What do you think?


Javanese Ethics and World-View, The Javanese Idea of the Good Life
Etika Jawa mencerminkan nilai-nilai manusiawi, yang pantas menjadi salah satu pedoman alternatif menghadapi tantangan modernisasi. sebuah corak etika Barat, karena memiliki gambaran yang khas tentang manusia, pribadi, masyarakat, serta alam semesta. Buku ini merupakan bacaaan yang sangat memebantu Anda, baik yang berasal dari Jawa maupun bukan, untuk memahami tingkah laku, kebijaksanaan, dan cita-cita orang Jawa.
ISBN : 979-403-005-8; 20484005
* Nonfiksi/Filsafat
ISBN : 979-403-005-8; 20484005
* Nonfiksi/Filsafat
- GenresPhilosophyHistory
323 pages, Hardcover
First published January 1, 1981
About the author
Franz Magnis-Suseno
45 books89 followersProf. Dr. Franz Magnis-Suseno SJ adalah rohaniwan yang lahir tahun 1936 di Eckersdorf, Jerman, dan sejak 1961 hidup di Indonesia. Dia adalah guru besar filsafat sosial pada Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara di Jakarta dan guru besar luar biasa Falkutas Pasca Sarjana Universitas Indonesia, dosen tamu pada Geschwister-Scholl-Institut Universitas Munchen, pada Hochschule fur Philosophie, Muchen, dan pada Falkutas Teologi Universitas di Innsbruck. Ia belajar Filsafat, Teologi dan Teori Politik di Pullach, Yogyakarta dan Muchen. Pada tahun 1973 ia memperoleh gelar Doktor dalam ilmu filsafat dari Universitas Munchen dengan sebuah disertasi tentang Normative Voraussetzungen im Denken des jungen Marx (1843-1848) (1975,Alber)
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 14 of 14 reviews
March 25, 2012
Sebuah buku wajib untuk memasuki Etika Jawa, dan sebuah pengantar menuju Etika Nusantara...
June 21, 2023
Franz Magnis-Suseno takes readers on an insightful journey into the intricate tapestry of Javanese philosophy. This remarkable book not only delves deep into the cultural roots of Java but also sheds light on how Javanese ethics have permeated every facet of society, from the working class to the highest echelons of power.
As someone deeply intrigued by Eastern philosophy and particularly drawn to the profound teachings of Javanese wisdom, this book proved to be an invaluable resource. Magnis-Suseno's meticulous research and deep understanding of the subject matter shine through on every page, enriching my understanding of the Javanese worldview.
One of the book's greatest strengths lies in its exploration of Javanese ethics within the context of Indonesian society. Magnis-Suseno masterfully elucidates how these ethical principles have been revered and integrated throughout the nation's history, transcending social boundaries. The author aptly highlights how even the Indonesian presidency, the pinnacle of power, has been influenced by Javanese philosophy, further emphasizing its deep-rooted significance.
What sets this book apart is its comprehensive exploration of Javanese ancestry, particularly its connection with Hinduism. Magnis-Suseno's meticulous examination of this historical backdrop offers readers a nuanced understanding of how Javanese ethics evolved and was shaped by various influences. By tracing the origins and evolution of these ethical principles, the author showcases the resilience and adaptability of Javanese philosophy, a testament to its enduring relevance.
"Javanese Ethics and World-View, The Javanese Idea of the Good Life" is an engaging and enlightening read. While it assumes a certain level of familiarity with Eastern philosophy, even readers new to the subject will be captivated by the author's clear and accessible writing style. The book strikes a harmonious balance between scholarly analysis and relatability, making it accessible to many readers.
As someone deeply intrigued by Eastern philosophy and particularly drawn to the profound teachings of Javanese wisdom, this book proved to be an invaluable resource. Magnis-Suseno's meticulous research and deep understanding of the subject matter shine through on every page, enriching my understanding of the Javanese worldview.
One of the book's greatest strengths lies in its exploration of Javanese ethics within the context of Indonesian society. Magnis-Suseno masterfully elucidates how these ethical principles have been revered and integrated throughout the nation's history, transcending social boundaries. The author aptly highlights how even the Indonesian presidency, the pinnacle of power, has been influenced by Javanese philosophy, further emphasizing its deep-rooted significance.
What sets this book apart is its comprehensive exploration of Javanese ancestry, particularly its connection with Hinduism. Magnis-Suseno's meticulous examination of this historical backdrop offers readers a nuanced understanding of how Javanese ethics evolved and was shaped by various influences. By tracing the origins and evolution of these ethical principles, the author showcases the resilience and adaptability of Javanese philosophy, a testament to its enduring relevance.
"Javanese Ethics and World-View, The Javanese Idea of the Good Life" is an engaging and enlightening read. While it assumes a certain level of familiarity with Eastern philosophy, even readers new to the subject will be captivated by the author's clear and accessible writing style. The book strikes a harmonious balance between scholarly analysis and relatability, making it accessible to many readers.
May 31, 2020
Sebagai orang jawa mungkin sebagian dari buku ini ada yang masih relevan ada yang sudah tidak, pada dasarnya banyak yang memperdebatkan asal mula jawa apakah dari masa Mataram atau masa Majapahit,
Tapi buku ini secara gamblang membahas norma dasar budaya jawa,,,
Tapi buku ini secara gamblang membahas norma dasar budaya jawa,,,
January 16, 2022
As I am writing about my life and work in Jakarta from 1995 to 2000, I often pick up this magnificent book about Javanese ethics and world-view. Great to get lost in the fascinating stories and analysis.
January 31, 2023
sangat informatif meski terdapat beberapa bagian yg terkesan repetitif
September 3, 2023
Not an easy read, a bit repetitive, but still illuminates on Javanese ethics system.
September 6, 2026
Komprehensif, detail, dan analitis. Berasa kuliah lagi baca buku ini and i loveee it!
February 17, 2017
Buku ini menarik sekali untuk dibaca dan memahami sebuah pandangan tentang "orang Jawa" dan etika yang melingkupinya. Kita diajak mengurai berbagai landasan filosofis hidup yang dipraktekkan orang Jawa.
Pandangan dunia Jawa yang memperhatikan keselarasan menjadi hakekat yang terus dijaga orang Jawa.
Jika Nusantara adalah kumpulan multidimensional dari ragam budaya, bahasa, kekayaan alam, wilayah, dan manusia yang beragam, maka Jawa tetap menjadi koentji bagi Indonesia di masa lalu, sekarang, maupun yang akan datang.
Saya menikmati enam bab awal buku ini, walau agak kurang nyaman dengan cukup banyak makna kalimat yang diulang pada bab ketujuh dan kedelapan. Tapi buku yang pas, tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis ini layak untuk dibaca, dijadikan referensi, maupun sebagai bekal melakukan proyeksi di masa depan bagi bangsa Indonesia terutama generasi muda Jawa.
Pandangan dunia Jawa yang memperhatikan keselarasan menjadi hakekat yang terus dijaga orang Jawa.
Jika Nusantara adalah kumpulan multidimensional dari ragam budaya, bahasa, kekayaan alam, wilayah, dan manusia yang beragam, maka Jawa tetap menjadi koentji bagi Indonesia di masa lalu, sekarang, maupun yang akan datang.
Saya menikmati enam bab awal buku ini, walau agak kurang nyaman dengan cukup banyak makna kalimat yang diulang pada bab ketujuh dan kedelapan. Tapi buku yang pas, tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis ini layak untuk dibaca, dijadikan referensi, maupun sebagai bekal melakukan proyeksi di masa depan bagi bangsa Indonesia terutama generasi muda Jawa.
June 25, 2011
This book is too wonderful. Aside from the fact that it gave me a lot of information for my paper (and that paper finally got HD, yesss!!! hahaha), it also shows how the writer (Franz Magnis-Suseno) really understands Javanese world-view in details. He really understands the nature of Javanese, and could explain it very well without being obstructed by his European perspective. And it makes me feel ashamed of myself, somehow. I'm Indonesian, half Javanese. Mr. Magnis-Suseno is a German-born (even though he has got his Indonesian nationality for years). And he knows about Indonesia (particularly Javanese culture), more than most of Indonesians do.
February 17, 2014
Membaca buku ini tidak serta merta menebalkan iman primordialisme saya sebagai orang Jawa. Membaca buku ini justru mengajak saya memeriksa kembali nilai-nilai yang saya yakini, nilai-nilai yang dihidupkan di dalam keluarga, dan bagaimana sebenarnya unsur etika memainkan peranan penting dalam sejarah perkembangan masyarakat Jawa dari masa ke masa.
January 23, 2008
satu kajian yang dilakukan oleh ahlinya merupakan satu hal yang sungguh membawa berbagai pengalaman baru. dan hal ini dapat ditemukan dalam buku ini. sebuah pandangan tentang etika jawa yang dipaparkan oleh magnis-suseno menggambarkan satu kebudayaan jawa yang dilihat dari kacamata filsafati.
August 12, 2012
Sebuah Analisa Falsafi tentang Kebijakan Hidup Jawa.
Penulis : Fanz Magnis Suseno.
Penerbit : Gramedia, 1988.
Halaman : 265.
https://www.facebook.com/media/set/?s...
Penulis : Fanz Magnis Suseno.
Penerbit : Gramedia, 1988.
Halaman : 265.
https://www.facebook.com/media/set/?s...
April 7, 2013
Buku ini makin memberi makna mengapa saya harus bangga dibesarkan dalam budaya Jawa.
March 3, 2016
i am so happy because this is help me more
Displaying 1 - 14 of 14 reviews














