May merasa dirinya bagai setangkai bunga dandelion yang kehilangan mahkotanya. Hampa dan merana. Putik indahnya diterbangkan angin bernama cinta. Bukan angin yang lembut tapi angin yang kacau bernama patah hati. Angin yang membuat setangkai dandelion di tepi jalan jadi terlihat sama, tak memikat dan usang. Dandelion itu berusaha berdiri lagi. Bukankah dandelion itu tetap tegar meski angin dan debu seringkali menerjangnya? Membuatnya poranda dan kesepian? May jatuh bangun mencari mahkota itu didukung dua sahabatnya, Jeni dan Eva. Segalanya serba tertunda ketika May harus memilih diantara tiga mahkota yang membantunya sembuh dari patah hati dan memberinya kepercayaan baru tentang cinta: Alfin san vokalis band indie yang tengah naik daun, Diraz calon seniman lukis sekaligus mantan pacarnya, atau Oriz tetangga jenius yang selalu menolongnya. Awal semua terasa indah, sampai May menyadari cinta yang tertunda selalu menyimpan kebenaran yang terkadang menyakitkan. Apakah cinta akan menunjukkan jalannya?
Freelance writer who has published many books: a collection of short stories "Cowokku Vegaterimood" (Andi Publisher, March 2013), novel "Hiding My Heart" (Andi Publisher, May 2015), novel "Dandelion Lover"(Andi Publisher, July 2015), poems "Monolog Waktu" (psm, September 2016), novel "Janji Pelangi" (Bhuana Ilmu Populer, November, 2017), novel "Another Sorry" (Bhuana Ilmu Populer, Januari, 2020), short stories "Artefak Rindu" (Jagat Litera, 2021), and poems "Pohon Tempat Kita Berteduh" (Jagat Litera, 2022). A fulltime faculty member at State University of Malang.
Dandelion Lover adalah buku kedua dari sunbae saya di UKMP yang saya baca setelah Hiding My Heart.
Well ini adalah novel remaja. Sangat remaja malah. Mengisahkan May seorang gadis SMA yang sangat menyukai dandelion. Ia memiliki kehidupan remaja yang pelik namun menarik. Tentang persahabatan, sekolah, mimpi dan tentu saja cinta remaja.
Tidak banyak yang ingin saya komentari. Tetapi, jujur saja, setelah melepas masa SMA hampir empat tahun silam, rasanya sedikit canggung(?) membaca novel teenlith. Saya perlu menguatkan tekad untuk membaca sampai akhir, terutama di pertengahan cerita, saya sempat bosan. Tetapi ketika sudah sampai di anti klimaks, cerita May dan segala kehidupan remajanya ini menjadi lebih menarik. Hingga akhirnya saya bubuhkan tanda selesai di daftar currently reading. Penyelesaian yang rapi dan menyenangkan barangkali membuat saya akhirnya memberikan bintang 3.
Walau saya lebih menyukai Hiding My Heart (peace Mas Fahrul XD) tetapi novel ini rekomended buat dibaca. Apalagi yang mau nostalgia sama kehidupan sekolah. Hehehehe. Sukses terus ya Mas Fahrul. Ditunggu karya selanjutnya :))
ceritanya bagus tapi latarnya kurang begitu bagus. mungkin karena aku orang malang jadinya tau tempat kejadian cerita. keromantisan dan keadaan suasana kurang greget.
Dandelion Lover karya Fahrul Khakim_pertama kali baca novel ini satu kesan yang pasti novel ini sangat mengalir dan benar-benar pop,, kisah kegalauan May bisa untuk dinikmati anak-anak dan para remaja sebagai pembaca utamanya,, tapi saya sempat terganggu dengan beberapa kata yang salah dan terlalu dalam melibatkan unsur batin dalam penceritaannya, sehingga terksesan bertele-tela but so far so good..cheers for Fahrull...
This entire review has been hidden because of spoilers.
DANDELION LOVER {} diawal ceritanya sih emang agak kurang membuat pembaca penasaran ya tapi saat berlajut membaca serru banget cerita nya, dengan konsep alur mundurnya yang akhirnya bikin penasaran .. bikin BAPER . bikin keadaan semakin tegang aja . :D pada akhir ceritanya pemeran may sama si oriz agak kurang jelas ..
mr... novel ini tuh buat aku geregetan sich ,,,.. masak may nya harus menimpa semua yang ia tidak mengerti .. makasih mr semua novel mr membuat saya kagum dan menjadi pelanggan setia novel mr... tak tunggu novel barunya ya mr...
.Setelah menyantap novel dandelion lover nya bikin bendungan air mata mau mengalir,, keren banget kisah persahabatan dan kasih sayang mereka satu sama lain yang terasa benar benar sangat tulus. Kita tunggu ya kakak Fahrul Khakim Novel berikutnya. Good Luck.