Bacaan semua orang agar melek kehamilan untuk meningkatkan kualitas proses melahirkan dan janin yang dilahirkan … meluruskan salah kaprah gentle birth. —dr. M. Nurhadi Rahman, Sp. OG.
*
Proses persalinan adalah proses yang sangat sakral dan pasti terkenang seumur hidup karena merupakan proses yang sangat transformasional bagi seorang wanita, saat seorang wanita berubah status dan peran menjadi seorang IBU. Menciptakan pengalaman lahir dan persalinan yang positif merupakan awal yang baik, kunci untuk masa depan. Bersyukurlah bagi Anda yang bisa mempersiapkan dan mendapatkan saat-saat indah ini dengan baik, mudah, dan sempurna. Sebagaimana setiap kelahiran itu unik, pada saat ini, rupanya hal itu tak bisa didapatkan cukup dengan niat semata. Untuk itu, hadirlah panduan ini. Bidan Yesie Aprillia dengan bekal pengalaman bertahun-tahun menciptakan gentle birth dalam setiap kelahiran, memaparkan segala hal untuk sebuah persalinan yang lembut, nyaman, dan minim trauma. Mempersiapkan diri sejak awal Menyiapkan para pendukung kelahiran: pasangan, keluarga besar, pendukung medis Menyesuaikan dengan keadaan fisik sang ibu Membangun perspektif baru dalam persalinan Menanti kelahiran dengan nyaman dan lembut.
persalinanku adalah milikku dan bayiku, bukan milik rumah sakit atau provider lainnya. jika aku dan bayiku ingin persalinan yang indah, nyaman, dan alami, maka aku berhak untuk mempersiapkan diriku dan bayiku, juga berhak untuk mengungkapkan keinginanku pada provider yang membantu persalinanku. aku dan bayiku adalah subyek dari persalinan.
buku ini memperkuat ibu hamil untuk memberdayakan diri, menghadapi persalinan alami yang indah. banyak pengetahuan yang bermanfaat untuk bisa dipraktekan dalam menghadapi persalinan.
Woops... Buku ini cukup rekomen buat para calon Ibu yang pengen melahirkan dengan minim trauma :-) meskipun saya sendiri belum praktek ya, tapi membaca buku ini memberikan gambaran bagaimana proses melahirkan nanti, dan menghadapi tanpa rasa takut berlebihan. Melahirkan memang identik dengan sakit yang luar biasa, sampai dikatakan itu seperti perjuangan hidup dan mati. Tapi nyatanya banyak wanita bisa melahirkan banyak anak dan mereka sehat lho.. hehe.. ternyata ada banyak cara untuk mengatasi rasa sakit saat melahirkan, tidak lain tidak bukan ya dengan sugesti :-) menurut penangkapan saya setelah membaca buku ini, melahirkan seharusnya dihadapi para Ibu dengan rileks, melahirkan itu proses alami yang telah diatur oleh sang Maha Hidup untuk mempertahankan eksistensi manusia. Jadi pada dasarnya, setiap wanita telah diciptakan sedemikian rupa untuk bisa melahirkan anak-anak mereka secara alami selama tidak ada masalah dalam kehamilannya :-) rasa sakit saat melahirkan bisa terminimalisir oleh Ibu yang melahirkan dengan menciptakan sebanyak mungkin hormon cinta dalam proses melahirkan. Penulis buku ini membahasakan kontraksi (yang berkesan sakit) dengan gelombang rahim (yang berkesan lebih menyenangkan) sehingga otak Ibu tidak menangkap bahwa kontraksi itu proses menyakitkan, melainkan proses yang indah :-) Selain memberi sugesti dalam bentuk bahasa, penulis juga membimbing kita untuk berfikir bahwa dede bayi yang akan dilahirkan juga berusaha untuk bertemu kita, mungkin di dalam rahim saat kontraksi terjadi, ia sedang menendang, menjejalkan diri untuk menuju rongga panggul kita, ia juga bekerja keras segera ingin bertemu dengan kita, Ibunya. Maka akan timbul rasa ingin bekerja sama antara Ibu dan bayi, saling mendukung sampai kalo saya bayangkan, saya akan terus berkata pada dede bayi saat melahirkan "ayo dek, Ibu mendorong, kamu menjejal keluar yahh... <3" dengan seulas senyum bukan ekspresi kesakitan :-) buku ini juga memberikan petunjuk mengenai posisi-posisi yang bisa diambil saat proses melahirkan dari kontraksi sampai proses keluarnya bayi. Posisi tersebut yang membantu baik Ibu maupun bayi untuk segera menyelesaikan persalinan :-) modal Ibu melahirkan tidak hanya itu, tetapi latihan-latihan yang sudah semestinya dipraktekkan Ibu sebelum hari kelahiran sang buah hati tiba. Latihan itu antara lain latihan pernafasan dan latihan fisik. latihan fisik bisa berupa gerakan-gerakan senam maupun yoga hamil. Persiapan mental saja tak cukup, tetapi juga persiapan fisik :-) Buku ini sangat bagus untuk dibaca para calon Ibu, baik Ibu baru maupun yang mau punya anak kedua :-) Buku ini ga cuma provokatif untuk lahiran normal lho yaa... tapi juga mempersiapkan jika nanti harus saecar, maka akan memninimalkan trauma pasca SC . Dan rekomen juga buat para Ibu yang mau VBAC, pokoknya ga ada salahnya baca buku keren ini! :-)
Buku kedua dari Bidan Yesie yang saya baca, menekankan soal betapa sakralnya proses persalinan.
Hal yang pertama kali cukup membuat saya tersentak (atau lebih tepatnya tersadar) adalah ketika kita diminta untuk lebih selaras dengan alam, mendudukkan diri sederajat dengan makhluk lainnya termasuk dengan hewan-hewan. Melalui hal tersebut, kita disadarkan bahwa betapa selama ini kita dibuat tidak percaya diri dengan kemampuan tubuh yang didesain sempurna oleh Tuhan untuk mengandung dan melahirkan.
Bukankah yang menciptakan organ tubuh kita adalah Dzat yang sama dengan yang menciptakan organ tubuh hewan-hewan ?
Pernahkah kita melihat hewan-hewan melahirkan dengan berbagai intervensi ? Tak usahlah melihat spesies lain, cukup pikirkan saja, sebelum ditemukannya berbagai penemuan medis, bukankah nenek moyang kita melahirkan dengan baik-baik saja ? Artinya, sesungguhnya tubuh kita telah didesain sempurna untuk proses alamiah itu.
Buku ini tidak kemudian menjadi kontra dengan proses medis, hanya saja menekankan bahwa persalinan bukan hanya tentang aspek medis, melainkan aspek medis, spiritual dan juga budaya :)
Buku ini membantu untuk mengetahui apa itu melahirkan, cara bagaimana kita bisa tenang di saat akan melahirkan. Banyak pertanyaan bagaimana tentang melahirkan secara menyenangkan dikupas dalam buku ini. Walau mungkin susah melakukan apabila kita berada di daerah yang kurang mendukung tetapi sangan membantu untuk bisa melakukan sendiri ketika kita berada di rumah.
Buku ini sangat membantu persalinanku dan hasilnya, aku tak memiliki trauma setelah melahirkan. Rasa sakit itu pasti. tapi yang penting bagaimana kita menghadapi dan mengelola rasa sakit yang sebenarnya rasa sakit tersebut tanda kerinduan si baby yang ingin bertemu bundanya.