What do you think?
Rate this book


264 pages, Mass Market Paperback
First published January 29, 2015
Hidup dalam ekspektasi tinggi orang-orang sangat tidak nyaman, sangat penuh beban, terlebih bila kita tahu kita tidak sebaik yang orang pikirkan tetapi kita tidak punya kekuasaan untuk menghindar. Rasanya cuma terjebak dalam takdir yang mengharuskanku menjadi peternak karena aku anak Pak Hartono. Karena kau generasi ketiga Farm Unggul Maju. Lalu bagaimana kalau aku tidak mau? Bagaimana kalau aku tidak suka? Akankah mereka mengerti? Akankah mereka mengerti kalau aku mencintai menulis lebih dari apapun?
Justru idealis sama realistis itu jadi satu, Nik. Ngga dipisah-pisah. Itu namanya mimpi. Bercita-citalah setinggi langit, Nik, seidealis mungkin, terus jadi realitas. Wujudkan mimpimu! Ngga ada orang besar yang mikir realistis, semua berpegang teguh sama idealisme mereka. Pada prosesnya memang nggak gampang, nggak instan, tapi Tuhan nggak mungkin tinggal diam lihat hamba-Nya berusaha. Hasil yang hebat itu memang butuh waktu, Ling.
Gila itu buat orang-orang lemah. ... Masa mau gila gara-gara nggak tercapai mimpinya? Masa kamu selemah itu? Kamu memangnya sudah berencana buat jadi gila yak kalau ngga kesampaian mimpinya?
Kamu itu lebih baik dari apa yang kamu pikirkan. Kamu nggak sehebat ketika orang memujimu tetapi juga kamu nggak seburuk ketika orang lain meremehkanmu, kata motivator siapa itu? Merry Riana! ... Percaya aja sama dirimu sendiri. Banyak orang pengin jadi sepertimu. Kalau mau jadi orang hebat itu memang susah, nggak semudah membalikkan tangan, tapi ya nggak sesulit memindahkan gunung
Semakin tinggi pohon kan semakin kencang anginnya. Semua orang juga ingin menjadi yang terbaik, tapi kualitas moral mereka menentukan cara yang akan mereka tempuh. Kotor atau bersih ...
Kamu pesimis, Ling. Aku pernah bilang kan, Cuma orang-orang biasa yang berpikir mainstream. ... Sesuatu yang belum ditemukan orang-orang sebelum aku. Disitu juga aku menemukan peluang. Sekarang yang harus kamu lakukan adalah... mengubah cara pandangmu terhadap sesuatu dan menangkap peluang.
Mimpi itu tentang perjuangan, cerita, dan cinta. Manusia memiliki mimpi yang beragam. Hanya orang tegar yang akan mendapatkan mimpi, idealisme dan keteguhan. Ada yang bilang idealisme sering terbentur realitas. Idealisme tidak mungkin terwujud kalau realitas tidak mendukung. Karena itulah dunia memerlukan orang-orang yang bisa menyatukan idealisme dan realita. Ketika dua hal yang tampaknya berbeda itu menyatu, kita bisa menyebutnya mimpi yang menjadi kenyataan.
