Jump to ratings and reviews
Rate this book

Entangling Game

Rate this book
Ethan melompati beberapa tangga dan mempertipis jarak mereka. Gadis itu mulai melambat hingga uluran tangan Ethan berhasil meraih lengan dan menarik tubuhnya hingga terpelanting menghantam tembok. Tangan kiri Ethan bergerak lebih cepat dan menahan kepala Chloe agar tidak terbentur. Tubuhnya mengimpit tubuh Chloe dan menahan pemberontakan gadis itu.
Tapi, kemudian Chloe tiba-tiba diam. Tubuhnya yang sejak tadi terus memberontak secara serempak tidak membuat gerakan apa pun hingga membuat Ethan balik tertegun. Gadis itu berbalik menatap tajam pada Ethan dan mengangkat dagunya tinggi-tinggi. “Lakukan. Apa pun yang mungkin kau lakukan padaku, lakukan sekarang,” ucapnya sungguh di luar dugaan hingga membuat cengkeraman Ethan melemah dan akhirnya terlepas.
“Gadis macam apa kau ini?” Ethan menggeleng tak mengerti. Kakinya berjalan mundur tanpa perintah, seakan membutuhkan jarak untuk pikirannya berjalan lebih jernih. Tapi, sedetik kemudian, ia merasakan tulang keringnya ditendang keras-keras dengan sepatu boot hak tinggi gadis itu.
“Kurasa kau memang bodoh,” ucap Chloe di tengah tawanya seraya berlari menaiki tangga.

254 pages, Paperback

First published June 15, 2015

2 people are currently reading
11 people want to read

About the author

Stefiani Emasurya

5 books9 followers
I'd spent more than a decade of writing for big publishers while pursuing my study and corporate career in pharmaceutical and art. Now that I'm an official cross-science graduate and experienced formulator, I'd love to use my skill and passion to write what I believe will bring strong and meaningful experience for the readers.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
3 (8%)
4 stars
8 (21%)
3 stars
13 (35%)
2 stars
11 (29%)
1 star
2 (5%)
Displaying 1 - 12 of 12 reviews
Profile Image for Perpustakaan Dhila.
200 reviews12 followers
December 5, 2016
Seperti yang sudah saya jelaskan pada ulasan In The Lime Light sebelumnya bahwa Entangling Game merupakan satu dari empat Seri Retelling Dongeng yang diterbitkan oleh Grasindo. Entangling Game secara kebetulan mengambil dongeng The Green Knights (versi lain Cinderella kalau enggak salah) sebagai inspirasi.

Sayangnya, eksekusinya cukup mengecewakan. Tidak seperti Take Off My Red Shoes yang sebelumnya saya apresiasi 4 bintang karena dari segi cerita dan lainnya memang sangat menarik, novel ini justru mengecewakan.

Banyak hal yang tidak logis dan terlalu kebetulan menurut saya. Belum lagi cerita di tengah-tengah bisa saja tidak sesuai dengan cerita di awal. Misalnya, saat awal cerita dijelaskan bahwa untuk membuka brankas khusus peninggalan ayah Chloe, harus menggunakan retina Chloe dan sidik jari Mr. Sam secara bersamaan. Lalu di tengah cerita berubah menjadi sidik jari Chloe dan Mr. Sam.

Selain itu tokoh-tokohnya terlalu sempurna. Bahkan untuk ukuran Calvin yang diceritakan 'jahat', dia masih terlihat sempurna dan tidak total dalam hal pengarakteran. huft. Bukan itu saja, hal yang sangat mengganggu adalah seringnya terjadi kesalahan penyebutan nama. Sekali dua kali mungkin enggak apa-apa. Ini malah terlalu sering sehingga membuat pembaca bingung. Banyak juga narasi yang nggg... entahlah. Saya tidak mengerti dan memilih melangkahi saja narasi-narasi sejenis itu.

Untungnya, setelah Mirror Twins saya membaca Take Off My Red Shoes sebel membaca dua seri yang lain yang ternyata cukup mengecewakan.
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book264 followers
July 11, 2016
Premis cerita cukup meyakinkan. Saya sempat berpikir kisahnya ada unsur action-nya, ternyata nggak. Saya juga sempat menebak-nebak bagaimana kisah ini dianggap sebegai retelling The Green Knight. Lumayan sih nyambungnya.
Yang parah adalah typo pada beberapa nama, sehingga membingungkan untuk memahami jalan ceritanya. Masih banyak plot hole-nya juga.
Dan bagian yang saya ndak ngerti meski baca berkali-kali adalah pada saat Mr. Han, Ethan dan Chloe berbincang bertiga pada saat makan malam.
Profile Image for el.
69 reviews47 followers
February 3, 2018
"—Dan aku terbiasa melindungi semua hal yang kusukai. Satu-satunya hal yang perlu kau lakukan hanyalah mempercayaiku."
— Ethan

Pertemuan Chloe dan Ethan membawa mereka pada sebuah hubungan yang rumit. Jauh dari pada hubungan yang mereka jalin kini, ada hal yang lebih dalam dan gelap yang membayangi mereka berdua. Gemas lihat Chloe dan Ethan dengan hubungan mereka yang manis dan ngeselin. Aku nggak tahu apakah ada elemen yang dimunculkan dari dongeng yang di re-telling. Suka dengan plot-twist yang ada. Aku merasa bagian tentang penyingkapan masa lalu mereka terlalu dipaksakan.

Chloe dan Ethan sebagai tokoh utama terlihat kekhasannya. Kepribadian mereka kelihatan dari percakapan dan tingkah laku. Tokoh lainnya yang ikut mempengaruhi cerita terasa kurang muncul siapa-diri-mereka-sebenarnya.
"Kau tahu, tidak seorang pun jatuh cinta dengan cara yang bisa dikendalikan. Jika iya, itu bukan cinta.—"
— Ethan
Profile Image for Tya.
100 reviews7 followers
August 28, 2018
2.5/5

Menurut saya, ide cerita buku ini sangat menarik. Sayangnya alurnya terlalu cepat dan cenderung dipaksakan. Ethan dan Chloe yang baru bertemu seperti sudah lama mengenal satu sama lain dan seketika jatuh hati. Kedua karakter utama sudah punya perasaan ke satu sama lain, padahal bertemu juga baru sebentar. Memang ada kejadian 'tarik ulur' antara Ethan dan Chloe yang bikin penasaran, tapi akhir ceritanya seperti sudah bisa ditebak.
Saya suka dialog antara Ethan dan Chloe saat mereka berdebat atau menggoda satu sama lain. Saya hanya agak bingung dengan monolog karakter yang agak kurang pas di beberapa bagian, yang tadinya POV cerita dari sudut pandang orang ketiga serba tahu tiba-tiba jadi sudut pandang orang pertama pelaku utama.
Ide cerita menarik, dialog bagus, sayangnya building character dan alur yang terlalu cepat kurang bisa membangun emosi pembaca.
Ada kesalahan ketik/cetak di beberapa halaman, semoga penerbit bisa merevisi untuk terbitan selanjutnya.
Profile Image for Riez Chiwi.
163 reviews
March 8, 2024
Suka cerita cintanya Ethan dan Cloe. Tapi pusing pas bagian brankas. Terlalu membingungkan ceritanya.
Profile Image for Nia F. S. Kartadilaga.
168 reviews37 followers
December 3, 2016
No expectation, no disappoinment.

Masalahnya (lagi-lagi), Take Off My Red Shoes memberikan saya ekspektasi yang melambung tinggi, sehingga saya marathon membaca The Mirror Twins, In The Limelight, dan terakhir; Entangling Game. Ditambah, Entangling Game ini mengadaptasi The Green Knight (http://www.pitt.edu/~dash/greenknight.html). Dan... The Green Knight adalah salah satu Cinderella Story yang saya sukai karena unsurnya begitu dark dan bukan sekadar konsep Disney happily ever after. Makanya, saya suka. Dan saya expect Entangling Game akan mengadaptasi unsur dark ini dengan lebih baik. Bukan sekadar, ngg... Selain tidak menemukan unsur dark yang serupa, saya juga tidak merasakan adanya kemiripan dengan kisah aslinya. Double nggg...

Konsep retelling itu harusnya membuat pembaca bisa merasakan kaitan dengan kisah aslinya, dong. Iya, kan? Nah, materinya pasti banyak dong. Kan, kisah aslinya sudah ada dan tinggal diolah. Iya, kan? Tidak perlu sampai sekeren konsep retelling fairy tale a la The Lunar Chronicles, kok. Cukup dengan melakukan apa yang sudah dilakukan di Take Off My Red Shoes itu menurut saya sudah oke. Tidak harus plek-plekan mengadaptasi semua ceritanya, cukup mengambil "feel"-nya saja, ini rasanya sudah memuaskan. Setting diubah, latar belakang tokoh-tokohnya diubah, ini bukan masalah bagi saya. Namanya retelling, sesuka penulis mau mengubah setting dan latar belakang seperti apa. Yang penting, ada kemiripan atau ada benang merah yang bisa membuat pembaca engage ke cerita dan ke tokoh-tokohnya.

Sedih, ih, saya jadinya karena 3 dari 4 novel retelling Grasindo ini tidak terasa memuaskan. Mengingat Take Off My Red Shoes itu menjadi salah satu favorit saya untuk karya penulis lokal, yang saya sesali karena baru saya kenal sekarang -- lewat iJakarta. Dan saya berharap bisa menemukan buku fisiknya, walau harus mengandalkan keajaiban.

Saya jarang bisa menemukan kepuasan dari karya penulis lokal, fyi. Bahkan pernah berhenti membaca, lebih tepatnya menolak membaca buku lokal, selama bertahun-tahun. Makanya ketika membaca Take Off My Red Shoes dan tahu ini bukan satu-satunya novel retelling yang diterbitkan oleh Grasindo, saya semangat sekali dalam mencari tahu 3 novel lainnya. Rasanya kesal juga karena saya terlambat mengetahui bahwa Grasindo pernah menerbitkan karya-karya penulis lokal yang ternyata memuat konsep retelling fairy tale. Kisah fairy tale dan folklore, terutama classic folklore, itu cukup untuk membuat saya tertarik. Jadi, terbayang kan kenapa saya berakhir sedih setelah membaca The Mirror Twins, In The Limelight, dan klimaksnya di Entangling Game ini? Sedih, sekali.
Profile Image for Ifa Inziati.
Author 3 books60 followers
February 6, 2016
Umm...

Ini masih seri retelling Grasindo, kan? Kaver dan penjelasan sebelum prolognya juga bilang begitu. Yang ini terinspirasi dari dongeng Cinderella asal Denmark yang berjudul The Green Knight. Jujur, saya langsung tertarik dan menaruh harap karena dongeng ini tak pasaran.

The Green Knight (disadur dari Wikipedia)

Cerita ini berawal dari permintaan ratu yang sekarat agar sang raja mengabulkan apa pun permintaan sang putri. Sang ratu pun meninggal, dan ternyata permintaan putrinya adalah agar ayahnya menikah lagi dengan seorang janda kaya yang memang sengaja mendekati putri. Mereka menikah, namun ibu tiri putri itu malah memperlakukan putri dengan buruk sehingga putri dikirim ayahnya ke sebuah istana musim panas.

Suatu hari putri dan sang raja akan bertemu selepas turnamen dan putri meminta raja menemui The Green Knight. Raja tidak bertemu ksatria itu di turnamen, justru saat perjalanan pulang. Dalam perjalanan pulang setelah bertemu ksatria itu, sang raja dibekali sebuah buku berwarna hijau untuk putri. Putri membuka buku itu, dan sang ksatria lantas mendatanginya dalam wujud burung. Putri tahu kalau itu pria yang diidamkannya. Mereka pun jatuh cinta dan berpacaran sembunyi-sembunyi.

Suatu hari yang sial, ibu tirinya mengetahui itu dan meracuni ksatria berwujud burung lewat paku tempat biasa ia bertengger. Ksatria pun sakit. Putri yang mengetahui hal itu mendengar dari burung-burung yang bercericip bahwa seekor ular ajaib mampu menyembuhkan ksatria. Ia menyelinap ke kastel Green Knight, memasak ular itu di dapurnya, dan memberi ksatria sup ular itu hingga sembuh. Ksatria dan putri akhirnya menikah.


Masalahnya... saya nyaris tak menemukan elemen The Green Knight di sini. Atau karena banyaknya versi, dan novel ini memakai versi yang lain? Latar modernnya bolehlah, mengambil Singapura dan kehidupan para business man muda plus intrik masalah keluarga yang pelik. Kalau saja sedari awal tidak diberi 'embel-embel' retelling, buku ini bisa jadi kisah metropolitan yang menarik karena kehidupannya begitu terasa.

(Kecuali bagian romannya. Getek max. Jadi ragu, apa benar saya sudah cocok membaca yang seperti ini?)
Profile Image for Fikriah Azhari.
356 reviews138 followers
June 13, 2016
"Semakin sering aku melihatnya, semakin banyak alasan membencinya." - halaman 22

Entangling Game bercerita tentang Chloe yang merupakan seorang mahasiswa yang cukup cerdas, ia bertekad untuk lulus dan memiliki jaminan hidup setelahnya. Chloe terlibat dalam sebuah proyek pembangunan hotel dengan konsep terintegrasi yang digadang-gadang akan menjadi terobosan baru di Singapura. Jika ia sukses dengan proyek tersebut maka tahun depan ia akan terjamin lulus dengan gelar cumlaude.

Hingga saat dimana Chloe akan bertemu dengan sang partner dalam proyek tersebuat, Chloe mengalami sebuah insiden yang menyebabkan orang lain mendapatkan kesialan dalam insiden tersebut.

Ethan, orang yang merasakan kesialan saat bertemu seorang gadis di jalan, ia pun menaruh rasa kekesalan pada gadis itu. Kekesalannya pun tambah bertambah ketika ia mengetahui bahwa gadis tersebut adalah partnernya dalam proyek kali ini, terlebih gadis itu bahkan tak mengenalnya saat pertemuan resmi mereka yang pertama kali sebagai partner kerja! Astaga, bagaimana bisa gadis ini...

Kemudian, seiring waktu berlalu, sebuah masalalu memaksakan dirinya untuk terungkap...

Review lengkap di : http://fikriah-bookaddict.blogspot.co...
Profile Image for Anggita Ravina.
21 reviews
December 11, 2015
Tidak melulu soal cinta yang dibahas untuk menjadi novel yang bisa memikat. Jika kamu mengharapkan cinta yang menggebu-gebu dengan isi kasmaran semua, salah besar terhadap novel ini. Mungkin saat membaca sinopsis dan menggabungkan dengan cover, bisa ketebak bagaimana cerita ini pada akhirnya. Ah! Tapi jangan berharap mulus. Maksudku, cinta disini tidak bertele-tele. Tapi kamu akan diajak menyelami masa lalu mereka yang penuh misteri dengan brangkas yang akan menjawab semuanya.
Mungkin di bab awal, kamu akan terkikik bagaimana cara mereka bertemu lagi dan lagi, dan dibagian tengah aku mulai merasa banyak kesalahan... Dari Chloe yang memukul Ethan tapi malah Calvin yang terhuyung(?) dan juga saat Claire berbicara dengan Calvin, tapi menyebutkan Ethan... Dan beberapa kalimat yang kurang di spasi... Ini membuatku sendiri (maaf) langsung menutupnya dan mendiamkan sehari. Dan bab setelah itu..... Aku seperti diajak harus membalik halaman terus menerus, karenaaaaa aku seperti akan membongkar rahasia yang wow! Dan itu tidak asik bila di jeda bukan(?)
Novel ini rekomen banget buat kamu, yang ngga suka sama kisah cinta yang dilebih-lebihkan. Kamu akan bertemu Chloe yang sangat mandiri dan tidak mudah untuk dianggap sepele.
Apa kah kamu menganggap permainan ini mudah? Coba saja dan tebak... Apakah dugaanmu benar pada akhirnya...
Seperti takdir yang membawa mereka berdua?
Profile Image for Natha.
780 reviews74 followers
November 20, 2015
Agak sedih karena endingnya tidak semenggigit yang dibayangkan, padahal ketika membaca bagian tengah ke belakang, klimaksnya punya calon bakal jadi oke banget lho, hanya saja tidak seperti yang dibayangkan setelahnya malah anti-klimaks. Kurang nampol. Ah, jadi kecewa. :(
Profile Image for Alexandra.
261 reviews12 followers
January 24, 2017
Satu dari empat retelling dongeng oleh Grasindo, yang mengambil dongeng The Green Knight, salah satu versi Cinderella.
Adegannya kurang berasa sebagai retelling dongeng. Adegan-adegan yang ada juga sekedar lewat dan gak di ekspos dengan baik. Endingnya juga kurang memuaskan dan kurang penjelasan.
Profile Image for Andhini.
29 reviews26 followers
January 21, 2017
mbaca novel ini berasa lagi nntn conan ...
hahahahaha :D
Displaying 1 - 12 of 12 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.