Revaldo Harrsya. Pengacara. 33 tahun. Diancam akan dibuatkan iklan cari jodoh oleh orangtuanya karena sampai saat ini masih membujang juga.
Yatalia Arana Adibrata. (tadinya) Desainer. (akhirnya) Pengacara. 28 tahun. Baru putus dari laki-laki temperamental bernama Arkan. Punya papa yang masih memberikannya jam malam.
Ketika mereka saling menemukan, akankah mereka percaya bahwa mereka bisa lebih daripada sekadar sahabat?
3.5 bintang. ceritanya bagus, seruu... dan lebih enak dicerna ketimbang induknya--Plaboy's Tale yang bagus juga tapi kuberi 3 bintang. Romance berkedok persahabatan antara Reval dan Rana, somehow bisa diikuti dengan baik tanpa perlu banyak bertanya 'kok begini', 'kok begitu'... pun nggak terlalu ecek-ecek jadi masih pengin mengikuti sampai akhir.
hm, kurang 0,5 bintang lagi untuk menuju rating 4 alias 'really liked it'. Apa, ya? Ya masih ada beberapa kata nggak baku dan nggak sesuai EYD, plus kurang sedikit greget aja deh. Tapi selebihnya, suka deh mengikuti cerita Rev-Al ini! Ditunggu Junior Player Series #2 ya, Jen! *winks*
This review will be biased, since I kinda like the way the characters interact. Ada sedikit plot twist yang sedikit terasa manjang-manjangin cerita di akhir (dan resolusi untuk plot twist itu juga agak terburu-buru). Tidak bisa dipungkiri, di bagian akhir cerita endingnya juga kurang sesuai dengan taste saya. Tapi I love the theme, I love the characters and the chemistry between them, and this one is definitely easier to read than the other book I just read before this one.
If a novel is like a food, then this one is a macaroni and cheese. Straight up and simple, with a surprising dash of hot sauce that fades a little bit too easily for my taste. But since the chemistry between macaroni and cheese is classic, I couldn't help but to finish the book in one serving anyway.
...jangan bilang nanti ada cerita lanjutan untuk anaknya Reval....
Kasih rating satu bintang. Tapi bukan berarti aku udah baca bukunya.
Kalo ini jujur saja, aku belom baca bukunya. Kenapa? Karena aku ikut PO sama penulisnya sendiri, dari bulan oktober 2015 sampai sekarang, detik ini aku menulis ini, 4 Juni 20169:51 pm, enam novel dari seri JP series dan Playboy's Tale yang aku pesan belum juga tiba.
Udah ditanyain lewat email, komen dan message instagram, serta chat line, tapi belum juga ada kejelasan sama bukunya.
Aku kecewa tentu saja. Maaf, bukan bermaksud menjelekkan Jenny. Tapi di sini aku menuntut hak sebagai seorang pembeli juga pembaca.
Bayangkan saja, enam buku yang aku pesan dari beberapa bulan lalu itu, sampai sekarang masih tidak jelas.
Aku tidak akan menuntut lagi buku-buku itu dikirim, biarlah. Tapi sekali lagi aku minta maaf buat Jenny, tapi kamu kehilangan satu orang pembaca. Ya, aku kecewa. Dan ya, ini malah membuatku memutuskan untuk tidak lagi membaca karyamu.
Padahal dulu pernah kepikir: wuih Jenny ini hebat loh, masih lebih muda daripada aku tapi karyanya udah banyak. Bisa jadi inspirasi buatku nih.
Tapi itu dulu.
Terima kasih sudah pernah menjadi inspirasi untukku Jen.