Banyak orang ingin meraih kesuksesan di dalam hidup. Sayangnya orang-orang sukses justru banyak yang hidupnya menderita. Demikian hasil penelitian Dr. Pearsell selama bertahun-tahun yang terangkum dalam bukunya Toxic Success.
Disamping itu orang-orang yang sedang mengejar atau sudah berada di altar kesuksesan biasanya tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Acuh terhadap problem peradaban, seperti isu kemiskinan, krisis ekonomi, human trafficking, global warming, penjajahan, pedofilia, narkoba, korupsi, dan banyak lagi yang lain.
Bila Anda ingin sukses-bahagia di dalam hidup serta kontributif dalam membangun peradaban yang lebih baik, maka buku pengembangan diri apakah yang akan Anda baca?
The MODEL hadir sebagai genre baru pengembangan diri yang bersifat spritual-ideologis. Bermodalkan prinsip Islam dan Sunatullah dalam buku ini penulis mengajak pembaca bagaimana merancang desain diri, mewujudkannya dalam kehidupan demimeraih sukses pribadi dan peradaban. Bagaimanakah cerita selanjutnya?
Teman saya merekomendasikan buku ini dan ternyata memang cocok untuk saya. Konsep pengembangan diri dengan memadukan konsep dasar Islam dengan psikolog memang paling cocok. yang membedakan buku pengembangan diri atau self-help milik Ust. Nopriadi Hermani dengan buku yang lain adalah ia memadukan prinsip islam ke dalam rumusan untuk mendesain diri. Dengan memperkenalkan konsep The Model, manusia dapat mendesain model diri sehingga kehidupan lebih indah dan dapat berkontribusi di Era Kegagalan.
Pada buku ini memperkenalkan konsep dasar model diri dari konsep psikologi hingga fisiologi, memperkenalkan mengapa dibutuhkannya 'Tuning self-model', dan memadukan prinsip islam ke dalam proses 'self-model tuning'.
Saya merekomendasikan buku ini, bagi anda yang ingin mencari buku pengembangan diri yang memadukan konsep dasar islam untuk kehidupan yang lebih baik.