Jump to ratings and reviews
Rate this book

Setiap Hari, Hari Ini

Rate this book
Di sebuah pertemuan yang tak terduga, Adrian Hardikara kembali bertemu dengan Inira Dilona, aktris film ternama Indonesia yang menjadi brand ambassador bir buatannya.

Tanpa sepengetahuannya, Inira datang dengan tujuan untuk memenangkan hatinya lagi - hati yang sudah dihancurkan Inira berkeping-keping delapan tahun lalu, sebab hidupnya tak lama lagi.

400 pages, Paperback

Published April 16, 2026

Loading...
Loading...

About the author

Valerie Patkar

9 books443 followers
Believing in the power of fiction, Valerie Patkar has been writing and publishing 6 books under Bhuana Sastra (Kompas Gramedia Group) since 2018.

Lukacita, her 5th book made its way to win Best Seller Category Awards in 2022 and 2023 since its release.

In 2022, she launched Dunia Loversation that is contained of 5 books narrated about love in a wider form among dream, friends, family, lover and self.

Six years in a row, Valerie got special awards from Penerbit Bhuana Ilmu Populer in Editor's Choice and Best-Selling Book Category.

Through writing, she believes small act of kindness could help everyone to live better.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
11 (42%)
4 stars
10 (38%)
3 stars
4 (15%)
2 stars
1 (3%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 8 of 8 reviews
Profile Image for aynsrtn.
639 reviews27 followers
May 28, 2026
Sebab cinta yang kekal tak beralaskan harus, melainkan mari, kita coba lagi. Lagi dan lagi. Sebab cinta yang kekal tak ada yang sederhana, dan betapapun rumit bentuknya, kau akan selalu memilih orang yang sama. Selamanya.

Sebuah pembukaan yang romantis, namun ketika kamu membuka halaman selanjutnya, kamu akan menemukan sebuah kalimat pembuka lainnya—yang pedih peri, “turut berduka cita, ya.”

What a book!

Bercerita tentang Inira Dilona, seorang aktris, yang menjadi brand ambassador minuman bir buatan Adrian Hardikara. Ternyata mereka pernah bersama di masa lalu dan Hardi tak ingin Inira kembali setelah Inira memporak-porandakan segala sendi kehidupan Hardi. Namun, Inira bersikeras. Hidupnya tak panjang. Dan Inira hanya ingin memenangkan sisa hidupnya—kembali bersama Hardi.

Personifikasi Whiskey dan Wine.
Kamu tidak harus mencicipi minuman beralkohol untuk membedakan bagaimana rasanya Whiskey dan Wine. Di buku ini semua divisualisasikan dengan kata-kata yang indah untuk penggambaran Whiskey dan Wine kepada seorang Inira Dilona.
❝Whiskey. Kamu pahit, berat, panas, dan selalu bikin sesak dada. I used to think you were sweet as wine. Turns out, it was just something I made up in my head.❞

❝You can find that person. Yang manis, menyenangkan, nggak mengecewakan kayak aku. Aku selalu percaya kamu akan dipertemukan sama perempuan cantik, baik, dan bisa bahagiain kamu … Kamu bisa temuin wine kamu, Hardi. Karena whiskey yang ini akan pergi dan kamu nggak bakal rasain kepahitan apa pun lagi.❞

Dyemnnn, kalau nggak riset mendalam, nggak akan bisa sih mengejawantahkan minuman alkohol menjadi kata-kata yang indah namun pedih seperti ini. Dua jempol.

Mixologist dan Aktris.
Yang aku suka dari setiap karakter di novel penulis adalah pekerjaannya berbeda-beda. Tiap novel baru, maka aku akan belajar pekerjaan baru juga. Kali ini Mixologist adalah suatu profesi yang baru aku ketahui. Dan pekerjaannya pun sekadar tempelan. Cara Hardi mencampurkan setiap minumannya, filosofi di setiap minuman yang dibuatnya, itu pasti risetnya nggak sebentar.

Demikian dengan pekerjaan Inira sebagai aktris. Dunia akting baik sinetron dan film begitu apik dijelaskan. Bahkan penulis bercerita bahwa ia menulis skrip film yang diperankan oleh Inira, skrip film penuh, hanya untuk menjelaskan satu-dua paragraf di novel ini, agar film itu bisa terbayang saat membaca buku ini. Wow, just wow!

Karakterisasi.
Inira ini mungkin karakter yang “agak laen” dibandingkan pemeran wanita lainnya di novel-novel penulis sebelumnya. Karena cegil-nya tuh nyegil banget. Turns out agak egois sih aku lihatnya pas awal-awal karena dia kan udah diambang kehidupan dan kematian, terus dengan beraninya datang kembali ke hidup Hardi hanya untuk meninggalkannya selama-lamanya. Inira, yang kamu lakukan itu jahat, hiks.

Tetapi, semua terbantahkan ketika adegan [redacted] yang membuatku menangis. Lebih menangis pas di bagian ini sih daripada di akhir cerita. Karena ternyata Inira berpikir sampai sejauh itu. Dengan diakhiri dengan kalimat, ”It will be that hard, Hardi. Jadi, gimana? Masih mau nikah sama aku?” Whoaahhhhh, aku lambaikan tangan ke kamera. Tidak sanggguppp!!

Hardi. Yang terhormat Hardi (YTH). Ia sungguh layak menjadi ketua geng bucin universe Valerie Patkar bersama Mario, Dion, dan udah deh segitu. Soalnya Dirga nggak masuk ah, ngapain (masih kemusuhan). Deverra boleh juga sih. Kalau Ares, bahkan namanya pun sebenarnya nggak mau aku sebut. Glendy kebanyakan bercanda ah, terus siapa? Javier? Hm, dia tim so-so kebucinannya sama kayak Deverra jika dibandingkan Hardi— Dion dan Mario.

Kenapa Hardi jadi ketua bucinnya? Karena dia sampai akhir. Sudah gitu aja, nanti spoiler :’)

Rekomendasi.
Di buku kesembilan ini sungguh terlihat sekali penulis begitu bahagia saat menuliskannya. Bukan berarti buku yang lain nggak bahagia. Tapi beda aja. Buku ini kerasa banget ditulis dengan penuh cinta. Meskipun ada yang berderai air mata, tetapi air mata tidak selalu identik dengan kesedihan. Bisa jadi berupa kebahagiaan. Sebuah cara yang indah dalam menuliskan ending cerita.

Buku ini cocok bagi kamu yang suka romansa sehidup semati. Pengalaman tentang mixologist-nya pun menarik sebagai penambah pengetahuan. Dan tentu saja bisa berkenalan dengan Bapak YTH.

🌹 4.5 bintang untuk now playing Mencintaimu - Krisdayanti 24 hours in loop.
Profile Image for Yak.
29 reviews1 follower
May 16, 2026
Menjadi buku ketiga karya Valerie Patkar yang sudah aku baca, setelah "Serangkai" dan "Game Over"✨ Sebagai pembaca FOMO yang tidak pernah membaca premis cerita saat pertama beli, pas tahu ada PO buku baru karya beliau ini dengan berbagai macam bonus (dari kanan atas searah jarum jam: tempat tissue, pembatas buku bentuk movie ticket, buku menu minol karya MC, lanyard+ID Card, kotak obat, sticker, NOTEBOOK), tanpa pikir panjang langsung aku checkout✨

Saat awal buku datang, kaget bgt ternyata bukunya se tebel itu!! 452 halaman!! Karena genrenya romance, aku kira ceritanya akan ringan, ternyata aku salah. Saat ceritanya udah mau klimaks, ada part yang mungkin akan triggering bagi beberapa orang (sangat baik penulis memberi warning pada part yang bisa membuat triggering, sehingga pembaca bisa memilih untuk skip part tsb) dan aku baru cek, ternyata memang ada ketentuan umur pembaca, yaitu 21+. Inti cerita tersampaikan dengan baik, yaitu menghargai setiap waktu sebagai hari ini🥹
Profile Image for ileftmybookshere.
259 reviews88 followers
August 4, 2026
Ketiga kalinya baca karya kak Valerie, weh aku berhasil dibuat speechless🙂 jujur aku gak nyangka plotnya akan seperti ini, sedihnya gak main-main ye terus pas aku baca pun rasanya gak tenang wkwkwk😭 baca romance berasa baca thriller saking deg-degan sama keberlangsungan hidup Inira dan hubungannya sama Hardi ehehe😆 oiya menurutku plotnya ini cakep sih, konflik-konflik yang disuguhi tuh menarik dan gak over drama tapi nyess ngenain perasaan pas baca alias sedihnya dapet bahkan mataku sampai berkaca-kaca pas baca, sedihnya tuh beda aja gitu lho…I mean kayak kerasa nyata aja gitu lho, apa sih bahasanya kayak related sama kehidupan sehari-hari gitulah ya atau related realita hidup yang kita gatau berapa lama waktu yang kita punya dalam hidup ini, gatau kapan kita meninggalkan atau ditinggalkan sama orang yang kita kasihi😔 that’s why cerita Hardi dan Yona ini ngena banget terus kak Valerie juga mengeksekusi tiap konfliknya dengan baik menurutku jadi penyelesaiannya pun cakep, especially ending-nya tuh menurutku pas aja gitu, bittersweet yang emang nyata aja terjadi dalam hidup ini☝🏻walaupun aku abis nutup SHHI ini rasanya hampa bangettt😭 tapi kek puas banget with the plot karena selain romance with second chance trope yang cakep dan buatku salting dan sedih jadi rada nano-nano, aku juga suka bumbu friendship dan family-nya yang pas dan ngebuat ini cerita gak cuma soal romansa aja tapi juga soal pertemanan, keluarga even bisnis juga. Cakep polll✨

Alurnya gunain alur campuran alias maju-mundur menurutku yang dimulai dari pertemuan kembali Hardi dan Yona di masa kini terus nanti diselingin sama kilas balik yang ceritain gimana awal mula hubungan mereka terus kenapa tuh mereka berakhir dan juga banyak kejadian masa lalu yang membentuk kepribadian mereka di masa kini, alur campuran ini diracik sama kak Valerie dengan baik. Rapi dan gak buat pusing sama sekali, flownya enak ngalirnya jadi selama aku baca, aku enjoy sama flownya dan terhanyut aja gitu ehehe😙 SHHI ini termasuk fastpaced di aku, tipikal cerita yang gak bisa kamu stop baca karena makin kamu baca, makin menarik dan bikin kamu mau tau endingnya kayak apa😭☝🏻 terus juga menurutku SHHI ini tipikal cerita yang alurnya tu gak bisa ditebak, there’s a lot of surprises sih sebanyak ceritanya berjalan even ada plot twist yang gak disangka-sangka‼️ duh asli gong banget, tension-nya juga kerasa banget jadi pas baca makin seru dan gak bisa stop baca, candu wkwkwk😭 oiya perpindahan antar scene-nya juga rapi, gak jumpy terus switching POV antara Inira dan Hardi pun rapi dan aku emang doyan nih sama switching POV di antara mereka yang diceritain sama orang ketiga itu, kayak somehow ngebuat aku lebih memahami mereka, the way they thinking or feeling☝🏻pokoknya alurnya manteppp

Narasinya? Udah deh ya gak usah aku komenin lagi😌 gaya bahasanya kak Valerie tu lugas dan pemilihan kata-katanya pun simple jadi pas baca tuh gampang buat mahaminnya dan masuk ke dunia yang disuguhi dalam ceritanya terus yang pasti, kata-kata kak Valerie tuh deep banget dan pasti ngena aja gitu jadi tolong siapkan sticky notes yang banyak ya ges pas baca🤣 terus menurutku showing dan telling-nya pun imbang jadi selama baca aku bener-bener dibuat bisa masuk ke ceritanya, ya paham sama perasaan tokoh-tokohnya dan bisa ngebayangin suasana di dalam ceritanya✨ duh asli suka banget deh sama narasinya kak Valerie💗

Tokoh dan penokohannya menurutku cakep banget‼️ Hardi dan Inira itu pasti akan kerasa related sama kita, pembacanya karena mereka tuh bukan tokoh yang sempurna tapi mereka justru punya rasa takut, penyesalan, dan luka yang bikin mereka tuh terliat manusiawi di mataku🥹 Aku tuh udah sempat bahaskan ada switching POV yang menurutku bikin aku sebagai pembaca bisa paham sama Hardi dan Inira, ini juga letak gongnya penokohan kak Valerie yang memperlihatkan sisi rapuh Hardi maupun Inira yang somehow bikin aku paham sama alasan di balik setiap keputusan yang mereka buat, bahkan ketika keputusan itu sebenernya nyakitin buat mereka🥲 make sense ajalah gitu lho apa yang mereka buat atau putusin. Terus aku juga suka karena perkembangan mereka keliatan seiring berjalannya cerita, perkembangan mereka itu keliatan di karakter mereka dan spotlight utamanya di emotional growth-nya gitu, I mean kayak Hardi dan Inira belajar untuk damai sama luka yang selama ini diam-diam mereka simpan terus juga belajar buat lebih bisa mengerti satu sama lain ketika kesempatan kedua datang pada mereka dan yang paling ngena adalah mereka mengerti bahwa waktu mereka tu berharga jadi mereka gak bisa nyia-nyiain gitu aja, mereka harus belajar untuk jadi lebih baik to each others🥹 love deh sama penokohannya🫶🏻

Terus selain Hardi dan Inira, aku juga suka sama karakter-karakter sampingannya yang terspotlight dengan baik. Mereka gak sekedar hadir gitu aja tapi mereka kasih warna ke cerita ini, dinamika hubungan mereka sama tokoh utamanya pun menarik entah itu pertemanan maupun keluarga. Banyak banget yang dispotlight sama kak Valerie dan menurutku menarik juga☝🏻 oiya ada sih tokoh antagonisnya dan aku gak akan spoiler, cuma ini bakalan jadi kejutan buat pembacanya ehehe. Antagonisnya ngeantagonis banget deh🙏🏻 bener-bener buat aku emosi sih pas baca wkwkwk, hadeh hadeh ada ya manusia modelan gitu☺️ pokoknya penokohannya kak Valerie apik sih💗

And lastly, banyak banget pelajaran yang bisa diambil dari cerita Hardi dan Inira☝🏻 tapi aku simpulin aja deh, jangan pernah sia-siakan waktu yang ada apalagi kalo kita suka nunda-nunda karena satu jam yang kita tunda hari ini tuh satu jam yang kita pinjam dari masa depan kita terus waktu tuh gak sebaik itu buat mereka yang nyia-nyian lho, jadi selagi kita masih punya waktu ya lakuin apa yang terbaik, ungkapin apa yang kita rasain dan sayangi serta hargai apa dan siapa yang masih membersamai kita sampai detik ini karena kita gatau kapan expired-nya waktu kita ataupun orang itu🥹👍🏻

Overall, it’s a great romance book dan aku highly recommended this book buat siapapun, paling nggak mesti baca sekali seumur hiduplah 😌☝🏻 bener-bener bukan cuma romance doang tapi buku yang punya banyak pelajaran hidupnya
Profile Image for Arumbawangi.
60 reviews7 followers
June 23, 2026
Dari awal pembukaan novel ini udah dibikin sedih. Tapi aku takjub karena sudut pandangnya dari benda mati alias sebotol wishkey. Wishkey yang berduka. Karena Hardi adalah seorang mixologist, dan wishkey ada kaitannya sama Inira. Hardi sempat merasa insecure akan pekerjaannya. Namun, Inira adalah orang yang memberi kepercayaan padanya selama pekerjaan itu halal dan membuat Hardi bahagia.

Sedangkan Inira adalah seorang aktris. Dulunya dia pemain sinetron. Karena satu dan lain hal, akhirnya Inira pindah dan berubah jadi pemain film. Memang yang namanya kerja di dunia hiburan kadang ada aja lelaki iseng yang manfaatin perempuan. Tapi nggak kerja di dunia hiburan pun juga banyak lelaki iseng.

Hardi dan Inira dulu sempat menjalin hubungan namun kandas di tengah jalan karena Inira mempermalukan Hardi. Mempermalukan pekerjaannya. Kebayang nggak? Perempuan yang dicinta, yang memberikan kepercayaan terhadap pekerjaannya tiba-tiba mencampakkannya begitu aja. Sekilas, Inira terkesan jahat. Tapi Inira menyimpan semua alasan itu sendirian. Hardi nggak tahu karena Inira nggak mau ngerepotin. Makanya cuma dengan cara ini Inira bisa menyelesaikan hubungannya dengan Hardi meskipun sakit.

Keduanya nggak ada yang baik-baik aja. Hardi hancur, Inira lebih hancur karena Inira mengidap penyakit. Inira nggak cuma mengidap penyakit yang bersarang di tubuhnya, dia juga memiliki luka trauma yang nggak main-main. Pantes Inira nggak mau minum obat, apartemennya berantakan, sampah di mana-mana karena Inira merasa dirinya adalah sampah dan dia nggak layak buat Hardi.

8 tahun kemudian, mereka bertemu lagi. Inira dipilih menjadi brand ambassador Inspirits untuk minuman alkohol produk Aligeo. Hardi yang bekerja di bawah naungan Aligeo sontak marah. Dia benci. Kenapa Inira?! Kenapa justru orang yang udah menyakiti dia yang jadi brand ambassadornya?!

Sejak itu Inira nggak henti-hentinya ngejar Hardi. Inira terus-menerus ngedeketin Hardi padahal Hardi galak dan benar-benar nggak mau tahu lagi alias dingin. Inira tuh kayak orang ngelunjak. Justru tujuannya memang mau memenangkan hati Hardi lagi. Hati yang udah dihancurkan Inira berkeping-keping. Bodo amat dibilang nggak tahu malu. Inira yakin Hardi masih menyimpan perasaan yang sama.

Seiring berjalannya waktu, Hardi luluh lantak cuma karena satu hal. Inira sakit. Dan benar aja, ketahuan kalau Hardi masih menyimpan rasa karena dia mulai melunak. Kalau awalnya Inira yang ngejar Hardi, sekarang Hardi yang ngejar balik. Yang tadinya Inira bikin salting Hardi, eh kok gantian wkwk. Inira sampai bingung nggak percaya karena Hardi bales ngejar waktu Inira udah pasrah.

Semua wishlist yang Inira list cuma sampai 10. Hardi bingung, kok cuma 10? Inira bilang nggak mungkin semua bisa tercapai. Aku nggak habis pikir, ini sih jelas bikin Hardi takut ditinggal kedua kalinya. Makanya begitu dikasih kesempatan kedua, Hardi nggak mau main-main.

Novel ini tuh charater driven banget. Nggak cuma membicarakan soal cinta tapi juga mempermainkan emosi. Bagaimana kita menghargai waktu ketika orang itu masih ada, belajar memaafkan dan menerima. Cinta mereka yang tulus membuatnya bertahan dan nggak banyak nuntut. Novel ini adalah novel yang pertama kali ditulis Kak Valerie dengan menggunakan pov 3, yang biasanya Kak Valerie selalu menggunakan pov 1 dari 2 karakter utama.

Sejujurnya aku nggak tau mau review kayak gimana sama buku ini karena udah lama banget aku nggak baca romance yang benar-benar menguras emosi. Jadinya bingung. Kalau diurai, mungkin bingung karena ternyata cinta tuh bisa sesakit itu ya. Karena sekadar jatuh cinta doang dan bilang aku cinta sama kamu itu nggak cukup kalau nggak ada aksi dan pengorbanan. Cinta itu harus berkorban. Siap jatuh dan senang bareng dan sama-sama sampai akhir dengan orang yang sama.

Karena ini fiksi, aku jadi mikir apakah ada sosok Hardi di dunia nyata? Yang mau benar-benar menerima luka. Kalau belum ketemu, mungkin aku belum menemukan orangnya buat aku. Trauma luka Inira tuh nggak main-main loh. Bikin kena mental. Makanya aku bingung, kok baca romance malah bikin lebih bingung ketimbang baca thriller.

Dari awal sampe akhir menguras emosi banget. Soalnya Hardi & Inira kebanyakan saling benci. Pantes label usianya dikasih 21+ karena topik yang diangkat termasuk berat. Tapi tenang, aku udah di atas 21 jadinya legal baca buku ini wkwk. Abis baca kok perasaanku mendadak kosong, merinding. Memang suka begitu kalau abis baca romance yang deep wkwk.

Salut sih, Kak Valerie berhasil ngebawain ceritanya dengan apik. Nggak ada karakter tempelan, nggak ada latar/informasi yang sekadar lewat begitu aja. Semuanya diramu dengan baik dengan narasi yang berhasil bikin pembaca ikut terbawa dengan suasana emosinya. Kayaknya Setiap Hari, Hari Ini bakal mengalahkan favoritku alias Serangkai & Logika Asa. Oiya fun fact, Hari Ini itu maksudnya singkatan dari Hardi & Inira loh! Cover novelnya juga menggambarkan dunia Hardi yang nggak bisa lepas dari dunia Inira.

Yang mau baca ini, pasang mental dulu ya wkwk takut kena mental kayak aku 🥲🥲🥲
Profile Image for nan’s.
74 reviews
May 3, 2026
Setiap Hari, Hari Ini
— Valerie Patkar, ⭐ 3.75/5

Nangis brutal di beberapa bagian (surely the author knows how to make her readers cry).

Yang aku suka dari valerie's works tuh dia kalau bikin background pekerjaan mc ga cuman sekedar buat tempelan, tapi bener-bener riset totalitas dan dibahas sama karakternya jadi kerasa banget mereka hidup — kayak pas aku baca buku ini, lowkey jadi faham dunia per-amer-an as a muslim yang ga minum alkohol dan mentok cuman tau alkohol merk bintang yang ada di indomaret (yah walaupun seiring berjalannya chapter ga terlalu dibahas lagi karena fokus sama build up relationship-nya fmc dan mmc)

Anyway, buku ini bener-bener heavy character driven ya, mostly narasi based on emosi both the mmc's, switching POV nya nih yang jujur agak ngeganggu karena dalam satu halaman bisa berkali-kali ganti POV (meleng dikit langsung ga ngeh siapa yg lagi narasi).

Hal lain yang aku suka dari valerie's works itu ya gimana cara dia rangkai kata yang akhirnya bikin kalimat-kalimat dengan makna yang agak nyentil hati pas baca (lumayan banyak quotes bagus yang menginspirasi di buku ini btw).

Jangan lupa juga cek trigger warning sebelum baca buku ini, karena buku ini agak nyinggung beberapa topik sensitif.

Aku skip beberapa halaman karena ngerasa boring, tapi emotional roller-coaster dari sedih ke seneng ke salting ke speechless semuanya tetep dapet. Sama jujur terlalu banyak konflik yang dimunculin dan mau dibahas jadi sedikit banyak agak pengaruh sama ekseskusi konflik tsb karena mungkin keterbatasan jumlah halaman buat pengembangan cerita — nemu transisi yang agak kurang smooth dan ga terlalu kerasa feel-nya menurutku, padahal bisa dibilang itu main turn point, agak disayangkan disini.

Apa aku bakal rekomendasiin buku ini ke kamu? Iya. Kalau kamu lagi nyari bacaan romance melodrama.
Profile Image for marefayie.
28 reviews
April 26, 2026
Bagaimana caranya merayakan kehilangan?

Tidak ada.

Kehilangan harusnya dirasakan, ditangisi, disedihkan. Baik Hardikara maupun Inira sudah tahu rasanya bagaimana life after grief. Bagaimana hidup berlanjut setiap kematian. Ayah Inira yang kehilangan anak dan Papap Hardi yang kehilangan istri. Bagaimana mereka berdua menghadapi hidup setelah kematian?

Dari Inira, aku belajar perihal hari ini.

Dari Hardi, aku belajar perihal harapan.

Setiap hari, minimal hari ini, kita berharap. Maka, itu artinya hidup.

Storyline dikemas dengan baik, apik dan hangat. Mendeskripsikan bagaimana besar cinta Inira dan Hardi. Menjabarkan bagaimana proses maaf berulangkali, sayang berjuta kali, dan cinta bermilyar kali. Berapa kali kita harus saling memaafkan agar cinta sampai dengan tepat?

Perjalanan Hardi dan Inira menuju cinta itu sendiri, membuat kita hanyut dan terombang-ambing. Ikut putus asa, ikut bersedih, ikut menderita. Aku ikut menderita sekali ketika Inira memutuskan untuk hidup seperti mayat. Bernapas menunggu mati. Tidak berusaha untuk mengakhiri hidup, tapi menanti kematian itu sendiri. Menyedihkan. Memilukan. Menyayat hati. Ingin merengkuh baik raga dan jiwa Inira. I feel you. Terimakasih untuk berusaha bangkit Inira. The reason why I should.

Begitulah Setiap Hari, Hari Ini berakhir. Dengan segudang alinea-alinea cinta dan harapan, dan sebaris duka. Dan aku, memilih untuk akan selalu mengingat cinta dan harapannya saja.

Ps. Tolong bhuana sastra, lebih gencar dalam proses editornya. Menemukan tanda baca yang tidak sesuai, terlalu banyak tanda miring dalam suatu kalimat, typo yang bisa ditemukan. Tolong untuk lebih diperbaiki, direview berulang. And last but not least, Congratulations Our Queen kak Val! You rock!
4 reviews1 follower
July 8, 2026
Awalnya kukira buku ini bakal bikin aku nangis sesegukan sampe sesek seperti waktu baca Tengah Tengah atau Loversation. Taunya lebih banyak nyengir baca kisah cinta Inira dan Hardikara ini

Seperti di buku buku sebelumnya, kak Valerie kembali membawa formula "cinta lama yang sempat kandas, kembali bersama". Kisah Inira dan Hardikara yang begitu saling dimabukkan oleh cinta masing-masing harus kandas di masa lalu karena mereka yang memegang terlalu erat hingga bikin saling terluka. Perpisahan itu ternyata bikin luka yang begitu dalam dan bertahan bertahun-tahun, bahkan hingga timbul rasa benci di hati Hardi.

Yang menarik dari buku ini tuh karena kak Valerie dengan berani membawa isu penyakit auto immune dan profesi mixologist-pemain sinetron yang ga banyak dikulik di buku lain.

Di sepertiga awal buku ini rasanya bikin gregetan banget, liat tarik ulur hubungan keduanya. Hardi yang masih care, tapi kehalang rasa bencinya. Inira yang ceplas ceplos, tapi berusaha menutupi traumanya. Tapi begitu mereka udah balikan, rasanya bikin geleng geleng kepala liat tingkah mereka. Beneran kayaknya mereka tuh dilahirkan buat saling melengkapi dan bersama

Btw di buku ini ada tw nya juga yang dicantumkan sebelum memulai baca di bab yang dimaksud. Menurutku sih kalo kamu ga kuat sama konten itu, bisa skip kok dan ga gitu pengaruh di cerita

Ending buku ini? Aduhhh, buat aku instead bikin sedih justru aku ngerasa hangat dan lega.
Displaying 1 - 8 of 8 reviews