Sam, kau memang pantas marah. Menunggu cinta Tanya selama dua tahun dan, ujung-ujungnya malah disia-siakan. Kau pantas merasa kecewa. Kau boleh-boleh saja menganggap cinta abadi itu hanyalah khayalan utopis para romantis. Itu hakmu! Tapi… bukankah sekarang kau sudah mempunyai Maura, Sam? Gadis itu sangat mencintaimu dan, jangan dustai perasaanmu sendiri, kau juga mencintainya. Jadi apa yang kurang? Kenapa masih meragu, Sam?
Ya, Tanya datang lagi. Wajar kau tiba-tiba merasa bimbang. Bagaimanapun, kau tak bisa begitu saja membunuh perasaan yang selama ini tumbuh dan berakar di kalbumu. Tapi, dia masa lalu… kenapa masih saja menoleh dan melukai diri sendiri?
Kau lihat apa akibatnya, Sam? Di hadapanmu kini ada Maura dan Tanya, dua jalan berbeda yang akan membawamu menuju bahagia atau duka (kita lihat saja nanti ke mana takdir akan membawamu).
Tapi intinya tetap sama, Sam. Kau harus memilih. Kini atau masa lalu. Dan jangan kira kau bisa berbalik dan mengingkari keputusanmu sendiri.
Moammar Emka (lahir di Tuban, Jawa Timur, 13 Februari 1974; umur 42 tahun) dikenal sebagai penulis buku kontroversial, "Jakarta Undercover" (Sex in The City).
Moammar Emka telah menulis puluhan buku. Namun buku tulisannya yang paling laris dan mengangkat namanya adalah "Jakarta Undercover". Buku ini menceritakan sisi gelap kehidupan seks 'liar' yang ada di kota Jakarta. Buku ini juga mengalami cetak ulang sebanyak 35 kali. Selain itu juga dilakukan gubahan dalam bentuk bahasa Inggris dan di pasarkan di kota-kota besar Asia, yang juga telah dilakukan cetak ulang. Karya itu kemudian diangkat ke dalam cerita film layar lebar berjudul "Jakarta Undercover", dengan dibintangi Luna Maya, Fachry Albar, Lukman Sardi, Christian Sugiono, dan Fauzi Baadila.
Emka menulis buku-bukunya dengan investigasi secara mendalam selama bertahun-tahun. Berbagai metode pun dia gunakan untuk mendapatkan informasi seperti pendekatan personal, clubbing, nongkrong bareng, curhat, sampai wawancara.
Buku tulisan Emka kebanyakan mengupas sisi seksualitas yang terjadi di masyarakat, seperti "Siti Madonna", "Jakarta Undercover 2","Jakarta Undercover 3", "Ade Ape Dengan Mak Erot?", "2 Selingkuhan", dan "In Bed with Models". Buku In Bed with Models dirilis pertengahan 2006, yang mengisahkan lika-liku sisi gelap para selebriti Indonesia dalam mencari 'pendapatan tambahan' dengan 'menceburkan diri' dalam transaksi seks kelas atas.
Selain menulis, Emka juga pernah tampil sebagai cameo di film "Koper" garapan sutradara Richard Oh.
tiga bintang saya berikan untuk keelokan Moammar Emka bertutur dan bercerita dalam buku ini. banyaknya sisipan puisi semakin menambah daya tarik untuk tak lepas membaca buku ini sampai habis. sayangnya, keindahan berbahasa juga kata-kata tidak didukung dengan jalan ceritanya. kurang nampol euy!! membuat saya bergumam sendiri, "yahh, kok cuma gini".
p.s: buat kak Moammar Emka, saya penasaran pengen baca 'Beib, Aku Sakau' dan '365 Hari, 3 Cinta, 2 Selingkuhan'. masih ada stok kah?? dimana yaa bisa dapetinnya?? nyari di toko buku udah gak nemu. beruntung masih bisa menemukan Kuta Bali di Eureka:)
BUkunya terlalu mendayu-dayu... Menggambarkan rapuhnya cowo.. dgn bahasa yg feminim bgt, jd klo menurut aq ga sinkron aja.. Baru baca sampe bab 2 aja dah mulai bosen.. entah apa bs sampe abis.. Ngeliat pengarangnya Moamar emka,ngebayangin bakal baca novel romance dgn bahasa yg beda. tyata sama aja... Moga2 ktemu sesuatu yg beda diakhir, jd ga tlalu kecewa bgt ma sosok moamar emka..
This entire review has been hidden because of spoilers.