Nadhira stres berat ketika pergelangan tangan kanannya cedera akibat ulah Kemal, si Onta Padang Pasir! Ke mana-mana ia harus menggendong tangannya yang dibalut slab gips. Apa-apa pun harus dibantu. Yang lebih menyakitkan, Ayah melarangnya pacaran dengan Narotama, dan kesempatan itu justru dimanfaatkan oleh kembarannya, Bashira, untuk mendekati cowok yang sama-sama mereka sukai itu. Nggak fair! Dasar saudara kembar pengkhianat! Mentang-mentang Bashira lebih cantik dan lebih pintar, ya?
Ketika tangannya sembuh, Nadhira semakin galau mendapati kenyataan ia tak bisa menggambar seperti dulu lagi. Arggh… ternyata begini risikonya jatuh cinta, cemburu, patah tangan sekaligus patah hati kuadrat. Sakitnya nggak cuma di sini—menunjuk dada—tapi di mana-mana.
Untung ada anak-anak “Pintu Belakang” yang terus menyemangati Nadhira berlatih. Hingga akhirnya ia punya kesempatan membalas dendam lewat ilustrasi di majalah sekolah. Ia bertekad membuat Bashira dan Narotama bertekuk lutut!
Fans berat Srimulat, Warkop DKI, Cak Kartolo dkk. Pengagum Arswendo Atmowiloto, Putu Wijaya, Andrea Hirata, J.K. Rowling, Cathy Hopkins. Hobi tertawa dan pengin membuat semua pembaca tertawa bersama. Suka terhanyut kalo dengerin Kitaro, Dave Koz, Idris Sardi. Gampang banget meneteskan air mata pas baca/lihat kisah-kisah sedih. Paling males nonton film yang sad ending. Nangisnya bisa sehari semalam. Gak tahan bau duren. Mending dikasih duit 1 milyar daripada disuruh makan duren....
Novel-novel Netty Virgiantini yang telah terbit: Mama Comblang (GagasMedia), The Kolor of My Life, Jodoh Terakhir. Ini Rahasia adalah novel keempatnya.
Bagus dah dibuat happy ending, ga kebayang bener dah kalau sempet-sempetnya sad ending. INI BTW GUA BUKAN TIM KEMAL LAGI YA! Masih tim Raven ya walaupun Tama emang oke buat Dhira.
INI KENAPA BASHIRA JADI BANTING SETIR KE RAVEN SIH????? ALLAHUAKBAR.
TAPI jujur mah ya, gua kurang puas itu orang tuanya apalagi bapaknya belum dibuat sadar KESEL MEN.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Kadang cinta anak SMA lebih rumit ketimbang orang dewasa? Masa? Duh dek, percaya deh kehidupan orang dewasa iku membingungkan. Hmm. Ngga sekadar ditolak cintanya terus bisa dengan mudahnya berpaling hati macem Bashira.
Walaupun enggak seseru yang sebelumnya, tapi ini masih lumayan. Cuma aku berharap ada semacam "perbaikan" dari sifat ayahnya si kembar, tapi ternyata enggak ada huhu, dan di akhir Raven sama Bashira ini kata aku kayak sedikit dipaksakan gitu.
"Kami masih saling berpandangan dalam diam, dengan debaran yang aku yakin sama-sama memenuhi dada masing-masing. Pada satu momen, ketika satu rasa telah menyentuh lubuk hati yang terdalam,..."
4/5★ Lanjutan cerita 'Lho, Kembar Kok Beda?!' yang menyelesaikan konflik sebelumnya dan memberikan makna di balik kisah-kisah simpel mengenai keluarga, persahabatan, dan percintaan.
Akhirnya setelah sekian tahun, aku bisa membaca buku ini. Dulu sepertinya aku menunggu buku ini, tetapi karena satu dua hal, aku kesulitan mencari buku ini dan akhirnya terlupakan.
Kekuatan buku ini untuk menarik aku ke dalam ceritanya kuat juga, aku sendiri dapat merasakan nostalgia ketika membaca buku ini. Rasanya menyenangkan membaca buku ringan seperti ini dan tidak membosankan untuk mengulang-ulang dalam membacanya.
Buku ini membahas konflik dengan baik, tetapi terkadang ada beberapa plot yang serasa hanya sebagai penambah dalam cerita ini sehingga terlalu dilebihkan (menjadi lebih tidak realistis). Tetapi, secara garis besar, buku ini menarik untuk dibaca seseorang yang baru saja memasukki dunia baca.
Novel lanjutan Lho Kembar Kok Beda ini bisa menjadi penuntas rasa penasaran. Di buku kesatu plot cerita berujung kepada nasib-nasib tokohnya yang belum selesai, Nadhira yang mendapat musibah bertubi-tubi, cowok yang menyukai Nadhira─Narotama─yang terpaksa tidak bisa dekat lagi karena ayah Nadhira yang makin tegas, kisah Raven sahabat cowok Nadhira yang katanya naksir juga, serta Kemal yang terus menancapkan aksi-aksi modus kepada Nadhira. Di dalam buku ini sekiranya dijelaskan tiga plot besar penyelesaian yang saling membenturkan benang merah masing-masing sehingga menggulirkan gerak cerita sampai ke ending yang begitu unpredictable. Buku ini seru sekali karena plotnya rapih, selain itu gaya penuturan penulisnya kocak dan komedi banget deh, jadi yang semula akan merasa simpati pada Nadhira, bisa sekaligus ketawa juga sih gara-gara tingkah cewek itu dan karakter-karakter lainnya tidaklah mainstream. Yang paling penting adalah amanatnya lho bahwa ada beberapa hal yang perlu digaris bawahi, di antaranya, jangan sekali-kali bermain-main dengan yang namanya cinta dan mendapatkan apa yang kita inginkan dengan cara apapun bukanlah hal yang baik.