Sesungguhnya aku cuma penasaran dengan nama beliau yang berpulang beberapa hari lalu.
Nah, puisi-puisi yang di tulis oleh beliau ini sebetulnya bingung kudefinisikan mengingat aku kurang familiar dengan jenis puisi seperti ini. lebih ke caption bapak-bapak facebook.
Namun, aku suka sekali dengan bagaimana cara romo mudji memandang jogja dan malang dari sudut pandangnya sebagai sebuah tempat beliau menumbuhkan kreativitas dalam berkarya bersama dengan segelas kopi yang menemani sorenya.
Ya,walaupun begitu nuansa bapak-bapak facebook masih terngiang-ngiang di sepanjang puisinya.