Jump to ratings and reviews
Rate this book

Suspect in My Sight

Rate this book
Kamera DSLR Citra hilang. Lima penghuni, lima alibi, satu kecurigaan besar. Demi membuktikan dirinya tak bersalah, Tara menyelidiki satu per satu penghuni… termasuk Sebastian, si cowok sok keren yang lebih suka menyalahkan orang daripada mencari solusi.

Namun siapa sangka, proses mencari kamera justru membuat dia makin sering berhadapan dengan Sebastian yang menyebalkan tapi anehnya bikin penasaran. Apakah Sebastian pencuri kamera itu? Atau justru orang yang diam-diam 
mencuri hatinya?

360 pages, Paperback

Published January 15, 2026

Loading...
Loading...

About the author

Bella Pustika

2 books1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (16%)
4 stars
7 (58%)
3 stars
3 (25%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 5 of 5 reviews
Profile Image for Fikriah Azhari.
381 reviews162 followers
February 28, 2026
❝...tutupnya dengan tatapan tersirat seolah menyatakan babak baru bahwa; perang sesungguhnya baru saja dimulai. Kemarin kita memang berteman, tetapi sekarang kita musuh... dalam selimut.❞

Sebagai yang belum pernah ngerasain jadi anak kos, rasanya terhibur banget baca buku ini! Selama ini sering nemu curhatan netizen yang makanannya ilang di kulkas kosan padahal udah dikasih label nama atau peralatan masaknya dipakai tanpa izin terus nggak dicuci setelahnya. Pokoknya berbagai tingkah bikin geleng-geleng yang rasanya mempertanyakan, bahwa beneran ada ya manusia-manusia nggak tahu diri seperti itu?

Tapi, yang dialami Citra dalam novel ini udah keterlaluan! Kamera DSLR yang disimpan di dalam kamarnya raib begitu aja! Di dalam kamarnya, lho! Apa nggak ketar-ketir itu penghuni sekaligus pemilik kosnya mikirin keamanan kos?🤯 Lucunya, setelah konfrontasi di depan penghuni kos lainnya, kartu memori kamera tersebut malah “pulang” sendirian! Duh, ini malingnya emang niat nyuri, atau masih setengah hati, sih? 🤔

It's such a fun read! 😆 Potret realistis kehidupan anak-anak kos dengan berbagai kepribadian tapi mencoba saling memaklumi di bawah atap yang sama. Tara si drama queen, Citra yang teledor, Ben yang paling bisa diandelin, Bima si remaja berisik, sampai Sebastian si anak baru yang jarang banget mau bergaul. Emang isi kosnya lima orang aja, tapi cukup untuk memperlihatkan kita bahwa manusia tuh beneran beragam banget, ya.

Awalnya aku nggak habis pikir masa iya penghuni yang seharmonis itu tiba-tiba ada yang tega jadi maling? Tapi ternyata manusia beneran nggak bisa ditebak, ya! The real everyone looks innocent until they don't! OOPSSS! Beneran nggak habis pikir skenarionya ternyata seperti itu! Aduh please setelah ini jangan ada dusta di antara kita~~~

Aku nggak tahu apakah menunjuk Tara sebagai detektif itu udah keputusan yang paling tepat hahaha soalnya ampuuun dia sampai buatin "Sumpah Saksi" buat temen-temen kosnya supaya tiada dusta di antara mereka. Mana berujung masing-masing orang menaruh curiga pada orang lain pula. Tapi aku suka karena fokusnya nggak sekadar nyelidikin pelaku pencurian kamera ini, jadi emang nggak yang seserius dan semenegangkan itu, ada aja aksi serta omongan asbun penghuni kos (seringnya Tara—they call her DRAMA QUEEN for a REASON!) yang terasa menggelitik!

DAAN ROMANCE-NYA ITU! Tara-Bastian yang saling mencurigai nih definisi hating you is my favorite way of loving you! HAHAHA.

Keseharian kosnya nyambung banget sama kehidupan nyata. Lama satu rumah tentunya bikin mereka hapal dan khatam kelakuan satu sama lain; ada yang rajin buang sampah, ada yang hpnya suka kelupaana naroh dan tahu-tahu malah masuk kulkas, ada juga yang jadi bahan rumpi ibu-ibu tetangga! Pokoknya napak bumi deh keseharian mereka.

Buat yang lagi ngekos atau pernah jadi anak kos, Suspect In My Sight ini cocok banget masuk dalam reading list kalian! Entah nantinya bakal ngerasa terhubung dengan keseharian mereka, atau memantik perasaan nostalgia terhadap tempat (dan orang-orang) yang dulunya asing tapi pernah menjadi rumah.

Setelah ini jadi kepingin baca buku Bella Pustika lainnya, apalagi yang fokus ke romance gitu.
Profile Image for aynsrtn.
607 reviews23 followers
February 16, 2026
Satu kata: Capek! Bener deh baca buku ini tuh capek karena dua lead-nya tuh kalau nggak debat kusir, sinis-sinisan, saling lempar intuisi licik melicik, dan senang mencurigai satu sama lain. Makanya mereka cocok.

Membayangkan Tara di Suspect in My Sight ketemu Eva di Behind The Scene, wih … siapa kah yang jadi juara 1-nya dalam lomba saling mencurigai? 🙂

Jadi, buku ini bercerita tentang sebuah kosan yang tengah menghadapi sebuah problema yang sangat darurat yaitu Citra, salah satu penghuni kos, kehilangan kamera DSLR-nya yang mahal. Ada lima penghuni di kos tersebut (termasuk Citra). Semuanya punya alibi. Demi membuktikan dirinya tidak bersalah, Tara pun berinisiasi (dipinta oleh Citra juga) untuk menjadi detektif. Dalam investigasinya, Tara malah menemukan berbagai rahasia kehilangan lainnya di kosan dan seseorang yang selalu mencurigai—hatinya.

Penafian: ini bukanlah buku thriller. Tidak ada yang mati di sini. Adanya misteri dan agak crime, tapi sebatas hilangnya mie instan atau benda yang ubah posisi khas kemelut anak kosan. Lantas, apakah ini buku romance? Iya, tapi di extra chapter judulnya SAHKAN. Udah. Sisanya apa? Curiga, debat, curiga, debat, gitu terus bahkan sampai akhir 😀

Membaca buku ini di 70% cerita, aku berkontemplasi, ini mana deh mesam-mesemnya? Ya, tadi itu isinya bickering mulu. Lalu, tetiba ada yang mulai nyerempet-nyerempet kayak orang yang lagi PDKT, tetapi yang di-PDKT-in kemusuhan luar biasa. Jadi, ujung-ujungnya apa? Jelas, gelut lagi.

Nah, momen menjadi dekatnya tuh turning point-nya pas kapan? Apakah saat dia kena DBD, kah? Karena apa, ya, penilaianku sudah terhalangi oleh kemusuhan Tara dengan beliau. Oh iya, belum kenalan sama lead satu lagi. Namanya Bansos (panggilan sayang Tara untuk Bastian alias Bastian Ansos). Kadang-kadang disebut Sebasialan juga. Jadi, balik lagi, momen ketika “suka” itu datang seperti tiba-tiba ada. Agak kurang smooth.

Terus pas momen jadiannya juga nggak dong, tetiba katanya udah bareng aja. LHAAA?? Kepotong bab karena pas mau momen itu jawabannya ngegantung, terus udah pindah bab 🙂

Yang aku suka dari buku ini adalah elemen premisnya yang suspect dan investigasi serta cara nge-debunk satu-satu kecurigaan. Lalu, twist-nya juga lumayan. Kayaknya penulisnya bisa kalau buat thriller-crime-mystery yang sesungguhnya. Sub-plot “diam-diam” ternyata penulis terkenal itu pun aku suka. Lebih gong cerita misteri si Ezra itu daripada keruwetan Tara-Bastian, wkwk.

Tara itu penokohannya beneran “menyerap” energi. Anaknya tuh beneran nggak bisa santai. Kalau kata Bima sih, Tara ada “baiknya”, tapi baiknya itu bare minimum sih. Ya, nggak harus lovable memang untuk menjadi female lead. Senyebelinnya Citra, Bima, Ben, bahkan Bastian, ada fase cooling down-nya, tapi Tara ini … makanya di awal, aku bilang kalau Tara ketemu Eva bakal gimana, ya? HAHA.

TL;DR
Kalau kalian butuh bacaan yang saling mencurigai, dinamika anak kosan, lengkap dengan twist, serta membuatmu banyak mengelus dada sebab dibutuhkan kesabaran, maka bisa baca buku ini. Romansanya ya gitu deh. Kayaknya romansanya subplot, sebab plot utamanya adalah mencari partner gelut dan berdebat seumur hidup.

🌹 3.75 bintang untuk extra part terakhir.
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book276 followers
June 2, 2026
Citra, Tara, Bima, Ben dan Bastian tinggal bersama di sebuah rumah kost. Bima, yang termuda, adalah anak pemilik rumah kost, sementara Citra adalah sepupu Bima. Tara adalah junior-nya Citra di kampus dulu, dan Ben adalah rekan kerja Citra. Sementara Bastian, penghuni paling baru di kost itu.

Suatu malam, Citra membangunkan semua penghuni karena kamera DSLR-nya hilang. Bastian yang hadir terakhir di malam itu malah mengatakan kalau kamera itu diambil oleh salah satu penghuni. Bastian menuduh Tara, yang tentu saja dibantah oleh Tara. Untuk membersihkan namanya, Tara bersedia menjadi detektif guna mengungkap pelaku pencurian. Dia mempersiapkan proses investigasinya dengan saksama, sampai membuat sumpah saksi. Tara harus melaporkan hasil penyelidikannya kepada Citra.

Sepertiga awal novel ini isinya didominasi oleh pertengkaran antara Tara dan Bastian. Tara jelas tidak suka dengan Bastian yang angkuh dan menuduhnya, sementara Bastian menganggap Tara seorang drama queen. Hampir capek mengikuti emosi kedua orang ini, tapi makin ke belakang interaksi keduanya semakin menarik. Trope hate to-love menjadi salah satu daya tarik novel ini. Tapi asli...sampai akhir keduanya masih aja sering beradu argumen.

Saya suka dengan dinamika anak kost yang ditampilkan. Meskipun di antara mereka sempat ada ketegangan karena peristiwa hilangnya kamera Citra, namun hubungan di antara mereka tetap saling menghargai. Ada juga misteriusnya Bastian, yang membuat Tara semakin kesal pada cowok itu. Ceritanya cepat dan tambahan ektra bab-nya sangat menghibur.
Profile Image for MAULIA.
48 reviews1 follower
May 22, 2026
Wow ini bener bener seru ceritanya!!! Plot nya sebenarnya simple tapi para tokohnya yang bikin asyik.
Terutama Tara dan Bastian yang ributnya tuh lucu HAHA

Dan untuk crime nya rapi banget cara nunjukin nya, dari awal udah dikasih hint dan akhirnya di kumpulin di akhir cerita.
Apalagi semua penghuni kost nya terkait haha

Kocak asli ini buku.
Best banget!!!!
Profile Image for Caren Gultom.
112 reviews1 follower
March 16, 2026
meski di awal cukup berat bagiku untuk masuk ke dunianya Tara.. pusing bgt liat Tara pgn e jitak, sorry Tar 😭 tp di tengah sampai akhir seru dan lucu bgtt.. emg unik sih novel ini, ada romance nya, ada kocaknya, eh ada misterinya juga 😆✨
Displaying 1 - 5 of 5 reviews