Niat Kei dan Lazu berlibur sebulan di London tak berjalan sesuai harapan. Tidak ada London Eye, Westminster Abbey, atau Buckingham Palace.
Tinggal bersama keluarga aneh yang mereka juluki ‘The Frank’ terasa begitu datar, Kei memutuskan bertualang sendiri. Penjelajahan tanpa arah mempertemukannya dengan Adrian, yang mengaku sebagai cucu Sherlock Holmes. Tertular virus Adrian, Kei Menyisir daerah-daerah tak biasa hingga dia menemukan jurnal terakhir Holmes.
Ditempat lain Lazu menemukan petualangan sendiri. Direkrut menjadi anggota kehormatan organisasi sekelas CIA menjadi mimpi buruknya, dan sayangnya justru menjadi nyata. Keputusasaan, rasa lelah, dan memar di sekujur tubuh menjadi makanannya sehari-hari.
Bagaimana bila di akhir, segalanya menjadi lebih pelik daripada perkiraan mereka? Bagaimana jika hanya karena jurnal tua, persahabatan, kepercayaan, dan loyalitas tak lagi ada harganya?
Kei dan Lazu, diajak berlibur oleh ayahnya ke London, Inggris. Disana mereka tinggal bersama keluarga "The Franks". Liburan yang berubah menjadi petualangan untuk menemukan jurnal lama milik Sherlock Holmes. Selain sangat membahayakan keselamatan keduanya, Lazu harus melawan Kei, adik tirinya. Bahkan mereka kehilangan ayahnya. Semuanya dipertaruhkan.
Untuk karya seorang pelajar SMA, menurut gw ini sudah bagus banget. Banyak misteri-misteri yang sangat dipikirkan oleh penulis. Gw juga menikmati petualangan ini. Tapi, kurang greget misterinya buat gw (ya iyalah, gw kan idah gak teenager lg, haha ) Rekomen untuk pembaca remaja yang suka genre detective.
Found this in my drawer and decided to re-read it—partly to bring a little adventure boost into my life, and partly because I honestly forgot the story.
Turns out, I liked it! It's the kind of book you can finish in one sitting, and the mystery just keeps going on and on. Maybe, I will understand more about the dynamics of the Franks and what they're up to in the second part of the story, but for this first book, it feels a little over the place. Still, that's not a bad thing—it actually builds curiosity, and I hope things will be explained more in the next one.