Ini adalah musim semi di Nara, semua orang berkumpul untuk bisa duduk manis saat hanami bersama rusa-rusa. Namun, siapa sangka justru pada perhelatan yang dikunjungi banyak orang itu sebuah insiden terjadi. Pembunuhan? Ya, Koshigaya Nobukatsu harus mengakhiri hidupnya dengan tragis. Hingga pada akhirnya, tiga orang saksi kunci perlahan mengurai kisah demi kisah yang mereka miliki.
Birth: Ia telah meledakkan balon harapannya, dan membiarkan pecahannya jatuh bersamaan dengan sakura yang berguguran.
Bug: Koshigaya bukanlah pahlawan hingga tak perlu mengabadikan warna darahnya untuk mewarnai kelopak-kelopak sakura.
Spirit: Ia tidak membutuhkan kebetulan, karena mereka merupakan titik-titik kecil yang berhubungan satu sama lain, menanti untuk dirakit.
Her achievement in writings to name a few, as a finalist in Popular Novel Writing Competition "Wanita Dalam Cerita" held by Bentang Pustaka, winner in Novel Writing Competition "7 Deadly Sins" held by Gagas Media, winner of Selected Novel in Novel Writing Competition "Teen & Young Adult Romance" held by Bukune, winner of Selected Novel in "Publisher Searching for Authors 2" held by Grasindo, and also top 40 of "Lomba Menulis Novel Inspiratif 2014" held by Indiva.
Sebagai penggemar Eiji Yoshikawa, Kitami Masao, selalu tertarik dengan novel yang berlatar belakang Jepang. Agak surprise juga baca tiga pengarang wanita mengambil setting pembunuhan, padahal tadinya saya pikir bakal jadi novel romantis yang sekedar ada pembunuhannya. Buat yang awam sama Jepang ngikutin novel dengan nama2 Jepang memang perlu kesabaran telaten, karena sekilas namanya koq mirip2 jadi suka harus bolak-balik inget2 siapa itu Takaoka, Miyuki, Aoki dsb dsb. Tapi setelah klik sama nama2nya, alurnya cukup menarik. Endingnya juga surprising, jadi inget Usual Suspect atau Brother Karamazov (spoiler alert)
Sedikit hal yang membuat ratingnya ga dapet 5, bangunan karakter antara tiga tokoh (ini asumsinya setiap bagian dibuat oleh pengarang yang berbeda), ada yang cukup bikin penasaran, tapi ada yang terlalu datar, jadi sebelum sampe epilog sudah bisa mulai ditebak-tebak siapa pembunuhnya. Tapi tetap ditutup dengan cerdik, pengen saya ceritain tapi nanti jadi spoiler dong hehehehe.
walau saya belum pernah ke jepang, tapi detil penggambaran tentang situasi jepang cukup rinci, kemungkinan memang penulis (atau salah satu/salah dua)nya memang pernah ke Jepang terutama ke Nara.
3.5 stars~! Suka lini monthly series nya Grasindo deh. Sepertinya mengambil tema yang agak gelap seperti kriminalitas, misteri bahkan psikologi. Agak bosan di narasi Birth, tetapi mungkin untuk menyesuaikan dengan karakternya. Judul buku serasi dengan cover dan juga tema cerita tentang ketidakabadian dan bulan April itu sendiri, Thumbs up untuk semua yang terlibat~
Ok, sukses untuk ketiga penulis novel ini~ Semoga semakin sukses dan jaya di dunia penulisan!
Tiga perempat ketipu, sepertiganya bener dooong. Ketipu sama cover kalau aku nggak baca blurbnya. Ketipu sama isi yang kukira bakal beda gaya bahasa karena ditulis oleh 3 penulis, nyatanya hampir tidak ada perbedaan. Kukira bikin deg-deg-an, ternyata bikin aku nangis juga. 😂 Hebatnya dugaanku bisa nyerempet sama tersangka pembunuhan Nobukatsu, Wakil Gubernur.
Bukan pertama kalinya aku baca novel mistery, tapi aku suka sama novel ini.
Parahnya aku baru tahu kalau novel ini ada seriesnya. 😯 Kan aku jadi tertarik pengin baca yang lainnyaaa~~~
Novel seri keempat yang cukup memuaskan buatku. Setelah jatuh di novel ketiga kemarin, seri yang ini cukup memuaskan untuk dibaca. Apalagi teka-tekinya cukup menarik untuk diikuti dan ternyata nggak ketebak juga siapa yang ngebunuh. Cuma aku tau, orang itu siapa. Tapi nggak tau identitasnya! Bener-bener entertaining lah.
Terbagi menjadi 3 part dengan sudut pandang Miyuki, Aoki dan Hiroki, aku rasa alur novel ini cukup halus. Meski adegan sering maju-mundur, aku tidak bingung karena terbantu dengan font yang berbeda. . Misteri, konflik dan motifnya realistis dan twistnya cukup asyik 😄 Eh, tapi aku nemu sedikit typo 😬 . Covernya cocok dengan isi dan ya... aku suka endingnya nih 😄😄😄