Setelah sang Ayah tewas dibunuh, Putri Scarlet berusaha melakukan upaya balas dendam. Akan tetapi, kegagalannya membuatnya terbangun di Tanah Orang Mati suatu dunia yang penuh dengan penjarahan dan kekerasan.
Ketika Scarlet bertekad untuk melanjutkan balas dendamnya, ia bertemu dengan Hijiri, seorang perawat dari zaman Jepang modern yang selalu berusaha mengobati teman maupun lawannya. Awalnya, Scarlet merasa risi dengan kebaikan Hijiri. Namun, hatinya luluh perlahan saat mereka berjuang bersama menuju tempat yang mereka idam-idamkan, “Tempat Tak Berujung.”
Sebuah karya menyentuh hati yang sarat akan makna hidup, ditulis oleh sutradara The Girl who Leaps Through Time, Mamoru Hosoda!
It's really boring, the narrative is not my cup of tea (sepertinya author menulis dengan bayangan ceritanya dalam bentuk sinema bergerak), ceritanya agak konyol. Contoh: - Scarlet belajar swordfight mati2an, tapi akhirnya ... - Musuhnya... - Dialog2nya cringe abis.
Hijiri is obviously a self insert character lmao. Satu hal aneh saat Hijiri mau menolong biksu, dia malah menyalurkan darah ke paru2 si biksu ??? Apa ga salah??