Oregades. Keluarga pembunuh bayaran, penuh rahasia, yang melibatkan si kembar Felix dan Felicis di dalamnya. Kehidupan yang penuh risiko. Bertarung atau mati. Dilarang saling percaya. Tidak perlu mencintai, hanya `kerjakan saja tugasmu`.
Bagaimana cara Felix dan Felicis terlepas dari keluarga yang bahkan mereka saja tidak pernah diberi tahu, siapa orang tua mereka? Satu-satunya impian mereka hanyalah merasakan kehangatan cinta keluarga.
Editor’s Note Cerita menegangkan yang dibalut dengan kisah romance membuat pembaca Oregades tidak berhenti penasaran.
A heart-breaker author. Read the example: teen daily-drama Bintang Mika (Elex Media, 2014), young adult action-romance Oregades (Elex Media, 2015), young adult romance Ask Me Like You Did (August 2017), ON STORE NOW: urban thriller EVERY WRONG THING (2019). -
Sempat mengira ini incest karena Felix sayang banget ke Felicis, dan sebaliknya. :"") Kenapa Felix??? Why??? :""
Suka banget sama ceritanya! Believe it or not, karena aku 2 malam ini baca Oregades tiap sebelum tidur, adegannya jadi kebawa mimpi😂 Masalahnya yang kebawa itu pas pembunuhannya (with guns and blood, duh)😂😂
Bumbu romance-nya juga pas. Adegan actionnya kalau dijadiin film pasti bagus banget!!!
I NEED A SEQUEL NOW!!! KENAPA ENDINGNYA HARUS GANTUNG?!😂 Masih banyak pertanyaanku yang belum terjawab😢
selesai baca aku marah-marah sama penulisnya. wkwkwk. sok banget ya, tapi beneran soalnya geregetan banget!! lagi konflik-konflik tbtb 'FIN'. wadaw. sakit tapi nggak berdarah. buat yang suka baca crime atau agak thriller, mungkin bakal suka. aku mah.... bacanya aja merem(?) wkwkwk sumpil deh merinding, gakuat sama berbau darah dan tusuk dan tembak. tapi, aku berhasil menyelesaikannya donggg (beri tepuk tangan, yeay!) dan KEPO PARAH SAMA LANJUTANNYA. PLIS ATULAHHHH. yaudah ah, gitu pokoknya.
1. Karakteristik karakternya tidak menyenangkan (atau bisa dibilang "dituliskan secara tidak menyenangkan")
2. Alurnya terlalu tidak bisa ditebak, dalam artian pergerakannya bukan dari poin A kemudian berakibat poin B dst. Kejadian A terjadi, lalu selesai; kejadian B terjadi, lalu selesai. Tidak ada keterkaitan yang berarti antara kejadian A dengan kejadian B. Sekalinya dua kejadian saling berkaitan, saling berkaitannya begitu ujug2 dan tiba2 hingga jadinya malah "HAH???".
3. Cara membunuh yg terlalu kreatif tapi secara probabilitas, kesempatan gagalnya jauh lebih besar daripada berhasilnya, jadi mgkn bahwa pembunuhan itu sukses adalah karena keberuntungan tingkat tinggi.
4. Setting ceritanya nggak jelas juga di mana.
Saya harus mengakui bahwa saya menyelesaikan membaca buku ini sudah setengah skimming, jadi tidak akan membahas poin2 karakter, setting, dan yang biasa saya bahas di review. Tapi saya akan membahas satu hal yang menurut saya adalah hal paling dipertanyakan sepanjang cerita.
Keluarga Oregades.
Jadi ceritanya Keluarga Oregades adalah keluarga pembunuh bayaran yang terstruktur dan mayoritas masih saudara/sepupu/kerabat. Dalam cerita, saya menangkap, ada sekitar belasan orang yang tinggal di rumah utama yang besar dan lokasinya juga nggak di pinggiran kota dan kalau sarapan pagi atau makan malam layanannya kelas hotel.
Ketika tahun baruan, keluarga ini melakukan hal2 yg dilakukan keluarga pada umumnya kalau lagi libur hari raya: datang dan menginap di rumah utama, main kembang api, BBQan, ngobrol2 sama kerabat.
Keluarga pembunuh bayaran, ngumpul di satu rumah besar.
Kalo dibilang Don Corleone rumahnya juga besar, iya, dia mafia dan rumahnya besar. Di kalangan tertentu dia dikenal sebagai mafia, tapi di luar orang mengenalnya sebagai businessman yang wajar punya rumah sebesar itu. Keluarga Oregades ini rumah utamanya bahkan menampung belasan yg usianya remaja, lebih kayak asrama atau kost2an, bukan rumah businessman kaya.
*menghela napas
Udah. Itu aja.
Terakhir: saya mendaulat Mawar Merah : Metamorfosis yang saya kasih bintang rendah aja masih lebih bagus daripada buku ini.
Karya yang menarik! Aku jarang baca buku bergenre action seperti ini, tapi lagi-lagi karya kak Jacq berhasil membuatku tenggelam dalam ceritanya. Lagi-lagi banyak momen yang membuat pembaca senyum-senyum sendiri, dan yang tidak terlewatkan, pingin banting hp 😂😂 Intinya I love this book! Suka banget sama gaya ceritanya yang ringan dan mudah dicerna, and I'll read the next book! Ditunggu yaa kak Jacq 🙏🙏
Oke, setelah sekian lama menunda untuk menulis review tentang buku ini akhirnya kesampaian juga. Thriller yang tidak begitu thriller, lebih tepatnya dianggap sebagai novel action + romance menurut saya. Jacq sebagai PJ buku ini dapat membuat saya melihat sudut pandang kehidupan dalam sisi seorang wanita dan pria meskipun lebih kental terasa gaya penulisannya yang jacq banget hahaha. Salut disini karena romance yang tidak dilebih-lebihkan meskipun ada adegan/potongan cerita yang membuat saya geli membayangkannya (maafkan saya jacq haha). Mengenalkan seorang insan manusia yang pada awalnya kaku, dingin dan tidak memiliki belas kasih menjadi 180 derajat berubah diakibatkan perasaan cinta yang overflow istilahnya memasuki hatinya. Seketika seseorang menjadi tidak berdaya dihadapkan pada rasa itu. Sekurang-kurangnya karena pertamanya saya pikir another story akan menjadi cerita lain ternyata epilog hehehe. Dan terakhir, semoga saja tidak ada teman saya yang merupakan anggota keluarga oregades.
Aku suka idenya. Idenya berpotensi, bener deh. Sayangnya, eksekusinya kurang. Pengen kasih 3⭐ solid, but I can't. Jadi, ini pembulatan aja ya.
Terlalu banyak tokoh yang sebenarnya tidak terlalu penting, masih bisa dikuatkan lagi karakternya, atau mungkin dihilangkan.
To be honest, 80an halaman pertama, aku nggak tahu cerita ini mau dibawa ke mana. Dan ternyata cerita ini seperti air. Alurnya ngalir seadanya, seolah ditulis tanpa plot. Adegan satu dengan yang lain tidak terlalu berkesinambungan. Tiba-tiba gini, tiba-tiba gitu.
Satu lagi, banyak hal tidak dijelaskan. Bagiku, ini seperti holes yang kalau si lubang-lubang itu ditutup, aku yakin buku ini akan lebih baik.
Mungkin di buku selanjutnya bisa difokuskan lagi konflik besarnya dengan konflik-konflik kecil yang berkaitan :)
Hmm, aku bingung mau ngasih bintang berapa. Ya paling 2.85 🌟
Serius deh. Buku ini bikin aku bingung. Setiap kejadian rasanya seperti terjadi secara tiba-tiba. Habis satu kejadian tiba-tiba berubah, bahkan tanpa penjelasan yang bisa "menjembatani" kedua adegan itu. Kata orang Sunda sih, ujug-ujug alias ojol-ojol. 😕
Terus, beberapa tokoh yang munculnya terlalu bentar (malah untuk yang penting sekalipun) dan ada juga tokoh yang ga penting-penting amat. 🙄 Atau mungkin penokohannya kurang kali ya. Atau ini efek dari aku yang bingung?
Dan.... Cinta instan, seinstan mi! 😖 Haduuuuu. Hanya dalam satu malam? (seenggaknya ini sedikit lebih baik daripada beberapa buku yang udah aku baca)
Selesai namatin novel ini malah penasaran dengan cerita lanjutannya. Sempet bingung dengan setting & plot yang melompat-lompat. Tapi menarik juga ceritanya.Tinggal dipoles dengan setting yang jelas serta background profil tokoh yang jelas juga pasti lebih menarik. Semangat berkarya terus kak Jacq 😃💪🏻
udh lama bgt mau nulis review tpi baru smpet krna bru beli paketan... disini penulis mengajak saya untuk bisa merasakan bagaimana cara fikir dari sudut pandang laki-laki. selain itu saya juga jatuh cinta dengan cara2 untuk membunuh korban2 disini.. bener2 keren...
Cerita didalam bukunya yang menarik, sebuah keluarga dengan pekerjaan yang sangat unik dan juga berbahaya. Buku ini menghadirkan suasana romantis tapi menakutkan juga hehe. Recommended buat yang suka thriller, romance sama yang suka detektif2an gitu. Selamat membaca!:')
Yah ... Kisahnya bagus. Aku suka. Genre seperti inilah yang aku cari. Tapi menurutku penulis terlalu bertele-tele, menuliskan adegan yang sebenernya nggak perlu. Overall bagus kok. Kisahnya ngga melulu bikin tegang, ada harunya juga, mellow juga.
ceritanya bagus, tapi sayang sekali dengan Felix, apa Litia tau kematian si Felix, harapannya ada bagian 2, btw karya nya bagus, sampe ada twist di akhir :D
Oregades. Keluarga pembunuh bayaran--penuh rahasia--yang melibatkan si kembar Felix dan Felicis di dalamnya. Kehidupan yang penuh risiko. Pilihan hanya dua, bertarung atau mati. Kepercayaan terhadap orang lain pun terasa minim. Jangan coba-coba untuk mencintai lawan jenismu karena kamu pasti akan kehilangan dia, hanya 'kerjakan saja tugasmu'. Felix dan Felicis merasa cinta hanya ada diantara mereka berdua--saudara kembar yang tak mengenal siapa orangtuanya. Keadaan berubah saat Felix bertemu Litia-seorang gadis biasa--dan Felicis bertemu Ezer--yang ternyata bagian dari musuh keluarga Oregades. Ketua pasti murka jika mengetahui semua ini. Siapkah Felix dan Felicis melepas orang yang sudah memperkenalkan mereka rasa cinta yang berbeda? Siapkah mereka menerima hukuman atas 'kelancangan' itu? Di balik segala ketakutan mereka, tiba-tiba Oregades terguncang dengan kehadiran orang lain yang ingin menghancurkannya.
"Hei, berhati-hatilah pada sekelilingmu. Siapa tahu ada anggota Oregades yang menyamar jadi temanmu. Dan, mungkin saja kau target selanjutnya." -