Buku Ini merupakan kompilasi cerita pendek, esai, dan puisi bernuansa realisme magis. Di dalamnya terdapat sindiran, keputusasaan, kelemahan, kebencian, dan amarah yang sering terpendam.
Namun, harapan akan mengintip dari beberapa cerita, menyiratkan bahwa di tengah kegelapan sepekat apa pun, cahaya dapat menginterupsi dan menawarkan jalan keluar.
Cerpen fav-ku yang peri salju. Dia punya ending bittersweet. Kayak, mereka bahagia bersama dengan versi diri yang mereka inginkan. Enggak sama tapi bisa bahagia.
Teruuus, cerpen2nya entah kenapa agak gelap ya di sini. Di tiap chapter aku kayak ngerasain kebencian, frustrasi, dan kesel, tapi penuh tekad. Aku berasa lagi baca misi pembahasan dendam, wkwk.
Dan itu sih yang bikin ceritanya lebih mudah dibaca dan dinikmati.