Andalusia berselimut kegelapan. Penguasa bangsa Gothic di Andalusia, Wittiza, baru saja dijatuhkan oleh Roderick. Roderick yang bengis dan culas hanya tahu bersenang-senang dengan kekuasaannya di istana yang megah. Ia memperlakukan rakyatnya dengan buruk. Wilayah Andalusia yang indah tertebar teror. Semua penduduk diwajibkan untuk memeluk agama Romawi, termasuk orang Yahudi. Mereka hidup dalam tekanan, kepalsuan, dan kezaliman. Putra sulung Wittiza, Alfonso, kehilangan segalanya. Terlebih lagi, cinta sejatinya, Florinda, telah direnggut kehormatannya oleh Roderick. Kebencian Alfonso kepada Roderick memuncak. Setelah membunuh ayahnya, merebut kekuasaan darinya, Roderick juga merenggut cintanya.
Ayah Florinda, Julian, merasa terpukul. Walikota Ceuta itu berusaha mendekati Alfonso. Mereka pun akhirnya bertekad meminta bantuan kepada bangsa Arab untuk menaklukkan Spanyol yang dikuasai Roderick. Julian terkesan dengan kebaikan budi seorang lelaki Barbar dari Afrika Utara yang telah menolong Florinda. Lelaki itu bernama Thariq bin Ziyad. Thariq masuk Islam setelah bangsa Arab menaklukkan bangsa Barbar. Mantan budak ini ditunjuk menjadi jendral militer dalam kepemimpinan Khalifah Umayah, Al-Walid I. Bangsa Arab dikenal dengan keadilannya di wilayah kekuasaan mereka. Julian berpikir, lebih baik Spanyol dikuasai oleh bangsa Arab.Bagaimanakah Roderick dapat ditaklukkan oleh Thariq bin Ziyad?
Bagaimanakah Spanyol pasca penaklukan bangsa Arab? Apakah Florinda akhirnya bertemu Alfonso? Ikuti novel berlatar sejarah Andalusia abad ke-5 ini dan siap-siap terbuai oleh romatika masa lalu.
Saya suka fiksyen sejarah kerana unsur emosi sudah tentunya fiksyen berlatar belakang fakta-fakta sejarah yang melibatkan tokoh-tokoh, tempat dan zaman yang sahih. Fakta - fakta ini pula boleh disahkan dengan mudah.
Ada unsur nostalgia tentang sejarah Andalusia. Masih teringat-ingat lagi sejarah ini diajar di dalam mata pelajaran Agama Islam di peringkat SPM lalu. Kisah Roderick yang bernafsu serakah mencabul kehotmatan Florinda. Lalu ayahnya Julian, seorang penguasa di Ceuta menjemput tentera Arab untuk menyerang Sepanyol dan membalas dendam ke atas Roderick. Tariq bin Ziyad mendarat bersama tenteranya mendarat di bumi Sepanyol. Dikisahkan bagi menaikan semangat jihad tentera Islam, Tariq telah membakar kapal yang membawa mereka ke pantai Sepanyol.
Sebahagian besar novel ini mengisahkan intrik politik yang berlaku sebelum tentera Arab menyerang Sepanyol. Raja Roderick disokong oleh Gereja Romawi merampas kuasa dari Raja Wittiza. Alfonso, sebagai putra mahkota telah dinafikan haknya sebagai pewaris Raja Wittiza. Alfonso ketika itu telah ditunangkan dengan Florinda, anak kepada Julian merupakan pembesar di Ceuta.
Roderick telah mengarahkan semua anak pembesar di tempatkan di istana-istana miliknya. Sebagai cara mendapat ketaatan daripada pembesar-pembesarnya tidak terkecuali Florinda anak kepada Julian. Roderick juga bersifat keras terhadap penganut agama Yahudi. Mereka dipaksa menganut Kristian atau pun keluar dari Sepanyol. Sebahagian kecil dari mereka berpura-pura menganut Kristian dan masih mengamalkan upacara agama Yahudi secara tersembunyi.
Mengetahui Florinda telah ditunangkan dengan Alfonso, Roderick cuba mendapatkan cinta dari Florinda. Roderick mencuba berkali-kali memujuk Florinda untuk menikahinya. Florinda dengan bantuan Oppas, pakcik kepada Alfonso berjaya melarikan diri dan menginap di sebuah biara di kawasan pergunungan.
Alfonso pula telah diarahkan memadamkan pemberontakan di sempadan. Maka terpisahlah sepasang kekasih ini tanpa sebarang berita. Berita serakah Roderick terhadap anak perempuannya akhirnya sampai ke Julian melalui surat dari Florinda. Julian bersumpah untuk menjatuhkan Roderick. Yahudi mula mengorak langkah dengan membuat konspirasi untuk menjatuhkan Roderick melalui tentera Arab. Yahudi di Sepanyol dan dunia Islam memulakan gerakan sulit untuk menjatuhkan Roderick dan menggantikannya dengan Alfonso.
Akhirnya Julian memberi bantuan kepada Tariq bin Ziyad menyeberang ke Sepanyol. Julian dan terteranya menjadi penunjuk jalan tentera Ziyad. Ketegangan dalam novel ini berlaku bila Oppas yang pada mulanya menyokong Alfonso sebagai raja menggantikan Roderick bertindak sebaliknya. Oppas melupakan sengketanya dengan Roderick dan berjuang bersama Roderick mempertahankan Sepanyol agar tidak jatuh ke tangan tentera Islam yang bukan seagama, sebangsa dan berlainan bahasa. Tindakan Oppas memberi tekanan kepada Alfonso yang terpaksa berjuang dengan Roderick. Alfonso juga rasa bersalah mengkhianati Florinda dan Julian.
Akhirnya pertempuran pun berlaku. Ketika inilah Alfonso disaat-saat akhir mendapat surat dari Julian dan Florinda. Surat Florinda membuat hatinya berubah. Alfonso bergerak menyebelahi tertera Arab. Tentera Roderick yang lima kali ganda berjaya dikalahkan. Roderick mati lemas ketika melarikan diri.
Kemenangan ini merupakan titik permulaan kegemilangan Islam di Sepanyol. Islam bertapak selama 8 abad. Sepanyol menjadi pusat kebudayaan dan pusat tamadun di Eropah. Semuanya tinggal kenangan apabila pada tahun 1492 Granada, Kerajaan Islam terakhir di Sepanyol dibubarkan oleh Ferdinand dan Isabella.
Dalam buku ini kita akan diajak menelusuri sejarah penaklukan Andalusia yang merupakan daerah Eropa pertama yang ditaklukan oleh muslim. Kisah dalam buku ini dimulai dari cerita mengenai Andalusia, Gothic, dan Toledo. Dimana ketiganya saling berhubungan satu sama lain. Lalu mula-mula kita diajak ke sebuah setting istana yang menjadi tempat dimana seorang Putri Raja yang bernama Florinda merasa kesepian karena jauh dengan ayahnya yang bernama Julian dan kekasihnya Alfonso. Disana Florinda dan Alfonso bertemu setelah sekian lama tak berjumpa. Alfonso datang menjumpainya secara sembunyi karena khawatir diketahui oleh Raja Roderick yang merupakan penguasa Toledo. Padahal seharusnya yang menjadi raja saat ini adalah Alfonso yang merupakan putra mahkota Raja Wittiza yang sebelumnya berkuasa dan direbut oleh Roderick. Alfonso masih belum menerima dan bersiasat untuk merebutnya kembali. Namun, sayangnya dia tidak memiliki pasukan yang kuat untuk merebut tahta Raja Roderick.
Kita tidak akan menyaksikan cerita panjang mengenai kehidupan sang penakluk Andalusia yaitu Thariq Bin Ziyad yang merupakan panglima kekhalifahan Islam yang berasal dari suku Barbar. Justru kita hanya akan diceritakan sedikit tentangnya setelah 200 halaman membaca buku ini. Buku ini merupakan terjemahan dari buku berjudul Thariq bin Ziyad, Fatih Al-Andalus yang diterbitkan pada 2009.
Kembali kepada ceritanya, cerita dalam buku ini lebih banyak bercerita tentang kejadian-kejadian yang terjadi kepada para tokohnya sebelum penaklukan Andalusia oleh Thariq bin Ziyad. Disana kita akan dibawa pada kisah masing-masing tokoh yang berperan dalam cerita ini. Hal paling luar biasa dari buku ini adalah penulis bercerita menggunakan sudut pandang orang pertama pada setiap tokoh-tokohnya.
Mungkin bagi pembaca yang menyukai biografi seorang tokoh merasa kecewa karena buku ini tidak menceritakan secara panjang lebar tentang sang penakluk ini. Tapi, kita akan disuguhkan cerita tentang tokoh yang akan ditaklukan. Bagaimana mereka bimbang karena harus memilih diantara dua pilihan yang sama-sama merugikan. Terutama seorang Alfonso yang ingin merebut kembali kekuasaannya dari Roderick. Namun, dia tidak memiliki kekuataan dan jika memihak kepada pihak muslim dia pun akan kehilangan kekuasaannya karena Toledo akan dikuasi oleh muslim.
Meskipun buku ini berjudul "Sang Penakluk Andalusia" Novel biografi Tariq Bin Ziyad namun kita tidak menemukan cerita yang begitu mendalam ttg biografi Tariq. 98% menceritakan ttg perjalanan cinta Alfonso dan Florinda. .Maka, Kurang tepat jika di buku ini di tuliskan novel biografi Tariq.