What do you think?
Rate this book


214 pages, ebook
First published January 1, 2025
"Bagi Bobby, itulah cinta. Lukai, lalu rawat. Sakiti, lalu peluk. Kuasai, lalu sebut itu kasih." Hal.146.
"Aku anak yang pendiam, pemalu, hanya lucu di rumah, tempat aku suka membuat keluargaku tertawa. Tak ada hal mencolok tentangku. Aku bukan yang tercantik atau paling populer, hanya anak tinggi kikuk, yang selalu merasa sedikit berbeda." Hal.5.
"Aku tumbuh dalam banyak hal, tapi dalam hal cinta, aku tidak tahu apa-apa," ujar Aurélie di hal.12. Sebelum dekat dengan Bobby, Aurélie lebih dulu dekat dengan Tom, namun hubungan Aurélie dan pria yang jauh lebih dewasa darinya itu pun kandas ketika Tom mulai meminta lebih dari sekadar hubungan pacaran pada umumnya. Apalagi keduanya berbeda agama.
"Menyentuh tak lagi cukup. Lalu menjilat pun tak cukup. Lalu dia ingin lebih. Setiap “iya” lenyap seketika, tergantikan dengan tuntutan baru." Hal.38.
"Saat aku masih syok, kulihat Bobby jongkok di samping koperku, mengobrak-abrik sampai menemukan gaun putih yang tadi ia sebut. Ia mengangkatnya. “Pakai ini.”
Aku menatap gaun itu. “Kenapa?” Aku sudah menduga, tetapi sebagian diriku masih berharap aku salah.
Rahangnya mengencang. “Kita menikah.” Hal.98.
"Dan begitu saja, aku tidak punya rumah. Tidak punya ibu. Tidak punya tempat aman. Tidak punya suara untuk menjelaskan." Hal.109.