THIS STORY DESERVE A ZERO STAR. THIS STORY SHALL BE GIVEN ‘THE WORST NOVEL EVER’ AWARD. Saya tidak mau menghabiskan waktu saya menulis review yang lengkap untuk cerita ini. Wait a second, can we even really call this story a ‘story’? Cerita ini seperti BENTUK MENTAH dari COPY PASTE CHATTING seseorang. Isinya hanyalah percakapan dan EMOTICON! Saya akan sangat percaya kalau cerita ini ditulis oleh anak SD yang baru mengenal internet. Intinya ini adalah 408 halaman penuh dengan bullsh*t. Jangan termakan cover yang manis (the cover is so sweet that it looks suspicious as hell). Jangan termakan dengan slogan ‘Korean Best Selling Novel’ apalagi ‘Sudah Diangkat ke Layar Lebar’. Shame on you, NouraBooks!
Despite her commercial success, Guiyeoni has been criticized for her lack of literary perfection, overuse of emoticons, and unrealistic setting in her works (source: http://en.wikipedia.org/wiki/Guiyeoni)
I can't even give this book a rating because of how bad this book is. Sebenernya jalan ceritanya not bad sih klise bahas tentang cerita anak SMA yang dipaksa pacaran sama preman sekolah gara-gara ga sengaja nubruk dia apa gmn gitu deh (jujur dulu aku beli karena terbuai sama kata2 best selling korean novel yang ada di covernya). The upside of this book is the cover. Bukunya bertekstur keren gitu deh ada bagian yang glossy dan ada bagian yang agak kasar, kayak ada rasa tersendiri yang wah gitu pas lagi pegang bukunya. But again, that is the one and only good thing I can say for this book (Remember to never judge a book by its cover kids) Sisanya? Nothing worth to be talked about. THERE ARE HECK LOTS OF UNNECESSARY EMOJIS asli bikin pusing banget karena beneran itu satu baris satu emoji... mana emoji nya kayak emoji chat like (TvT) or *(-_-") or (>_<) wth dudeeee, I mean "IF" you are indeed a good writer then you won't need those emojis to portray what your characters feel at that moment gak sih karena words will be so god damn enough. Really, you better save your money rather than spend it on this book. (Aku aja lagi mikir keras how to get rid of this book from my shelf lol :") )
cutee gitu reaksi waktu pertama baca, trus makin kebelakang makin banyak emoticon jadi berasa baca sms. setengah bagian akhir cerita semakin sadis cuma gara-gara rebutan cowok. cutenessnya jd hilang sama sekali
Memang cukup terganggu dengan emoji-nya, tapi saya tetap suka buku ini, karena sudah nonton filmnya lebih dulu... Sekadar info, saya baca di ipusnas, jadi gratis 😂
Ah. My intermediate school memory, my young(er) self. One of the first actual books I finished when I was young beside Harry Potter and A Series of Unfortunate Events. 5 stars because I thought it was extremely well written back then. Mind you I had not even read more than 10 books in my life at that time. Even a decent writing made the experience magical. I suspect, somehow, that this book planted my fascination for insecure villainy protagonists (not antiheroes or bad boys), for both sexes.
Jaman SMA dulu saya bacanya riang-riang aja sih, bahkan gak terganggu sama emoticon yang kata orang-orang sangat mengganggu. Menurut saya ini bacaan ringan sih, gak melulu setiap novel itu kudu punya narasi panjang sampai dua kilometer.
Jaman SMA dulu, saya juga nganggap tokoh si Ji Eun Song ini keren. TAPI, jiwa dewasa saya yang saat ini sudah mengenal yang namanya toxic relationship menganggap bahwa buku ini enggak patut dijadikan contoh.
Hubungan Ji Eun Song sama Han Ye Won ini toxic abis coy. Cowoknya berkuasa mutlak sedangkan si cewek udah kayak babu aja. Dengan bumbu-bumbu berupa si Eun Song adalah cowok bad yang paling hebat di komplotannya, ditambah dengan kisah masa lalunya yang kelam tentang HIV, ya udah lah ini tipikal mainstream drama Korea ever.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Agak pusing sih dengan emoticonnya yang banyak itu (sepertinya ini khas Guiyeoni-ssi, karena di buku Romance of Their Own juga banyak emoticonnya ^^) tapi secara kesuluruhan bagus dan menghibur sekali. Gak nyesal deh menyantap buku ini sampai dini hari dan akhirnya bangun kesiangan. Xoxo~~ Gak sabar nunggu lanjutannya. >.< And I think I'm in love with Ji Eun-seong! ♥
Suka sama ceritanya yang simple dan bikin ngakak. karakter ye won disini gokil banget dan eun seong yang cool tp jaim. cuma agak pusing karena nama tokohnya banyak yang mirip. kalo emoticon awal-awal baca buku guiyeoni emang ganggu, tapi lama kelamaan biasa aja. malah aneh klo gak ada emoticon nya.
baca novel ini agak pusing awalnya, sampai akhir juga sih.. hehe.. karena lebih banyak percakapan dan sedikit deskripsi ceritanya, dan ada emoticonnya juga. tapi kalau novel ini dibikin jadi skenario film mungkin bagus ya.. kayak film yang udah diangkat dari novel ini berjudul sama. jadi lebih pas (´ε`;)
awal beli buku ini karena sinopsisnya yang seru, pas dibaca ternyata memang novelnya bagus dan belum lagi covernya yang keren. ngebaca buku ini macam nonton drama korea, belum lagi kelucuan han ye-won sama ji eun song yang kalo ketemu selalu berantem cuma karena masalah spele. overall suka banget sama novel dari guiyeoni
Salah satu novel yang sebetulnya agak nyesel saya beli.
Mungkin ceritanya akan mudah dimengerti dan dipahami kalau enggak banyak emojinya. Tapi, kembali lagi, mungkin ini gaya menulis dari si penulis. Hanya saya saya kurang cocok dengan gaya menulisan yang justru terkesan seperti sedang membaca sebuah pesan singkat yang penuh dengan emoji.
Beberapa terjemahan ada yang kacau diopening bab. But, aku tetep suka sama novel ini. Komedi dan konflik yang diangkat nggak terlalu njelimet dan memusingkan buat reader remaja. Terus pen-diksi-an(?)nya juga lumayan ringan buat remaja. Daebak dah ni Novel.
Gaya berceritanya unik dengan emoticon bertebaran di mana-mana. Yang bikin pusing dialognya. Sering banget tanpa keterangan siapa yang ngomong sedangkan yang ngomong suka banyakan dan gaya bahasanya mirip semua -___-" Ceritanya manis banget dan lucu.