What do you think?
Rate this book


280 pages, Paperback
First published January 1, 2015




"Keangkuhannya tidak berkurang sedikit pun meskipun dalam keadaan seperti itu. Dan dia menikmatinya. Di dunia ini ada banyak hal yang harus dikhawatirkan. Hal-hal itu bisa jadi masalah keluarga, prestasi dan obsesi untuk menjadi yang terbaik. Karena itu hal-hal sepele seperti takut terlihat jelek di depan orang lain tidak lagi terlalu penting."
"Dia juga mendengar komentar Anna tentang kedua orangtua mereka, tetapi baginya, diam adalah hal terbaik yang bisa dia lakukan. Karena menurutnya, bicara pun hanya akan berakhir seperti yang sudah-sudah. Tidak didengar. Terabaikan. Dan itu, luar biasa sakitnya."
"Perlahan, ada yang mulai berubah dalam dirinya. Dia tidak bisa lagi berbohong, mengenai harapan-harapan tentang keluarga yang bahagia. Keluarga hangat yang selalu diselimuti suasana akrab yang nyata. Harapan itu pernah muncul, dahulu. Namun kemudian, harapan-harapan itu dia kubur dalam-dalam. Dan kini, harapan itu telah kembali menyeruak."....