Jump to ratings and reviews
Rate this book

Sang Eksekutor

Rate this book
Di sebuah negeri, penegakan hukum kacau balau. Pada yang kecil hukum sangat bengis, pada yg kuat hukum bisa diatur semaunya.

Maka seorang eksekutor datang menghabisi semua petinggi penegak hukum, jenderal polisi, jaksa, hakim, pengacara, dibunuh satu persatu.

Negeri itu menjadi chaos, rakyat terinspirasi dari pembunuh tersebut, demonstrasi besar meletus dimana-mana.

Siapa Sang Eksekutor ini? Apa masalahnya dengan masa lalu? Dan, apakah Presiden ikut dibunuh oleh sang eksekutor?

368 pages, Paperback

Published February 10, 2026

Loading...
Loading...

About the author

Tere Liye

73 books13.9k followers
Author from Indonesia.

"Jangan mau jadi kritikus buku, tapi TIDAK pernah menulis buku."

"1000 komentar yang kita buat di dunia maya, tidak akan membuat kita naik pangkat menjadi penulis buku. Mulailah menulis buku, jangan habiskan waktu jadi komentator, mulailah jadi pelaku."

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
94 (63%)
4 stars
33 (22%)
3 stars
15 (10%)
2 stars
2 (1%)
1 star
4 (2%)
Displaying 1 - 30 of 37 reviews
Profile Image for ItsthePra2read.
65 reviews7 followers
February 22, 2026
Aku pernah melihat sebuah komentar di youtube kalau tidak salah waktu zaman demo omnibus law bahwa dirinya berandai saja menjadi seorang assasin yang dapat membunuh semua pejabat2 bejat dan korup tersebut di negeri ini. adalah novel ini sebagai jawaban atas komentar dimana negara mengalami kekacauan yang anarkis di siklus yang tetap sama tanpa perbuahan apapun. ketidak percayaan rakyat pada pemerintah. buku ini menjelaskan bahwa mungkin saja akan ada pahlawan yang bisa saja membela atau setidaknya memberi bantuan kepada rakyat

kita ketemu dengan tokoh baru lagi dengan hadirnya Anwar van Rjin, seorang wartawan dan podcaster terkenal dari new york berketurunan Indonesia yang hendak pergi ke Indonesia untuk "melepas rindu" setelah melakukan podcast dengan pengusaha tuan jensen di pesawat. Anwar bertemu dengan teman lamanya Julia (ya, yang dari Negeri para Bedebah) yang menemani perjalanan Anwar dalam kunjungannya ke negeri ortunya tinggal. tak disangka, kebetulan saat Anwar di Indonesia, serangkaian kematian misterius terjadi secara mendadak. dari seorang Menteri, Kepala polisi hingga seorang pengacara terkemuka. semua tewas secara misterius. hal tersebut membawa amarah yang membara bagaikan kerusuhan 1998 yakni #Revolusiataumati yang menyebar diseluruh negara, apa yang sebenarnya terjadi?

aku bisa mengapresiasi bahwa Tere Liye kembali menulis buku seri aksi dalam skala grounded dan politikal dari penulis yang suka mengkritik pemerintah selain J.S. Khairen, tapi masih medingan daripada Tanah para bandit, musuhnya punya personality (walaupun hanya dideskripsikan) nama serta alasan yang pas kenapa pembaca merasa geram dengan pemerintah kita ini. bahkan buku ini entah kenapa bisa menyatukan benang merah dengan novel political lainnya Negeri para bedebah dan Teruslah bodoh jangan pintar entah bagaimanapun itu, misterinya dapat walau tidak terlalu intrik, buildupnya kerasa untuk menunjukan amarah yang menyala.

Aku mengerti semenjak bedebah di ujung tanduk, rasanya aku hampir tidak bisa menghargai seri aksi seperti waktu awal-awal membaca novel tersebut walaupun novel-novel tersebut punya masalah tersendirinya. yang aku dapat dari novel ini rasanya Tere Liye atau siapapun yang menulis novel ini mereka mencoba kembali ke sudut political yang ada pada negeri di ujung tanduk dan teruslah bodoh jangan pintar. tapi tidak bisa sampai ke level tersebut, menggunakan unsur sosial media dari netizen yang kita tahu punya sentimen benci kepada pemerintah setidaknya masih membuatku patah hati entah apapun itu? aku jarang baca berita dan tidak tertarik ke dunia politik, aku cuma tahu hal itu. kontinuitas juga terasa campur aduk, kita sekarang disudutkan dengan 2 orang bernama liem, entah apa settingnya di tahun 2014, 2016 atau 2022 karena novel-novel sebelumnya pernah membahas soal pemilu, jarak latar waktunya serta teknologi yang selevel dengan penempatan film fast & Furious Tokyo drift dengan film waralaba fast & furious lainnya. serta percobaan Tere Liye untuk menggunakan bahasa gaul dalam penggunaan bahasanya yang terasa dipaksakan.

jika novel ini tidak terhubung ke seri aksi, aku bisa kasih buku ini setidaknya 4 bintang, setidaknya unsur Rakyat yang benci pemerintah masih kerasa di buku ini dan aku mengapresiasikannya sebagai pembaca
Profile Image for Julia Saputri.
2 reviews1 follower
February 11, 2026
Bener-bener buku yang luar biasa, titip anak di niniknya biar aku bisa menuntaskan rasa penasaran & begadang baca.

Di awal ada kemiripan. Dia Julia yang mengorbankan tawaran brilian untuk pulang menemani orang tuanya. Sementara aku adalah Julia yang menolak tawaran brilian untuk pulang menemani nenekku.

Keringat di tangan, keringat di kaki, bener-bener luar biasa.

Tapiiii "Jadi, apakah kamu bersedia bergabung?"
Kenapa bukan "Jadi apakah kamu bersedia menikah denganku?"

Yasudahlah. Romantisme macam apa yang bisa di harapkan dari Anwar dan Ali.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Zehra Bellamy.
126 reviews
May 8, 2026
gapernah gagal. tamat dalam 20 jam. baca ini bersamaan habis baca insight balas dendam dari buku Re:, terus pembunuhan di death note, dan ditambah buku2 aksi bang tere sebelumnya. oh plus anime one piece. perpaduan dan timing yang sempurna, secara tidak sengaja.
Profile Image for WonderBOOK Land.
27 reviews
March 3, 2026
Bicara soal politik negara konoha selalu menarik. Konstelasi yang sedang berjalan membuat muak dan mual. Para pemangku kekuasaan bertingkah konyol dan dipertontonkan kepada rakyat secara terang-terangan. Mereka betul- betul tidak peduli rakyat berpendapat bagaimana, keruk uang terus sampai mampus. Kebijakan - kebijakan tol*l dari para pejabat inkompeten dengan menggunakan tameng aparat untuk menghantam siapa saja yang kritis. Tidak tahu malu!!!!

Menggunakan setting konoha inilah, TL meramunya menjadi cerita yang menjadi angan- angan khalayak. Buku ini seperti mimpi terbesar rakyat konoha. Andai saja ada eksekutor yang bisa memusnahkan pejabat korup. Tokoh- tokoh pejabat dalam buku ini juga!merupakan interpretasi dari tokoh nyata yang bisa pembaca tebak. Sangat berani.

Buku ini memiliki keterkaitan dengan Teruslah Bodoh Jangan Pintar, juga memiliki hubungan dengan Serial Aksi Bujang. Sangat menarik.
Profile Image for she reads  what.
2 reviews
March 1, 2026
Yg blm baca, don't read this review now! (and btw this is my first book review in goodreads)

WAHH GILAA SIHHH ABSOLUTE CINEMA BUKU INI‼️HE COOKED BETTER THAN MBG (ups) bcs seriously I was scared.

Kek dia berani bgt njirrrr (but he is spitting facts). Buku ini juga termasuk serial aksi (walaupun the whole plot ceritanya masuk termasuk standalone sihh, cmn karakter²nya doang muncul di buku² sebelum²nya).

Aku jg udh baca semua buku serial aksinya btw dari buku nya thomas sampe bujang but it turns out buku ini jg nyambung dgn one of his other standalone books which is "teruslah bodoh jgn pintar" yg sayangnya blm aku baca (tau gt kubaca jg but it is one of my wishlist as well).

Sorry if I'm rambling too much but let's just get to the point of this book. At first I thought I would see bujang & the gang again after the previous book "bandit² berkelas" but it turns out to be a standalone with new main character named Anwar Van Rijn YG TERNYATA BLM ADA APA²NYA CUY DIBANDINGKAN BUJANG, THOMAS, & DIEGO (gila³)

Also di buku ini juga ada Julia which I didn't expect that minor character from Thomas books "negeri para bedabah" would play an important role in this book. Bahkan maryam jg muncul disini sbg sesama rekan wartawan nya Julia jg.

Tp disini main character nya tetap ke Julia dan Anwar. I did suspect Anwar at first bcs the skills he has out of my imagination (sempet ngira dia Samad jujurrr) but he is completely a new character yg lbh powerful dibandingkan semua tokoh² actser yg OP itu.

Buku ini dimulai dengan cerita pembunuhan pejabat yg beruntun (serial killing) dan Julia memutuskan utk solve this case. I really thought the perpetrator would another person (dan sempet curiga jg sama Anwar kalo dia villainnya but masih rada ragu jg, TP TERNYATA BENER). Kalo kalian udh sampe akhir² tuh ye beuuhhhhh kerasa bgt plot twist nya.

Aku sempet agak bosen di awal² ama tengah²nya jg but literally begitu dah nyampe akhir cerita I'M INVESTED✨
I'M SAT 🙏

Most of all aku jg suka how he delivered to the public about the reality of this country in this book. AYO TEMEN² KITA KAWAL BUKU INI DAN JG TERE LIYE NYA SENDIRI DARI BANNED‼️ Bcs anjayyyy I'm really scared if the events from orba would be repeated again here. We all could go to jail and our books are suddenly go missing📚💔.

Fun fact buku sosial politik fiksi yg kubaca bukan Laut bercerita but literally bukunya Tere Liye. He is infact one of the most problematic writers that people view. I think it's because they can't stand his critical thinking. Kayak anjay gk terhitung brp kali aku setuju dgn nya. Bukunya Tere Liye lah yg pertama kali membuatku so open minded abt our country.

I have a dream to be a writer and I really wish I could be him yk. Like turning the events to stories so people would know dan jg kalau misalnya suatu hari berita dibungkam to tell everything, then let literature do the work‼️ I'm speaking as a social politics student as well. I do hope I could turn my studies into literature or maybe useful for my journalism career as well. Kalo gk jd penulis ya jurnalis. Buku ini jg membuat impian ku mau menjadi jurnalis semakin tinggi like literally di buku ini aku jg belajar banyak soal menjadi wartawan, seseru itu ternyata 🤩 (terlepas dr the hustle worknya ya). In the name of Jesus, nothing is impossible ❤️‍🩹

LITERATURE IS ALSO A PART OF RESISTANCE EVERYONE ‼️
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Ardina Alth Mora.
497 reviews16 followers
March 10, 2026
Sang Eksekutor “Serial Aksi”
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Sabak Grip Nusantara || 368
---
Setelah baca buku lanjutan serial aksi Tere Liye, ternyata diluar dugaan ceritanya. Dari kemaren kepikiran lanjutan dari buku sebelumnya dan siapa si “Sang Eksekutor” ini? Ternyata semua tebakanku selama ini salah total dong. Di “Sang Eksekutor” malah ketemu karakter baru bernama Anwar van Rjin, seorang wartawan independent dan podcaster terkenal dari New York plus berketurunan Indonesia.

“Sang Eksekutor” ini diawali dengan Anwar yang melakukan podcast dengan pengusaha tuan Jensen di pesawat sekalian kunjungan ke Indonesia mencari tau tentang orang tuanya kandungnya dan bertemu teman lamanya Julia yang juga seorang wartaman. Dan bersamaan dengan meninggalnya petinggi- petinggi dari Negri yang korup secara beruntun dengan gejala yang sama. Waktu baca keadaan Negri yang Korup ini jelas terbayang dengan kondisi Indonesia di beberapa tahun sebelumnya dan saat ini. Bahkan petinggi-petinggi yg meninggal mendadak “Dugaan di bunuh” rada mirip-mirip sama si ini, si itu, si ono nih.

Dan Julia disini sebagai wartawan berusaha menemukan benang merah setiap kasus dan memecahkan kejanggalan-kejanggalan pada setiap kematian petinggi-petinggis saat itu dengan dibantu Anwar secara tak langsung menurutku. Yang lebih menyesakkan adalah fakta dari kisah Bu Nur dimana anaknya meninggal karena korban penculikan dan pelecehan seksual tidak mendapatkan keadilan.

Paling plot twistnya alasan Anwar ke Indonesia dan tentang keluarga angkatnya Anwar. Dan hubungan Anwar dengan semua kematian mendadak para petinggi yg tidak terdeteksi sampai Julia menemukan benang merah semuanya. Dan aku suka moment pertemuan karakter-karakter lain dengan Anwar di Bab Bonus yang juga mengagetkan mereka dengan fakta siapa Anwar, bahkan tentan dendam Roh Durkpa XX. Dan aku semakin penasaran dengan peran Anwar/ keluarga angkatnya.

Semakin penasaran dengan Bandit Terakhir – ternyata serial ini masih berlanjut terusss
Profile Image for Vina Athaya.
17 reviews
March 23, 2026
Saya kembali terhipnotis dengan gaya Tere Liye dalam menangkap kondisi sosial, politik, ekonomi, dan hukum di Indonesia, lalu dengan cerdik mengemasnya menjadi cerita fiktif yang terasa begitu nyata.

Setiap membaca halaman demi halaman, selalu terlintas di pikiran saya: bagaimana bisa rasanya ini sedekat itu? Baik dari latar maupun situasi yang digambarkan, semuanya terasa begitu familiar. Seolah-olah, apa yang ingin disampaikan Tere Liye adalah kritik yang tajam, bahkan cenderung pedas, terhadap sistem pemerintahan yang sering kali terasa hanya berpihak pada para elite.

Salah satu bagian yang paling membekas adalah saat digambarkan kerusuhan yang terjadi di berbagai daerah. Tanpa sadar, saya langsung mengaitkannya dengan peristiwa besar yang belum lama ini terjadi di berbagai wilayah di negara kita, sebuah gerakan masif yang menyisakan banyak pertanyaan dan luka. Buku ini benar-benar memotret situasi yang dekat, relevan, dan terasa memilukan.

Cerita dibuka dengan intensitas tinggi, menghadirkan latar yang tidak biasa dan langsung menarik perhatian. Namun, beberapa bab awal kemudian diselingi dengan nuansa jenaka yang justru memberi jeda sebelum cerita kembali melesat cepat, seperti roller coaster, menuju konflik yang semakin kompleks dan mengguncang.

Sang Eksekutor terasa seperti angin segar untuk seri aksi yang akan datang. Dengan sentuhan khasnya, Tere Liye tidak hanya bercerita, tetapi juga seakan mengetuk kesadaran, bahkan bisa jadi mengguncang, pemerintahan kita jika memang masih ada kepedulian terhadap kondisi yang terjadi saat ini.
Profile Image for kaynowledge .
12 reviews
March 14, 2026
Saya punya ide, gimana kalau buku ini kita kirim ke Istana, dibaca Presiden?

GILA. Dibandingkan Anwar van Rijn, Teuku dan Thomas ku tiada artinya T-T Saya kecewa sekali, padahal Teuku sudah sebagus itu lorenya, perannya, sial, dia ternyata amatiran saja (tetapi jujur sepayah apa Teuku, anak muda yang hanya terlalu mencintai negaranya, I'm willing terjebak di negara ini untuk terus melawan). Dan, dan, pernah tidak, sih, saking kerennya seseorang sampai malas takjub saat orang itu menunjukkan kekerenannya? Gila, sudah dicekoki banyak karakter keren, Anwar ini tetiba muncul dengan sangat nonchalant.

Dan Bang Tere ini juga gila. Sebenarnya menebak siapa Sang Eksekutor ini mudah saja apabila kalian sangat yakin dengan kecurigaan kalian, tetapi jika kalian ragu seperti saya, well... ya gitulah. AKSI yang satu ini bukan BAK! BUK! DOR! TRATATAT! tapi lebih classy, dengan ketegangan menjelang akhir buku. Menceritakan keadaan kita, cuman lebih parah, aku memanggilnya 'distopia halus' (mungkin melenceng dari makna distopia). And yk the world building is good when you start to think it's real? Sering kali saya tidak yakin buku AKSI itu hanya fiksi, mempertanyakan markas shadow economy di dunia nyata.

It's not funny if you don't like to read, man. Buku-buku seperti ini sangat sayang disia-siakan. Ya tapi harganya memang mahal, sih T-T
Profile Image for Rayen_Grey.
25 reviews
February 18, 2026
Membaca buku ini seperti memuaskan ekspektasi rakyat yang sangat geram pada pemerintahan yang kacau balau ini. Munculnya Eksekutor untuk menghabisi petinggi negeri yang korup. Terutama ketika Eksekutor ini juga memiliki masa lalu yang menyakitkan dan berkeinginan untuk membalaskan dendam.

Aku sangat suka bagaimana kuatnya Nur, ibu Anwar. Di saat anak pertamanya mengalami kekerasan seksual dan meninggal dengan trauma, lalu suaminya mati mengerikan. Ia tetap mempunyai harapan, agar tidak ada lagi yang mengalami hal-hal seperti itu. Ketika hukum ditegakkan, korban bisa mendapatkan keadilannya dan pelaku dihukum habis-habisan.

Masa lalu itu menyakitkan sekali bagiku untuk dibaca. Jadinya aku menangis sepanjang malam karena tahu, cerita fiktif yang Tere Liye buat ini belum ada apa-apanya, realitanya masih ada yang mengalami hal lebih buruk dan lebih tidak adil lagi.

Hanya bagian itu saja yang terus teringat di kepalaku. Aku mengapresiasi karakter Julia yang akhirnya bisa bersinar terang dengan peran wartawannya, ia memang wartawan cemerlang yang suka kuimpikan (sebagaimana Grace yang respek pada Julia juga).

Panjang umur perjuangan. Orang kaya memang bangsat semua.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Sheisfiction.
47 reviews1 follower
April 16, 2026
4.5/5⭐
Mengangkat isu ketidakadilan hukum tema yang dekat dengan realita sosial. Ceritanya terasa “berani” dan kritis. Alur cepat, dibuat terus penasaran dengan identitas dan tujuan tokoh utama. Aku suka dengan gaya bahasa dan penulisan Tere Liye mudah dimengerti, ada wangi-wangi romance. Banyak tokoh yang karakter nya udah ga asing sama kita semua kayak korup, penjilat, suap dan sebagainya bikin gemes dan kesel ☺️🫵. Sebenarnya plot nya udah ketebak tapi cara bang Tere menceritakannya, memecahkan teka-teki itu wow 😲 , sejujurnya negara ini sangat butuh 'sang eksekutor'.
Di sarankan untuk baca buku-buku serial aksi soalnya tokoh - tokohnya berkesinambungan. I have big expectations for this book dan aku sedikit kecewa, Bang tere menulis karakter si Anwar terlalu berlebihan dia jadi kayak si paling jenius, si paling tau segalanya, si paling otot kawat tulang besi, kalau dijejerin Anwar, Bujang, Thomas udah overpowering😵‍💫. Tapi ya balik lagi ini cerita fiksi tapi dekat dengan realitas, overall good book, good story but Tetap bodoh jangan pintar much much better.
19 reviews
March 12, 2026
FIRST OF ALL, seperti biasa Tere Liye kalau udah bahas masalah 'konoha' beneran terasa real, mau bilang ini bukan buku fiksi juga percaya, kok. SPECIAL MAKIAN BUAT SELURUH PETINGGI PEJABAT APALAH DI 'BUKU' INI, BEJAT LO SEMUA BEJATTTT!!!! Saya beneran se-marah itu waktu baca TBJP dan Sang Eksekutor ini. Kalau bisa request ke Anwar, saya mau mereka koid nya lebih 'tersiksa' lagi.

Btw, saya suka salfok sama dynamic between Anwar-Julia ini, tiap baca interaksi di awal buku, mereka selalu kocak, dan 'Pertemanannya' terasa sekali. Thanks to Tere Liye, jujur karakter favorite saya Julia, jadi waktu buku ini keluar saya excited bgt, akhirnya bisa liat Julia lagi, WKWKWK.

Intinya, buku ini berhasil bikin saya merasa LEGA, dan rasa kesal saya sedikit terbayarkan oleh eskekusi Sang Eksekutor ini ke tokoh-tokoh di TBJP (worth to read untuk readers TBJP yang marah dgn ending buku TBJP)
Profile Image for Muhammad F.
24 reviews
March 19, 2026
Se-kangen itu baca buku serial aksi!!! Hahaha super semangat bacanya, dibuku ini fokus nya ada di 2 wartawan, dengan kejadian kejadian kematian petinggi di satu negara, sampai akhirnya berjumpa presiden, tapi aku gamau kasih tau ah apakah presiden nya mati atau tidak wkwkwk

Intinya tentang penegakan hukum di Indonesia yang super jelek!! Btw di buku ini ada dimention jendral bacok, keluarga liem yang ada di buku lain deh

Dan kejadian keluarga shadow economy di perancis ituu ada dimention di buku ini hehe, dikit si, kayaknya kalau mau baca ini aja tanpa ikutin buku sebelumnya bisa sih, cuma dikit aja bingungnya🤭
Profile Image for Penti R.
13 reviews
April 16, 2026
Ceritanya kurang greget, padahal diawal sudah menarik. Aku setuju dengan review-nya kak Ernest Prakasa tentang buku ini di Instagram. Aku senang akhirnya tokoh-tokoh antagonis yang ada di novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar akhirnya mendapatkan karmanya, tapi terlalu dibuat-buat.
Karena belum lengkap baca bukunya bang Tere Liye, diakhir ceritanya banyak tokoh-tokoh dari beberapa novel bang Tere Liye yang masuk. Sehingga aku sedikit kesulitan menangkap maksud terkumpulnya orang-orang tersebut dan ketemu tokoh dari novel ini.
This entire review has been hidden because of spoilers.
12 reviews
April 29, 2026
Kembali ke dunia nyata,dan meninggalkan sedikit dunia shadow economy. Penggabungan dua dunia secara halus,tapi dibuat seakan akan dunia di Teruslah Bodoh Jangan Pintar itu kecil dan meaningless(sebenarnya endingnya udah peak tapi semenjak digabung jadi agak pointless). Karakter baru lebih berkarisma,tenang,polymath dan badass ketimbang Thomas maupun Bujang.

Tidak perlu baca Teruslah Bodoh Jangan Pintar untuk baca ini,karena semua karakternya udah dijelasin ulang dan kembali lagi,semua karakter di Teruslah Bodoh Jangan Pintar terlihat lemah,kecil dan gak ada apa-apanya di sini
4 reviews
March 26, 2026
Halo bang saya anak pondok, sebenarnya saya minjem ke teman sih buat baca buku ini, tapi sumpah ini buku the best saya kedua setelah buku sangkakala dilangit Andalusia karya Hanum Salsabiela Rais, ceritanya mungkin bagiku udah ketebak sih, gara gara sering nonton detektif Conan, yang pokok nya cerita nya seru banget, semoga yang Abang tulis bisa berdampak besar untuk negeri kita, makasih bang🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Profile Image for Yogipri.
4 reviews
April 3, 2026
Tere Liye selalu bagus👏
Baca sambil merasakan pemerentaahh akhir2 ini di Konoha. Duhh... radanya ingin membantin. Seandainya sajaa....
Walaupun cukup mudah tertebak, siapa eksekutornya. Tp backgroundnya itu yg membangongkan, hingga di akhir bisa berkata "oh pantesaan"
Gara2 ini, akan baca seri2 sebelumnya sambil nunggu Bandit Terakhir.

PS - nyokabnya Julia apa kabar yak? khawatir kenapa2 loh tanteee
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Dedious.
1 review
April 12, 2026
Sebelum baca ini sudah baca Teruslah Bodoh Jangan Pintar, vibesnya sama, ternyata tokoh pengacara nasibnya berlanjut di buku ini, kalau bilang buku ini non fiksi percaya aja sih, soalnya ceritanya mirip di negara yang kita tinggalin, ceritanya seru tidak membosankan, selain itu jadi tau bagaimana jurnalis bekerja, sekian saja rewiewnya, maaf jika reviewnya jelek, soalnya baru pertama nulis" review buku di platfom wkwkwk
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for yeraashè.
14 reviews
May 21, 2026
SEMUA ORG HARUS TAU KALO SANG EKSEKUTOR BENERAN HITS DIFFERENT LEVELL, plot twist nyaaa sesuai dugaan tapi tetep kaget karena serapih itu???? bahkan Thomas dkk ga ada apa apa nya dibanding beliau ini wowowowww, i hope ini bukan cuma karakter fiksi tapi nyata adanya huhuhu, ini salah satu novel yg bikin speechless karena saking bagusnya, kaya ko bisa kepikiran alurnya se dar der dor ini, ditunggu next seri nya ga sabar liat kegacoran beliau lagii🤭🤭
Profile Image for Bana_Ez.
259 reviews1 follower
May 12, 2026
4.7/5

Bagus, meskipun alurnya samaa aja seperti buku-buku yang lain. Masalah A > Masalah B> Masalah C> dan seterusnya. Tapi tetap seru. Hubungan antar tokoh jug alucu, apalagi Julia dan Anwar ni kocak.
Profile Image for Ferry Irawan Kartasasmita.
20 reviews
May 16, 2026
Novel Tere Liye memang cocok untuk obat reading slump.
Sudah lama tidak menyelesaikan buku secara utuh, walaupun dari alur cerita cukup ringan dan mudah untuk ditebak, tetapi ini bisa membangkitkan motivasi untuk membaca lagi.
Profile Image for Qisty Suryasaumi.
29 reviews
February 20, 2026
Bagussss huhu.. Gak ekspek bakal ada hubungannya sama series aksi sama teruslah bodoh jangan pintar juga
9 reviews
March 20, 2026
Suka sama bukunya. Paling nggak pemerintah kudu baca si. Biar tahu negara dari kaca mata penulis. Plot twist di akhir juga buat pengen baca novel aksi berikutnya.
1 review
March 24, 2026
Keren bang, jadi sadar ternyata Indonesia udh ancur
Profile Image for nabilahhh.
135 reviews10 followers
April 1, 2026
3,5/5. Agak kurang nendang gitu ceritanya….
Profile Image for M_agunngh.
304 reviews4 followers
April 12, 2026
Novel ini punya ceritanya sendiri, cmn ada tokoh2 yg perlu dibaca di skuel PP. Soal latar blakang sangat related ama negeri konoha
Displaying 1 - 30 of 37 reviews