Jump to ratings and reviews

Farewell, Neverland!

Tristan dan Athina tahu satu hal tentang keluarga mereka: semuanya sudah lama hancur. Orangtua mereka menikah saat masih tujuh belas tahun. Terlalu muda dan rapuh untuk bertahan.

Setelah Mama pergi, Papa harus membesarkan Tristan dan Athina sendirian. Athina dipaksa tumbuh terlalu cepat, menjadi figur ibu bagi adiknya. Sementara Tristan justru menolak menjadi dewasa—seperti Peter Pan yang lebih suka membuat kekacauan daripada menaati aturan Papa yang keras.

Tristan bermimpi kabur dari Papa yang galak dan tinggal bersama Mama. Athina ingin menjadi anak yang sempurna agar Papa akhirnya melihatnya.

Ketika Mama tiba-tiba ingin kembali ke hidup mereka, Tristan dan Athina dipaksa menghadapi luka lama keluarga mereka dan memikirkan kembali mimpi masing-masing sebelum kehilangan hal paling berharga dalam hidup mereka.

336 pages, Paperback

Published June 24, 2026

Loading...
Loading...

About the author

Adelina Ayu

4 books63 followers
Author of 'The Name of the Game', 'Happy Ending Machine', 'Witching Hearts', and 'Farewell, Neverland!'.

Ratings & Reviews

What do you think?

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
6 (54%)
4 stars
4 (36%)
3 stars
1 (9%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 5 of 5 reviews
Profile Image for Adara Kirana.
Author 2 books212 followers
July 26, 2026
4.5

Sebagai penggemar Peter Pan, Taylor Swift, Gilmore Girls (dan banyak referensi lain yang saya temukan di cerita ini) serta sebagai anak perempuan pertama dari orangtua yang juga sudah bercerai, this story hits too close to home :').

Saya selalu menikmati cara bercerita Kak Adelina Ayu yang santai dan mengalir banget! Makanya, sejak baca The Name of The Game, saya langsung kepincut dan ngabisin cerita-cerita lain yang sudah diterbitin, termasuk langsung PO buku ini waktu tahu ternyata naik cetak :D.

Saya suka banget sama karakterisasi cerita Kak Adelina yang selalu kuat. Seperti di buku ini, saya merasa benar-benar mengenal Tristan dan Athina--kepribadian, konflik batin mereka, dan termasuk, apa arti "Neverland" bagi masing-masing mereka. Saya juga suka karakter sampingan lain seperti Papa, Opa dan Lexie!

Setiap konflik dalam buku ini juga disampaikan dengan baik, dan yang bikin saya sangat amat tersentuh sampai berkaca-kaca adalah adegan Tristan sama Papa di RS! :"). Saya juga suka sama penyelesaian berbagai konflik di cerita ini yang cukup realistis.

Namun, menurut saya, hal yang cukup mengganggu adalah terlalu banyak referensi yang diucapkan karakter-karakter di sini. Terutama misal, tentang Peter Pan, Taylor Swift, Gilmore Girls yang setiap karakter di sini tiba-tiba tahu dan nyambung aja gitu setiap ada yang nyeletuk tentang referensi tersebut. Padahal di dunia nyata, dalam percakapan normal, belum tentu sepertinya orang yang saya ajak omong tahu siapa itu Lorelai Gilmore atau tahu cerita dibalik lagu All Too Well-nya Taylor Swift. (Walaupun saya suka, tapi kadang menurut saya agak mengganggu dan membuat karakter-karakter ini jadi less real wkwk).

Dan alur cerita Athina-Alarik itu... Rory Gilmore sama Logan Huntzberger banget! :") Bukannya saya protes ya, karena memang itu ship favorit saya di Gilmore Girls juga, cuma terlalu banyak kemiripan dari awal mereka kenal sampai ending hubungannya... saya jadi udah bisa nebak akhirnya gimana wkwk.

But overall... oke dan sangat menyentuh sih ceritanya!! Sukaaa!!

p.s senang banget dapat tambahan koleksi friendship bracelet "Eldest Daughter" dari bonus PO buku ini :D

--

"Selalu ada alasan untuk nggak melakukan sesuatu, sekalipun itu sesuatu yang lo pingin dari dulu. Memangnya lo nggak bosan duduk di pojokan terus?"
Profile Image for Sindy Rahma.
9 reviews
August 25, 2026
Ulasan buku Farewell Neverland 🩵💙

Young adult

Ini diaaa, yang gua cari cari gaiss😭✊🏻!! Buku young adult seruuu dan gak ngebosenin, jujur ini authornya gaul banget 😭 humornya bikin gua cekikikan capek 🤣🤣 tapi gua enjoy banget ngikutin perjalanan duo kakak beradik yang suka nyusahin papa Nathan ini 🤣

Pas lagi heartbreak, loneliness, happy gua ngerasa kayak ikut nemenin mereka pelan-pelan menuju proses pendewasaannya. Jadi pas diending berkesan banget buat gua, ceritanya juga ringan khas anak muda yang lagi banyak explore segala hal yang making mistakes and learning from them.


Romance

Romancenya kebagi 2 pov Tina•Alarik × Lexie•Tristan. Pasangan ini nggak punya dinamika yang sama, karna karakter Tina sama Tristan yang bad boy and a good girl

💙Tina–Alarik: Chemistrynya lebih memacu adrenali
🩵Lexie–Tristan: Chemistrynya lebih manis tapi kehalang sama perbedaan status, kayak drakor the heirs gitu🤣

Jadinya secara keseluruhan, dua pasangan ini bisa mewakili dua bentuk cinta di masa muda. Yang satu vibesnya playful, yang satunya lagi emosional

Persaudaraan

Farewell Neverland bercerita tentang dua anak yang sama-sama ditinggalkan, tetapi tumbuh dengan cara yang berbeda lewat pov si anak sulung dan si bungsu. Oleh karena itu ada ketimpangan perlakuan orang tua diantara mereka

Authornya bikin problemnya bukan sekadar “Papa Nathan gak adil.” tapi karena kebutuhan kedua anaknya diperlakukan berbeda sesuai dengan yang papa Nathan lihat dan anggap mampu. Ironisnya anak pertama perempuan seperti Tina hidupnya harus bisa ngehandle semuanya sendirian dan si anak sulung hidup bagai burung dalam sangkar.


Pengorbanan

Aaaaaa tema ini It hurts so much😭 pedihh kenapa harus pada berkorban sihh 😭 ngamuk dongg ayo jangan dipendem, kalau kalian nelen semuanya sendiri gua yang baca rasanya gk kuat karena bayangin luka yang selama bertahun-tahun mereka simpan sendiri, terus satu-satu kebuka di setiap babnya. Ape gak nggak ngikut sesek juga kita 😭

Keluarga

Kecubit banget rasanya hati gua tiap memahami perasaan Papa Nathan, Opa dan duo sibling itu.
Anak nggak selalu mudah untuk memahami keputusan orang tua, begitupun sebaliknya. Keduanya butuh waktu untuk saling belajar menjalani perannya.

Penokohan

Semua tokoh punya peran yg kuat, cara kak Adel buat ngerangkai relasi antar tokoh patut diapresiasi banget😭 Tokoh Tristan-Tina Vs Papa Nathan juga seruuu banget! Karena masing-masing punya sudut pandang yang kompleks.

Tokoh Kafka sebagai tokoh pendukung juga menimbulkan dinamika pertemanan yang natural. Jadi alurnya gak fokus di romance atau konflik keluarga terus, tapi juga ada momen pertemanannya juga 😆

Konflik

Konfliknya gacorr 😭 ngena ke hati semua, konfliknya jadi ada beberapa bagian buat POV si Tina, Tristan sama Papa Nathan.

Ada konflik keluarga, konflik pertemanan, percintaan, konflik batin. Tapi secara keseluruhan buku ini punya 3 konflik utamanya

Konflik keluarga adalah konflik yang jadi fokus jalan ceritanya di buku Farewell Neverland! karna keinginan seorang anak yang mau cari ibunya tapi gak tau fakta sebenarnya, yang bikin konflik makin rumit bokap sama anak kurang komunikasi 🥲

Plot twist

Plot twistnyaa edann, kayak rollercoaster nanti kita happy terusss selama bacanya eh pas udah di pertengahan ceritanya sedihhh lagi😭 Gua bayangin Tristan yang ngebet nyari emaknya kayak lagi nonton film Hachi yang anak lebah itu. Cuman si Tristan apes punya nyokap, kerasa kepala buat nerima fakta yang ada. Tapi emang harus di uji dulu sih buat paham sama kejadian yang harus kita alami

Plot twistnya Tina gua juga sukaa banget!!! Perjalanan Tina punya kejutan yang paling gua suka🥹 makanya Tina jadi karakter favorit gua di buku Farewell Neverland
Profile Image for ileftmybookshere.
262 reviews89 followers
July 15, 2026
Another karya kak Ayu yang cakep dan as always, mendekati ending selalu berhasil bikin mataku berkaca-kaca 🥺🫰🏻 jujurly, 𝗽𝗹𝗼𝘁 yang disuguhi kali ini super menarik menurutku. Tema yang diangkat di cerita ini tuh kayak nyess aja gitu rasanya, tentang the eldest daughter and “bad” brother-nya yang sebenernya terluka karena masa lalu orang tua mereka. Aku suka gimana kak Ayu merangkai konflik demi konflik yang gak cuma masalah keluarga aja tapi juga romansa anak muda yang duh tension-nya tuh ngena banget dan makin dibaca makin kerasa tension-nya😭 terus eksekusinya juga cakep banget, ada 𝗽𝗹𝗼𝘁 𝘁𝘄𝗶𝘀𝘁nya kecil-kecilan 🤏🏻 and then 𝗿𝗼𝗺𝗮𝗻𝗰𝗲-nya juga okei menurutku karena pas aja porsinya di tengah konflik keluarga yang angst ini wkwkwk kayak kisah cinta Tristan-Lexie dan Athina-Alarik menarik buat diikuti, gemes iya tapi bikin gregetan juga! Seru deh pokoknya🤟🏻

And then, 𝗮𝗹𝘂𝗿nya gunain alur maju tapi nanti ada beberapa flashback yang diceritain sama tokohnya✨ Flow alurnya juga enak ngalirnya dari awal sampai akhir, cuma memang untuk pace ceritanya agak mixed ya di aku. Di awal-awal to rasanya a bit too long dan ending-nya malahan kind rushed😞 padahal pace-nya di pertengahan tu enak banget, super pageturner aja gitu tapi emang aku slow banget di awal terus endingnya agak terburu-buru diselesaikan menurutku but overall, alurnya tetep okeilah. Minim jumpy juga pergantian antar scene-nya☝🏻 and then, ini tuh gunain switching POV antara Athina dan Tristan. Jujur, perpindahan POV nya rapi jadi gak buat bingung sama sekali apalagi ada keterangannya juga jadi tinggal enjoy with the flow aja pas baca👍🏻

𝗡𝗮𝗿𝗮𝘀𝗶nya kak Adelina Ayu tuh aku suka! Gaya bahasanya lugas terus rapi juga, perpaduan antara bahasa baku dan non baku juga okei jadi aku enjoy banget selama baca🫰🏻 Showing dan telling-nya termasuk imbang jadi gampang buat mahamin suasana, perasaan tokoh-tokohnya dan latar belakang di cerita ini✨ terus juga switching POV nya mantep sih karena ada perbedaan gaya bahasa dalam menceritakan antara si Tristan dan Athina jadi makin kerasa deket aja dua tokoh utama kita ini, ya seolah-olah kita memahami isi hati serta kepala mereka!☝🏻

Tokoh dan 𝗽𝗲𝗻𝗼𝗸𝗼𝗵𝗮𝗻nya sih paling juara! Aku selalu suka penokohannya kak Adelina Ayu karena gak ada karakter yang 100% benar maupun 100% salah jadi kerasa manusiawinya gitu lho😆 terus switching POV di cerita ini tuh bikin aku melihat perspektif yang berbeda dalam memandang masalah yang sama. Athina dan Tristan bisa punya POV yang berbeda soal papa dan mama mereka, cara mereka mencintai pacar mereka dan lain sebagainya, semuanya itu bisa aku liat dan pahami selama baca ini😎 terus perkembangan karakter mereka juga keliatan dan unik menurutku, Athina dan Tristan punya cara masing-masing dalam menangani masalah mereka dan aku suka sih sama perubahan mereka yang awalnya childish bisa jadi lebih dewasa, somehow heartwarming menurutku!☝🏻 Terus tokoh-tokoh sampingan di cerita ini juga menarik semua, mau itu orang tua mereka yang sebenernya sedih juga cerita hidup mereka dan aku gak bisa nyalahin siapa-siapa ehehe terus Opa mereka juga baik banget, suka deh xixixi😚 gak lupa juga sahabat-sahabat mereka dan lover-nya mereka yang bikin cerita ini makin berwarna karena adanya dinamika persahabatan dan percintaan yang cakep! Love deh💗

Lastly, aku ambil satu 𝗽𝗲𝗹𝗮𝗷𝗮𝗿𝗮𝗻 kalo kita mungkin gak bisa milih lahir di keluarga seperti apa atau luka apa yang harus kita bawa sejak kecil tapi pada akhirnya, kita harus punya pilihan untuk pelan-pelan menyembuhkan diri, berdamai dengan masa lalu, dan membangun hidup yang lebih baik buat diri kita sendiri✨

Overall, it’s a great young adult book dan aku highly recommended this book buat yang suka cerita anak muda yang penuh warna, gak cuma romansa tapi juga keluarga!🫰🏻
Profile Image for Sella.
58 reviews6 followers
July 25, 2026
Aku sudah baca dari waktu ceritanya masih ada di Wattpad dan GWP. Tapi waktu bacanya sudah lama, jadi tetap terasa baru baca dari awal.

Ada bagian yang sama, ada juga yang beda. Dan aku suka itu. Aku juga suka twistnya, ending ceritanya yang realisitis. Aku juga suka karakter-karakternya.
Profile Image for Bestari Kalandra.
5 reviews
July 23, 2026
Sebagai anak pertama dan perempuan, aku merasakan pemahaman pada Athina, si sulung Khevandra.

Novel ini bercerita dinamika keluarga Khevandra yang cukup kacau karena absennya salah satu sosok orangtua, mama.

Papa dan mama MBA, waktu mereka remaja 17/? Tahun. Bisa dibayangkan remaja yang belum mencicipi pahitnya dunia harus punya anak di usia semuda itu. Tentu mereka belum siap mental dan akhirnya sang mama pergi waktu anak kedua mereka, Tristan, masih balita.

Tristan, si bungsu, mengharapkan mama kembali dan merasakan kasih sayang ibu seperti anak2 lain. Namun, Opa, Papa, dan Athina punya trauma kepada mama yang akhirnya melarang Tristan untuk mencari tahu ttg mamanya. Dari kecil Tristan tidak diberi paham mengenai keluarga mereka yang tak sempurna, ditambah sifat papa yang sangat protektif pada Tristan, mengakibatkan anak itu jadi bandel banget.

Yang selalu Papa pikirkan hanya Tristan terus.

Di lain sisi, Athina menjadi dewasa sebelum waktunya. Absennya kepergian mama membuat dia, sebagai anak pertama dan perempuan, merasa mempunyai kewajiban untuk merekatkan kembali hubungan keluarga mereka yg sempet kacau habis ditinggal mama.

Athina selalu ngemong adiknya, membereskan masalah adiknya, memperhatikan dan mengurus papa, dan segala urusan domestik rumah. Bayangkan Tina begitu dari kecil sampai dia kuliah, se-stres apa dia? Makanya waktu ditantang sama Alarik, dia jadi nemu setitik kebebasan.

Di sini tuh aku miris sekali. Karena kenapa perempuan yang harus jadi ngemong segala hal orang2 di rumah? Memangnya papa dan adiknya gak bisa ngurus diri mereka sendiri? Memang, Tristan bilang dia udah besar. Namun, kepercayaan Tina kepada Tristan rapuh karena anak itu pernah buat masalah saat disuruh belanja.

Parahnya lagi, Tina gak diperhatikan sama papa sendiri.

Novel ini juga bisa jadi pembelajaran kalau menjalin hubungan menuju sex bebas, harus dipikir lagi kalau sampai hamil, punya anak itu tidak gampang ngurusnya.

Malah, jika kamu melahirkan satu anak, maka anak itu akan menjadi monster lainnya meskipun kamu mendidiknya dengan parenting bagus sekalipun. Karena, kita gak tahu trauma apa yang bakal menerjang dia di kehidupan nyata.

Aku suka gimana kak Adelina menyusun tali temali plot yang keputusan scene karakter ditentukan dari tindakan karakter tersebut. Tristan, jadi paham mengapa papa begitu protektif padanya. Athina, jadi mulai membuka diri dan komunikasi yang baik dengan keluarga. Dan papa, mendapatkan anak-anaknya kembali.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 5 of 5 reviews