Jump to ratings and reviews
Rate this book

Aktivisme di Persimpangan Jalan

Rate this book
Apakah manusia modern lupa bahwa dirinya memiliki hak untuk hidup adil dan sejahtera?

Menyikapi pertanyaan tersebut, Fatia Maulidiyanti mengajak kita melihat bagaimana hak asasi manusia diperjuangkan melalui negosiasi dan konfrontasi sekaligus, dari berbagai macam konteks dan fenomena, secara lebih dekat melalui pengalaman pribadinya mengadvokasi HAM.

Terdorong oleh inspirasi, observasi, dan perasaan menggebu-gebu khas anak muda; mulai bergelut dengan kerja-kerja lapangan pada berbagai kasus, dari Jakarta sampai Papua, perempuan, anak-anak, kelompok marjinal lain; hingga menjumpai tantangan menyuarakan keadilan di hadapan kekuasaan pada titik sempit kehidupan advokasi hak, Aktivisme di Persimpangan Jalan menjadi medium dokumentasi sekaligus refleksi bersama.

Bahwa pendewasaan ditemukan dalam proses paling sulit yang tak pernah terbayangkan. Keberanian menemukan alternatif praktik dan makna baru dalam proses panjang dan gigih. Perjuangan bukan milik satu generasi, melainkan warisan yang diteruskan antargenerasi, melahirkan keberanian yang semula naif menjadi tak tergoyahkan.

Apakah kita ingin mengingat sekali lagi bahwa manusia pada dasarnya punya hak untuk hidup adil dan sejahtera? Mari mulai membersamai aksi yang berkeadilan bagi sesama.

171 pages, Paperback

Published December 5, 2025

1 person is currently reading
18 people want to read

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
0 (0%)
4 stars
1 (100%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
Profile Image for Puty.
Author 9 books1,417 followers
Read
January 2, 2026
Buku ini ditulis oleh Fatia, seorang aktivis HAM, yang rasanya jadi jauh lebih dikenal setelah kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik terhadap Luhut Binsar Pandjaitan bersama Haris Azhar.

Ya, buku ini menyinggung kasus tersebut. Namun, lebih dari itu, buku ini membahas pentingnya aktivisme, bersuara, dan partisipasi bermakna terutama bagi orang muda. Semua disusun dalam tiga bab yang dibuka dengan pengalaman pribadi Fatia terjun ke dunia aktivisme HAM. Ada berbagai wawasan dan undangan di dalamnya, mulai dari cerita mendampingi terpidana hukuman mati, hingga peran organisasi masyarakat sipil dalam memperjuangkan perubahan. Tentu ada juga bahasan tentang bagaimana media sosial dan 'aktivisme online' mengubah lanskap pergerakan.

Menurut saya, buku ini bagus sekali dibaca oleh para orang muda yang peduli dan ingin bersuara. Bahkan di bab 2 ada kiat-kiat singkat berangkat demo, loh!
67 reviews
February 28, 2026
Sebuah buku pedoman untuk menjaga pergerakan dan energi untuk tetap melawan elitis yang terus merepresi orang-orang.

Banyak hal praktikal yang bisa langsung diterapkan namun masih ada yang kurang. Aku akan berpikir dulu untuk mencernanya nantinlanjut nulis di sini.
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.