Jump to ratings and reviews
Rate this book

Renjana Azerbaijan

Rate this book
Ke mana pun seorang anak merantau, wajah seorang ibu selalu mengingatkannya akan jalan kembali.

Seolah-olah waktu berhenti sejenak. Rasanya seperti ada kekuatan magis dalam diri wanita penjual bunga itu. Aku merasakan ikatan batin yang sangat dalam, seakan menyentuh jiwa seorang ibu yang jauh.

Amak, Iskandar rindu.

Iskandar rela melakukan apa saja demi mengangkat derajat keluarga dan mengejar mimpinya untuk berkarier di sektor minyak dan gas. Perjuangannya berbuah manis saat dia diterbangkan ke Azerbaijan melalui jalur beasiswa. Namun, di tengah hiruk pikuk kehidupan kampus, konsentrasinya buyar. Sebuah rumor santer terdengar: ada seorang eksil Indonesia yang ternyata masih hidup di tanah Azerbaijan.

Rasa penasaran Iskandar terhadap eksil Indonesia tersebut terusik setelah mengetahui bahwa orang-orang di sekitarnya mengenali sosok misterius tersebut. Bersama gadis keturunan Rusia, pemuda Azerbaijan teman kampusnya, dan pria tua korban perang Armenia, Iskandar pun memulai petualangan untuk menguak keberadaan sang eksil

Akan tetapi, petualangan itu justru membuat mereka terperangkap antara hidup dan mati pada perang berkepanjangan di Nagorno-Karabakh yang meletus di perbatasan Azerbaijan dan Armenia.

Akankah Iskandar dapat selamat dan kembali ke tanah air untuk mewujudkan cita-cita serta bertemu lagi dengan keluarga di Rokan Hulu, Riau, yang sangat dirindukannya?

334 pages

Published December 1, 2025

Loading...
Loading...

About the author

Sania Rasyid

4 books

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (13%)
4 stars
9 (60%)
3 stars
4 (26%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 8 of 8 reviews
Profile Image for aynsrtn.
621 reviews25 followers
March 6, 2026
Berkisah tentang Iskandar Bintang Terang, seorang anak rantau dari Rokan Hulu Riau. Melihat Paman Razak yang sukses bekerja di perminyakan, membuat Iskandar memiliki mimpi yang sama. Dia pun berkuliah S1 di ITB jurusan perminyakan. Lalu, setelah lulus dan bekerja, Iskandar meneruskan S2 di Azerbaijan. Sebuah negara yang dahulu merupakan pecahan Rusia, yang berbatasan dengan Asia Barat dan Eropa.

Selama studi di Azerbaijan, hidup Iskandar bagaikan naik wahana rollercoaster. Tetiba dijodohin oleh temannya kepada seorang wanita asal Rusia. Tetiba ketabrak mobil. Tetiba masuk jurang. Tetiba memecahkan teori konspirasi. Tetiba berurusan dengan Kasim Dinatra, seorang eksil asal Indonesia. Tetiba juga terjebak di perang. Lengkap dan rumit sekali hidup Iskandar di Azerbaijan.

Sebagai fiksi petualangan, aku terhanyut akan “meriah”-nya hidup Iskandar. Disuguhkan gambaran detail mengenai Azerbaijan. Bagaimana pemandangan di sana, tempat wisata api abadi, bunga khas Azerbaijan, kultur di sana, hingga polemik dan konflik politik antara Azerbaijan dan Armenia. Baca ini serasa dajak jalan-jalan oleh Iskandar di Azerbaijan.

Selain itu, riset mengenai kilang minyak dan pemecahan teori kimianya salut banget. Risetnya apik banget. Tidak hanya petualangan tapi juga mengupas ilmu perminyakan secara mendalam.

Dan benar apa yang dikatakan penulisnya di peluncuran bukunya. Ending-nya memba*****kan, haha.

Akhir kata, jika kamu suka fiksi petualangan dengan bumbu-bumbu teori konspirasi perang dan ending yang mind blowing. Maka, bisa baca buku ini.

🌹 4 bintang untuk “Renjana” dan “Metalurgi.”
Profile Image for Fri.
38 reviews
February 17, 2026
Overall, suka banget sama tema yang diangkat di buku ini. Petualangan mencari eksil di Azerbaijan. Kebetulan-kebetulan yang terjadi sama Iskandar selama mencari Kasim sebetulnya lucu, karena terlihat sudah diatur oleh seseorang. Lalu, terasa banget sih tegangnya saat Iskandar harus berjuang dan bertahan di tengah-tengah wilayah yang berkonflik. Rasanya mau teriakin di depan mukanya, "NYERAH AJA BISA NGGAK SIH???" tapi nggak bisa kan wkwk
Endingnya sih yang bikin gong banget. Like, "WOY? WOY??? WOY!!!"
Profile Image for Hayyu.
15 reviews
April 30, 2026
Renjana Azerbaijan by Sania Rasyid // Penerbit Baca, 2025 //Adventure - mystery // 326 hal.

"Membantu orang itu baik, Iskandar. Namun berhati-hatilah di sana. Lagipula, kamu sendirian di negeri orang."—hal. 137

Ringkasan :

Iskandar, seorang pemuda dengan mimpi setinggi langit, harus menunda mimpinya untuk bekerja di pertambangan minyak di wilayah Rokan Hulu. Akhirnya ia memperoleh beasiswa untuk menempuh studi S-2 di Azerbaijan.

Suatu hari, dosennya membicarakan seorang pria eksil Indonesia yang cukup terkenal di Azerbaijan. Tiada angin, tiada hujan, Iskandar ingin menemukan pria itu. Pencariannya membuahkan hasil, namun Iskandar justru terjebak dalam situasi menegangkan yang mengancam nyawa. Bagaimana Iskandar berusaha melepaskan diri dari situasi tersebut?

Ulasan :

Renjana Azerbaijan mengisahkan perjalanan Iskandar dalam menempuh pendidikan pertambangan dan perminyakan di negeri api. Berawal dari perkenalannya dengan kerabat orang tuanya di Rokan Hulu, Iskandar begitu menggandrungi dunia perminyakan sejak kecil. Ia pun bercita-cita bekerja di dunia pertambangan dan perminyakan. Dengan itu, ia menempuh pendidikan yang linear di ITB.

Pasca lulus S-1, Iskandar belerja di bidang IT karena keberuntungan sedang tak berpihak padanya. Lalu, ia melanjutkan pendidikannya di Azerbaijan dengan babtuan beasiswa. Di negeri inilah petualangannya dimulai. Ia mencari seorang eksil Indonesia di tanah Azerbaijan. Perncariannya membuahkan hasil, namun justru membuat Iskandar terjebak ke dalam situasi yang membahayakan nyawa.

Alur ceritanya cepat. Cerita diawali dengan masa kecil Islandar di Rokan Hulu dan ketertarikannya di dunia tambang dan minyak. Kisah berlanjut ke titik balik kehidupan yang membuatnya berada di Baku untuk melanjutkan studi masternya. Lalu, perjalanan hidupnya menjadi begitu cepat dengan banyak kejadian menegangkan yang Iskandar alami.

Rokan Hulu menjadi kota cerita ini dimulai. Iskandar menceritakan kehidupan masa kecilnya di sana. Lalu, Iskandar melanjutkan studi masternya di kota Baku dan beberapa kota juga ia sambangi selama berpetualang di negeri itu.

Sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang Iskandar sebagai orang pertama. Sepanjang membaca cerita ini, kita akan melihat bagaimana situasi di Azerbaijan dari kacamata seorang Iskandar. Bagaimana keindahan kotanya, bagaimana situasi politiknya, dan bagaimana perkembangan konflik yang melibatkan Iskandar di dalamnya.

Ada banyak tokoh yang terlibat dalam novel Renjan Azerbaijan.

Iskandar Bintang Terang, sebagai tokoh utama, ia memiliki karakter yang kuat. Keingintahuan dan kegigihan mengantarkannya pada dunia pertambangan dan perminyakan. Namun, karena keingintahuan itu pula, ia terjebak dalam konflik bersenjata yang membahayakan nyawa. Di sisi lain, karakternya yang tegas dan jujur patut diapresiasi. Ketegasan dan kejujurannya membuat ia mendapat sahabat yang loyal di negeri asing. Bahkan para sahabat itu rela bertaruh nyawa bersama dirinya.

Eldar dan Nikolina, sahabat Iskandar di Azerbaijan, merupakan sosok yang setia kawan, cerdas, dan loyal. Mereka membersamai Iskandar dan mendukung Iskandar dalam pencariannya terhadap sang eksil. Pun ketika terjebak dalam konflik bersenjata, Eldar dan Nikolina tidak meninggalkan Iskandar.

Kasim Dinatra, sang eksil yang dicari-cari oleh Iskandar, berkarakter yang sama baiknya dengan Eldar. Seperti orang tua pada umumnya, ia ramah dan baik kepada Iskandar. Namun, ia seperti menyimpan misteri. Dan keberadaan Kasim Dinatra menjadi jalan bagaimana Iskandar terjebak dalam konflik bersenjata itu.

Elmin dan Hovan, mereka orang sepuh yang juga baik kepada Iskandar. Kebetulan pula, mereka kenal baik dengan Kasim Dinatra yang dicari-cari oleh Iskandar. Mereka orang sepuh berjiwa muda yang pantang menyerah.

Kolega Iskandar di Azerbaijan dan keluarga Iskandar di Indonesia sangat mendukung Iskandar. Mereka siap pasang badan ketika Iskandar membutuhkan bantuan. Tipe orang-orang yang ketika mendapat kebaikan, mereka juga akan membalas dengan kebaikan.

Villain utama dalam novel ini sangat tidak terduga. Awalnya, aku menebak Feyodora (perempuan yang menyukai Iskandar) sebagai biang kerok. Ternyata, yang menjadi dalang konflik dalam novel ini justru tokoh yang tidak terduga. Konflik utamanya juga literally 'KONFLIK'. Iskandar terjebak dalam kerusuhan yang berkaitan dengan perang Nagorno-Karabakh, perang yang melibatkan Azerbaijan dan Armenia sejak keruntuhan Uni Soviet.

Pelajaran yang aku dapat dari novel ini yaitu tentang kesetiakawanan. Loyalitas dalam persahabatan sangat penting. Kehadiran sahabat dan orang terdekat sangat berdampak bagi kita. Semangat juang akan tetap berkobar ketika kita memiliki orang-orang yang mendukung kita. Bahu-membahu antarsahabat juga dapat mengantarkan kita pada keberhasilan. Selain itu, sebagai manusia, kita harus selalu menebar kebaikan, karena apa yang kita tabur pasti kita tuai.

Beberapa hal menarik yang aku dapatkan dari novel ini adalah pengetahuan-pengetahuan baru tentang Azerbaijan.
1. Yanar Dag. Api abadi yang dipercaya telah menyala selama ribuan tahun tanpa padam. Ada pula Kuil Asteshgah yang juga memiliki api abadi dan menjadi tempat ibadah penganut Zoroastrian.
2. Kondisi geografis di Azerbaijan. Perjalanan Iskandar dan kawan-kawan membawa kita menjelajahi beberapa tempat di Azerbaijan. Selain itu, Iskandar juga menjelaskan kondisi di sana saat musim tertentu dan bagaimana kehidupan sosialnya.
3. Kondisi geopolitik di Azerbaijan, khusunya terkait konflik dengan Armenia. Di novel ini, dijelaskan mengenai konflik Nagorno-Karabakh yang melibatkan Azerbaijan dan Armenia sejak puluhan tahun lalu.
4. Kehidupan beragama di Azerbaijan. Negeri itu menganut Islam Syiah dan dikenal sebagai negara dengan penganut Islam Syiah terbesar setelah Iran.
5. Nasib eksil yang 'ditolak' oleh negeri sendiri juga dibahas di novel ini.

Selain itu, secara umum, kita akan diajak untuk belajar mengenai dunia kimia dan pertambangan. Kita akan menemukan beberapa persamaan kimia dan komponen penyusun senjata berapi yang membawa Iskandar ke dalam sebuah konflik menegangkan. Dan kita akan menemukan sebuah plot twist yang tak terduga mengenai Kasim Dinatra. Gong banget!!!

Meski banyak mendapatkan hal baru dan menarik dari novel ini, satu hal yang membuatku kurang nyaman ketika membaca, yaitu penulisan 'ha ha ha' sebagai deskripsi tokoh yang sedang berdialog dengan suasana bercanda. Aku kurang terbiasa dengan sikap tertawa yang ditulis dalam dialog, sehingga kurang nyaman bagiku. Tapi, overall, aku sangat menyukai cerita ini.

Setelah membaca cerita ini, kita akan tahu dari mana asal kata Renjana di judul novel ini. Renjana yang mengarah pada sebuah kerinduan.

Ayo, baca Renjana Azerbaijan dan berpetualang bersama Iskandar dan kawan-kawan!!!
Profile Image for DENKUS DENKUS.
Author 8 books23 followers
January 28, 2026
4,5/5 (tapi aku bulatkan jadi 5 aja)

Renjana Azerbaijan karya Sania Rasyid

Alasan terbesarku baca novel ini adalah... 😁 Tadinya, kupikir, ini sejenis novel religi atau novel yang fokus mengejar mimpi dan cita-cita. Novel yang kurasa bakalan banyak narasi mutiara. Ternyata nggak cok!

Renjana Azerbaijan lebih kepada cerita hidup seorang mahasiswa S2 bernama Iskandar di negeri Azerbaijan. Keinginan terbesarnya adalah menjadi "orang" agar bisa menaikan derajat keluarga. Mimpinya spesifik ingin kerja di kilang minyak di dekat tempat tinggalnya.

Selama kuliah di Azerbaijan, banyak kejadian yang dialami Iskandar. Dari bertemu seorang wanita Rusia, mendapatkan surat misterius, hingga usaha mencari seorang eksil Indonesia.

Aku jarang banget baca cerita seperti ini. Kupikir, ya tadinya bakalan banyak adegan jatuh-bangun mengejar cita. Rupaya, keseruan cerita ini sama seperti yang kudapatkan saat-saat membaca novel misteri dan thriller. Menguak misteri hingga petualangan berkali-kali yang nyaris merenggut nyawa.

Diceritakan dengan sudut pandang orang pertama, narasi ringan, dan plot yang ngalir, novel ini bikin aku betah. Padahal, tadinya aku khawatir akan stuck. Eh, malah selesai dua hari. Aku nggak masalah dengan dialog baku yang digunakan. Justru jika dialognya pop, malah akan jadi aneh, mengingat 80% setting cerita di luar negeri. Aku juga suka dengan minimnya penggunaan dialog daerah Riau yang bakalan kita bolak-balik baca catatan kaki. Dengan kalimat baku dan narasi setting, aku sudah bisa merasakan atmosfer dari setting itu sendiri.

Aku salut dengan Kak Sania Rasyid (ini juga karya pertama beliau yang aku baca dan sepertinya aku akan baca Romansa Stovia nih) yang menyisipkan banyak sejarah, informasi tentang minyak, perang, nama daerah serta tempat, dan sebagainya. Tapi, ditulis dengan lembut dan tidak terkesan NON FIKSI.

Secara seluruhan, aku menikmati Renjana Azerbaijan. Apalagi 1/4 ke menuju akhir. Seru, deg-degan, dan... HEH????

1 review
May 31, 2026
This novel caught my eyes with its title and cover. Saya suka endingnya, bikin kebayang-bayang dan kagetnya ada banget. Tiap ingat part terakhir novel ini berasa sedih, tapi tetap bertanya-tanya 'kok bisa begitu sih?'. Secara keseluruhan, saya paling suka beberapa part terakhir dari novel ini, karena saya pribadi baru dapat feel narasi ceritanya di sana, begitu juga penggambaran chemistry kekeluargaan antar tokoh. Tapi, saya merasa penulisan narasinya di bagian perubahan waktu adegan ceritanya kurang ngalir atau kurang natural. Penggambaran perasaan tokoh utama pada love interestnya juga kurang kuat, yang saya baru ketahui di bagian yang mendekati ending kalau tokoh utama sebetulnya jatuh cinta. Overall, saya suka penutupan petualangan Iskandar dan kawan-kawannya ini. Sukses selalu buat penulis, semoga kedepannya karya penulis semakin keren lagi.
Profile Image for Muhammad Heikal.
18 reviews1 follower
March 1, 2026
Sebagai orang yang lahir di kota pekanbaru dan ortu berasal dari rokan hulu, novel ini sejenak membuat saya berhayal menjadi sosok seorang iskandar.
Awal2 cerita saya menebak novel ini hanya berisi tentang motivasi dan semangat dalam mengejar cita2 dan namun di ditengah cerita lebih dari itu. konfliknya lengkap dan endingnya mindblown berkat kehadiran dan matinya karakter pak kasim.
Profile Image for Zein.
10 reviews
June 25, 2026
Gaya bahasanya terlalu kaku saat tokoh melakukan percakapan.

Kelebihan: banyak bangat memberikan pengetahuan dan sejarah mengenai wilayah” di Azerbaijan.
Displaying 1 - 8 of 8 reviews