What do you think?


Munir - Ujian Sejarah Yang Tak Kunjung Sudah
Kematian Munir Said Thalib pada 7 September 2004 akibat diracun dalam penerbangan menuju Amsterdam menjadi noda sejarah bagi republik. Pengadilan hanya menjangkau eksekutor lapangan, sedangkan auktor intelektualisnya belum juga terungkap setelah lebih dari dua dekade. Berdasarkan KUHP, perkara ini dianggap kedaluwarsa pada September 2022. Namun bagi publik, upaya menetapkan kasus ini sebagai pelanggaran berat hak asasi manusia tak benar-benar usai.
Kerja tim pencari fakta dan ikhtiar Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dalam menemukan novum agar kasus Munir tak dinyatakan mengulang (ne bis in idem) memperlihatkan bahwa penyingkapannya jauh dari sederhana. Di tengah tarik-menarik politik dan prosedur hukum, muncul pertanyaan mendasar: apakah pembunuhan ini sekadar tindak pidana, atau kejahatan sistematis yang melibatkan lembaga negara?
Pengungkapan dalang pembunuhan Munir adalah upaya menuntut keadilan atas kejahatan terhadap kemanusiaan. Kerap disebut sebagai “a test of our history,” pengusutan perkara ini adalah ujian yang belum tuntas dilalui.
Kerja tim pencari fakta dan ikhtiar Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dalam menemukan novum agar kasus Munir tak dinyatakan mengulang (ne bis in idem) memperlihatkan bahwa penyingkapannya jauh dari sederhana. Di tengah tarik-menarik politik dan prosedur hukum, muncul pertanyaan mendasar: apakah pembunuhan ini sekadar tindak pidana, atau kejahatan sistematis yang melibatkan lembaga negara?
Pengungkapan dalang pembunuhan Munir adalah upaya menuntut keadilan atas kejahatan terhadap kemanusiaan. Kerap disebut sebagai “a test of our history,” pengusutan perkara ini adalah ujian yang belum tuntas dilalui.
488 pages, Paperback
Published April 22, 2026
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
No one has reviewed this book yet.

