Jump to ratings and reviews
Rate this book

Dunia Lisbeth

Rate this book
Dunia Lisbeth sunyi. Tanpa suara. Namun, hening tak berarti tenang.
Tak bisa mendengar bukan berarti hidupnya tenteram.
Lisbeth pintar, tetapi bicara sukar. Berbakat, tetapi sulit diterima masyarakat. Sekolah Tuli Maitra yang dia bantu dirikan dan kelola, kini dalam kondisi goyah. Butik pengantinnya yang baru dibuka, terancam gulung tikar.

Saat itulah, dunia Lisbeth bersinggungan dengan seorang pria. Bryan, pengurus kafe boba di ruko sebelah.

Dunia Bryan ingar. Penuh sindiran, hinaan, makian. Dari orang-orang terdekat. Dari keluarga yang seharusnya menjadi pendukung terberat. Lisbeth orang pertama yang membuatnya merasa didengar. Lisbeth wanita pertama yang benar-benar menimbulkan sesuatu pada hatinya. Namun, hati Lisbeth sendiri seakan-akan bergeming.

[Kamu tidak Tuli. Tidak bisa mengerti aku.]

Hanya dua kalimat, tetapi dinding penghalang itu menjulang, dan dunia Bryan guncang.

388 pages, Paperback

Published September 29, 2026

Loading...
Loading...

About the author

Grace Tioso

6 books35 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
6 (66%)
4 stars
3 (33%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 5 of 5 reviews
Profile Image for Khansaa.
174 reviews212 followers
October 20, 2026
Beberapa bulan yang lalu aku dapat kesempatan untuk riset ke sekolah teman Tuli untuk keperluan pekerjaan. Sebagai orang yang belum pernah berinteraksi dengan teman Tuli, aku lumayan bingung. Sampai-sampai aku ngebut baca Demystifying Disability buat tau do and don'ts berinteraksi dengan teman Tuli. Kesimpulan dari bukunya sebenernya simpel, yaudah berinteraksi biasa aja. Don't say things that you won't say to able-bodied person. Tapi.. Setelah dipikir-pikir, kenapa aku merasa panik begini, ya?

Aku sadar interaksiku dengan teman yang punya disabilitas sangat minim, sehingga aku menempatkan mereka sebagai orang asing. Apakah mereka punya kehidupan yang berbeda? Tentu saja. Tapi kita kan, sama-sama manusia? Mungkin yang membuatku merasa gap-nya begitu jauh adalah aku tidak pernah benar-benar berusaha mengerti bagaimana rasanya menjadi teman Tuli.

Setelah membaca Dunia Lisbeth, aku ingin memeluk kak Grace dan berterima kasih banyak sudah menulis buku ini. Lewat membaca Dunia Lisbeth, aku banyak belajar dan sedikit-sedikit mengerti bagaimana teman Tuli hidup sehari-hari. Mulai dari Tuli itu macam-macam jenisnya, sampai intonasi tidak dibangun dari tinggi rendah suara, melainkan dari intensitas tatapan mata. Sebagai teman dengar, aku merasa buku ini adalah jembatan yang selama ini aku cari untuk belajar dengan cara yang menyenangkan, tapi tetap belajar berempati dalam waktu yang sama.

Selain ceritanya yang ringan dan heartwarming, Grace juga menulis buku ini dengan riset yang mendalam dan penuh kehati-hatian. Teman Tuli menjadi panggung utama seraya mengedukasi pembaca bagaimana hak teman Tuli seringkali diabaikan. Aku pun ikut senang novel ini ikut di-proofread oleh 6 teman Tuli. Ini menunjukkan kesungguhan penulis untuk tidak hanya meminjam identitas mereka untuk jalan cerita semata.

Romansa yang manis, persahabatan yang hangat, hubungan keluarga yang kompleks, semua lengkap di Dunia Lisbeth. Kalau dibanding Perkumpulan Anak Luar Nikah, aku ngga bisa pilih karena dua-duanya bersinar dengan caranya sendiri, dan dua-duanya dapat bintang lima. Baguuus banget. Kalau butuh bacaan yang heartwarming sambil belajar dunia teman Tuli, please read Dunia Lisbeth. You wont regret it.
1 review
October 6, 2026
Finish reading this in 2 days. Actually, I can go in 1 sit but.. Kayanya ga bs..karena bisa begadang.hehehe.

This book gives you an eye opening about the Deaf Culture and Deaf community. Back then in my school days, its an insulting thing to say that they are Deaf. We are using the terms Tuna Rungu. Turns out we are SOOOO WRONG.

I am not really paying attention to the ABK(Anak Berkebutuhan Khusus) until I have one. I have an ADHD boy. Then i just realize, just being seen,being heard as you are as a human being without anything and be accepted as you are means a lot. And in this story, Bryan make other feel what Lisbeth feel in daily basis(later on..you need to read until the end)

The romance is also nice and super heartwarming but not too much. Its just right to make you believe that there is a love like that.

If you need some story that heartwarming and on the other hand want to learn about Deaf Community. This is a very good one.

1 review
October 8, 2026
Finished this book in just 2 days
My expectations for Dunia Lisbeth were pretty high, and it definitely didn't disappoint. What I love (and what makes her stories unique and memorable) is all of her stories show the strong moral values and deeply rooted Chinese culture, and moreover the story flows naturally.
She does write romance, but honestly, even without focusing on the romantic scenes, I was much more drawn into the characters and their inspiring backstories.
I had already cried like 5 times before even reaching page 150. The author wrote Lisbeth's character so beautifully. I can feel how inspiring Lisbeth is, but also very human at the same time with all her fears and limitations.
The story feels really well-made and well-researched. Loved it!!
Profile Image for ikableu.
84 reviews1 follower
October 10, 2026
Beda genre dengan PALN tapi sama bagusnya! This book gave me a new POV dari mereka yang Tuli. It’s true that selama ini, when we see deaf people, then we’ll feel sorry for them, but from this book, i learned that they’re just ordinary people, who want to be seen and treated like others. The romance is very sweet and heartwarming, and kayak PALN i can relate to all the Chinese traditions, i cried twice while reading, i can’t say anything anymore without spoiling it! Just read it when u need romance yang ringan dan sweet!
8 reviews
October 27, 2026
Novel dunia tuli pertama yg saya baca. Selain bookmark nya yg lucu boba-boba saya suka alurnya..saya banyak belajar mengenai dunia teman-teman tuli, beberapa bahasa isyarat. Banyak nasehat yg bisa petik dari novel ini ternyata perjuangan ortu, perlindungan kakak kenapa adik-adiknya, semangat berjuang untuk kehidupan yg mungkin bagi dunia dengar tidak sulit tapi sangat sulit untuk dunia tuli..
Displaying 1 - 5 of 5 reviews