It's a must have book!
Terutama buat kamu, para pekerja kreatif :) Eh tapi, buat motivasi dan pengembangan pribadi juga bagus, lo!
Buku ini, sesuai judulnya di atas, berisi 50 cara menjadi pribadi yang semakin eksis dan penuh karya. Atau bahasa saya, kreatif.
Sejujurnya, ini buku pertama karya Mbak Monica Anggen yang saya baca. Dan, saya langsung jatuh cinta!
Sepanjang membaca, saya merasa sedang mengobrol dengan Mbak Monic. Mengikuti suka duka perjalannnya sebagai penulis. Mengintip kehidupan pribadinya, baik saat masih kecil maupun ketika sudah berkeluarga.
Eh tapi saya kan bukan penulis? Tenang saja, Mbak Monic punya banyak pengalaman kerja di berbagai bidang. Semua ada ceritanya disini. Dan saya rasa, pengalaman-pengalaman itu bisa diaplikasikan ke berbagai situasi hidup. Setiap tips dan pengalaman Mbak Monic memberikan saya pandangan baru. Pemikiran baru. Saya menjadi lebih optimis dan termotivasi untuk menjalankan hidup sebaik-baiknya. Hihi :)
Tentu saja, nggak semua isi buku membahas hal-hal baik melulu. Bukan begitu kan aturan main si hidup? Ada saatnya jatuh. Bingung. Harus bertanya. Tapi, semua bisa diatasi, kok. Tergantung bagaimana cara berpikir kita.
Di bagian ini, prediksi Mbak Monic benar : Mas Punto ikutan eksis (tapi nggak lebih eksis dari dirimu kok, Mbak! Hihi)
Saya membaca buku ini, dua jam nonstop! Rekor kayaknya buat buku nonfiksi.
Mbak Monic berhasil memadukan teori, quotes, dan pengalaman-pengalamannya ke dalam buku ini. Kalau kopi sih, racikannya pas! Enak dinikmati. Setiap perjalanannya terasa 'dekat', tidak dibuat-buat.
(duh, susah deh kalo pecinta kopi juga. Kopi sachet tapi yaaa haha).
Dari sisi kemasan pun, buku ini menarik. Nggak melulu tulisan. Ada gambarnya, variasi huruf, warna-warni di bagian-bagian penting. Saya pun menyukai desain gambar untuk penempatan setiap quotes. Menarik!
Angkat topi buat Mbak Monic untuk buku bagusnya. Pasti nggak gampang membuka kehidupan pribadi kita supaya bermanfaat buat orang lain. Lalu, masih kagum sama banyaknya buku-buku yang dibaca, yang satu dua pemikiran dan quotes-nya ada di buku ini. Saya jadi kepengen baca juga.
Nah, saking semangatnya, beberapa cara langsung saya praktikkan. Buku ini pun menjadi handbook saya, dibawa kemana-mana dalam tas. Saya orat-oret di beberapa tempat. Tempelin notes dengan selotip kertas yang ramah itu - nggak merusak kertas buku maksudnya. Begitulah.
"Kita tidak bisa selalu berusaha menyenangkan hati orang lain sementara yang kita hasilkan bukan berasal dari kemampuan maksimal yang kita kerahkan. Karya terbaik adalah karya yang dihasilkan untuk diri sendiri." - Monica Anggen, halaman 16.
Setuju?
Selamat membaca, ya!
\(^-^)/