Jump to ratings and reviews
Rate this book

Istana Di Atas Pasir

Rate this book
Mahar seratus juta telah meruntuhkan fondasi cinta Ivan dan Amara yang telah mereka coba bangun selama tiga tahun terakhir. Mereka berpisah, meninggalkan semua kenangan manis dan menutupnya menjadi lembaran masa lalu.

Amara mengikuti keinginan sang ibu untuk menikahi Adrik, lelaki sempurna berjabatan tinggi yang bergelimang harta. Semua berjalan sesuai yang diimpikan sang ibu, pada awalnya. Hingga Amara mulai menyadari betapa rapuh rumah tangganya.

Bertahun-tahun lewat, Amara tak sengaja bertemu kembali dengan Ivan. Semua telah berubah, kecuali rasa yang masih mewarnai hati keduanya.

Namun, apakah rasa itu cukup untuk membuat cinta menemukan jalannya?

Atau mereka harus mempertahankan istana mereka masing-masing, yang dibangun di atas pasir?

192 pages, Paperback

First published May 18, 2015

2 people are currently reading
39 people want to read

About the author

Bey Tobing

7 books6 followers
Carolina Betty Tobing, usually called by her nickname Bey, was born in Rumbai, Pekanbaru. She was graduated from Trisakti University as a Bachelor Economic, and now she resides in Jakarta.

She fell in love with writing when she was in Elementary and it became her passion ever since.

In 2010, her writing had succesfully gotten into top 20 (out 0f 300 novels) of "100% Roman Asli Indonesia" which held by Gagas Media. She also attended a film-making class in order to learn how to visualize a writing and how to deepen a figure's character.

Aside from writing, Bey loves to spend her spare time by reading books and travelling. She said that many inspirations could come up whilst traveling.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
4 (5%)
4 stars
10 (14%)
3 stars
28 (40%)
2 stars
25 (35%)
1 star
3 (4%)
Displaying 1 - 29 of 37 reviews
Profile Image for Pattrycia.
351 reviews
May 22, 2015
Bukunya pendek bgt & fontnya kebesaran, ditambah 2 halaman kosong di tiap awal bab. Berkisah ttg Amara & Ivan, sepasang kekasih yang saling mencintai, sayangnya keadaan ekonomi menyebabkan hubungan mereka kandas dalam proses menuju pelaminan. Amara akhirnya mengikuti kemauan Mamanya untuk menikah dengan Adrik, anak pengusaha kaya yang jg seorang businessman. Namun pernikahan itu tidak dilandasi rasa cinta dari Amara. Adrik yang workaholic semakin lama semakin bersikap tak acuh pada Amara & Malika, anak mereka. Akhirnya Amara pun menggugat cerai Adrik. Sementara itu, Ivan berusaha untuk move on dari Amara walaupun masih membentengi hatinya. Ivan juga sedang menjalin hubungan dengan Kia, seorang wanita cantik & pintar. Mereka pun berniat untuk menikah. Di saat Amara sudah berstatus janda, jalan Tuhan mempertemukan mereka kembali.
Menurut gw intinya sih jodoh pasti bertemu ya. Walaupun harus muter2, jatuh bangun patah hati, tapi klo emg jodoh pasti ujung2nya sama dia2 jg.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for nasya.
828 reviews
November 26, 2024
Alurnya terlalu cepat, kalo ada perpindahan POV atau timeline agak kesulitan mencerna. Terus karena menurutku scene Ivan sama Amara sedikit, jadi nggak bisa merasakan chemistry mereka. Ini penting ga penting sih, tapi buku ini nggak ada dialognya Papanya Amara sama sekali (atau ada, tapi cuma sedikit), padahal menurutku peran beliau cukup penting, yang menonjol cuma mama-nya aja.
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
May 25, 2015
"Sebab, cinta melewati batas kata-kata."

Sejak pertama kali melihat covernya jujur aku sudah sangat jatuh cinta, sehingga ketika tahu buku ini akan terbit, aku tidak ragu untuk membelinya.

Ceritanya sederhana, dan mungkin sudah bisa ketebak sejak awal saat membacanya dari sinopsis ceritanya, tapi aku menikmati proses membacanya dan hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja aku sudah selesai membacanya...

Novel ini mengisahkan tentang Amara dan Ivan, sepasang kekasih yang saling mencintai dan berencana menikah. Namun, perbedaan status sosial diantara mereka tidak terhindarkan. Keluarga Amara menuntut agar Ivan harus membayar mahar sebesar 100 juta jika ingin menikahi Amara. Sayangnya, saat itu kondisi keuangan Ivan tidaklah begitu baik, apalagi Ivan harus menjadi tulang punggung keluarganya. Ivan pun meminta agar rencana pernikahan mereka ditunda setahun lagi, sayangnya itu tidak bersambut baik, keluarga Amara malah memilih untuk mencari pria lain untuk menjadi suami Amara.

Amara dan Ivan pun harus berpisah karena keadaan, Amara pun tak kuasa menentang. Walau mereka saling mencintai tetapi keadaan sedang tidak berpihak. Akhirnya setelah beberapa pria hadir dalam hidup Amara pasca putusnya Amara dengan Ivan, Amara pun akhirnya menikah dengan sosok Adrik. Awalnya Amara pikir dengan menikahi Adrik, cintanya kepada Ivan akan hilang dengan sendirinya, dan dia bisa belajar mencintai Adrik. Ternyata....

Apalagi Adrik hanyalah seorang pria yang sangat gila kerja, kebersamaannya bersama Amara dan Malika, buah hati mereka pun semakin berkurang. Amara mendapatkan semua yang wanita inginkan dalam hidupnya pria tampan, kaya dan bisa hidup bagai ratu dalam istana yang megah. Sayangnya, istananya bagai dibangun diatas pasir. Seperti itulah kisah pernikahannya...begitu rapuh

Bagaimana akhir kisah Amara? Sanggupkah ia mencintai Adrik? Bagaimana dengan Ivan??

Novel yang ringan banget, premis yang cukup mainstream, tetapi aku cukup menikmati kisahnya^^. Walau memang rasanya alur yang digunakan terlalu cepat sekali, aku tidak bisa terlalu merasakan chemistry diantara Amara dan Ivan, karena mereka sudah pisah, kemudian Amara menikah, punya keluarga sendiri dan lain-lain. Aku malah jatuh hati dengan sosok Kia, yang begitu sabar menunggu cinta Ivan...
Profile Image for Nina Addison.
Author 10 books41 followers
July 25, 2015
Its 2.5 stars actually.

Ceritanya sederhana, amara - ivan, nggak disetujui mamanya amara. Lalu putus, amara nikah dengan adrik. Lalu ketemu ivan lagi, amara goyah karena pernikahannya serasa berfondasi pasir.

Ide cerita sederhana sebenarnya bisa diolah jadi cerita luar biasa, sadly bagi gue terasanya ini masih setengah matang.

Chemistry tokoh2 kurang terasa, penokohan juga nggak konsisten (semisal mama Amara yang di awal ngamuk dan kerasnya kayak emak2 di sinetron, kok mendadak meleleh dan lembek di belakang).

Nggak ada tokoh yang sukses mengobarkan emosi gue, yg ada gemes macam nonton infotaintment di tv dan nggak ngerti kenapa artis anu melakukan tindakan anu. If u get what i mean.

But i do like diksinya bey tobing.
Gue suka bab penutup, diselesaikan dengan kalimat seragam yg artinya dalam pada beberapa tokoh.
It makes me think, and i like that.
Dan gue suka covernya, yang menyebabkan tangan gue terulur dan akhirnya membeli novel ini.
Profile Image for Biondy.
Author 9 books234 followers
June 13, 2015
Novel yang sangat singkat. Tidak sampai 200 halaman + ukuran huruf yang cukup besar + banyak halaman untuk ornamen = novel yang pendek.

Dari segi cerita, saya merasa sedang membaca kerangka tulisan. Seolah-olah ini salah satu draf yang masih dalam tahap pengerjaan dan rencananya akan lebih diperluas lagi. Ceritanya terlalu melompat-lompat dan tidak memiliki kedalaman emosi.

Dari segi penulisan, saya suka dengan diksinya. Banyak kalimat yang indah di sini. Cuma tanpa cerita yang kuat, rasanya sayang aja.

Secara keseluruhan, saya belum bisa bilang kalau saya suka novel ini, sih. Kena tanggung soalnya. Penulisnya punya diksi yang bagus, tapi ceritanya kurang tergali.

"Istana di atas pasir," Amara melanjutkan. "Kamu tahu apa artinya? Atau, kamu membayangkan apa?"

"Rapuh?" Ivan menebak.

Amara mengangguk.

"Nggak bisa diperbaiki lagi?"

"Ada hal-hal yang nggak bisa dipaksakan dalam hidup ini. Aku nggak ingin hidup dalam sandiwara." (hal. 127)
Profile Image for Gita L. T..
52 reviews1 follower
July 20, 2015
Sebenernya inti ceritanya saya suka tapi tapi tapi yah gitu mau kasih dia bintang kayaknya kelebihan.

Isi cerita kebanyakan loncat-loncat. Bingung alurnya. Halaman tipis banget tulisan gede-gede banget terus spasi lebar.

Dari Ivan Amara tiba-tiba Amara jadi nikah tapi laki-lakinya namanya Adrik. Tiba-tiba lagi Malika koma. Tiba-tiba lagi Malika di mall. Tiba-tiba Ivan mau nikah. Tiba-tiba Ivan ngelamar Amara. Laaah laaah lah piye toh??

Another question buat Gramedia: kok buku kayak gini bisa lolos dari editornya ya? Xixixi

Kalau dibilang karena halamannya sedikit harga murah jadi saya dapet cerita kayak gini sih...

Yah saya juga pernah baca buku super tipis tapi ceritanya alurnya ga banyak tiba-tiba.

Contoh: Kubah. Atau teenlit Imaji Terindah.

Yah gitu deh.... Jadi dua bintang cukup yah...
Profile Image for Dian Shinta.
170 reviews
March 4, 2018
[6/70) Istana di Atas Pasir - Bey Tobing
⭐⭐⭐⭐ (4 dari 5 bintang)

Bukunya bisa dibilang tipis karena cuma 190an halaman dengan ukuran font yang cukup besar. Bacanya jadi enak sih karena bisa baca agak jauh dari biasanya. Haha

But......eventho it is just a thin novel, I like it so much! Ditandai dengan banyaknya halaman yang disimpan. Hehehe

Ini bukunya tentang;
Sepasang laki-laki (Ivan) dan wanita (Amara) yang bersiap untuk menikah tetapi si ibu dari wanita meminta mahar yang ngga bisa dipenuhi oleh Ivan, disuruh putus dan dipertemukan dengan laki-laki lain yang "lebih pantas" (bernama Adrik) menurut sang ibu. Iya sih bener kalau nikah ngga cuma soal cinta dan butuh duit juga, tapi..... (Why....did I gregetan so much soal ini? 😠)

Selanjutnya Amara menikah dengan Adrik. Tapi ternyata pernikahan mereka hanya bertahan selama empat tahun lalu bercerai. Menurut Amara, mereka membangun istana di atas pasir selama empat tahun itu. Keliatan bagus dari luarnya sih, tapi ternyata ngga bisa bertahan lama (tergambar pada cover bukunya.) Dan bisa ditebak kalau sang ibu ikut bersedih dan ada perasaan menyesal setelah perceraian itu? Oh tentu saja... 😥

Amara dipertemukan kembali dengan Ivan disaat ia sudah punya satu anak perempuan. Sayangnya, Ivan ini sudah akan menjadi suami dari Kia. Lalu terjadilah konflik di sana. Gimana perasaan Ivan waktu ketemu Amara lagi? Gimana perasaan Amara ke Ivan? Trus Kia gimana nasibnya, ya? Mau tahu akhir ceritanya? Baca deh. 😊

Ada perspektif baru yang saya dapat dari sini (dan juga buku-buku lain). Kadang bisa jadi acuan pemikiran, kadang juga malah jadi sebuah ketakutan. 😶

Memang ngga semua pernikahan yang diawali dengan dijodohkan itu akan berakhir perceraian. Tapi juga ngga bisa memaksakan kehendak orang tua untuk dijalankan sang anak. Yang mau menjalankan rumah tangganya nanti kan si anak, bukan orang tua atau orang disekitarnya. Kalau akhirnya begini dengan awal yang begitu, tentunya nyeselnya jadi berlipat ganda. Iya atau iya?

Jadi saya pikir yang paling tahu itu ya yang punya hubungan. Bukan orang tua apalagi tetangga atau satpam komplek. Peran orang tua di sini sebatas memberi arah, keputusan tetap ada di anak karena anak dianggap sudah dewasa untuk mengambil sebuah keputusan beserta resikonya.

Dan ngomong-ngomong, sejauh ini buku yang udah dibaca, bahasannya banyak soal pernikahan ((sungguh ini tidak diatur)). Habis ini ganti baca ulang Harry Potter lah ya. Hahahaha 😁
Profile Image for Nura.
1,056 reviews30 followers
November 2, 2025
Entah kenapa cerita ini ngingetin sama Dracin Meteor Garden Season 2. Ketika Tao Ming Se hilang ingatan dan jatuh cinta sama perempuan selain San Cai. Endingnya Tao Ming Se ninggalin cewek yang udah merawatnya dan memberinya tempat tinggal selama dia amnesia. Padahal dia juga sayang sama cewek itu.

Yah, gada yang amnesia sih di cerita ini. Tapi sedikit mirip lah, imo. Ivan terpaksa mundur untuk menikahi Amara yang dipaksa orang tuanya untuk meminta mahar 100 juta. Amara meninggalkan Ivan dan menikahi Adrik. Meskipun tak merasakan cinta, dia bertekad mengabdi sepenuhnya kepada sang suami pilihan orang tuanya.

Sementara itu, Ivan pun mulai dekat dengan Kia, yang tak hanya cantik tapi juga pandai mengambil hati ayah Ivan. Hingga Ivan pun luluh dengan kebaikan dan kehadiran Kia, dan memutuskan untuk menikahi perempuan itu walaupun dia yakin tidak ada cinta di hatinya utk Kia.

Alur selanjutnya mempertemukan Amara dan Ivan di mal. Ketika Amara sudah bercerai dengan Adrik dan Ivan akan melangsungkan pernikahannya beberapa bulan lagi.
Profile Image for Yacita Aditya.
230 reviews2 followers
April 27, 2019
Too flat! Cenderung membosankan!

Konflik yg diangkat pada dasarnya udh oke. Hanya pengemasan cerita kurang bagus. Tidak ada deskripsi/narasi pengantar cerita. Semua serba to the point. Bahkan sebagian besar buku ini didominasi dialog antartokoh. Karakter Amara dan Ivan biasa2 aja. Chemistry mereka jg tak sampai ke saya sekalu pembaca.

196 halaman utk kisah yg konfliknya ruwet seperti ketiadaan restu org tua plus cinta lama berseki kembali di antara Amara-Ivan, sama saja kisah ini terlalu dipaksakan utk segera berakhir. Pdhl bila dikemas dgn bahasa yg lebih dalam khas novel2 roman metropop, dijamin kisah ini akan kece badai.
Profile Image for Erbe.
129 reviews
August 21, 2019
Berkisah tentang Amara dan Ivan, pasangan yg kisah cintanya diuji habis2an. Perjalanan cinta mereka sangat rumit dan harus terpisah karena sebuah tuntutan yg mendesak.

•••

Diceritakan dengan bahasa semi-baku, tapi dapat dengan mudah dipahami.
Dikisahkan dengan sudut pandang orang ketiga.
Unsur yg terdapat dalam kisah ini ada senang, sedih, roman, tegang dan haru.
Konflik yg terdapat disini cukup umum namun tetap rumit dengan penyelesaian serta alur yg baik.
Banyak pelajaran hidup yg dapat diambil dalam kisah ini, salah satunya yaitu mengutip kalimat tokohnya,
“.. cara terdalam mencintai seseorang adalah dengan melepaskan.”
Profile Image for Herghina Azizah.
27 reviews
May 15, 2020
Awalnya ragu buat beli karena masih awam sama penulis dan bukunya tuh tipis. Tapi buat genapin buku yang dibeli, ya udah ambil aja :D Ceritanya simple dan singkat walaupun konfliknya bisa dibilang nggak simple sih. Alurnya sendiri cepet, bisa dilihat dari tebel buku ini dan penyelesaian konfliknya singkat dan cepet. Nggak suka sama karakter Mama Amara :( dan kagum sama sosok Kia. Buat typo (kayanya) sedikit.
Profile Image for Aulia  Rofiani.
326 reviews4 followers
October 13, 2019
Yaaa okelah, untung baca di iPusnas nih, karena gue tertarik baca ini sekedar penasaran aja karena sinopsisnya
Novel tercepat yg gue baca keknya, 1 halaman setengah menit
Tapi walaupun begitu gue sempat merasakan nyes2an juga
Pace nya juga udah pasti cepet banget dgn jumlah halaman segini tapi ga kerasa terburu-buru gitu
Profile Image for Alfy.
62 reviews1 follower
May 12, 2020
yabuset, kenapa bikin cerita kek di cerminlelaki sik?
ah sumpah gw gak demen bucin2 kek gni.
Profile Image for Vita.
7 reviews
June 5, 2020
Novelnya terlalu singkat padahal jalan ceritanya bagus. Kurang explore.
Tapi lagi-lagi saya "luluh" dengan diksi penulis yang indah dan enak dibaca. 3.8 star / 5 star
Profile Image for Brianca.
9 reviews
June 22, 2020
Ceritanya sering terjadi di kehidupan sehari-hari, jadi nggak bosen baca novel ini. Banyak puisi singkat dari Bey Tobing yang dijadikan sebagai pembuka bab, dan menurutku itu keren banget. Alurnya memang agak cepat, tapi aku benar-benar menikmati saat membaca. Natural, apa adanya, sederhana, tapi memikat. Jenis novel yang nggak bikin pusing karena nggak harus kebanyakan mikir.
3 reviews2 followers
July 20, 2020
Kalau ceritanya dibikin lebih panjang pasti lebih menohok.
But overall aku suka jalan cerita dan kata-katanya, nggak lebay tapi jleb.
Profile Image for Bunga ✿.
186 reviews10 followers
February 4, 2022
Suka sama gaya penulisannya, mengalir sekali. Sampai ga kerasa selesai baca dalam sekali duduk hehe
Profile Image for alfapuspita.
15 reviews
July 29, 2016
Honestly, saya tertarik baca novel ini karena covernya yang cantik sekali :)))))

Buku ini nggak terlalu tebel, bisa dibaca dalam sekali duduk. Temanya cinta-segi-banyak yang sayang sekali terlalu predictable... padahal saya berharap banget ada plot twist yang bisa membedakan buku ini dari novel romance yang lain. But sadly, there's little to no surprise along the way... the conflicts came out just right when I expected it :/

Di chapter pertama, pembaca langsung disuguhi konflik yang 'meledak'. Sebenernya sih saya nggak ada masalah dengan ini, asalkan setelahnya diikuti dengan latar belakang yang lebih detail. Tapi rasa-rasanya buku ini lebih berfokus ke mengejar alur cerita. A bit too fast, I'd say. Belum sempat chemistry-nya terbangun, tahu-tahu saja sudah ganti couple (kalaupun ada karakter yang bikin saya lumayan simpatik, mungkin cuma Kia dan Jeremy—mereka tahu apa yang mereka inginkan dan mereka bener-bener memperjuangkannya. Hey, you guys deserve each other!). Bahkan karakter-karakter penting pun terkesan ditulis seadanya (siapa nama lengkap Ivan? Mama? Papa? Malika?).

Selain itu, hal yang lumayan mengganggu buat saya adalah beberapa time jump yang bikin cerita jadi terasa 'patah' di tengah jalan. Baru ngomongin mahar, tiba-tiba Amara udah persiapan nikah sama orang lain. Terus skip 2 tahun, Malika udah gede. Tiba-tiba (lagi) dia sakit parah, Adrik merenung sendirian....... dan di bab berikutnya Amara bilang dia sudah cerai??? Yes, of course we understand what happened in between, and it's sure hard to fit years of timeline in less than 200 pages without losing some details. Tapi personally, saya masih berpikir kalau mestinya cerita semacam ini bisa dieksplor lagi.

Btw, buku ini sukses bikin saya jadi agak skeptis soal pernikahan hiks.
Profile Image for Natha.
780 reviews73 followers
March 15, 2016
Bukunya tipis dan singkat sepertinya, hingga aku bisa selesai dalam sekali duduk, di tengah antrian klinik. :)) Atau mungkin karena antriannya terlalu lama?

Awalnya tertarik karena covernya yang memikat. Memang, cover menjadi salah satu awal yang membuatku tertarik pada sebuah buku. Sayangnya kisahnya tidak semenarik yang kubayangkan. Mungkin kalau bukan karena sedang dalam antriannya, aku akan meninggalkan membacanya entah sampai kapan.

Temanya sering diangkat dalam beberapa kisah lain, tetapi gaya bercerita dan kata-kata indah yang bertebaran, membuat buku ini terlihat berbeda.
Profile Image for Hana Bilqisthi.
Author 4 books279 followers
July 21, 2016
Hana Book Review
Suka bab 1 dari buku ini :D
hooknya dapet banget :D
terus bey berhasil membuatku penasaran di tiap akhir bab :D
Setuju kalau fondasi pernikahannya ngga kuat maka seperti istana di atas pasir..

I had fun :D

Profile Image for Ferdinandus Gandhi.
2 reviews103 followers
May 30, 2015
Iseng beli karena cover dan judulnya menarik. Enak bacanya, kata2 sehari-hari. Ceritanya juga simple, minimalis, dan relatable sama kehidupan sekitar. Bey Tobing tidak terlalu mendeskripsikan karakternya terlalu detail banget, jadi masih memberi pembaca ruang untuk berimaginasi. Ditunggu karya selanjutnya.
Profile Image for Khansa.
51 reviews
April 17, 2016
Ampun deh novel ini. Ukuran font-nya segede gajah, terus tipis banget. Saya penasaran sebetulnya naskah ini aslinya berapa lembar halaman A4 sih?

I wonder what was the publisher thinking when published this novel. Nggak novelnya nggak jelek, cuma tipis dan singkat banget aja. Rasanya ada banyak banget bagian yang bisa dielaborasi. But maybe it's just me.
Profile Image for Elmo Wolfe.
Author 7 books3 followers
Read
September 20, 2015
Yaaayy ... Bey brojol lagi! Selamat ya, Bey! Bukunya tipis amat sih, selesai dalam sekali duduk gitu :p

Ceritanya lebih bagus dari si Four Dozen, tapi masih kurang eksplor nih. Masih bisa dikembangkan, biar hasil akhirnya ngga tipis-tipis amat hehehe.

Keep writing, Bey!
Profile Image for Bulan Sasmita.
17 reviews1 follower
August 26, 2015
Maaf, ngga sesuai dengan ekspektasi. Alurnya terlalu biasa, dengan cover yang sempurna. Tapi, ada satu hal yang menurutku pantas untuk mendapat bintang.
1. Cinta itu bukan masalah harta
2. Istilah "Istana di Atas Pasir"
Profile Image for Itja.
195 reviews48 followers
August 18, 2016
Cover nya keren!
Tapi isi nya nggak greget. Karakter Ivan dan Amara kurang kuat, mirip ababil padahal sudah dewasa.
Kalo pesan saya: "Menikah itu tak hanya bermodalkan cinta. Uang dan Logika juga harus jalan" -saya kutip dari quote yang pernah saya baca.
Profile Image for Hana Rahmalia.
26 reviews26 followers
August 11, 2016
covernya bagus bikin penasaran buat baca ceritanya. well yah, setelah dibaca, gue kurang ngerasain feel antar tokohnya. entah karena bacanya kecepetan atau juga karena menurut gue alurnya kecepetan. entahlah, mungkin kalo diperdalam lagi bakalan keren banget ceritanya...
Displaying 1 - 29 of 37 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.