Jump to ratings and reviews
Rate this book

Kita adalah Jelata

Rate this book
Apa itu iman di negeri berketuhanan?
Adakah kemanusiaan di tengah keserakahan?
Bukankah persatuan hanya untuk yang satu kepentingan?
Adakah kebijaksanaan dalam nafsu kekuasaan?
Apa itu keadilan sosial bagi rakyat yang terus dirundung malang?

Sajak-sajak Okky Madasari dalam buku ini adalah protes, adalah keberpihakan, adalah keresahan warga biasa. Mereka hadir dengan kejernihan bahasa dan lantangnya suara. Dalam hari-hari yang gelap dan penuh ketidakjelasan, pada sajak kita temukan kekuatan dan perlindungan.

115 pages, Paperback

First published October 22, 2025

6 people want to read

About the author

Okky Madasari

23 books442 followers
Okky Madasari is an Indonesian novelist. She is well-known for her social criticism with her fiction highlighting social issues, such as injustice and discrimination, and above all, about humanity. In academic field, her main interest is on literature, censorship and freedom of expression, and sociology of knowledge.

Since 2010 Okky has published 10 books, comprising of five novels, one short-story collection, three children’s novels and one non-fiction book. Her newest book (2019) is Genealogi Sastra Indonesia: Kapitalisme, Islam dan Sastra Perlawanan or “Genealogy of Indonesian Literature: Capitalism, Islam and Critical Literature”, which is published online and can be freely downloaded from her website www.okkymadasari.net. Okky’s novels have been translated into English, Germany and Arabic.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (12%)
4 stars
5 (62%)
3 stars
2 (25%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book266 followers
December 30, 2025
Mari menutup tahun 2025 dengan membaca refleksi tahun ini dalam buku kumpulan puisi dari Okky Madasari.

Kumpulan puisi ini menyuarakan jeritan rakyat jelata di tahun penuh dar-der-dor ini. Puisi=puisi yang ditulis mulai dari tahun 2026 ini masih relevan dengan apa yang dialami oleh rakyat Indonesia di tahun 2025. Sebut saja bencana alam, doktor instan, poliTIKUS, aksi kamisan yang masih berlangsung, Indonesia Gelap, dan masih banyak lagi.

Saya mau mengutip salah satu puisi favorit saya di buku ini:

Lima Sila

Apa itu iman di negeri berketuhanan?
Adakah kemanusiaan di tengah keserakahan?
Apakah persatuan hanya untuk yang satu kepentingan?
Adakah kebijaksanaan dalam nafsu kekuasaan?
Apa itu keadilan sosial bagi rakyat yang terus dirundung malang?
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.