lembut, jernih, dan penuh rasa.
Membaca buku ini membuatku memahami mengapa Reza dikenang sebagai sosok yang selaras: sederhana, menyatu dengan manusia lain, dan hadir sepenuhnya. Judul dan isi buku ini benar-benar mencerminkan sosok almarhum Reza Gunawan, yang telah membantu begitu banyak orang melalui pendekatan penyembuhan holistik.
Buku ini cocok dibaca untuk kamu yang ingin melatih kesadaran, belajar hadir, dan hidup lebih selaras dengan diri sendiri.