Dunia anak adalah dunia permainan yang penuh dengan eksplorasi dan Imajinasi. Toha Mohtar (1926-1992) dalam salah satu cerpennya yang berjudul "Lebih Menarik dari Kuda Lumping menulis":
"Selesai pertunjukan kuda lumping itu banyak penonton enggan meninggalkan tempat. Mereka mengagumi Koding dan juga adanya seorang anak berkulit putih dan berambut pirang. Johan jadi tontonan, di samping kuda lumping oleh anak-anak yang begitu banyak..."
Toha bukan hanya plawal dalam penulisan novel tetapi juga mahir menulis cerpen untuk anak-anak. Lewat sebelas cerpen, seperti "Kakek Soma", "Kecolongan", "Hansip di Kampungku", "Mengasuh Koran Dinding di Negeri Orang", dan "Calon Wartawan" Toha ingin mengajak anak-anak menjelajahi dunianya. Penjelajahan Itu pada akhirnya akan memperkaya dan memperkembangkan diri mereka.
Toha Mohtar awalnya banyak menulis cerita pendek dalam berbagai majalah hiburan. Ia mengejutkan dunia sastra Indonesia dengan buku romannya Pulang, yang terbit tahun 1958 dan mendapat hadiah sastra nasional BMKN pada tahun itu juga.
Selain Pulang, ia menulis roman berjudul Daerah Tidak Bertuan yang terbit tahun 1964 dan memperoleh Hadiah Yamin tahun itu juga. Selain menulis sastra, ia pun banyak menulis untuk bacaan anak-anak. Jayamada adalah buku yang ditulisnya untuk bacaan anak-anak. Pada tahun 1970-an, ia memimpin majalah anak-anak Kawanku.