Ketika tiba-tiba mengepakkan sayapnya ke angkasa di tahun 2002, AirAsia telah menjadi salah satu maskapai udara hemat biaya yang berhasil di Asia saat ini.
Buku ini melacak sejarah penting AirAsia, dari awalnya yang masih sederhana sebagai pemain kecil dengan hanya dua pesawat, dan menanggung utang sebesar 40 juta RM sejak hari pertama operasinya, hingga keberhasilannya sebagai trendsetter maskapai udara biaya rendah di Asia. Maskapai ini sekarang mengangkut jutaan penumpang dan mendapatkan keuntungan bersih jutaan ringgit setiap tahunnya.
Ini terjadi setelah tragedi 9/11, yang justru menjadi “berkah” bagi AirAsia, meskipun pada saat yang sama AirAsia harus menghadapi persaingan yang ketat dari maskapai udara hemat biaya lainnya, serta kepemimpinan para CEO yang kurang mengenal industri penerbangan.
Buku ini mengupas tuntas tantangan, rintangan, benturan yang dihadapinya, dan bagaimana AirAsia menyelesaikannya, sehingga Anda akan mampu memahami betapa luar biasa prestasi yang telah ditorehkannya.
Bersiaplah untuk takjub atas keuletan, keberanian, dan imajinasi para pendirinya yang dengan gagahnya menghadapi lingkungan yang kasar dan kejam di sekitarnya. Hasil yang diperolehnya, AirAsia makin menjadi bahan pembicaraan para pengguna maskapai hemat biaya di seluruh Asia hanya dalam beberapa tahun saja.
Penghargaan Yang Diraih AirAsia - Airline Of The Year 2007 - Asia's Best Budget Airline under Best In Travel Poll 2007 - Airline Human Capital Development Strategy Award - Asia's Best Emerging Companies with regards to Corporate Governance - Best Low Cost Airline in Asia - The Brand Laureate 2006-07
buku ini seharusnya menjadi buku yang bagus...karena air asia adalah sebuah fenomena perusahaan global. perannya dalam merubah percaturan bisnis perlu diacungi jempol. air asia mengubah paradigma bahwa penerbangan haruslah mahal. tapi buku ini, yang merupakan terjemahan memang tidak sebaik kisah asli air asia. penuturannya yang tersendat-sendat menjadikan ceritanya kurang mengalir. satu-satunya hal yang bisa menjadi kelebihan bukuh ini adalah, data-datanya yang cukup lengkap. kita bisa melihat perkembangan air asia dari segi angaka. tetapi, jika Anda memang hanya mencari ide untuk bisnis Anda, buku ini bisa jadi salah satu koleksi di perpustakaan pribadi Anda.
Gara-gara beberes rak, jadi menemukan buku ini. Buku yang dibeli saat kuliah. Dulu dibeli bukan karena harga diskon tapi karena penasaran bagaimana strategi bisa memberikan tiket pesawat udara yang murah. Dibaca? jelas, halaman awal saja hi hi hi. Ini pembatas halaman masih diam ditempat dengan rapi. Mari dituntaskan.
Judul Buku : The Air Asia Story, Kisah Maskapai Tersukses di Asia Pengarang : Sen Ze & Jayne Ng Cetakan : I, Desember 2007 Tebal : 204 halaman
Agar Semua Orang bisa Terbang
Pesawat Air Asia dikenal dengan biaya paling rendah di Asia. Bayangkan, hanya dengan Rp 99.500 Anda bisa terbang dari Kuala Lumpur ke Penang, jauh lebih murah ketimbang tiket bus sebesar Rp 100.000. Namun, dari tarif yang cukup strategis itu, perusahaan ini mampu meraup pemasukan Rp 282,5 Milyar di bulan ketujuh pendiriannya. Apa rahasianya?
Secara lugas dan lengkap, sejumlah rahasia sukses dan strategi bisnis Air Asia diuraikan dalam buku ini. Sen Ze &Jayne Ng, penulis buku ini, memaparkan manuver bisnis perusahaan maskapai penerbangan merah ini dengan rumusan praktis dan mudah dicerna. Diantara rahasia yang dikemukakan adalah produktivitas dan etika kerja para stafnya. Adalah Tony Fernandes, sang pemilik sekaligus pendirinya, mengatakan ”Keselamatan menjadi prioritas sama besar seperti penghematan. Dan permasalahan yang itba-tiba muncul diselesaikan dalam waktu 24 jam. ”
Selanjutnya, Sen Ze & Jayne mengungkapkan secara blak-blakan bagaimana maskapai milik Malaysia ini menarik tarif tiket semurah mungkin. Diantaranya, meniadakan makanan dan mengurangi harga tiket dengan catatan bagi yang membutuhkannya bisa membelinya di pesawat. Kemudian, waktu penerbangannya butuh 3 sampai 3,5 jam, yang memungkinkan menggunakan awak kabin yang sama pulang dan pergi. Ini bisa menurunkan biaya gaji awak kabin. Selain itu, Air Asia menggunakan landasan udara termurah, dan penjualan tiket secara on line di internet sehingga pembeli langsung dapat mencetaknya sendiri.
Dari perjalananannya sejak akhir 1996, Air Asia mampu menoreh tonggak sejarah keberhasilan dalam dunia penerbangan. Ia tidak hanya dikenal sebagai maskapai murah, tapi juga maskapai pertama di Asia yang memperkenalkan sistem tanpa tiket, dan memungkinkan pemesanan via sms, juga yang memperkenalkan situs web multibahasa. Semua terobosan dilakukan, hingga ke ekspansi rute. Dengan penambahan rute yang ada, ia mampu merayakan pertumbuhan penumpang sebanyak 400 % pada Mei 2003. Dari sini, Air Asia mulai berjaya.
Semua terobosan yang dilakukan Tony Fernandes itu tak lain berujung pada keinginan yang di cantumkan pada tagline marketingnya ”Sekarang setiap orang dapat terbang.” MARDIANA
Air Asia memberikan pelajaran yang sangat krusial bagi dunia bisnis modern. Yaitu bahwa pasar masih menginginkan dan mementingkan harga yang murah dari suatu produk maupun jasa. Di dalam buku ini diperlihatkan secara gamblang, bagaimana Air Asia akan menempuh segala cara untuk meminimalkan harga tiketnya. Efektifitas dan Efisiensi menjadi kunci.
Dari dalam, Air Asia melakukan diet ketat dalam mengurangi cost sampingan bagi awak kabinnya, seperti tidak adanya penginapan untuk transit karena semua perjalanan udaranya hanya membutuhkan waktu maksimal 3 jam. Pilot pun diuji kemahirannya untuk menghemat bahan bakar. Begitu juga dengan staf2 lainnya dituntut untuk dapat menyelesaikan masalah-masalah sesegera mungkin.
Sedangkan dari luar, demi mewujudkan harga tiket yang murah, Air Asia mendapatkan berbagai macam rintangan, seperti persengketaannya dengan pemerintah dalam negeri maupun luar negeri, dan juga maskapai-maskapai kompetitor yang tidak rela kehilangan pasar. Di sini lah keteguhan dari Tony Fernandes selaku pemilik Air Asia benar-benar diuji.
Pada akhirnya apa yang dilakukan oleh Tony dan karyawannya hingga saat ini memang telah berhasil merebut hati konsumen. Dan cita-cita Tony akhirnya dapat terwujud, bahwa siapapun bisa terbang.
Buku ini mengisahkan perjalanan Air Asia, sebagai maskapai penerbangan low cost pertama Asia yang berhasil mencapai pertumbuhan luar biasa sejak pertama kali berdiri.
Buku ini membagi rahasia mengapa Air Asia bisa berjaya sebagai maskapai penerbangan murah di Asia, yang sekarang juga sudah merambah ke Eropa. Rule2 dari Air Asia ini dapat kita adaptasi untuk menjadi strategi dalam bisnis ataupun usaha yang sedang kita bangun, karena cukup aplikatif.
Menceritakan bagaimana awal berdirinya Air Asia sebagai pelopor masakapai penerbangan termurah di Asia, pendirinya Datuk Tony Fernandes mengambil alih perusahaan dari DRB-Hicom Bhd thn.1997 sampai dapat meraih keuntungan yang luar biasa.
its a simple book...after reading this book, give me knowledge about the company and how they could be success. the book is a light reading, and fun to read