Jump to ratings and reviews
Rate this book

Langit Mengambil

Not yet published
Expected 28 Jan 26
Rate this book
Air mata punya kebijaksanannya sendiri. Ia hadir ketika beban terlalu berat untuk diungkapkan dengan kata-kata. Ia tmenjadi ruang bagi luka untuk bernapas. Dan air mata adalah bahasa tubuh yang paling jujur. Sejak tragedi keji merenggut rahimnya, Tara kehilangan bukan hanya mimpinya, tapi juga air matanya. Dia mencoba segala cara untuk bertahan, tapi tak ada harapan yang tersisa setelah impiannya dan Raka untuk punya anak diambil langit. Rumah tangga mereka menjelma menjadi sandiwara di atas panggung tanpa penonton, penuh luka yang tak terucapkan.

Raka percaya luka Tara hanya bisa pulih jika dia berani menatap traumanya. Yang tidak pernah dia duga, Tara sudah lebih dahulu memilih jalan berselimut dendam yang bukan hanya bisa menghapus sisa cinta yang masih mereka miliki, tapi mengancam nyawa Tara dan orang-orang yang dicintainya.

336 pages, Paperback

Expected publication January 28, 2026

30 people want to read

About the author

Ika Natassa

25 books2,367 followers
IKA NATASSA is an Indonesian author who is also a banker at the largest bank in Indonesia and the founder of LitBox, the first literary startup of its kind in the country, which combines the concept of mystery box and onine promotions for writers.

She loves writing since since was a little kid and finished writing her first novel in English at the age of 19. She is best known for writing a series of popular novels focusing on the lives of young bankers in Indonesia. Her debut novel A Very Yuppy Wedding is published in 2007, and she has released six books since: Divortiare (2008), Underground (2010), Antologi Rasa (2011), Twivortiare (2012), dan Twivortiare 2 (2014), and Critical Eleven (2015). A Very Yuppy Wedding is the Editor's Choice of Cosmopolitan Indonesia magazine in 2008, and she was also nominated in the Talented Young Writer category in the prestigious Khatulistiwa Literary Award in the same year. She loves to experiment with writing methods, Twivortiare and Twivortiare 2 are the two novels she wrote entirely on Twitter. Antologi Rasa and Twivortiare are currently being adapted into feature films by two of the most prominent production houses in Indonesia.

Natassa is also one of the finalists of Fun Fearless Female of Cosmopolitan Indonesia magazine. In 2008, she was awarded with The Best Change Agent at her company for her active role in corporate culture implementation in the bank, and in 2010 she was awarded for 2010 Best Employee Award. Her success in maintaining a career at the bank whilst pursuing writing as her other passion led to her being awarded awarded as the Women Icon by The Marketeers in 2010.

Out of the love of books, in 2013 she founded LitBox, a brand new concept she's in introducing to readers in Indonesia. It's the first literary startup company of its kind, aiming to provide readers with recommended books, to help writers get their writings read by people, and to help publishers introduce new talents to the market. On July 2014, she commenced a social movement campaign to promote the joy of reading called Reading is Sexy, so far supported by Indonesian and regional public figures such as Acha Septriasa, Jason Godfrey, Hamish Daud Wyllie, Karina Salim, Ernest Prakasa, Mouly Surya, and many more.

Twitter and Instagram: @ikanatassa
LinkedIn: Ika Natassa
Personal website: www.ikanatassa.com

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
3 (37%)
4 stars
4 (50%)
3 stars
1 (12%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for Sintia Astarina.
Author 5 books359 followers
Read
January 13, 2026
Tara adalah seorang jurnalis yang sangat mencintai pekerjaannya. Hidupnya teramat bahagia bersama Raka, suaminya yang seorang dokter. Namun siapa sangka, kebahagiaannya harus terenggut oleh sebuah tragedi keji, hingga takdir mengubah hidupnya 180 derajat. Ia berusaha mencari keadilan, tapi bukan “itu” yang ia butuhkan sebenarnya.

***

Kalau boleh jujur, ini adalah karya pertama Ika Natassa yang kubaca. Berproses dengan karya ini rupanya cukup menguras emosi. Bukan cuma karena plot dan alur ceritanya, melainkan bagaimana penulis mengisahkan adegan demi adegan dengan sangat lambat.

Meski novel ini dicacah ke dalam sub-bab kecil, seolah ada yang terus menginjak rem saat pembaca sangat ingin memilih pedal gas. Banyak stok sabar harus disiapkan untuk menguak apa yang terjadi dengan Tara dan bagaimana resolusi akhirnya bersama Raka.

Kendati begitu, Langit Mengambil benar-benar mengajarkanku banyak hal,
1. Setiap orang pasti punya luka dan traumanya masing-masing. Butuh waktu yang nggak sebentar untuk sembuh.
2. Memahami stress language itu perlu, bukan cuma love language aja. Dengan memahami bahasa ini, kita jadi tahu sebenernya apa sih yang dibutuhin oleh kita atau pasangan.
3. Coping mechanism bukan cuma soal bertahan melainkan bagaimana kita meregulasi emosi, mengambil kendali, juga terus bergerak tanpa harus merasa kehilangan diri sendiri.
4. Setiap orang punya caranya sendiri untuk mencintai.
5. Kita semua adalah perempuan berharga. Beruntunglah kita memiliki support system yang selalu memahami, memvalidasi, dan selalu ada untuk kita.

Kalau kamu suka tipe novel yang jujur apa adanya dan juga membahas isu keperempuanan, novel ini boleh kamu pertimbangkan untuk jadi bacaan selanjutnya.
Profile Image for cel.
96 reviews5 followers
Review of advance copy received from Publisher
December 31, 2025
buku ini menurut gue karya Ika Natassa yang paling beda dari yang lain. dan gue setuju kalo pada bilang ini buku "dark"-nya Ika Natassa.

ceritanya cukup bikin ngilu untuk dibaca seorang wanita, karena tentang bagaimana seorang wanita mencoba berdamai tentang masa lalu yang membuat ia merasa tidak pantas menjadi seorang wanita. ada beberapa hal yang triggering sebenarnya, tapi masih bisa diterima oleh gue. dan kalau boleh jujur, gue suka sama buku ini.

menurut gue, di buku ini juga nggak terlalu fokus ke romansanya yang bikin gue ternyata tetep enjoy aja sama ceritanya. biasanya Ika Natassa selalu ada latar Amerika di ceritanya, kali ini 100% di Jakarta (yang bikin ceritanya semakin dekat dengan pembaca).

gue harap, nggak ada yang relate sama ceritanya, tapi percayalah kalau cerita ini ada di sekitar kita.
Profile Image for AmaratDT.
3 reviews
Review of advance copy received from Author
January 16, 2026
The story is about Tara and Raka, where Tara faced violent action and made her unable to have a child. The backside of the story is about online gambling, a sensitive topic in this country. I admire how the author describe it, although the act and consequences for the protagonist a little bit unworthy. It is a good book, as usual, the author is very good at describing the underneath feeling, the action and reaction, and also the ending of the story. Two thumbs up for Ika !
Displaying 1 - 3 of 3 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.