Mengapa sejumlah orang—seperti pelukis Picasso, sastrawan Shakespeare, penemu Thomas Alva Edison, ilmuwan Albert Einstein, dan komedian Charlie Chaplin—begitu kreatif dan imajinatif? Padahal kreativitas dan imajinasi kebanyakan orang hanyalah “biasa-biasa saja”.
Dalam buku ini, berbagai teori dari para ahli psikologi termasyhur—Sigmund Freud, Carl G. Jung, Jacques Lacan, B.F. Skinner, Alfred Adler, dan Abraham Maslow—khususnya berkenaan dengan “kreativitas” dalam ranah seni dan ilmu, diuraikan secara lengkap dan komprehensif.
Menjelaskan konsep kreativitas dan psikoanalisis. Konsep tersebut diperkuat dengan teori-teori dan implementasinya dalam seni rupa. Bahasanya lumayan mudah dipahami dan dalam buku disertai gambar dan bagan untuk mempermudah pembaca. So far lumayan suka buku ini, meskipun awalnya beli buat tugas kuliah. Karena untuk memperdalam seni, selain belajar filsafat seni juga penting belajar psikologi seni.
Ilmu Perilaku (Psikologi) merupakan ilmu yang yang sangat baru bila dibandingkan dengan ilmu lainnya. Ketika Ilmu astronomi dan matematika tentang alam semesta sudah ada sejak lima abad yang lalu, sedangkan misteri pikiran manusia baru mulai dibongkar sekitar abad ke-20. Ciri0ciri psikologis juga lebih sukar dimengerti daripada ciri-ciri fisik manusia yang lebih mudah ditelaah oleh panca indra manusia. Perilaku manusia didasarkan oleh 4 pokok yaitu: kecerdasan, daya cipta (kreativitas), kepribadian, dan daya penyesuaian. Dengan keempat pokok perilaku manusia ini, maka akan diperoleh banyak misteri yang berkaitan dengan hal tersebut.