Jump to ratings and reviews
Rate this book

Caraphernelia

Rate this book
“Jona, kau masih di sana?”
Jona... dia mendengar nama itu. Jona... apa itu namanya?
“Jona? Dengarkan aku! Aku sudah menunggu—“

“Siapa ini?” Suara Jona terasa berat.
“Aku Alvin! Ini Jona, bukan? Siapa kau?!”

“A...aku... tak tahu siapa diriku.”

Terbangun dalam sebuah kamar, rasa sakit di sekujur tubuh, dan… ingatan yang hilang.
Beberapa butir obat berserak. Kertas resep tercecer. Ada guratan luka di lengan. Juga, ponsel.
Siapa yang melakukan ini?
Kenapa?
Yang terpenting, siapakah dirinya?

196 pages, Mass Market Paperback

First published July 1, 2015

6 people want to read

About the author

Jacob Julian

18 books19 followers
Gaul (no 42, Oktober 2011)
Dear Mama #3 (nulisbuku.com)
Cerita dari Bukit Cinta (leutikaprio.com, 2012)
When I Broke Up (leutikaprio.com, 2012)
Story Magazine (no.34, Juni 2012)
Ekspedisi Mencari Cewek Idaman (DivaPress, 2012)
In The Name O(f)f Love (Chibi Publishing, 2012)
Curhat Move On (Gradien, 2012)
Story Magazine (no. 39, November 2012)
Story Magazine (no. 41, Januari 2013)
Curhat LDR (Gradien, 2013)
Jendela Dua Mata (DeKa Publisher, 2013)
Kawanku Magazine (no. 147, Maret 2013)
Hai Magazine (23-31 Maret, 2013)
Story Magazine (no. 47, Juli 2013)

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (18%)
4 stars
1 (9%)
3 stars
6 (54%)
2 stars
1 (9%)
1 star
1 (9%)
Displaying 1 - 6 of 6 reviews
Profile Image for Mursalin.
5 reviews1 follower
September 14, 2015
Sinopsis buku ini membuatku tertarik untuk menggaet bukunya, hingga akhirnya aku baca buku ini.
Perlu usaha keras untuk membaca novel ini. kenapa? narasinya yang panjang-panjang banget di setiap chapternya(bayangkan untuk menggambarkan sang tokoh yang terbangun dari sadarnya aja sampai menulisnya hingga berpuluh-puluh halaman)
Hmm...aku mulai bosan baca bukunya di bagian awal, selain karena narasi yang panjang itu tadi, juga karena narasinya yang bikin kita harus konsentrasi penuh, barulah pada bab sepuluh hingga bab akhir, semuanya lancar karena dialog yang juga mendukung jalannya cerita.
Novelnya berkisah tentang cinta(kisah ttg cinta tak akan lekang dimakan waktu), namun sang penulis, meramunya dengan kisah yang beda.
Novelnya cukup mengena di hati, dan perlu kuperjelas, ternyata empat tokohnya...(baca aja sendiri deh)
Novelnya lumayan, pas dibaca di saat malam yang hening, supaya chemistrinya masuk saat kita membaca novel ini.
Profile Image for Aliftya Amarilisyariningtyas.
113 reviews7 followers
November 19, 2015
Secara keseluruhan, novel ini ditulis dengan alur maju. Namun, pada beberapa bagian diselipkan fragmen-fragmen kisah masa lalu. Nah, selain Jona, novel bersudut pandang orang ke-3 ini juga memiliki beberapa tokoh lain. Pertama, adalah Alana yang kaya, cantik, dan agak mood swinger. Kedua, Alvin yang beralis tebal, hidung besar, dan berambut keriting. Dan terakhir, adalah Mae.

Dari segi ceritanya sendiri, novel ini dibuka dengan narasi yang membuat kita penasaran. Hingga seakan menarik dan memaksa kita untuk meraba-raba tentang apa yang sebenarnya tengah terjadi. Dan saya pikir, hal tersebut tentu merupakan poin plus yang mana menimbulkan kesan menarik tersendiri bagi para pembaca.


*) review lebih lengkap dapat dibaca di http://aredjournal.blogspot.com/2015/...
Profile Image for Arintya Widodo.
60 reviews31 followers
August 27, 2015
Baru pertama kali denger tentang kata ‘Caraphernelia’. Saya kira, sejenis nama orang, ternyata bukan. Caraphernelia merupakan sejenis penyakit yang dialami oleh orang yang sedang patah hati, dimana ia ditinggalkan bersama kenangan-kenangan dari sang mantan.

Galau.

Mungkin kata itu yang tepat untuk menggambarkan keseluruhan novel ini. Eitss, tapi bukan galau biasa. Bukan galau menye-menye ala anak-anak jaman sekarang. Tapi galau yang hampir mendekati kematian apabila takarannya tidak tepat.

Gemes nggak sih? Cowok, cinta tak berbalas, galau dan ujungnya jauh lebih bikin gemes lagi.

Full review, please click https://arintyawidodo.wordpress.com/2...

Xoxo,
Arintya
Profile Image for Leni .
16 reviews
August 21, 2015
Lembaran-lembaran awal novel ini penuh tanda tanya. Kita dibawa dalam sebuah keadaan dimana sang tokoh tak bisa mengenali dirinya sendiri. Ia bahkan tidak tahu dimana ia berada (mulanya), apa yang terjadi padanya, mengapa ia terluka, dan sebagainya.

Jika kita berada dalam kondisi itu, rasanya seperti apa, ya, membingungkan. Betul. Sangat membingungkan.

Lalu, seseorang menelponnya dan memanggil namanya. "Jona!" Oh, namanya Jona. Setelah itu, satu demi satu tirai tersibak di depannya dan ia baru mengetahui apa yang tak bisa ia tanggung.

Berikut resensi lengkapnya:
https://lenimarlins.wordpress.com/201...
Profile Image for Frida.
201 reviews16 followers
March 6, 2017
Sejak bab pertama, novel ini membuat saya bertanya-tanya, ada apa sebenarnya? Bahkan sejak membaca judulnya yang bikin dahi berkerut dan lidah keseleo itu--meski sampul depannya menarik dan enak dipandang, sih.

Mengapa Jona lupa ingatan? Lantas, saya mengantisipasi apabila nantinya alur novel ini akan mengungkapkan bahwa ingatan Jona dihapus oleh sebuah sistem komputer di suatu masa depan yang penuh dystopia. Haha, ini hanya khayalan saya akibat terlalu terkontaminasi oleh genre dystopian young adult. Hmm, ternyata penulis membawa saya ke permasalahan....



Selanjutnya, sila baca http://kimfricung.blogspot.com/2015/0...

Profile Image for Bening Pertiwi.
Author 2 books2 followers
September 28, 2015
keren
saya memang butuh waktu cukup panjang untuk baca buku satu ini
perkembangan tokohnya wajar
ceritanya bikin penasaran
meski alurnya sedikit lambat
tapi saya suka endingnya, yang tetap menyimpan misteri
saya masih belum ngerti, sebenarnya apa sih yang dipikirkan si tokoh utama ini?
Displaying 1 - 6 of 6 reviews