Jump to ratings and reviews
Rate this book

Work-Life Barakah: Seni Islami Menyatukan Kerja, Iman, dan Kehidupan

Rate this book
Pernah nggak sih merasa hidup makin sibuk, tapi entah kenapa malah makin terasa hampa?

Setiap hari dituntut produktif mengejar target, tapi diam-diam kita kelelahan dan kehilangan arah.

Work-Life Barakah hadir untuk mengajak kita meredefinisi work-life balance dari sudut pandang Islam. Karena sejatinya, bekerja, berkarya, beribadah, berprestasi, dan bersenang-senang bisa dilakukan dalam satu tarikan nafas dan sama-sama bernilai pahala.

Ini bukan tentang menuntut hidup yang sempurna. Ini adalah teman perjalanan agar kita terus bertumbuh, produktif, dan terhubung dengan Allah di segala situasi dan kondisi, 24/7 setiap hari.

204 pages, Paperback

Published July 1, 2026

Loading...
Loading...

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
6 (66%)
4 stars
3 (33%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
31 reviews
July 27, 2026
Best book of the year untuk aku. Sangat cocok dengan kondisi pikiran aku selama ini. Sepanjang cerita manggut2 dan kek iya juga yaaa. Betul-betul ngebantu membuka pikiran. Bahasanya juga ringan dan ngalir banget. Aku yg hampir tidak pernah baca buku self development, tapi buku ini aku suka bangettt. Semoga bisa istiqamah praktekin isi bukunya
Profile Image for Aidah Zahrah Nurrahmah.
35 reviews1 follower
September 30, 2026
Lumayan, jadi punya buku yg bisa dijadiin opsi ngasih hadiah orang wisuda buat modal mindset awal di fase pasca kampus, heheh. Tapi yaaa bisa juga sih buat semua orang biar memandang rasa letih kita lebih bermakna pakai worldview Islam, karena sejatinya emang setiap kita tuh sedang bekerja (beribadah) dari hari ke hari.

Yg paling kusuka ada di bagian bab 4 menuju akhir karena isinya membahas teori-teori psikologi/buku self-improvement barat vs kitab-kitab hadits para ulama besar sepanjang sejarah (alias Islam lebih dulu ngasih tau) dengan alur penulisan yg enakeun.

Menuju bagian akhir, ada momen dimana aku terinspirasi lebih dalam dengan sosok sahabat Rasulullah—Abdurrahman bin Auf, Khalid bin Walid, sampai Ibnu Abbas—sebagai role model konsep “Work-Life Barakah” sesuai latar bidang aktivitas kehidupan mereka.

“Kadang kita memaknai Islam hanya sebatas hamparan sajadah dan seluas dinding masjid saja. Lupa kalau Islam juga ada di rumah, kantor, bahkan pasar.” - Hal. 24
Displaying 1 - 2 of 2 reviews