Jump to ratings and reviews
Rate this book

Dedes

Rate this book
Dedes, Arok dan Tunggul Ametung, tiga sosok penting yang mendasari sejarah kerajaan besar di Indonesia—Singasari. Dalam kisah Dedes versi novel-komik ini, kalian akan merasakan sejarah yang dikemas secara fiksi.

Mita, seorang mahasiswi yang sedang menyusun tugas akhirnya berujung frustasi karena menemukan banyak kejanggalan. Dalam keputusasaan, tiba-tiba saja ia terbangun sebagai Dedes!

Kali ini, Mita harus menyaksikan dan mengalami langsung sejarah yg selama ini ia baca. Kala cinta, dusta, manipulasi, dan pengkhianatan bertaut, Mita harus memilih antara Tunggul Ametung—Akuwu Tumapel yang kejam namun setia, Arok—prajurit Tumapel yang ambisius tapi menyimpan rahasia, atau justru dirinya sendiri sebagai ratu?"

424 pages, Paperback

Published December 1, 2025

Loading...
Loading...

About the author

Egestigi

1 book

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
5 (27%)
4 stars
6 (33%)
3 stars
6 (33%)
2 stars
1 (5%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 8 of 8 reviews
Profile Image for aynsrtn.
674 reviews28 followers
June 22, 2026
Tak apa jika kali ini kamu tak memilihku. Kuharap kamu akan memilihku di kehidupan berikutnya. (p.377)

Langsung now playing: in another life~ Baik, buku ini bercerita tentang apa? Bercerita tentang Mita yang bukannya ngerjain skripsi malah terjebak di masa lalu, tepatnya di raga Ken Dedes. Memang ada aja kelakuan mahasiswa tingkat akhir. Mengerjakan apa saja kecuali skripsian, haha bercanda.

Ternyata buku ini based on webtoon, ya. Tapi, narasi yang ditulis apik. Rapi. Gambarnya pun aduhhh ... mantaplah Tunggul Ametung, haha. Di buku ini kita dapat perspektif "berbeda" tentang kisah Dedes-Arok-Umang-Ametung.

Beberapa catatan aku adalah bahasanya terlalu santai. Ya, kalau Mita mungkin wajar karena dia kan dari masa sekarang, tapi ada beberapa kata tidak baku yang diucapkan Arok dan Ametung. Lalu, ada "bocor"-nya suara padahal lagi di sudut pandang siapa. Tapi, tetap masih bisa dinikmati.

Akhir kata, aku suka ceritanya, gambarnya, visual, serta ilustrasinya. Cocok bagi kalian yang menyukai historical romance dengan kombinasi narasi-komik. Nggak sabar buat baca babak keduanya.

🌹 3.75 bintang untuk, "Arok, kuharap di kehidupan selanjutnya, kamu akan merasakan perihnya pengorbanan. Agar kamu tahu apa yang kurasakan selama ini," di halaman 415.
Profile Image for Dwi Kato.
70 reviews
February 5, 2026
The premise and themes explored are very interesting. Unfortunately, the language feels too modern for a story set in such a historical period. However, once I discovered the plot twist, I found myself really enjoying the book all the way to the end only to realize that it’s a continuation 😭. The storyline is fast-paced, and it made me want to read the Webtoon version as well. I’m really looking forward to the next book.
Profile Image for Booktrovert_id.
115 reviews
October 22, 2026
Gilsssss demi apaa novel ini tuh seruu banget?! 🤩🫵 Suka banget sama yang berbau hisfic, apalagi ini hisfic dengan tokoh sejarah Ken Dedes, Ken Arok, dan Tunggul Ametung yang jadi tokoh utama. Ini juga jadi hisfic dengan latar sejarah mereka yang pertama kali kubaca, jadi aku cukup terkesan!

Btw aku agak telat bacanya. Orang-orang udah pada kering, aku baru nyebur wkwk. Tapi gapapa lah ya😭

✎ Seperti yang udah aku sebutin di ringkasan, Mita adalah mahasiswi dari dunia modern yang tiba-tiba merasuk ke tubuh Dedes. Awalnya dia clueless, kenapa tiba-tiba jadi Dedes? Apakah ada maksud tertentu? Dan kenapa harus Mita? Tapi karena udah terlanjur basah, yaudah nyebur sekalian. Mita akhirnya berusaha ngorek informasi tentang apa yang sebenarnya terjadi, termasuk hal-hal yang ga tertulis dalam sejarah. Sekalian menikmati hidupnya sebagai Dedes.

✎ Mita ini tipikal Gen Z banget. Dia juga bar-bar dan lucu anaknya😂 Bayangin tubuh dan image Dedes yang anggunly, gemah-gemulai, malah dipake jingkrak-jingkrak sama Mita 😭🫵 Mita ini menghibur banget!

✎ Terus ada Arok, yang dari awal diperkenalkan sebagai tipe cowok ganteng, idaman banyak cewek, tapi ada bajingan-bajingannya gituu. Dari awal udah keliatan kalau dia manipulatif dan licik. Apalagi setelah flashback masa lalunya, beuh... makin muak banget aku sama Arok Arok ini 🫠 Red flag parahh😩 Setiap dia deketin Mita, aku yang deg-degan karena takut Mita diapa-apain sama dia.

✎ Berbeda dengan Arok, Tunggul Ametung justru diperkenalkan sebagai sosok yang kejam dan ga segan-segan mengambil nyawa manusia. Honestly, dia juga serem banget sih. Ga heran Dedes kabur dari TA😭

Tapi lambat laun, kita diperlihatkan sisi TA yang berbeda. Meski keliatan kejam, dia ga manipulatif. Dan sekalinya jatuh cinta, dia rela ngasih dunia dan seisinya buat orang yang dicintainya. Bucin dan setia banget🙂‍↔️🫶

Kalau TA udah ngomong, “Dedes, permataku...” Duhhh aku langsung melting, baper, meleyot. Asgsjshjahjd pokoknyaaa 😭🤌

✎ Nah, menurutku versi webtoonnya lebih kerasa komedinya dan lebih ringan, sedangkan versi novelnya lebih apa ya? Khidmat dan tragis(?) Narasinya juga cantik dan rapi, dengan kalimat-kalimat yang lebih panjang dan terasa lebih dalam, jadi emosinya lebih dapet. Apalagi di bagian menuju ending, sedihnya bikin nangis sesenggukan 😭💔

Tapi buku pertama ini memang masih terasa seperti pembukaan. Kita baru dikenalin sama semua karakternya, masa lalu mereka, juga alasan kenapa Mita akhirnya jadi Dedes. Jadi kalau mau lihat konflik utamanya mulai berkembang dan cerita sebenarnya berjalan lebih jauh, harus lanjut ke buku keduanya.
Profile Image for Alexaaa.
89 reviews
March 25, 2026
"ibu hanya berusaha melakukan yang terbaik demi semua orang. Ibu juga rela mengabaikan apa yang sebenarnya ibu inginkan. Bukan salah ibu jika ada pihak yang memanfaatkan kelapangan hati ibu demi tujuannya" (Anusapati p. 403-404)

Aku selalu tertarik dgn konflik kerajaan Kediri, Tumapel, dan nantinya Singhasari dari jaman sekolah. Dedes versi modern di Webtoon dan diadaptasi jadi light novel adalah sebuah angin segar. Kemajuan bgt untuk dunia perkomikan dan sastra kita. Apalagi dilihat dari perspektif yang baru, menambah kaya historical fiction Indo.
Inti ceritanya adalah isekai mahasiswa semester akhir, Mita, yang masuk ke tubuh Dedes untuk memenuhi harapan terakhirnya pada saat moksa. Mita dalam tubuh Dedes kebingungan dihadapkan dgn konflik perebutan kekuasaan, sebelum dia bertemu Tunggul Ametung & Ken Arok yg akan jadi suami2 di masa depannya. Dedes hidup dengan doktrin menjadi seorang Brahmani yang kental, hatinya lembut, dan mudah digoyahkan. Mita yang barbar dpt petunjuk dari Dedes yang hidup kembali dalam jiwanya, berjuang untuk ngga mengulang kembali sejarah kelam, untuk mengikuti kata hatinya, dan untuk membela orang- orang yang tulus untuknya.

Terima kasih Kak Egestigi yang jago meramu visual dan tulisan yg apik dan dekat dgn kehidupan sehari-hari

Di awal aku merasa ada banyak plotholes, yang seharusnya bisa disempurnakan lagi. 1/3 akhir cerita aku baru merasakan masuk ke eksekusi cerita. Puncaknya di akhir wahhh bakalan peluk buku selanjutnya. Mengingat baru 3 (dari 7) yg diceritakan jadi tragedi mati di tangan keris Mpu Gandring
1. Mpu Gandring
2. Tunggul Ametung
3. Ken Arok.

Aku penasaran, akan spt apa eksekusi cerita selanjutnya, krn webtoonnya pun masih on going. Semoga Mita & Dedes bisa mengubah sejarah tragedi menyedihkan ini ya.
Profile Image for ajeyy.
15 reviews
October 14, 2026
i genuinely love this book so much, but WHY DID IT HAVE TO END LIKE THAT 😭

aku udah terlalu connected sama ceritanya, udah ikut kebawa suasana, udah penasaran sama kelanjutan kisahnya, eh malah dikasih ending yang gantung. rasanya kayak baru mau masuk ke bagian yang makin seru, tapi tiba-tiba ceritanya selesai. AKU MASIH MAU BACA LAGI???

apalagi aku masih penasaran banget sama kelanjutan babak dua. ending-nya yang literally to be continued bikin aku makin pengen buru-buru lanjut ke edisi berikutnya. sekarang aku harus nunggu dulu karena edisi keduanya lagi dibaca sama adik kelasku. bukunya aja belum selesai dia baca, jadi aku belum bisa minjem lagi, hehe.

but honestly, i love how this book managed to pull me into its story. dari karakter, alur, konflik, sampai keseluruhan experience pas bacanya, semuanya bikin aku menikmati buku ini banget. rasanya aku bukan cuma baca ceritanya, tapi ikut tenggelam di dalamnya sampai akhirnya beneran nggak rela pas bukunya selesai.

5/5, absolutely. walaupun aku sebel banget sama ending-nya yang gantung, itu justru karena aku masih pengen tahu lebih banyak. sekarang tinggal nunggu giliran buat baca edisi kedua dan akhirnya tahu kelanjutannya. semoga rasa penasaranku terbayarkan, PLEASE. ♡
70 reviews4 followers
July 27, 2026
kalau Dedes ini terlihat jelas perbedaan antara webtun versi cetak. versi cetak tuh kayak cuma ambil bagian yang penting2 aja. terbukti webtun sampai eps 47 sedangkan di versi novel jadi 27 bab aja. waw.

baca nopel ini tuh jalan ninja belajar sejarah dengan cara asyik, nggak boring. dari nopel ini gue baru tau cewek yang ugal2an dicintai cowok tulus, malah milih cowok redflag NPD udah ada zaman dedes wkwkkwkw

dari awal sampe akhir, gue enjoy bacanya. cuma gue nggak like panel komik ilustrasi webtunnya tuh ditulis lagi versi teks. kayak buang halaman.

udah 400 hal masih bersambung cobaaaa. kzl. mitha cegil banget kujuk2 ngelamar tunggul ametung wkwkwkw
Profile Image for Cris.
31 reviews
August 12, 2026
This is my first novel in bahasa indonesia, usually i prefer book with english. However, when i was visited Gramed this book is catching my attention, i was thinking what a cool and unique concept it has, like tbh im not familliar with story of kingdom in Indonesia. So, this excite me! (I know this novel might not content 100% same with the original literature). Then i bought the babak 1 and babak 2 directly!

For babak 1, im not expecting such a plot twist which is gewddd and im quite entertain with the story itself. I hope in the future there will be a lot more of Indonesian novel with this kind of concept, like bringing our history (kingdom/fabble/myth) etc.
Profile Image for lessugarmii.
4 reviews
June 24, 2026
leave my dedes alone plsss, ngga suka sama arok bahkan tunggul ametunggggggg. sebegitu menyesakkannya menjadi dedes, di manipulasi banyak orang. bahkan ada dialog tunggul ametung yang dia bangga kalau dedes brahmani tunduk di depan anak sudra kayak dia?? omg, ga banget fr. dua duanya, mau Arok atau tunggul ametung sama aja bagi gw, mending dedes kabur aja 😓😩😩. jujur mau mukul arok sampe mampus. ini ak kasih bintang 4 karena perjuangan dedes dan politik yang ada, bukan karena dua cowok itu aduhai.
Displaying 1 - 8 of 8 reviews