Jump to ratings and reviews
Rate this book

Alpha

Rate this book
Namaku Violet. Adalah takdirku menjadi Makary, menjaga dunia kami tetap ada. Karena jika kami mati, monster penghancur dunia akan bangkit. Kami pernah hancur dan takkan pernah membiarkannya terulang kembali.

Lalu aku bertemu dengannya, Jesse. Ia begitu indah, begitu sempurna. Bersamanya aku bebas. Bersamanya aku menemukan kebahagiaan yang tak pernah kurasakan. Tetapi dapatkah aku memercayainya?

Ia adalah bagian dari Suku Gruev, bangsa yang ingin menghancurkan kami, membangkitkan monster itu.

Ia adalah android.

Dan ia, diciptakan untuk membunuhku.

264 pages, Paperback

Published January 11, 2015

6 people are currently reading
113 people want to read

About the author

Nathalia Theodora

17 books50 followers
I belong to Jesus.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
19 (30%)
4 stars
13 (20%)
3 stars
22 (35%)
2 stars
3 (4%)
1 star
5 (8%)
Displaying 1 - 14 of 14 reviews
Profile Image for Biondy.
Author 9 books235 followers
February 15, 2015
Judul: Alpha
Penulis: Nathalia Theodora
Penerbit: Moka Media
Halaman: 264 halaman
Terbitan: Januari 2015

Namaku Violet. Adalah takdirku menjadi Makary, menjaga dunia kami tetap ada. Karena jika kami mati, monster penghancur dunia akan bangkit. Kami pernah hancur dan takkan pernah membiarkannya terulang kembali.

Lalu aku bertemu dengannya, Jesse. Ia begitu indah, begitu sempurna. Bersamanya aku bebas. Bersamanya aku menemukan kebahagiaan yang tak pernah kurasakan. Tetapi dapatkah aku memercayainya?

Ia adalah bagian dari Suku Gruev, bangsa yang ingin menghancurkan kami, membangkitkan monster itu. Ia adalah android. Dan ia, diciptakan untuk membunuhku.

Review

Spoiler alert!

Saya betul-betul ingin menyukai buku ini, tapi... akhirnya memang saya tidak bisa.

Alpha bercerita tentang dua suku. Suku Makaros dan Suku Gruev. Suku Makaros ini adalah suku dengan kekuatan untuk menghentikan monster yang dapat memorak-porandakan dunia. Dalam setiap generasi, pasti terlahir 13 anak yang menjadi kunci untuk menahan monster itu bangkit kembali. Ketiga belas anak ini disebut Makary. Di sisi lain, ada Suku Gruev yang ingin menghabisi para Makary. Mereka ingin monster itu bangkit kembali karena mereka ingin memperoleh kekuasaan dengan memanfaatkan monster itu.

Kalau ada yang bilang kalau novel ini bergenre dystopian romance ala penulis luar, maka saya hanya setuju dengan bagian 'romance ala penulis luar'-nya. Dystopia? I don't think so. Hanya karena dunia hancur tidak membuat suatu setting distopia. Menurutku untuk jadi sebuah distopia, perlu ada ide/kritik yang lebih jauh soal itu. Umumnya kritik sosial dan politik dan itu yang tidak (atau mungkin gagal) kutangkap dari novel ini. Jadi... mungkin Alpha ini lebih ke arah romance fantasi YA kali yah.

Ceritanya sendiri lebih berat ke arah romance-nya. Kapan hari saya sempat masukin buku ini ke grup Sci-Fi Indonesia, karena kukira ada unsur sci-fi-nya, tapi rasanya perlu kutarik kembali. Ya, memang ada android, tapi hanya dijelaskan kalau ada android dibuat oleh Suku Gruev, lalu ada 2 jenis android: Alpha dan Beta, dengan kelebihan masing-masing. Sudah, gitu doang.

Saya juga masih kurang paham dengan para Alpha yang diberi kebebasan berpikir dan perasaan yang mampu berkembang. Bahkan kepala suku Makaros saja bisa lihat kalau ini bakal jadi masalah bagi Suku Gruev, karena ada kemungkinan terjadi pengkhianatan, kok dari pihak penciptanya tidak kepikiran untuk mengantisipasi hal ini? Mungkin dengan sistem yang lebih terkontrol, atau limitasi tertentu. Ataukah penulisnya sebenarnya sedang membuat komentar tentang konsep kehendak bebas atau yang semacam itu? Hmm... entahlah. Saya ragu.

Tapi, ya, begitu lihat kepala suku Gruev, dia memang terasa tidak kompeten sih. Juga tipikal tokoh jahat yang suka melakukan evil gloating. Jadi... yah.... Gak heran sukunya masih gagal sampai hari ini.

Dan romancenya...

"Jesse," panggilku. "Kenapa kamu mencintaiku?"

"Itu rumit," kata Jesse. "Semuanya begitu rumit, hingga awalnya aku sulit memprosesnya. Yang jelas, aku sudah tertarik padamu sejak pertama bertemu denganmu--saat aku nyaris membunuhmu."

"Bagaimana bisa?"

"Karena kamu mengizinkanku untuk membunuhmu," kata Jesse. "Aku terkejut sekali. Bukan itu reaksi yang seharusnya muncul ketika seorang manusia akan dibunuh. Aku tidak siap dengan reaksi itu. Kamu begitu berani, dan itu yang membuatku melepaskankmu saat itu. Kupikir, tidak ada manusia lain yang seberani kamu." (hal. 143-144)


Me:


Oh, soal gagal paham, saya juga gagal paham dengan Hari Hutan yang ditetapkan oleh kepala suku Makaros. Sudah tahu hutan bahaya, tapi para Makary dibiarkan keluar ke sana seminggu sekali, walau dengan pengawal sih. Padahal dia tahu kenyataan sebenarnya tentang hubungan para Makary dan si monster, tapi kenapa dia kesannya teledor sekali? Padahal sisa 3 bulan, loh. Apa dia tidak kepikiran kalau Suku Gruev bisa jadi putus asa dan jadi nekat? Kalau saya jadi kepala sukunya, para Makary akan kusembunyikan dan kuberi pengawalan ketat. Begitu 3 bulan selesai, mereka bebas ke mana saja.

Secara keseluruhan, jujur saya kurang suka dengan novel ini. Tapi, bukan berarti sepenuhnya jelek. Penulisannya cukup baik dan enak dibaca. Typo-nya juga minim, walau beberapa kali ketemu kalimat tanpa spasi.

Kalau kamu suka YA dengan campuran fantasi-romance, serta kisah cinta antara pemburu dan buruannya, saya rasa kamu akan suka buku ini.

Buku ini untuk tantangan baca:
- 2015 Young Adult Reading Challenge
- 2015 Lucky No. 15 Reading Challenge
Profile Image for n ᡣ𐭩.
175 reviews11 followers
September 13, 2015
Agak kecewa, berharap mendapatkan hal yang beda dari buku ini. Kisah romansa antara Violet dengan Jesse juga biasa. Hmm.
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
August 11, 2015
Namaku Violet dan aku seorang Makary. Sudah merupakan takdirku bersama 12 remaja lainnya terpilih menjadi Makary. Kami, para Makary mempunyai darah yang bisa menghentikan sang monster yang bisa menghancurkan dunia. Tugas kami hanyalah mencoba untuk selalu bertahan hidup selama masa tugas kami. Kami harus bisa membuat sang monster untuk tidur selama Waktu Kosong, dan itu membutuhkan waktu yang lumayan lama, 18 tahun. Dan setiap 18 tahun akan lahir kembali Makary-Makary lainnya.

Tinggal 3 bulan lagi tugasku sebagai Makary dan aku bisa kembali ke kehidupan normalku. Tetapi ada Suku Gruev yang senantiasa mengincar nyawa kami para Makary. Suku Gruev yang dari generasi ke generasi senantiasa saling bertikai dengan sukuku, Suku Makaros.

Profesor William, sang kepala suku Gruev pun tidak tinggal diam. Segala cara dia upayakan, termasuk menciptakan Alpha, android yang mempunyai fisik layaknya manusia dan memiliki perasaan yang senantiasa bisa berkembang. Selain Alpha, ada juga Beta yang layaknya robot biasa. Misi Alpha dan Beta hanyalah membunuh Makary agar bisa membangkitkan monster itu.

Para Makary yang hidup dalam sebuah desa yang tertutup, punya 1 hari yang disebut Hari Hutan, yang bisa mereka nikmati untuk menjelajahi hutan. Tetapi setiap Makary akan terus mendapatkan penjagaan dari pengawal mereka masing-masing. Hingga suatu hari Violet bertemu dengan Jesse, sang Alpha. Awalnya Violet sudah pasrah jika Jesse akan membunuhnya. Tetapi hal lain terjadi, Jesse malah melepaskannya.

Pertemuan Violet dan Jesse pun menjadi lebih intens. Violet kemudian sadar bahwa Jesse tidak seperti Alpha lainnya yang ingin membunuh Makary. Jesse tahu bahwa semua itu tidak benar. Violet pun selalu ingin bertemu dan bertemu Jesse diluar Hari Hutan, yang membuat dia harus berbohong dan pergi ke hutan tanpa sepengetahuan Makary lainnya bahkan pengawalnya sendiri.

Hingga suatu hari Suku Gruev menyerang Desa mereka dan membunuh 3 Makary, salah satunya Debra sahabatnya. Dan ternyata Suku Gruev menggunakan jalan rahasia yang selama ini dia gunakan untuk bertemu Jesse. Awalnya Violet berpikir Jesse yang membocorkan mengenai jalan rahasia itu ternyata ada yang sedang mengintai mereka.

Kematian 3 Makary dan 1 Makary sebelumnya menjadikan hal yang tidak bisa dihindari datang juga, sang monster pun bangkit. Bagaimana akhir kisah Violet?

Membaca novel ini, aku cukup menikmatinya. Aku bisa menyelesaikan novel ini hanya beberapa jam saja. Sayangnya kehadiran monster yang selalu menjadi momok dalam cerita ini terasa hanya sepintas lalu saja, terkesan terlalu biasa. Padahal aku membayangkan akan ada adegan klimaks disini. Akhirnya novel ini hanya menjadi anti-klimaks saja.

Aku merasakan bahwa novel ini malah condong ke kisah romansa Violet dan Jesse, sang android. Aku sulit membayangkan deskripsi setting tempatnya sama sekali, karena hanya digambarkan sebagai sebuah desa tertutup yang dekat dengan hutan.

Overall, aku suka dengan kisah Violet dan Jesse. Chemistry mereka perlahan-lahan begitu terasa. Endingnya pun cukup memuaskanku^^
Profile Image for Wardah.
954 reviews173 followers
October 6, 2017
Oke. Saya nggak suka. Saya pikir bakal sci-fic, tapi ternyata gitu doang. Nggak ada penjelasan lebih. Saya pikir bakal distopia, tapi dunianya kelewat sederhana dan ya lagi-lagi gitu doang. Romance-nya pun gitu doang.

Tulisannya jelas rapi dan mengalir. Saya cuma nggak suka ceritanya. Tapi kovernya cakep, jadi okelah saya beri 2 bintang.
Profile Image for Clarissa Putri.
14 reviews
March 19, 2017
Aku suka sama ide fantasinya. Bisa dibilang cukup keren.
Tapi sayang kisah cintanya udah ketebak sejak awal, bisa dibilang mainstream.
Juga ada beberapa part dialog yang kurang konsisten, antara pake bahasa baku, atau bahasa sehari-hari.
But overall, it's pretty good for me.
Profile Image for Dian Putu.
232 reviews9 followers
February 5, 2015
Alpha, novel bergenre fantasy romance yang membuat aku teringat setting film The Maze Runner, dimana mereka sama-sama berada dalam sebuah tembok yang mengurung mereka, dan setiap orang di dalamnya dilarang keluar.

Novel ini diceritakan dari sudut pandang Violet. Sehingga aku langsung bisa menangkap karakter Violet yang lebih dominan baik dan manis, tapi mempunyai sisi rasa penasaran yang besar pada apapun. Inilah yang membuat dia sering kali melanggar aturan karena merasa terkekang.

Sedangkan sahabatnya, Debra, dia lebih terasa sebagai gadis yang energik, tomboy, ceria, dan menyenangkan. Dia sangat pantas menjadi sahabat Violet karena mereka seperti saling melengkapi.

Jesse, aku membayangkan dia sebagai cowok tampan dengan mata merah menyala. Setiap kata yang keluar dari mulutnya terdengar kaku. Namun, aku merasa kalimat yang dibentuk Jesse terlalu sempurna untuk sebuah android yang baru berlajar untuk menjadi manusia. Mungkin, jika kalimat yang diucapkan Jesse lebih pendek-pendek, dengan susunan sangat sederhana, akan membuat dia sempurna menjadi android.

Baca selengkapnya http://dianputu26.blogspot.com/2015/0...
Author 3 books7 followers
October 13, 2015
Sudah lama sekali saya pengen baca novel ini! Saya suka sama novel ber-genre science fiction kayak gini berkat kecintaan saya sama serial Resident Evil! ^^
Pertama-tama, novel ini punya kover yang keren sekali! Yang bikin saya betah pelototin sampe berjam-jam sekalipun. Hihii. Ilustrasi di dalam novelnya juga bagus sekali!
Lalu, masuk ke cerita novelnya, tema yang diambil mirip dengan naskah yang pernah saya kerjakan dulu. Kisah cinta antara dua orang yang jauh berbeda (naskah saya itu genre-nya science fiction juga lho. Bedanya... ah ntar spoiler. kwkwkwk). ALPHA bercerita tentang Violet, seorang Makary, yang jatuh cinta pada Android yang ditakdirkan untuk membunuhnya. Premis yang menarik sekali! Pemilihan lokasi cerita yang di dunia ciptaan penulis sendiri juga bagus. Novelnya enak dibaca dari awal sampai akhir ^^
Mungkin kekurangannya ada di dialognya. Bentar 'nggak', bentar 'tidak'. Yeah, tapi ini masalah selera aja kok. Lalu menurut saya, adegan aksinya kurang. Antagonis juga cuma muncul di akhir dan kalah begitu saja. Saya berharap sih bisa diperbanyak aksinya. Soalnya science fiction biasanya full action. Hehehe

Segitu aja ya. Keep it up! ^^
Profile Image for Naomi Chen.
232 reviews14 followers
June 13, 2015
Not much interesting for a fantasy-genre novel.

*just realized that I'm quite 'high standard' on this genre*

a good idea to make own tribes and own setting, and once again, forbidden love just like twilight did. The climax is.. what should I said.. err.. maybe it's quite good, but not really acceptable. maybe I just have silly mindset that fantasy story better have more pages than general one. I don't get enough about the fantasy's explanation, and.. what the hell with android's and modern technology mixed up with archery (Debra's) ? usually I can imagine the setting while reading fantasy novel.. but this time, I just can't. is it futuristic, or somewhat? I just imagine that the setting is similar to one of J-drama's setting on 2013 starred by Kimura Takuya, the title is Ando Lloyd - A.I knows love! -

but.. as long as using imagination, I guess all genre of fantasy novel is 'acceptable', I think.

at the end, I just want to give 2.5 stars for this novel.
Profile Image for Rikho Orariri.
12 reviews1 follower
October 26, 2015
Menceritakan tentang dua suku utama dengan kemampuan yang berbeda. Yang satu memiliki kemampuan untuk mengunci monster ganas perusak, yang satu lagi memiliki kemampuan untuk menciptakan manusia buatan dengan tujuan membangkitkan kembali sang monster.
Menurut saya ide cerita nya menarik dan menjanjikan, namun sayangnya, dieksekusi dengan tergesa-gesa. Cerita malah lebih terfokus pada romansa dua tokoh utama, sedangkan teror dan aksi hanya menjadi penghias. Akhir dari cerita pun terlalu indah.

PS: saya pribadi kurang suka dengan pemilihan nama-nama tokoh dalam novel ini, entah mengapa terasa aneh. :)
14 reviews
April 14, 2015
Temanya, walaupun sudah banyak ditemui di buku-buku luar, unik buat saya. Karena baru ini saya baca buku dystopia.

Cuma sayang setting dunianya tidak banyak terjelajahi. Monsternya yang dicerita berkesan mengerikan cuma muncul sebentar dan jadi tidak berkesan. Mungkin kurang pendeskripsian?

Banyak sekali yang masih bisa diceritakan ketimbang cerita cinta Jesse dan Violet tapi entah karena bukunya yang tipis atau memang tidak ada rencana, sisi-sisi lain cerita yang berpotensi menarik jadi tidak terceritakan
Profile Image for Rian Widagdo.
Author 1 book20 followers
November 20, 2018
Judul : 4/5
Sampul : 5/5
Pembuka : 3/5
Cerita : 2/5
Penceritaan : 1/5
Bahasa : 2/5
Penutup : 1/5
Layout : 3/5
Blurb : 4/5

TOTAL : 2,78/5

*Rekomendasi : 2/5

Catatan:
Ide dasar ceritanya bagus, hanya diceritakan dengan buruk.
Displaying 1 - 14 of 14 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.