Jump to ratings and reviews
Rate this book

Jakarta Selintas Aram

Rate this book
Jam sembilan pagi, kebaya, dan ruangan yang penuh pepat. … Ada pengantin gugup, tamu-tamu bersemangat; dan rumah tua di tengah-tengah Jakarta menjadi saksi terciptanya keluarga baru.

5 tahun sejak pertama bertemu sudah berlalu. Bulan Januari ini, ada anak yang kabur, diary yang dibongkar, rahasia yang dibagi, dan pernikahan. Sekali lagi menelusuri kota dalam ingatan, kali ini Emina mengunjungi tempat-tempat lama di tengah kemacetan, di bawah matahari, berdampingan dengan kenangan sendiri.

316 pages, Paperback

Published January 3, 2026

26 people are currently reading
82 people want to read

About the author

Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

39 books1,435 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
24 (53%)
4 stars
16 (35%)
3 stars
5 (11%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 22 of 22 reviews
1 review
Review of advance copy received from Author
January 7, 2026
Satu kata untuk Jakarta Selintas Aram: 𝘩𝘦𝘢𝘳𝘵𝘸𝘢𝘳𝘮𝘪𝘯𝘨!

Aku punya ekspektasi yang cukup besar mengingat aku sangat jatuh cinta dengan buku 𝘱𝘳𝘦𝘲𝘶𝘦𝘭-nya alias Jakarta Sebelum Pagi.

Namun, Jakarta Selintas Aram memberikan pengalaman berbeda dari buku sebelumnya, meski bercerita melalui tokoh yang sama, seperti mencoba menyentuh bagian-bagian tersembunyi di dalam diri yang belum terselesaikan.
Buku ini memberikan pembenaran dan jaminan kalau tidak apa-apa untuk bernafas sejenak, tidak apa-apa untuk menjadi diri sendiri, tidak apa-apa untuk memproses semua yang terjadi pelan-pelan dan semua tidak harus terjawab sekarang.
Bagiku, pengalaman membaca kali ini seperti dipersilakan untuk merasakan hal-hal yang selama ini terabaikan dan menjadi manusia seutuhnya.

Setiap tokoh diberikan kesempatan untuk berbicara dan mendengarkan. Mereka juga saling memberikan arti bagi satu sama lain. Rasanya, tiap tokoh memang tercipta untuk satu sama lain, sebagai anak-orang tua, sahabat, rekan kerja, cucu-kakek, cucu-nenek, orang asing menjelma keluarga, dsb. Banyak sekali ungkapan tokoh yang jujur, menenangkan sekaligus mampu memvalidasi perasaan siapa saja yang selama ini tidak diberikan ruang untuk merasa. Aku cinta banget sama Rumah Panti Jompo dan seisinya!

Karakter tokoh di buku ini mengalami pengembangan karakter yang baik. Mereka berpikir, berefleksi, tidak lagi menghindar dan membiarkan diri mereka masing-masing mengakui kesalahan sembari saling "memeluk" dan menguatkan bagi satu sama lain.

Anehnya, meski diawali dengan perpisahan, isi dari buku ini justru kehangatan dan kebersamaan. Bagaimana setiap tokoh dengan masing-masing karakter uniknya bukan saling bersebrangan tapi justru melengkapi satu sama lain bahkan mampu mengingatkan satu sama lain untuk bisa menerima dan menyayangi diri sendiri.

𝘒𝘢𝘮𝘶 𝘣𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘢𝘱𝘢 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘣𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘮𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘱𝘢 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘥𝘪𝘳𝘪𝘮𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶, begitulah buku ini berbicara.

Alur cerita terbilang bergerak cukup lambat, tapi mahfum, karena memang seharusnya begitu, Emina sebagai tokoh utama di buku ini sedang beristirahat dan me-redefinisikan banyak hal di dalam hidupnya. Ia mencoba mengenali luka-lukanya bersama orang tersayang, pelan-pelan. Jadi, 𝘵𝘢𝘬𝘦𝘴 𝘵𝘪𝘮𝘦, dan gak apa-apa karena gak membuat bosan.

Humor Emina di buku ini sungguh lucu, jujur lebih lucu dari buku sebelumnya, haha. Namun, ucapannya yang melanglang buana random-nya, membuatku sebagai pembaca harus menajamkan fokus dan beberapa kali harus mengingat kembali apa poin dari narasi yang ingin disampaikan. Butuh pembiasaan dan tentunya waktu untuk terbiasa, tapi jujur, terasa 𝘨𝘰𝘰𝘧𝘺 sekali kalau sudah "masuk" ke dalam perangkap ke-random-an Emina.

Aku pengen bilang terima kasih sama buku ini, beneran. 𝘖𝘯𝘦 𝘵𝘩𝘪𝘯𝘨 𝘪 𝘬𝘯𝘰𝘸, buku ini buat diriku gak memaksakan dirinya untuk cepet-cepet buat keputusan, cepet-cepet gak sedih, cepet-cepet harus tau mau ngapain.

𝘚epanjang membaca-nya, aku merasa dimengerti, merasa sangat aman, dilindungi, diterima dan gak dihakimi.

𝘐𝘵 𝘵𝘦𝘭𝘭𝘴 𝘺𝘰𝘶 𝘵𝘩𝘢𝘵, kamu valid kok buat merasakan itu semua, jangan mengecilkan perasaan dan pengalamanmu sendiri; kamu juga gak perlu jadi siapa-siapa karena jadi diri kamu sendiri bukan kesalahan yang harus disesali.

Seperti pulang, itu perasaan yang lekat selama membaca buku ini.

𝘚𝘰 𝘪 𝘨𝘢𝘷𝘦 𝘪𝘵, 4 𝘴𝘵𝘢𝘳𝘴!
7 reviews
January 14, 2026
Seneng banget bisa ketemu lagi sama Emina (my professional yapper) di JSA, setelah sebelumnya dibuat jatuh cinta sama kerandomannya di JSP.
Jujur, waktu tau kalau JSP akan ada sequelnya, aku punya ekspektasi yang cukup tinggi, dan untungnya, semua terbayarkan setelah selesai baca novelnya.

Yang dikangenin dari Emina tuh, narasi ngelantur dia, di mana sebenarnya, kalau meleng dikit, kita akan lupa sebenarnya dia lagi bahas apa. Cuma, berhubung aku (kadang) sama ngelanturnya kayak dia, jadi ngga sulit untuk menyimak apa inti pembahasannya. Sampai sekarang masih agak ngga nyangka sih, ternyata selera humorku sama Emina cocok banget, dia makin lucu di sini toloooooongggggggg aku sayang banget sama Emina.

Tapi meskipun di sini Emina lucu bangetttt, karena hobi ngelanturnya dia, aku merasa di sini dia keliatan wise bangettt, dan ada beberapa bagian juga yang memperlihatkan sisi rapuhnya dia—which is membuat aku ikutan mellow. Aku ikut sedih waktu dia cerita tentang Ibunya, juga tentang kebingungan dia soal perasaannya.

Tapi untungnya Emina punya para penghuni Rumah Jompo (favoriteku tetap Pak Meneer), jadi semua perasaannya divalidasi dan bikin aku seperti diingatkan kembali kalau ngga ada kriteria yang harus dipenuhi untuk merasa sedih, kita tuh berhak sedih, meskipun atas keputusan yang kita buat sendiri. Juga untuk tidak pernah mengecilkan apa yang kita rasain.

Bersama buku ini aku juga ikut belajar kalau, ngga apa-apa kok mengambil waktu rehat untuk mencari tahu, ngga apa-apa kalau memang masih bingung, kalau semuanya itu butuh proses, dan ngga semua masalah harus cepat-cepat ketemu solusinya, karena kita ngga sedang dikejar apa-apa. Pelan-pelan saja, kalau kata semua orang di novel ini (dan Tantri Kotak).

Meskipun diawali dengan perpisahan —jujur aku kayak anak yang orang tuanya cerai waktu mereka putus— tapi aku merasa hangat ketika baca keseluruhan ceritanya, karena kadang memang suatu hubungan itu ngga perlu dilabeli, cukup kita saling peduli dan saling sayang aja, ngga perlu juga ada dokumen yang mengikat, yang penting adalah perasaan kita masing-masing. Dan semua karakter di sini memenuhi kriteria itu.
Profile Image for Orel. .
8 reviews
January 13, 2026
Aku lebih suka buku Jakarta Selintas Aram ini karena Emina lebih terbuka sama apa yang dia pikirkan dan rasakan. Di buku ini, interaksi antar karakternya ada banyak. Topik yang dibahas juga jadi lebih banyak. Dari perubahan status hubungan Emina san Abel, Suki yang merasa stuck di tempat, dairy Ayah Emina, hubungan Nissa dengan tetangganya, pengaruh perilaku orang tua kepada anak, hubungan Nin dan Pak Meneer, diskriminasi yang dirasakan oleh perempuan di tempat kerja dan bagaimana hal itu bisa mempengaruhi diri sendiri orang sekitar, dan masih banyak lagi.

Kalau di buku pertama poin utamanya adalah di surat misterius, di buku ini, adalah diary Ayahnya Emina. Menurut aku, buku ini rasanya hangat. Lebih hangat dari sebelumnya. Bukunya juga menyuguhkan kompleksitas perasaan manusia. Emina merupakan salah satu karakter paling kompleks tentang perasaannya. Tapi, untungnya, di buku ini, Emina lebih straightforward tentang perasaan dan pikirannya. Sebenarnya, aku masih ngerti gak ngerti dengan alasan kenapa Emina meminta putus. Hipotesisnya adalah kalau Emina bisa saja aroace, atau, ya, sekedar commitment issues aja, bisa juga karena, kemungkinan, Emina ADHD, yang bisa menyebabkan seseoang susah untuk berkomitmen. Kan. Perasaan manusia ribet banget. Jadi, dengan ini, aku berharap akan ada buku ketiga. 😭🥹🙏🏻 overall, a 6 stars read from me!
Profile Image for Amira.
9 reviews
January 12, 2026
I'm def craving to have an Abel and Emina kind of relationship. I love how their thing develop in their own way, saya juga dapat banyak pelajaran dari bagaimana Emina menjalani hidup, (additional; I love her whimsy).

I LOVEEE SUJU SO MUCH, I love how Ziggy represents so many people in her book.

While reading this, I lost my focus a lot, jadi harus baca beberapa bagian berulang-ulang supaya sadar ini lagi bagian apa sih, lagi ngomongin apa sih, lagi ngomongin siapa sih. My bad wkwk.

And I hope Ziggy write an entire book about Emina and Abel only. (karena di buku ini fokusnya ke Keluarga Para Jompo kan ya...)

Intinya, this book is heartwarming, I love it. Thanks Ziggy <3
1 review
January 14, 2026
Siapa sangka di awal tahun ini aku bisa "pecah telor" menyelesaikan satu buku bacaan. Tapi ya gimana, this sequel is so addicting—at least for me. Hehe.

Seperti yang tertera di sampulnya, buku ini adalah babak baru dari Jakarta Sebelum Pagi. Kalau kita flashback sedikit, buku sebelumnya menceritakan pertemuan Emina, Abel, Suki, dan beberapa tokoh pendukung lainnya. Everything was only on the surface.

On the other hand, Jakarta Selintas Aram has much more depth. Gak hanya fokus pada dua karakter utama, kita juga diajak mengenal lebih dekat latar belakang karakter pendukung lainnya.

Emina dan Abel dengan dinamika hubungan mereka dan masa lalu; Nissa, Pak Nissa—sorry banget sampai lupa namanya, HAHA; Aram dengan urusan keluarga dan tetangganya; Suki dengan konflik internal dan eksternalnya; hingga Para Jompo dengan, ya adalah uruan mereka. Terkesan rame banget, ya? Tapi Ziggy bisa menjabarkan semua itu dengan porsi yang pas di setiap babnya. Gak ada yang terasa memaksa untuk diperhatikan, atau luput dari perhatianku sebagai pembaca. Semuanya pas, aku suka banget.

Kalau dari segi cerita, I LOVE IT SO MUCH! Semua narasi tersusun rapi—you know what I mean? Walaupun karakternya banyak, aku tetap paham siapa yang sedang diceritakan. Everyone has their own charm, dan karakternya sangat konsisten dari awal sampai akhir. I have to point out how Ziggy builds everyone’s character development so beautifully; it gave me a sigh of relief after finishing it.

Oh, an honorable mention untuk Suju alias Subhan Junior, HAHA! Karakter ini lucu banget. Kok bisa ya kepikiran memasukkan karakter seperti Suju ke dalam cerita? Suju Suju ini gak bikin cerita makin "sumpek," kehadirannya malah bikin makin seru. Mungkin aku agak bias ya, soalnya aku suka banget seri novel Ziggy yang satu ini.

A right portion of laughter, sadness, hope, and everything nice. Just the right book to start the new year.
Profile Image for ileftmybookshere.
218 reviews83 followers
January 11, 2026
Gatau mau komen apalagi, ini sequel yang worth to read bener!! 😆💪🏻 karena ngobatin kangen sama Abel dan Emina. Mereka berdua masih sama tapi udah berkembang lebih baik☝🏻 Aku sangat menikmati plot yang disuguhi kak Ziggy, banyak banget pesan yang disampaikan secara halus melalui pemikiran dan percakapan si Emina yang absurd itu, mulai dari tentang relationship lalu hubungan orangtua dan anak sampai pada akhirnya bahas juga soal korban s*xual harrasment. Semuanya itu terangkum dalam kisah absurd nan kocaknya Emina, aku bener-bener terhanyut sama ceritanya yang emang POV si Emina ya jadi segala macem pemikiran kocak dia tuh tersampaikan!🤏🏻 Buatku, plotnya okay banget and it’s beyond your typical romance story!

Alurnya gunain alur maju dengan beberapa flashback lewat dialog tokohnya dan flow alurnya dari awal sampai akhir enak banget ngalirnya👍🏻 walau memang ada beberapa parts aku rasa agak bosen dikit cuma secara keseluruhan, aku suka sama pace bukunya yang pas banget! Gak cepet dan gak lambat juga, mantep deh!✨ And then, narasinya as always khasnya kak Ziggy! Absurd, puitis dan penuh makna tersirat tapi tetap dengan gaya bahasa yang lugas walau memang gak bisa dimengerti sekali baca tapi tetap menyenangkan buat dibaca xixixi🤭 love it! Mungkin berat di telling-nya karena ini POV orang pertama jadi lebih banyak dijelaskan daripada diperlihatkan.

Tokoh dan penokohannya aku suka, perkembangan karakter mereka keliatan dan aku suka dengan perubahan demi perubahan yang dialami Emina maupun Abel jadi mereka keliatan lebih dewasa dibandingin di buku pertamanya✌🏻 Terus di samping Emina dan Abel, ada tokoh-tokoh pendukung seperti Nissa, Suki, Datuk, Pak Meener, Nin dan masih banyak lagi yang unik dan sangat memberi warna ke cerita ini jadi selama baca, aku happy dengan kehadiran mereka! Bikin seru aja gitu ceritanya dan banyak celutukan mereka yang related juga, suka deh sama penokohannya!

Lastly, banyak pelajaran yang bisa diambil dari JSA ini. Salah satunya, cinta gak selalu datang dari status pacaran atau pernikahan melainkan bisa lewat persahabatan dan kepedulian yang justru bertahan lebih lama daripada janji💛

Overall, it’s a great fiction and as always, kak Ziggy berhasil bikin aku jatuh hati sama ceritanya lagi so, aku highly recommended this book buat yang suka cerita-ceritanya kak Ziggy dan juga yang udah baca Jakarta Sebelum Pagi!✨
Profile Image for kalya.
2 reviews
January 16, 2026
if JSP talks a lot about loneliness and how each character deals with their own grief, then JSA feels like their healing and acceptance process. the story pace is slower and lighter, yet the conversations are still filled with deep meanings.

menurut gue, gaada character yang useless atau asal taro aja di sini sih, every character has their own charm and a well-written character development.

terusss kalo di JSP emina is pictured as someone yg absurd, nyeleneh, and has weird thinking process, DISINI DIA LEBIH ABSURD DAN LAWAK LG WKAKAKA but it’s also balanced with her wise nature gitu. she’s open-hearted, a good listener, and always tries her best to become everyone’s safe haven, even though she’s also the one who needs it the most di sini.

ALSO ABEEELLL MY LOVE, in this book, he’s even wiser dan lebih stable. despite how different his personality are compared to Emina dan semua limitationsnya, he still manages to be such a good partner by always being there for her and truly listening to her. jujur gw kecintaan sm mereka pls menikah demi gwe.

overall, gue sukaaa bgt bgt, baca ini tuh kayak nostalgia dan happy karena bisa ketemu sama semua characters di JSP lagi, pls baca they’re all so loveable!!! I also personally feel this book feels like a warm hug I didn’t know I needed gitu, gue nangis moengil pas baca krn kayak bbrp lines BENERAN RADA KENA DI GUA. intinya i love emina, abel, dan semua oraaang di buku ini.
Profile Image for Carissa Sometimes.
57 reviews
January 14, 2026
3.5/5 bintang! membaca Jakarta Selintas Aram menghangatkan hati kembali setelah reuni dengan karakter-karakter tersayang yang masih unik, heboh, bikin ketawa tapi juga bikin nangis. kalau di Jakarta Sebelum Pagi kita diperlihatkan bagaimana Emina dan Abel menemukan satu sama lain, di Jakarta Selintas Aram kita diperlihatkan bagaimana perpisahan mereka membawa penerimaan baru terhadap perasaan yang dimiliki pada satu sama lain. mengharukan juga melihat sisi rapuh dan bijak Emina di buku ini.

menurutku hal-hal di atas cukup merepresentasikan sudut pandang baru dari Jakarta Selintas Aram, tapi aku merasa plot-nya masih bergulir dengan cara yang serupa dengan Jakarta Sebelum Pagi. hal ini sempat membuatku bertanya-tanya akan motivasi sesungguhnya dari cerita ini, karena di beberapa bab fokus dari tujuan utamanya cukup teralihkan, dan aku sempat tertipu sosok berkebaya encim di sampul itu Emina... hehe...

Overall, Jakarta Selintas Aram adalah buku yang hangat untuk dibaca di awal tahun. seperti judulnya, kita tetap diajak berjalan-jalan menyusuri Jakarta, tapi juga mengingatkan kita tentang arti rumah dan keluarga. Cerita yang diawali dengan perpisahan, tapi malah mampu mengeksplorasi lebih dalam kerumitan perasaan dan hubungan Emina dan Abel, ditambah drama-drama kecil (maupun besar) karakter lainnya seperti Pak Meneer, Nin, Suki, Suju, dan lainnya, sekali lagi menunjukan kepintaran Ziggy mengemas isu yang cukup berat dengan komedi dan drama sehari-hari, serta diskusi panjang tentang babi.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for cel.
96 reviews5 followers
January 11, 2026
pas baca buku ini jadi merasa kalau ini beneran kayak kebalikannya Jakarta Sebelum Pagi. kalau pas baca JSP, entah mengapa merasa kalau latarnya tuh banyakan di malam hari karena midnight excursion dalam membaca jejak-jejak Pak Meneer, kalau di Jakarta Selintas Aram ini kayak bagian terangnya karena ada noontide jaunting!

setelah eminabel pacaran selama 4 tahun (CMIIW ya guys), akhirnya mereka harus putus. WALAU JUJUR GUE SEDIH BANGET, tapi siapa sangka justru malah banyak banget crumbs-nya mereka yang lucu dan menggemaskan padahal HTS-an (jangan ditiru!!). ditambah, jokesnya Emina tuh jadi makin lucu sumpah kayak AOKWOWKOWK iya lagi (kata gue kk ziggy emang udah cocok jadi pelawak).

buku ini juga ringaaaann banget dan tiap bab ada ilustrasinya (so happy). lebih fokus membahas tentang latar belakang karakter yang ada di universe ini, kayak Nin, Suki, Nissa, Pak Nissa, dan Suju (new character unlocked). tapi gak boong deh, abis baca buku ini, the urge to having someone to talk to is getting higher!! seru banget rasanya kalau yapping kita bisa didengerin sama orang.

tapi kayak ADA SEDIHNYA juga hiks (bukan waktu eminabel putus) (walau IYA). sedihnya itu karena masih banyak orang yang merasa gak layak untuk showing up their feelings just because it's not a big deal for everyone. padahal kan yang tau hal itu besar atau kecil kan kita bukan orang lain. jadi semua perasaan itu valid, gak peduli besar atau kecil bagi orang lain.

UDAH GITU AJA YAPPINGNYA. kalau mau baca ini harus baca JSP dulu yaaahh.
Profile Image for anaklusmos.
44 reviews
January 16, 2026
i wouldve cried if i read this on my high school year…… full of comfort…… setipe sama tatbilb3…… sumpah rasanya kayak dipeluk dan ditenangin dan dibuat yakin kalau semuanya bakal baik-baik aja

banyak kalimat yang aku suka dari buku ini cuman aku ga tandain supaya jika suatu hari nanti aku butuh untuk membaca kalimat itu, aku bisa melintasi setiap halaman dari buku ini lagi dan merasa disayang setiap membalik lembarannya
Profile Image for naga.
450 reviews96 followers
January 7, 2026
Sekuel selalu mendebarkan, terutama kalau buku pertamanya adalah buku kesukaanmu nomor wahid. Cerita yang diakhiri dengan menyenangkan mendadak bisa berubah di sekuelnya.

Waktu tahu kalau Emina dan Abel putus di JSP 2 aku ketawa histeris karena 1.) 5 tahun lalu, Ziggy membalas refleksi pembacaanku untuk JSP setelah 5 tahun kelahirannya dan bilang kalau dia buat sekuel untuk kisah ini, Emina dan Abel sudah enggak bersama—which means, with the sequel announcement, she really DID THAT; 2.) Itu ide yang menyenangkan dan bisa membuka jalan bagi SECOND CHANCE ROMANCE!; 3.) Aku kurang pintar menanggapi berita buruk. Menjelang buku ini terbit, aku mulai gelisah karena ternyata aku sangat peduli dengan ferganivalis sebagai pasangan 3

Aku banyak berhenti pas baca ini—ini pembacaan pertama, jadi review ini mungkin bisa berubah sewaktu-waktu; aku tulis ini begitu selesai baca—soalnya bukunya LUCU dan aku banyak nangis selama 5 jam aku baca.

Kalau JSP sangat lantang soal kesepian dan kegelisahan, JSA menawarkan pelukan dan penerimaan. I think, JSP was hopeful—although very sad because it talks more about how the characters deal with grief, but JSA is ... even better. Di buku ini juga membicarakan perpisahan (I mean it's literally about a break up LMAO) dan bagaimana menerima dan berdamai dengan itu. JSA banyak membahas soal bentuk hubungan, since it's ferganivalis' whole deal.

Guys sorry ternyata nyampe sini rada mandek karena malah balik sesenggukan mikirin mereka lagi (not in a sad way) #INTINYADEH PLEASE BACA JSPU (Jakarta Sebelum Pagi Universe) alias JSP & JSA (sy akan kembali review beneran kapan-kapan)
Profile Image for cia.
68 reviews
January 16, 2026
suka banget sukasukasuka. I love this more than I love JSP which is saying something.

I went in with no expectations — cuma tau premise-nya abelemina (or, as I like to call them, ferganivalis) putus, tapi joke’s on kak ziggy karena I love second chance romance. I wasn’t expecting (hah katanya gaada ekspektasi) a commentary on grief, life choices, mother-daughter relationships, rukun bertetangga, bahkan LANGUAGE & TRANSLATION DISCOURSE I LOVE YOU KAK Z. emina adalah aku aku adalah emina #asbunholic.

I do have to put trigger warnings for non-graphic discussions on sexual assault & semi-graphic suicidal ideation. these discussions though were done very tastefully and I applaud kak ziggy for that. on another less serious note, thank you kak z for confirming abel is a december capricorn sun. next please confirm is he a pisces venus? he has to be.

kalau masih ragu baca ini, don’t be deterred by the ferganivalis breakup — it’s honestly such a small part of the story. please semuanya baca ya huhuhu buku terbaik 2026 #IZIINNN. I love you ferganivalis… salam Your mother wouldn’t approve of how my mother raised me but I do I finally do ☝🏻
Profile Image for hoyyikozi.
100 reviews
January 18, 2026
aku sedih banget udah selesai baca buku ini. sedih banget banget banget. rasanya kayak gak rela pisah sama emina dan semuanya. tolong aku patah hati….. i feel very connected to the characters as if they were alive. huhuhuuuuuhuhu emina tuh effortlessly funny, smart, kind, and i love the way her mind works. i adore her. ih sumpah ya aku mau dong yang kayak abel juga…? yang kayak suki… kayak nissa… datuk, nin, pak meneer, AND SUJU!!! and aram! i love them so much to the point that it hurts badly. TAPI YAUDAHLAHYAAHH TERIMA KASIH UNTUK KNOWLEDGE PER-TAHU-AN & PER-BABI-AN (di JSP) aku jadi sangat bahagia
1 review
January 11, 2026
🥹🥹🥹🥹🥹🥹🥹🥹🥹🥹🥹🥹🥹 bery bery heartwarming book. I LOOOOOOOOVVVVVEEEEEEEEEE EVERYONE emina, abel, nin, nissa, pak nissa, aram, pak meneer, datuk, suju &&&&&& SUKI!!!!!!!!!!!!!!! suki bob era pasti cantik banget ya…… mau liat…….. jujur, pas baca blurbnya kirain putus berarti abel dan emina udh gabakal komunikasi lagi TAPI KOK………. cium-cium??? terus buku ini kaya mgomong “gak apa-apa, pelan-pelan aja ya.” setiap page. DUH AKU PENGEN IKUT TINGGAL DI RUMAH PARA JOMPO
Profile Image for r.
44 reviews
January 17, 2026
reading this book feels like being warmly welcomed into a family, dan pas selesai baca, aku sedih banget karna i might not get to meet them again for who knows how long.

this book is so different from JSP (in a good way). i felt relieved because it explains everything, introduces everyone, and shows us everything—so we’re not left wondering. (bonus gaya pacaran abel emina yang kadang bikin iri)

aku bakal kangen my babirusa abel, and my favorite yapper, emina.
Profile Image for Ana.
15 reviews
January 17, 2026
Baca JSA rasanya kayak ngeliat anak kecil terus ketemu lagi pas dia udah SMA dan jadi super dewasa alias buku ini kok DEWASA BANGET???? Kalau JSP adalah paket lengkap maka JSA adalah paket SUPER LENGKAP + pengeTAHUan!!! Beneran jatuh cinta sama semua pengembangan karakter di buku ini terutama Emina rasanya aku mau peluk dia sampai jadi bubur tahu (walaupun aku masih belum paham kenapa dia mau putus sama Abel but you do you girl!)
Profile Image for Deca.
4 reviews
January 11, 2026
JSA gave a different atmosphere compared to JSP. It felt fresher and lighter, yet each conversation still carried deep meaning. I love how the characters continued to live their lives happily, even after everything. OH not to mention Abel was incredibly wise here!! (I need an Abel in my life)

Reading Ziggy's work is always a unique experience. I feel seen and heard after finishing JSA T__T
Profile Image for Fadilla RM.
15 reviews
January 12, 2026
i always love how Ziggy's book are telling that her Main Character always having big brain and love for bahasa.

"Tolong Jaga Rhonda."

ak sayang sekali semua karakter disini dari Emina sampaaaaaai Pak Nissa. I want to live with them too!!!!!!
Profile Image for asagal.
4 reviews
January 16, 2026
cepet selesai bacanya karena bukunya ziggy…i relate with emina (specifically di buku ini) grief took time to process, gak instan, bahkan bisa bertahun-tahun kemudian when you think you’ve moved on. tapi setelah baca masih ada beberapa hal yang menganjal sih, mungkin kurang panjang awowkwowk
Profile Image for Mourning_elf.
587 reviews28 followers
January 17, 2026
Yaampun si babi2 itu ganti jadi tahu2 sekarang, as always hiburan banget baca dari awal mpe akhir. Jokesnya ngena semua, terutama bagian LOTR karena kangen mau nonton lagi tapi gak masuk2 ke netflix fiuuh.
Profile Image for Fathimah Azzahra.
82 reviews
January 17, 2026
eh ini bagus banget😭😭 emina gettung more witty but somehow ini bahasannya DEEP banget?!! AAAKK i love rumah para jompo with all my heart HIKS
Displaying 1 - 22 of 22 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.