Jump to ratings and reviews
Rate this book

Yakin Selamanya Mau di Pojokan?!

Rate this book
Buku ini bukan buku yang harus dibaca dari halaman depan berurutan ke halaman belakang. Kamu boleh memulainya dari mana saja, sesukamu, sesuai dengan yang kamu butuhkan. Jangan taruh buku ini di bagian paling belakang dari rak buku kamu atau di tempat yang kamu sulit untuk meraihnya. Setiap kamu butuh suntikan semangat, baca lagi buku ini. Buatlah catatan di bagian-bagian kosong yang ada di buku ini. Kamu bisa mencatat apa saja, impianmu, harapanmu, pemikiran yang berbeda, inspirasi, atau apa pun. Kelak, catatan itu bisa kamu baca lagi bersama semua hal baik yang ada di buku ini.

- Berkaryalah Untuk Diri Sendiri
- Temukan Satu, Kuasai Sampai Mati
- Rancang Mimpimu
- Ciptakan Kemungkinan
- Buat Obituarium-mu
- Lupakan Ide Besar; Perbanyak Ide Kecil
- Berhati-Hatilah Dengan yang Kita Harapkan
- Kekuatan Pikiran! Jangan Lupakan Hal Penting Ini
- Berhenti Berpikir!
- Kenali Sesama ‘Antik’ dan Gabungkan Diri
- Temukan Suaramu dan Teriakan dari Atap
- Kenali Vampir-vampir di Sekitarmu

174 pages, Paperback

First published May 1, 2015

7 people are currently reading
28 people want to read

About the author

Monica Anggen

22 books31 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
6 (21%)
4 stars
20 (71%)
3 stars
1 (3%)
2 stars
1 (3%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 6 of 6 reviews
Profile Image for Eugenia.
209 reviews8 followers
October 29, 2015
It's a must have book!
Terutama buat kamu, para pekerja kreatif :) Eh tapi, buat motivasi dan pengembangan pribadi juga bagus, lo!
Buku ini, sesuai judulnya di atas, berisi 50 cara menjadi pribadi yang semakin eksis dan penuh karya. Atau bahasa saya, kreatif.

Sejujurnya, ini buku pertama karya Mbak Monica Anggen yang saya baca. Dan, saya langsung jatuh cinta!
Sepanjang membaca, saya merasa sedang mengobrol dengan Mbak Monic. Mengikuti suka duka perjalannnya sebagai penulis. Mengintip kehidupan pribadinya, baik saat masih kecil maupun ketika sudah berkeluarga.
Eh tapi saya kan bukan penulis? Tenang saja, Mbak Monic punya banyak pengalaman kerja di berbagai bidang. Semua ada ceritanya disini. Dan saya rasa, pengalaman-pengalaman itu bisa diaplikasikan ke berbagai situasi hidup. Setiap tips dan pengalaman Mbak Monic memberikan saya pandangan baru. Pemikiran baru. Saya menjadi lebih optimis dan termotivasi untuk menjalankan hidup sebaik-baiknya. Hihi :)

Tentu saja, nggak semua isi buku membahas hal-hal baik melulu. Bukan begitu kan aturan main si hidup? Ada saatnya jatuh. Bingung. Harus bertanya. Tapi, semua bisa diatasi, kok. Tergantung bagaimana cara berpikir kita.
Di bagian ini, prediksi Mbak Monic benar : Mas Punto ikutan eksis (tapi nggak lebih eksis dari dirimu kok, Mbak! Hihi)
Saya membaca buku ini, dua jam nonstop! Rekor kayaknya buat buku nonfiksi.
Mbak Monic berhasil memadukan teori, quotes, dan pengalaman-pengalamannya ke dalam buku ini. Kalau kopi sih, racikannya pas! Enak dinikmati. Setiap perjalanannya terasa 'dekat', tidak dibuat-buat.
(duh, susah deh kalo pecinta kopi juga. Kopi sachet tapi yaaa haha).

Dari sisi kemasan pun, buku ini menarik. Nggak melulu tulisan. Ada gambarnya, variasi huruf, warna-warni di bagian-bagian penting. Saya pun menyukai desain gambar untuk penempatan setiap quotes. Menarik!
Angkat topi buat Mbak Monic untuk buku bagusnya. Pasti nggak gampang membuka kehidupan pribadi kita supaya bermanfaat buat orang lain. Lalu, masih kagum sama banyaknya buku-buku yang dibaca, yang satu dua pemikiran dan quotes-nya ada di buku ini. Saya jadi kepengen baca juga.

Nah, saking semangatnya, beberapa cara langsung saya praktikkan. Buku ini pun menjadi handbook saya, dibawa kemana-mana dalam tas. Saya orat-oret di beberapa tempat. Tempelin notes dengan selotip kertas yang ramah itu - nggak merusak kertas buku maksudnya. Begitulah.

"Kita tidak bisa selalu berusaha menyenangkan hati orang lain sementara yang kita hasilkan bukan berasal dari kemampuan maksimal yang kita kerahkan. Karya terbaik adalah karya yang dihasilkan untuk diri sendiri." - Monica Anggen, halaman 16.

Setuju?
Selamat membaca, ya!
\(^-^)/
Profile Image for Dedul Faithful.
Author 7 books23 followers
November 15, 2015
“Tujuan adalah mimpi dengan batas waktu.” Itulah kata-kata Napoleon Hill yang saya ingat saat saya mencoba membaca buku ini di halaman sembarang, hal itu saya lakukan sesuai perintah buku ini di prakata bahwa pembaca bebas memulai membaca dari bab mana saja. Saya tersentak karena bab 35 bertajuk Tentukan Deadline! Rasanya sangat menohok karena hal itu ada hubungannya dengan apa yang sedang saya kerjakan, mengenai pengaturan waktu alias time schedule saya yang amburadul dan harus dibenahi. Setidaknya, buku motivasi ringan karya Mbak Monica Anggen ini turut ikut serta membantu saya yang mau berubah, karena saya pikir buku ini memiliki konten-konten yang antimainstream di dalamnya. Seperti motivasi-motivasi yang disampaikan dengan persuasif, quotes yang benar-benar berkesinambungan dengan isi buku, beserta ilustrasi-ilustrasinya yang memanjakan mata.


Berisi lima puluh bab, buku ini sekali lagi tampil sebagai buku yang ‘berbeda’. Seperti buku Mbak Monica Anggen sebelumnya yang telah saya review, buku ini pun memiliki kesamaan. Namun, tema besar yang coba diangkat adalah seputar tips-tips meningkatkan produktifitas kita sebagai manusia! Benar, mau remaja, tua, muda, renta, yang penting kita tidak boleh berhenti berkarya sebagai makhluk Tuhan yang diberikan akal. Sebanyak lima puluh bab di dalam buku ini mencoba mengajak pembaca lewat penuturan dan informasi yang disajikan dengan sangat friendly, secara garis besar buku ini terdiri dari tiga bagian: Apa yang Kamu Miliki, Kembangkan Potensi, dan Mari Beraksi. Setiap bagian besar buku tersebut berisi 15 bab untuk kluster pertama, 14 bab untuk kluster kedua, dan 21 bab untuk kluster ketiga. Penyampaiannya yang tidak bertele-tele dan terkadang frontal membuat buku ini bisa jadi diam-diam akan mengajak pembacanya berevolusi menjadi lebih baik, tentu tidak perlu perubahan yang signifikan, tetapi yang penting sedikit-sedikit mengalami apa yang namanya bergeser menjadi lebih baik. Selengkapnya >>> http://dedul-faithful.blogspot.co.id/...
Profile Image for inas.
392 reviews37 followers
February 8, 2021
Semua isinya bener-bener menginspirasi. Aku paling suka bagian yang berpikir positif, seolah dengan begitu, aku bisa ngalahin diriku sendiri. Cara penyampaiannya pun sederhana, dan terutama, nggak menggurui. Pokoknya suka banget!

===========

REVIEW 8/02/2021

Aku baca ini ulang simply karena isinya berasa kayak comfort reading buatku--yang sebenernya ironis juga setelah penulis yang sama pernah nyiptain this monstrosity wkwkwk.

Ironisnya gini. Yakin Selamanya bikin aku termotivasi buat terus maju dan nggak terlalu mikirin hasil. Justru, aku bisa lebih fokus ke proses dan bisa terus belajar. Aku baca buku ini pas lagi down banget, dan pikiranku langsung plong aja gitu. Cuman, di buku 99 Cara Menyelesaikan Masalah ala Sherlock Holmes, penulis bilang bahwa bunuh diri itu "memalukan", "dosa besar", dan rasanya kayak lucu aja gitu.

Menurutku a waste of words, power, and influence aja gitu. Ketika kata-kata positifnya bisa bikin bangkit di satu buku, tapi blunder sedikit di buku lain, semua ekspektasi langsung runtuh dalam sekejap, wkwkwk.

Anyway, aku cuma pengen update bacaan aja sih. Yakin Selamanya, sama seri satunya Nggak Usah Kebanyakan Teori Deh ... tetep layak dibaca. Tetep all-time favorite banget despite that certain monstrosity yang sampe sekarang bikin rada ngenes dan kecewa, lol.
Profile Image for Reyhan Ismail.
Author 3 books10 followers
February 5, 2017
Menarik. Membuka wawasan baru. Memotivasi dengan tambahan-tambahan kutipan dari tokoh dunia yang menginspirasi. Tapi sayangnya semua tips kurang dikupas secara dalam dan mendetail, sebab bukunya terlalu tipis untuk mengulas semuanya. Tapi sebagai sumber semangat setiap saat, buku ini berhak ada diatas meja, didalam tas, dan dimanapun kita berada.
Profile Image for Denissa IS.
3 reviews
January 19, 2019
ini buku bukan yg harus dibaca halaman per halaman, tapi yg bisa dibuka acak kalo lagi butuh motivasi.
bukan yg terbaik tapi saya menikmati sih baca buku ini. sukses untuk penulis! semoga menghasilkan buku buku hebat lainnya
Displaying 1 - 6 of 6 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.