It seems reasonable if i fave 5 stars for this book...i have a couple reasons 1. The writer is GAY, alright..i know, there's nothing special about gay writer, there's plenty gay writers out there...but in Indonesia, this is the first gay who write a book or indonesian writer who proudly, honestly and loudly claimed himself as a GAY.... 2. This is the first non-fictional book (based on his blog, by the way) talked all about gay materials..(from cover-to-cover this book is sooo gay...hehehe)
Okay, here's come my futher explaination... Fa, writer from this book...is trying tells us, about gay stuff or gay life to be excact...with his funny, honest, and entertaining way...Maybe lots of people (including me) think that being gay is just about sex (or their sex activity...) but in this book, Fa, also tells us...that's a deeper meaning about being gay, that gay is also a human,...First chapter in this book, briefly told about this matter...totally an eye-opener. There's some of touching part, too..especially about his loss love relationship.. Even there's (still) lots of sex stuff in this book but Fa, tells it all with his witty way..but you've got to remember, even GAY is still a GUY afterall... (u know what i mean..hehehe)
I couldn't get enough thumbs up for Fa, for his braveness to come up with this sensitive issue especially for most Indonesian society....
Hmm, waktu dapat kiriman buku dari Fou Publisher, kami udah nebak kalau bukunya pasti fou juga alias gila, huehehe. Tapi yang ini, fou au sens different! Novel ini nggak punya cerita yang harus beralur, klimaks, anti klimaks, dan ending. Cerita ini hanya blog seseorang bernama Fa (for Fabulous! Yup, the crazy things already started from page 6) yang dibukukan. Hari gini sih semua orang pada punya blog kalee, tapi Fa pastinya beda sama blogger kebanyakan.
Fa is a guy who is gay.
Hm, ok gay, so what so special about that? Nggak berlebihan sih, tapi Fa sangat terbuka soal ke-gay-annya kecual sama nyokapnya. Basi?! Nggak juga, karena selain gay yang bangga banget dengan ke-gay-annya, Fa adalah pria yang “manusiawi” dengan ketakutannya membuat sedih dan sakit ibunya, atau nggak berani bilang “gue jatuh cinta sama lo” sama “abang”nya yang akhirnya meninggal.
Selain bahasa gay yang ternyata akhirnya jadi trend dipake str8 (orang-orang “lurus”) dan bikin Fa Cs musti bikin kata-kata baru, Fa juga banyak memaparkan banyak hal tentang kehidupan gay. Mulai dari gayradar, aura pink, metroseksual yang nggak eksis, opa bule dan kutjing-nya, safe sex, friends, family, hingga masa depan ikatan pasangan gay.
Jangan kaget juga kalau bahasanya sangat jauh dari aturan bahasa yang disempurnakan. ‘Cause it’s simply a fresh composition by Fa. "DjakartaMagazine"
hmm.. gmana ya mulainya. Actually it is a nice try from Fa. Cara dia bercerita tentang kesehariannya juga sangat mengalir. Secara keseluruhan buku ini juga menarik buat diikuti. Gue bukan pembaca blog-nya Fa, tapi topik bahasan di buku ini bukan hal yang asing buat gue. Secara ya.. orang yang kenal gw in person pasti tau gmana meriahnya kehidupan sosial gw.
Anyhow, "mendengar" cerita-cerita dalam issue yang disampaikan Fa memang memberi rasa yang berbeda dengan "membaca" dari sebuah buku. So with regret I have to say, this book is definately not my cup of tea. Because in my humble opinion as a reader, there should be boundaries between what can be talked with your friend (even in blog) and what can be published.
Gue menunggu Fa menulis dalam bentuk lain, karena dari cara dia bertutur gue yakin he can do more. Publishing your blog is so last year darling..
bacaan ringan yang ga perlu mikir banyak, hehe... yah sekedar tambah wawasan aja kali buat kita yang gatau tentang kehidupan gay-gay di jakarta. sebenarnya ingin baca sesuatu yg ga menunjukkan stereotype gay metropolitan banget, tp justru seolah2 dibukakan bahwa emang begitu ya kehidupan mereka - isinya mikir horny melulu... sex melulu... sebel juga, pengen bilang get a life, tp mungkin itu dia kehidupan mereka, gatau ah, gamau nge-judge wong aku gatau apa2 -_-;;
tapi betapapun drama queen-nya, melambainya, bangganya dia menjadi gay tapi ujung2nya tetep aja stay in the closet terhadap keluarga dan temen2 yang non-gay.
Buku yg menarik dan menghibur Buat yg suka buku yg santai2 aja, ga perlu mikir Banyak hal2 yg baru dari buku ini Ya iya lah, paling ga membuka cakrawala kita tentang gaya hidup Cong (coz Fa tampaknya ga suka disebut gay) Ada istilah Chi, Pri, top, buttom, kucing Ada yg namanya Miss Toilet Asli lucu... Tp ga semua cerita cuma tentang hal2 enteng, ada jg cerita sakit hatinya, cerita lukanya, cerita nangisnya
Ganbatte!!! Cuma itu yang mau gw ucapkan especially for Fa.. You are soooooo Gemini.. and those Geminians are trully unique. After I read uR story, I get poisoned with your gay aura--it forces me---to read your blog!!! Abis baca ini, gw tertarik untuk mengobservasi every man, apakah dia gay atau tidak??? Hmmm...
An Honest book from an honest writer. Meskipun sang penulis belum berani untuk jujur 100% terhadap lingkungannya, tapi masih bisa dimengerti karena dia hidup dan tinggal di lingkungan yang belum bisa menerima keadaannya.
A good book, even not the greatest one of the kind... but i love it...i like to read all the stories from a normal man who says..."Cong....."
hmmm....agak bingung ya mau bilang apa tentang buku ini, asli cong bener...yang jelas seperti kata temen2nya Fa,buat semua temen2 cong saya i just want to let you know that wheter you gay or not..i still love you....