Buku yang bagus bagi yang belum menikah untuk lebih memantapkan niat menikah ataupun bagi yang sudah menikah untuk mengembalikan lagi kepada niat awal. Sedangkan saya baru sempat membaca buku ini 2 tahun setelahnya dan dalam kondisi sudah menikah. Anyway materinya memang cukup serius, namun penulis bisa menyajikan dengan bahasa yang mudah dipahami. Diselipkan pula beberapa humor ringan yang cukup menghibur.
Merasa beruntung karena dapat "pinjaman" buku ini. Bagi saya yang belum menikah, buku ini memberikan saya bekal yang cukup menuju ke sana. Sementara untuk yang sudah menikah pun insyaAllah bisa menjadi "pengingat". Membaca buku ini tidak hanya memberikan saya pengetahuan lebih, tapi juga kisah-kisah yang kadang membuat saya tertawa dan menangis. Rasanya mau saya baca berkali-kali.
Tidak salah jika buku ini ditujukan bagi orang-orang yang belum/sudah menikah. Dua-duanya perlu membaca buku ini. Bagi yang belum, insyaallah dengan membaca buku ini, ia sudah tahu karakter suami/istri itu umumnya bagaimana. Bagi yang sudah, setelah membaca buku ini, diharapkan bisa saling memahami, saling introspeksi diri masing-masing. Buku ini menjabarkan bagaimana seharusnya suami terhadap istri maupun sebaliknya. Bahasanya ringan namun isinya hampir sama dengan buku pra/pasca pernikahan lainnya.
Mengubah niat menikah. Sebelumnya Karena emang udah saatnya punya partner menggapai segala cita2, ahay. Kalau sekarang ditambahi "ingin menjadi wanita yang bisa masuk surga dari pintu mana saja"