Jump to ratings and reviews
Rate this book

Jogja Bab Getih dan Klitih

Rate this book
Pada 2014 lewat pesan berantai Blackberry, sebuah ancaman menghebohkan pelajar Jogja. Konon akan ada serangan dari geng luar kota. Sebuah pesan yang tak terbukti. Namun saat itu pula, dunia SMA di Jogja tengah muram: begitu banyak pengeroyokan antar-geng SMA. Suasana kacau.

Kelak, masa-masa itu diingat sebagai awal gelombang Klitih.

Kekerasan tampak akrab dengan dunia pelajar Jogja. Mulai dari geng-geng pada 2000an, aksi tawuran, hingga bentrok saat acara olahraga. Namun ini bukan cuma soal pelajar. Jejak kekerasan di Jogja sejak puluhan tahun lalu jelas ikut menciptakan klitih. Ini juga berkaitan dengan gejala Jogja sebagai kota besar yang marak pembangunan tetapi juga menyingkirkan orang- orang yang tidak dapat jatah kemajuan.

Gusti Aditya berasal dari Jogja, menuliskan buku ini dengan memadukan sejarah dan pengalaman menyaksikan budaya geng SMA Jogja. Sejak dini, katanya, banyak anak muda Jogja sudah belajar kekerasan. Mengklitih itu jelas jahat, tapi kalau fokus ke pelajar saja tanpa melihat gambaran besarnya, masalah enggak akan pernah selesai.

184 pages, Paperback

Published January 1, 2024

1 person is currently reading

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (50%)
4 stars
2 (50%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for Ms.TDA.
251 reviews5 followers
February 6, 2026
Klitih… Bukan lagi diartikan sbg jalan2 sore bersama2. Bukan jg ttg adu modifikasi sepeda dan kendaraan bermotor spt pd tahun 1970an (era ORBA) yg sempat tenar. Tetapi anak remaja SMA lah yg menjadi “kambing hitam” pada setiap kasus klitih karena kepolosan yg gampang di giring utk kepuasan ego serta kepentingan gerombolan tertentu. Tentu ketika bergeser ke zaman pemilu 2014, klitih menjadi begitu liar, tidak tertata dan terkesan asal-asalan. Dan kekerasan jalanan lantas menjadi budaya baru yg dimasukkan ke dalam payung bernama klitih. Kegagalan akumulatif sejak dulu, ketika geliat2 klitih baru muncul malah dianggap sbg angin lalu. Pemerintah justru memikirkan kelanggengan kuasa ketika geng sekolah terus tumbuh dan bergejolak di jalanan kota Yogyakarta. 😶‍🌫️

Kalau Politik Jatah Preman mengupas sejarah premanisme secara nasional dan juga sisi Djakarta, buku ini menguak sudut yg cukup kelam dari sebuah Kota yg dianggap “senja”, “pendidikan” dan juga “romantis”. Yogyakarta!!!🚲💨

At the end of the day, klitih akan tetap terus beregenerasi. Pola dan perilaku kekerasan jalanannya akan selalu berubah dan bertransformasi lebih liar mengikuti zaman. Kehidupan akan terus berputar, bahkan dlm sudut paling tragis sekalipun! What a read〰️🏛️🌅💭
Profile Image for Hanif Nurrahman.
51 reviews2 followers
January 23, 2026
Buku yang perlu dibaca setelah membaca 'Politik Jatah Preman' karena membawa sudut pandang hyperlokal dari buku tersebut. Buku ini mungkin terasa ringan dibaca meski topik yang dibawakan cukup berat.

Bentuk Marketing Jogja Istimewa dibedah dengan cukup halus disini, bahwa memang tidak ada kota yang tidak berdarah.

Jika kamu percaya bahwa Jogja Istimewa atau kota ini adalah kota pelajar yang slow living maka bacalah buku ini.
Profile Image for Suci.
20 reviews
January 31, 2026
kembali berpikir ulang ketika mau meromantisasi Jogja..
Displaying 1 - 3 of 3 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.