Sejak sebuah tragedi yang menimpa ia dan orang tuanya, Jeff mempunyai kemampuan untuk memanipulasi waktu dan melihat riwayat luka seseorang lewat sentuhan.
Jeff yang semula ingin menyembunyikan kemampuannya dari siapa pun, berubah sejak ia bertemu Brie, seorang wanita yang mempunyai riwayat luka selama 700 tahun. Jeff mencurigai wanita itu adalah Putri Reno Pinang Masak. Seorang tokoh cerita rakyat Jambi yang pernah hidup berabad-abad silam.
Namun ternyata, pertemuan mereka justru memicu kematian banyak orang di masa kini dan masa lalu.
Kalau kamu punya kesempatan untuk memutar waktu, mau pergi dan memperbaiki waktu yang manakah dalam hidupmu? Tetapi, jika kamu bisa mengubah masa lalu, maka ada konsekuensi dan harga yang harus kamu bayar untuk masa kini dan masa depanmu. Jadi, masih berani untuk bertaruh?
Pertaruhan itu yang dilakukan Jeff dan Brie. Mengubah takdir masa lalu mereka—namun alih-alih memperbaiki, malah kematian lain pun muncul.
Paket Lengkap. Buku ini perpaduan time travel, fantasy-magical realism-slight thriller-mystery, yang dibalut dengan sejarah lokal dari tanah Sumatera. Terbagi dalam 4 bagian (waktu) dan semuanya mind blowing, kek "kok bisa kepikiran cerita seperti ini?" in very very good way. Nggak salah aku menjadikan penulisnya sebagai penulis auto-read-ku.
Empat Bagian. Bagian 1 dimulai dengan "Masa Kini", yaitu di tahun 2022. Jeff berusia 16 tahun bersama Ketua Kelas sedang mengerjakan PR sejarah. Dari buku sejarah yang mereka baca di perpustakaan wilayah, mereka menemukan cerita rakyat khas wilayah mereka, yaitu Putri Reno Pinang Masak (ternyata kisah Putri ini memang benar merupakan cerita rakyat Sumatera—karena sejujurnya aku baru tahu). Di perpustakaan, mereka bertemu dengan Brie, seorang dosen. Dari sanalah Brie yang telah hidup 700 tahun mengetahui bahwa Jeff bukanlah sembarang anak SMA.
Bagian 2 masuk ke "Masa Lalu" yaitu abad ke 13. Secara tidak sengaja. Jeff punya kekuatan memanipulasi waktu. Brie meminta diputar ke masa saat pagi hari, tapi malah kelepasan sampai ke 700 tahun yang lalu. Di bagian ini seru banget karena ada intrik politik kerajaan.
Bagian 3 dan 4 adalah bagian paling mind blowing karena ini adalah manifestasi atas apa yang dilakukan Jeff dan Brie yang telah mengubah masa lalu, ada harga yang harus dibayar di masa depan. Baca buku ini untuk merasakan sensasinya.
Luka Trauma Keluarga. Bukan Akaigita jika tidak membawa isu dalam bukunya. Kali ini isu keluarga dan trauma pola asuh begitu dalam mengakar sebagai pondasi awal konflik di sini. Ada beberapa trigger warning di buku ini, yaitu kekerasan dalam rumah tangga, percobaan pembunuhan, dan depresi.
Hidup Jeff dipenuhi luka trauma. Ibunya meregang nyawa oleh suaminya sendiri. Jeff pun hampir mati di bak mandi. Hingga ia melihat kamar mandi tak lagi sama. Bagaimana trauma itu membuatnya malah memiliki kekuatan yang justru bisa berbalik menyakitinya dan selalu mengingatkannya akan luka trauma itu.
Sejarah bisa direvisi. Putri Reno Pinang Masak sebagai cerita rakyat dari Sumatera ternyata memiliki banyak versi. Dan kalau kata Ketua Kelas, versinya tergantung siapa yang menuturkannya. Kalau penuturnya misoginis, bisa jadi ceritanya akan merugikan dan menihilkan digdaya sang putri. Hal itu yang aku tangkap di buku ini. Jika Jeff ingin mengubah masa lalu luka traumanya, maka Brie ingin mengubah kisah polemik kerajaannya. Aku suka kata-kata penulisnya yang mengatakan, "Bukan cuma menteri kebudayaan yang bisa merevisi sejarah, aku [penulis] pun ingin merevisi cerita Putri Pinang Masak." Wow! *clap.
Momen yang kusuka. - Satir-sarkas tak pernah ketinggalan. Orang yang kelaparan mudah disetir oleh yang memberi makan. (p.180)
- Romansa yang kali ini lebih manis, namun tetap aja gantung. Kisah Agni dan Tarak menurutku lebih romansa mesam-mesem dibanding kisah romansa yang pernah penulis tulis sebelumnya. Tarak bisa masuk skuad Pasha dan Bingar di season kali ini sebagai the buciners [yang tukang bakar gedung nggak masuk, haha].
Rekomendasi. Buku paket komplit. Kapan lagi membaca segitu banyak genre dalam satu buku yang dipadupadankan dengan kisah cerita rakyat asal Sumatera? Must read book.
🌹 5 bintang untuk "Aku tidak jatuh. Lagi pula, bicara logis saja, setelah melihatmu, tidak ada gadis lain yang terlihat menarik," yang dijawab, "Pret.."
Udah nggak tau lagi bilang apa selain SERU!! Sepanjang perjalanan baca cuma mikir ini endingnya gimanaaa. Tapi, saya yang biasanya suka spoiler ini nahan diri buat nggak intip. Suka banget sama endingnya.
Jujur tema time traveling sebenarnya kurang masuk di aku, karna suka bingung aja sama waktunya. Tapi karna ini karya Akaigita, dimana salah satu penulis favorit ku juga, jadi ya harus ku baca deh.
Daaaaaaan aku suka sekali buku ini!!!! 😍😍😍
Pembagian waktunya rapi, per bab gitu jadi ga bingung. Apalagi pov nya ada dari Jef dan Brie jadi bisa lihat dari dua sudut pandang tokoh nya.
Awalnya memang lebih ke menikmati aja sih, karna masih bingung ini mau kemana. Tapiiiii setelah mencapai akhir baru deh kelihatan seru nyaa!!
Seperti kita di kasih alternatif ending yang lain gitu loh.
“Apa pun yang terjadi dalam hidup, semua itu tetap akan menjadi bagian diri kita. Pahami bagian mana yang bisa kita kendalikan dan sebaiknya kita jalani saja untuk melanjutkan hidup sebagai pribadi lebih baik di masa kini.”
Buku ini akan memberikan pengalaman membaca cerita tidak biasa mengenai perjalanan lintas waktu. Setelah menamatkan Hingga Hilang Pedih Peri karya Akaigita rasanya seperti ada kehampaan di dalam hati sehingga butuh jeda lebih lama untuk mencerna apa yang bisa aku tuliskan dalam bentuk ulasan. Ceritanya menarik membawa beberapa tema menarik seperti proses manipulasi waktu dan penghapusan luka di masa lalu. Dikemas dalam kisah fantasi penuh penekanan emosional karena mencakup sisi apa yang terpendam di masa lalu terkait dengan luka dari pola asuh orang tua dan penerimaan diri atas segala hal yang telah terjadi. Buku ini dibagi menjadi beberapa bagian mulai dari Masa Kini, Masa Lalu, Masa-Masa yang Tidak Begitu Lampau dan Masa Kini yang Begitu Berbeda. Dibuka dengan petemuan tak terduga dari Jeff dan Brie dalam suatu kesempatan yang membuat keduanya banyak berinteraksi. Jeff memahami luka ratusan tahun dari Brie begitupun Brie mengetahui kemampuan spesial dari Jeff begitupun dengan rahasia luka masa lalunya. Sampai peristiwa besar itu terjadi, keduanya harus terlempar jauh ke masa lalu. Jeff dan Brie berada di dalam raga baru dengan nama Ambaragni dan Tarak. Keduanya harus menjalani misi baru dan tantangan baru yakni mengubah sejarah yang pernah ada. Jeff yang awalnya merasa aneh akhirnya terbiasa menjadi sosok Tarak. Sebagai Tarak dia sangat dihargai dan disayangi berbeda ketika menjadi Jeff begitupun dengan Brie sebagai Ambaragni. Bukan hanya berkisah tentang perjalanan mengubah sejarah namun juga ada sentuhan romansa. Awalnya aku merasa gemas dengan romansa kedua tokoh ini namun kalau keinget gap umur Brie dan Jeff rasanya aneh tapi balik lagi ketika jadi Ambaragni dan Tarak keduanya kan harusnya aman sih hehe meski agak-agak. Namun dibanding semua itu meskipun buku ini menggunakan beberapa pembagian masa namun sama sekali tidak membingungkan. Gaya kepenulisannya juga ringan dan mudah dipahami, aku suka bagaimana penulis menuliskan detail setiap perasaan tokoh seperti keresahan, rasa takut sampai dengan kebahagiaan yang terpancar baik dalam bentuk dialog atau narasi.
Sayangnya mereka lupa sejauh apapun berusaha mengubah sejarah masa lalu, kematian nyatanya tak pernah bisa dihindari. Ibarat kata mereka hanya mengubah cara kematian seseorang karena takdir yang sudah ditulis tak bisa diubah. Semakin banyak hal yang berubah di masa lalu tentu saja akan banyak dampaknya di masa depan begitupun dengan kehidupan mereka berdua. Aku sempat terlena dengan keseruan mereka saat mengubah masa lalu namun kenyamanan-kenyamanan yang diberikan itu justru membuatku risau dengan ending seperti apa yang akan diberikan penulis. Terkadang kita lupa bahwa manusia memiliki batas tentang bagian mana yang bisa kita kendalikan dan bagian mana yang seharusnya kita terima serta jalani sebaik mungkin termasuk hubungan masa lalu, masa kini dan masa depan. Ketiga masa itu tak ubahlah garis hidup yang memang sudah menjadi takdir kita, masa lalu biarlah berlalu dengan segudang luka sebagai pembelajaran hidup. Tugas kita adalah hidup sebaik-baiknya di masa kini menjadi pribadi berguna, berdamai dengan trauma dan menerima segala kurang lebihnya diri tanpa kurang apapun untuk mempersiapkan masa depan.
Buku ini mengajarkan kita untuk memahami setiap konsekuensi dari keputusan yang dibuat. Banyak orang berandai-andai untuk bisa mengubah sejarah namun mereka lupa kalau ada yang berubah di masa lalu jelas banyak yang berubah juga di masa kini termasuk eksistensi kita dan orang yang kita cintai. Jujur agak syok dan trauma dengan ending yang diberikan, rasanya seperti dejavu namun sudah berbeda. Ibaratnya kita seperti datang kedua kalinya di tempat yang sama namun orang-orangnya sudah berbeda. Kamu yang suka dengan cerita unik namun penuh makna dan pembelajaran hidup wajib banget untuk baca!
Sekilas Mengenai Isi Novel Hingga Hilang Pedih Peri karya Akaigita akan mempertemukan pembaca dengan tokoh Brie dan Jeff. Keduanya memiliki kemampuan khusus untuk melihat luka masa lalu, berkelana lintas masa dan memulihkan diri sendiri. Buku ini dibagi menjadi beberapa bagian yakni Masa Kini, Masa Lalu, Masa-Masa yang Tidak Begitu Lampau dan Masa Kini yang Begitu Berbeda. Kita akan melihat bagaimana Jeff dan Brie memanipulasi waktu dan berusaha mengubah sejarah. Ada banyak tekanan emosional dan juga perasaan yang memancar saat membaca kisah bukunya di samping sisi romansa yang disajikan. Kita akan melihat dampak sebab akibat pola asuh orang tua, trauma masa lalu dan kejadian yang terlalu membekas sehingga sulit untuk dipulihkan.
Hubungan Masa Kini, Masa Lalu dan Masa Depan Buku ini menekankan apa yang terjadi di masa lalu, masa kini dan masa depan. Ketiga masa yang sering ditakutkan oleh banyak orang karena menentukan bagaimana nasib mereka selanjutnya. Banyak orang terlalu fokus dengan masa lalu, bukan hanya sekedar merenunginya melainkan berandai-andai untuk bisa mengubahnya karena dampaknya akan langsung berpengaruh untuk masa kini dan masa depan. Pertanyaannya satu, apakah dampak yang diberikan selalu dampak baik? Bagaimana jika justru dampak terburuk yang datang? Jeff dan Brie melakukan perjalanan lintas waktu untuk memperbaiki sejarah dengan harapan semuanya akan menjadi lebih baik termasuk kehidupan mereka selanjutnya. Namun sayangnya mereka lupa ada beberapa hal yang tidak bisa diubah maupun dikendalikan seperti jalan hidup seseorang dan kematian.
Luka Masa Lalu dan Proses Menerima Trauma sebagai Penerimaan Diri Semua orang memiliki luka masa lalu beragam dari sumber maupun cara berbeda begitupun dengan bagaimana cara mereka memproses serta memulihkannya. Jeff memiliki luka masa lalu yang rumit dari pola asuh orang tuanya sehingga meninggalkan perasaan tak berharga dan takut ditinggalkan. Dia menjadi pribadi tertutup dan banyak diam begitupun dengan Brie yang telah terlahir kembali berkali-kali tanpa memberikan perubahan yang signifikan dalam hidupnya. Dari semua itu baik Brie maupun Jeff sama-sama memiliki luka pedih di masa lalu dan belum memahami bagaimana cara berdamai dengan trauma. Sampai akhirnya mereka kembali ke masa dimana luka itu muncul dan membekas dalam diri mereka, menyaksikan kembali reka ulang menggunakan sudut pandang kacamata baru untuk memproses semuanya. Dengan memahami luka dan apa yang sebenarnya terjadi pada diri sendiri kita akhirnya perlahan memahami bagaimana cara menyikapinya.
Dampak Pola Asuh, Komunikasi dan Pemrosesan Luka dari Sudut Pandang Anak Kecil Jujur pedih sekali saat melihat kilas balik bagaimana Jeff tumbuh, di awal cerita kita hanya diberi sedikit petunjuk tentang apa yang terjadi padanya sampai luka menganga itu benar-benar terbuka. Ternyata dampak pola asuh memang sangat krusial terhadap kepribadian anak dan bagaimana kacamata sang anak dalam menghadapi kehidupan ini. Bisa kita lihat bagaimana sang ibu memilih penjelasan yang sulit diterima anak kecil begitupun dengan sang ayah yang super misterius. Komunikasi antara ketiganya sangat buruk sampai aku berpikir siapa yang bermasalah? Sampai aku paham baik ayah maupun ibu Jeff membutuhkan konseling. Kalau dilihat dari sudut kacamata anak kecil seperti semuanya baik-baik saja namun saat Jeff kembali hadir dengan kacamata orang dewasa jelas saja ada yang salah dari hubungan mereka.
Dampak dari Mengubah Sejarah dan Eksistensi di Masa Depan Jeff dan Brie sepakat untuk mengubah apa yang terjadi di masa lalu dengan harapan apa yang akan terjadi hari ini dan masa depan bisa jauh lebih baik. Namun mereka lupa bahwa masa lalu selamanya tak akan bisa diubah kalaupun bisa diubah jelas tidak akan terjadi apa-apa yang sudah ada hari ini maupun masa depan. Konsekuensi antara takdir termasuk kematian juga harus berani diambil karena pada dasarnya manusia memang memiliki batas-batas yang seharusnya tidak pernah dilewati. Jeff dan Brie lupa setelah misi besarnya itu banyak korban yang harus ikut lenyap begitupun dengan eksistensi dirinya di masa depan. Semuanya pasti berjalan berbeda meskipun masalah di masa lalu berhasil diselesaikan namun mereka lupa akan tetap ada masalah di setiap masa dalam hidup ini.
Pilihan, Konsekuensi dan Perbaikan dari Kesalahan Masa Lalu Setiap pilihan dan keputusan pasti akan selalu ada konsekuensi yang harus dihadapi begitupun ketika kita memilih melakukan perbaikan dalam hidup, entah itu konsekuensi buruk maupun baik. Manusia memiliki hak untuk memilih dan memperbaiki apa yang bisa diperbaikinya namun tentu saja semua yang hanya ada pada jangkauan dirinya. Jeff dan Brie melupakan banyak hal termasuk aturan dan batasan yang seharusnya tidak disentuh meskipun aturan itu tak tertulis dalam kertas manapun. Mereka terlalu fokus untuk melihat bagaimana masa lalu dan bagaimana cara memperbaiki masa lalu. Seharusnya energi itu lebih baik digunakan untuk fokus hidup di masa kini dan mempersiapkan masa depan lebih baik dari sebelumnya.
Point Menarik dan Unggul dari Buku Buku ini memadukan tiga waktu sekaligus dalam satu cerita namun tetap memberikan jeda yang mudah dipahami pembaca. Tema yang diangkat cukup berat tentang luka masa lalu dan bagaimana hidup sebaiknya berjalan namun uniknya dikemas dalam cerita menyenangkan untuk diikuti. Ada sentuhan romansa ringan yang menggemaskan, bukan kisah menye-menye melainkan kebutuhan saling membutuhkan dan melindungi di sebuah masa yang tak mereka pahami.
Penokohan, Alur Cerita dan Karakterisasi Dalam buku ini kita hanya perlu memahami empat karakter yang krusial eksistensinya dalam keseluruhan cerita yakni Jeff, Brie, Ambaragni dan Tarak. Jeff adalah sosok bocah yang merasa terbuang dengan latar belakang pengasuhan buruk, Brie adalah seseorang yang sudah terlahir kembali berkali-kali. Kemudian ada Tarak dan Ambaragni sebagai perwujudan Jeff dan Brie di masa yang mereka kunjungi untuk mengubah sejarah. Keseluruhan karakter melebur jadi satu dalam satu alur cerita yang saling berhubungan. Jelas saja keduanya banyak mengalami pengembangan karakter menuju ke arah lebih baik. Tanpa peduli bagaimana akhirnya Jeff dan Brie tetap teguh dengan pendiriannya, sudah berani saja sangat bagus di sini melihat bagaimana kita mengenal Jeff di awal cerita.
Seberapa Jauh Buku Ini Mencapai Tujuannya? Buku ini jelas memberikan penyajian cerita sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai bukan hanya menjadikan history sebagai tempelan belaka dalam cerita namun masuk langsung ke dalam alurnya. Kisahnya unik banyak yang berubah namun lekat hubungannya dengan apa yang akan terjadi di masa kehidupan mereka selanjutnya.
Konsep dan Eksekusi Cerita Dari segi konsep sangat unik, saat pertama kali membaca kilas cerita dan blurb aku memang langsung tertarik mendalami ceritanya ingin tahu mau dibawa kemana arah ceritanya. Ternyata semua yang terjadi benar-benar di luar ekspektasi dan pemikiranku karena penulis menuliskannya sangat mulus. Eksekusinya juga sangat halus tanpa meninggalkan solusi dan pesan kehidupan dari apa-apa yang sudah dilakukan oleh Brie maupun Jeff.
Perasaanku Saat Membaca Buku Banyak perasaan yang berkecamuk dalam hatiku saat membaca cerita ini mulai dari excited, sedih, haru, hampa, dejavu sampai bahagia semuanya melebur begitu saja mengingat ceritanya juga page turner untuk diikuti. Mengikuti perjalanan Jeff dan Brie membutuhkan keberanian untuk melihat apa saja yang akan terjadi selanjutnya.
Pelajaran yang Didapat dan Sasaran Pembaca Banyak pelajaran yang bisa didapatkan saat membaca buku ini tentang penerimaan luka masa lalu dan bagaimana seharusnya kita berusaha pulih dan hidup berdampingan dengannya. Kita juga harus memahami ada bagian yang memang bisa kita ubah dan ada sisi yang tidak bisa kita ubah kalaupun bisa akan ada konsekuensi sebagai harga yang harus dibayarkan karena melewati batas. Semua orang memiliki luka masa lalu baik yang ringan maupun berat namun bukan tugas kita untuk fokus ke masa itu karena kehidupan kita memang sudah berjalan sesuai alurnya. Dibandingkan selalu memandang ke belakang lebih baik kita fokus dengan apa yang terjadi di masa depan dengan menjadikan masa kini sebagai ajang berbenah menjadi pribadi lebih baik. Sembuhkan diri sendiri dengan lebih sayang dan memperhatikan diri sendiri.
Kamui yang suka dengan cerita unik dengan sentuhan fantasi sejarah bisa banget menjadikannya bahan bacaan unikmu tahun ini! Ada banyak pembelajaran hidup yang bisa kamu dapatkan juga sebagai bahan renungan setelah menyelesaikan bukunya.
KAK GITA!!! Mamaaaaanggggg, ini buku apa sihhh seru banget Manggg?!
Awal bacanya kayak oke iya anak sekolahan. Masuk tengah buku DHUARR ini aku mau diajak ke mana yah sama Kakgit kok kayak beda alam begini WKWKW.
Masuk separonya lagi WOW KAK GITTTT dan ampe akhir tulisan tamat aku dibuat kagum. Bisa banget bikin cerita seseru ini. Sekali duduk aja, dari siang terang tau-tau udah malem saking aku tenggelam dalam ceritanya. Selalu ceritanya Kakgit yang bikin aku lupa waktu but in a good way yah! I really enjoy this book, Kak <3
Review serius, cara penulisan Kakgit tu ga pernah bikin aku bingung. Kata-katanya selalu mengalir dan watak tokoh terasa dari cara mereka berucap. Bisa baca isi hati dari tiap pov tokoh bikin aku sebagai pembaca jadi paham dan dekat sehingga tahu apa yang mereka rasakan. Muncul rasa empati dengan tokoh-tokoh Kakgit.
Trus ga tahu ya kenapa, tapi aku selalu kepincut coba sama tokoh cowoknya Kakgit loh (sekarang aku lagi mencoba ajeg sama Bingar aja ya gamau pindah ke lain hati wkwk). Selalu ada "pasangan" yang gemesin gitu duhh. Pasha Sella tu udah OTP aku, Maikara juga sihh. Tapi ini jujur gemes banget sama Jepri-Agni dan Jepri-Ketua Kelas. Kakgit makasih ya udah nyelipin yang bikin gemes di buku-buku Kakak ^^
Kalau setelah baca Bentala Sella bikin aku sakit gak masuk kantor, baca Hingga Hilang Pedih Peri ini nemenin masa recovery aku yang udah sakit semingguan dan sekarang bikin aku berenergi!
Makasih Kakgit udah bikin cerita seru lagiii. Semoga bantal Kakgit selalu dinginnn kalau dibolak-balik setiap tidur, dan sajadah Kakgit selalu hangat dan wangiiii~
P.S.: Manggg, titip salam yaa buat mas-mas hoodie putih hehehe.
Novel yang sangat apik menyajikan kisah modern dengan kisah cerita rakyat dari Jambi Putri Reno Pinang Masak. Idenya mahal, ditulis dengan cerdas dan menghibur. Aku ngga bisa nebak ceritanya mau berakhir gimana. Memang layak jadi juara the writers' show 2025 GWP
Menceritakan Jeffri yang memiliki beberapa keistimewaan, salah satunya melihat masa lalu seseorang dengan menyentuhnya. Jeffri lalu bertemu Brie dan tak sengaja menyentuh tangannya. Ia melihat Briana memiliki luka 700 tahun. Apa mungkin orang berusia 25 tahun yang mengaku sebagai dosen sejarah punya jejak luka panjang?
Kutukan atau kekuatan? Mereka dipertemukan untuk mengubah sejarah dan mencegah luka yang sama.
Perjalanan ke masa lalu menurutku salah satu bagian yang seru, penggambaran "Kedatuan" dengan latar tahun 1200an WOW sebelumnya ngga pernah ngebayangin, baca novel ini jadi mengimajinasikan kerajaan zaman dahulu banget. Ada kisah cinta dan politik abad ke-13 juga.
Ada Isu yang diangkat cukup sensitif yaitu KDRT dan itu diakhir menurutku plot twist.
Judulnya menurutku pas hingga akhir cerita terselesaikan dengan baik, hilang sudah pedih perih.
Hampir 4 bulan ya buat menyelesaikan buku ini. Aku nggak merasa mampu ngasih rating karena di satu sisi suka idenya, suka gaya nulis Kak Git, suka humornya, tapi nggak bisa menampik ada beberapa bagian yang nggak sesuai buat kenyamanan batinku. Kalian akan ketawa, tapi aku nggak suka romance-nya wkwkwk buku ini akan jadi bintang penuh buatku kalau nggak ada romance. Tapi di sisi lain, itu dibutuhkan plotnya. Cuma yah, aku tetap nggak suka.
Intinya apa? Aku akan tetap beli karya-karya Kak Git di masa depan. Jangan berhenti nulis ya, Kak. Buku ini memang bukan aku target pasarnya, tapi kalau tulisan Kak Git mah aku akan baca apa pun yang dirilis ke pasar.